cover
Contact Name
Hendrik Siswono
Contact Email
hendriksiswono@gmail.com
Phone
+6282264595079
Journal Mail Official
hendriksiswono@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNIVERSITAS PGRI ARGOPURO Jember Jalan Jawa Nomor 10 , Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25488805     EISSN : 25488813     DOI : https://doi.org/10.31537/dedication.v6i2
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Masyarakat contains writings of devotion to community organizations, industries, and related agencies in order to increase community participation in development, community empowerment and or implementation of community service that has been implemented. JOURNAL DEDICATION is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage of areas: Human development and nation competitiveness, Local resource-based poverty alleviation, Management of rural and coastal areas of local wisdom. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Education, Animal Husbandry, Fisheries, Marine, Public Health, UMKM, Development of environmentally sound technologies. Health, nutrition, tropical diseases, herbal medicines, Art, literature, and culture. Jurnal Pengabdian Masyarakat published two (2) times a year, those are in March and September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 276 Documents
Penyelesaian Problematika Tata Kelola Keuangan Desa Jabung dengan Edukasi dan Konsultasi Berkelanjutan Nurjanti Takarini; Anajeng Esri Edhi Mahanani; Masna Nuros Safitri
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i1.659

Abstract

Sejumlah Dana Desa (DD) sudah Pemerintah pPusat anggarkan bagi desa tiap tahun. Selain itu Alokasi Dana Desa (ADD) pun juga diberikan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa. Besaran jumlah dana yang dialokasikan cukup tinggi, sehingga pemerintah desa akan menjadi objek perhatian pengawasan dalam kinerjanya serta dituntut menciptakan pemerintahan yang baik dan benar. Persoalan pengelolaan anggaran desa sudah sepatutnya diperlukan kemampuan manajemen pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip manajemen keuangan pemerintah, untuk menjamin tercapainya prinsip pemerintahan yang baik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan lima cara, yaitu observasi, pendekatan empiris sosiologis, menyusun rencana kegiatan, melaksanakan kegiatan dengan partisipasi masyarakat dan melakukan evaluasi berkelanjutan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan edukasi dan sosialisasi dilaksanakan perangkat desa dan masyarakat desa jabung memiliki pemahaman yang lebih komprehensif serta dapat meningkatkan manajemen terkait pengelolaan keuangan desa. Pemantapan pemahaman melalui edukasi dan sosialisasi serta adanya digital consultation dapat memberikan manfaat konsultasi pendampingan yang berkelanjutan.
Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Barang Bermanfaat Bagi Masyarakat di Masa Pandemi Sri Lestanti; Saiful Nur Budiman
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i1.660

Abstract

Barang bekas diantaranya botol minuman bekas, koran-koran bekas, kain bekas dan sampah plastik bekas seperti kantong plastik kresek. Diantara barang bekas tersebut maka barang bekas plastiklah yang sangat sulit untuk dimusnahkan begitu saja sehingga diperlukan proses 3R (reduce, reuse, recyle). Pengelolaan sampah rumah tangga ataupun barang bekas adalah kegiatan yang sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga. Pada saat sekarang atau dimasa pandemi ini kegiatan daur ulang bisa dilakukan dengan memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi bahkan dalam proses pemasaran juga memiliki harga yang cukup tinggi. Tujuan utama dari tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah untuk mendorong tumbuh kembangnya sektor UKM di desa Wonorejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar dengan memanfaatkan barang-barang bekas menjadi barang yang berguna dan bernilai eknomis dengan membuat hasta karya ataupun alat hand sanitizer otomatis dari sampah plastik bekas dan kayu bekas bangunan.
Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Melalui Pelatihan Pengelolaan Koperasi Suyanti Suyanti; Ningrum Astriawati; Waris Wibowo; Handoyo Widyanto
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i1.661

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan masyarakat merasakan kesulitan ekonomi. Menghadapi kesulitan ekonomi seperti ini, masyarakat membutuhkan lembaga yang dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan hidupnya dengan harga yang terjangkau dan mempunyai keberpihakan kepada masyarakat. Lembaga yang tepat untuk itu adalah koperasi. Berkaitan dengan itu tim pengabdian kepada masyarakat Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta berinisiatif memberikan pelatihan pengelolaan koperasi dalam rangka pengembangan ekonomi kerakyatan kepada ibu-ibu PKK Nusa Indah dan Teratai di Dusun Pedusan RT 58, Desa Argosari, Kec. Sedayu, Bantul. Pelaksanaan program dalam pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu tahap persiapan (penilaian kebutuhan pelatihan), pelaksanaan (pengembangan program pelatihan) dan evaluasi program pelatihan. Hasil dan target luaran yang dicapai adalah sebagai berikut: 1) Berdasarkan evaluasi dan refleksi, 80% peserta pelatihan sudah mengetahui semua persyaratan yang dibutuhkan untuk mendirikan koperasi, 2) Adanya peningkatan pengetahuan tentang dasar hukum koperasi, tujuan, fungsi dan prinsip koperasi, jenis-jenis koperasi dan pembentukan koperasi.
Membangun Brand dan Meningkatkan Penjualan UMKM Artie Tasty dengan Pelatihan Digital Marketing Lioni Indrayani; Dewi Ulfah Arini; Wisjnumurti Bambang Permadi
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i1.662

Abstract

Mobilitas masyarakat menjadi terbatas sejak masuknya virus Covid-19 di Indonesia. Kegiatan dalam dunia pendidikan dan perekonomian tidak lagi secara tatap muka tetapi menjadi luring. Keadaan ini membuat banyak usaha dan tempat hiburan tutup. Akibat langsungnya adalah PHK bagi para karyawan. Keadaan inilah yang memacu UMKM menjamur di masa pandemi. Hal ini memotivasi Tim Dosen dari Prodi Sarjana Akuntansi FEB Unpam untuk memberikan pelatihan digital marketing pada UMKM Artie Tasty yang merupakan anggota dari UMKM Pamulang Estate di Tangerang Selatan, Banten. Artie Tasty menjual makanan ringan, produk utama yang dipasarkan adalah risoles, rogut dan donat kentang yang diproduksi sendiri. Pelatihan digital marketing dalam kegiatan pengabdian masyarakat dari Tim Dosen Prodi Akuntansi Universitas Pamulang ini, diharapkan dapat menjadi solusi bagi Artie Tasty dalam mengembangkan media sosialnya supaya lebih menarik dan eye-catching serta memancing konsumen untuk melakukan pembelian yang berkelanjutan.
Pembimbingan Belajar Informal Bagi Siswa PAUD, TK, SD, dan SMP Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Hambala Imanuel Yohanes Nggalamau; Jenita Anggriana Ngallu; Amin Rais; Edeltrudis Milo Watu; Willeyms A. L Wungo; Omri Waang Sir; Marthen Njalapati; Bodung Umbu Ngaru; Marselina Lawa; Esiana Padu Ewut; Zulfikar Umar Nanyetu; Linda Rambu Kuba Yowi
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i1.663

Abstract

Selama pandemi Covid-19, siswa harus belajar online dari rumah. Namun, kegiatan pembelajaran online kurang efektif dari rumah karena kurangnya perhatian dan kontrol orang tua dalam mendampingi anaknya selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan pembelajaran informal bagi siswa PAUD, TK, SD, dan SMP dirasa penting untuk dilakukan secara offline (tatap muka). Tujuan kegiatan pendampingan pembelajaran informal adalah untuk mendukung siswa pra sekolah, TK, SD, dan SMP agar mampu memahami mata pelajaran yang diberikan oleh guru di sekolah. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan mengumpulkan beberapa siswa yang tinggal dekat dengan lokasi yang sama atau datang ke rumah siswa dan membimbing mereka dalam proses pembelajaran, terutama mengajar mata pelajaran. Dalam hal ini kegiatan pembelajaran tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hasil kegiatan bimbingan belajar menunjukkan bahwa kegiatan ini telah memberikan dampak yang baik untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran di sekolah.
Pelatihan Penerapan Pembelajaran Blended learning untuk Guru Sekolah Dasar Arwin Arwin; Yesi Anita; Yullys Helsa; Ary Kiswanto Kenedi; Ronald Fransyaigu
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i1.664

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh guru SD dalam melaksanakan proses pembelajaran tatap muka terbatas pada masa pandemic covid-19. Permasalahan ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran tatap muka terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam melaksanakan proses blended learning pada proses pembelajaran tatap muka terbatas pada masa pandemic covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan untuk guru SD kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar sebanyak 30 orang. Kegiatan ini meliputi seminar hakikat pembelajaran Blended learning dan pelatihan penerapan pembelajaran blended learning untuk pembelajaran pada masa pandemi covid-19. Hasil kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam melaksankan proses blended learning pada proses pembelajaran tatap muka terbatas pada masa pandemic covid-19. Implikasi pengabdian ini dapat dijadikan sebagai landasan bagi praktisi pendidikan untuk meningkatkan kualitas guru dalam menghadapi pembelajaran pada masa pandemic covid-19 ini.
Pendampingan Penataan Administrasi Desa Leahari Menggunakan Aplikasi Microsoft Office Menuju Desa Mandiri Statistik Rosanti Laing; Zamrah Mutmainah; Ernest Bonaventura Maskikit; Ferry Kondo Lembang; Dorteus Lodewiyk Rahakbauw
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i2.810

Abstract

Desa Leahari terletak di Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon Provinsi Maluku termasuk salah satu dari dua wilayah desa di Kota Ambon yang masuk kategori desa sangat tertinggal berdasarkan data Indeks Desa Membangun. Perubahan status desa dari tertinggal menjadi desa berkembang tentu dibutuhkan sistem manajemen desa yang lebih tertata rapi dan aparatur desa dengan kapasitas terbaik. Atas dasar gagasan kegiatan ini dilakukan, bertujuan untuk melakukan Pendampingan Updating Data Kependudukan Desa, peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data kependudukan dan administrasi desa menggunakan aplikasi Microsoft office, dan merancang database desa secara digital untuk membantu pengelolaan data yang lebih update di masa kini dan masa akan datang dengan pemateri berasal dari tim dosen dan mahasiswa tim Program Holistik Pemberdayaan dan Pembinaan Desa (PHP2D). Target dari kegiatan ini antara lain , data Kependudukan Desa sudah terupdate, meningkatnya kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data kependudukan dan administrasi desa, dan tersedianya database kependudukan desa secara digital.
Pendampingan Literasi Pengelolaan Sampah pada Anak Di Bondowoso Lanang Nashrullah; Yudha Nurdian
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i2.811

Abstract

Koncer Kidul adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso. Pandemi Covid-19 berdampak pada semua bagian perekonomian salah satunya adalah sektor pendidikan. Pelaksanaan KKN dilaksanakan dengan sistem Back To Village 3 dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di desa masing-masing. Pertumbuhan jumlah masyarakat berpengaruh terhadap produksi sampah yang tidak diolah secara benar. Pembuangan sampah secara sembarang mengakibatkan pencemaran lingkungan yang akan berdampak pada kehidupan lainnya. Selain itu, rendahnya kepedulian masyarakat dalam memilah sampah menurut jenisnya turut serta dalam pencemaran lingkungan. Adanya permasalahan tersebut tentunya dibutuhkan suatu inovasi yang dapat mendukung dan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam memanajemen pengelolaan sampah. Inovasi yang dilakukan adalah melalui sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memanajemen pengelolaan limbah sampah plastik. Diharapkan dengan adanya program kerja KKN Back To Village 3, masyarakat memiliki kesadaran yang lebih tinggi untuk mengelola sampah menurut jenisnya dan mendaur ulang sampah menjadi barang yang dapat dimanfaatkan kembali.
Pemberdayaan Remaja sebagai Upaya Pelestarian Budaya Campak Dusun Kumpai Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu Diana Pramesti; Khizqil Baharudin Akbar; Khofifah Khofifah; Gugun Gusmanida; Fariza Awalia; Salvira Gustiyarti
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i2.812

Abstract

Kebudayaan asli Indonesia merupakan kekayaan yang dimiliki dan harus dilestarikan secara berkelanjutan agar keberadaanya tidak hilang ditimpa derasnya arus modernisasi yang masuk ke Indonesia. Salah satunya adalah tarian campak. Tarian campak ini perlahan mulai ditinggalkan khususnya oleh kaum remaja khususnya di Dusun Kumpai Desa Riding Panjang. Hal ini dikarenakan kurangnya minat pemuda dalam hal kesenian tradisional dan lebih tertarik terhadap kesenian yang datang dari luar negeri. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui tiga tahapan yaitu observasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah para remaja diharapkan memahami makna dari setiap gerakan serta filosofi yang ada dari tarian campak tersebut sehingga melalui para remaja ini diharapkan estafet pelestarian kebudayaan tari campak ini dapat terus berlangsung walaupun arus budaya luar terus bermunculan di Indonesia sehingga harapannya tidak akan pudar oleh modernisasi.
Penyuluhan Optimalisasi Keuntungan Produksi Kopi Saggabuana pada BUMDes Buana Mekar Kecamatan Tegalwaru I Putu Eka Wijaya; Novi Permata Indah; Yusuf Muhyiddin
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v6i2.813

Abstract

Permasalahan yang dihadapi BUMDes Buana Mekar yakni produksi kopi Sanggabuana masih belum efektif dan efisien, belum kompetitif dengan merk dagang yang lain, masyarakat masih belum mengetahui komoditas kopi Sanggabuana, kopi Sanggabuana adalah komoditas khas Karawang yang perlu dibudidayakan, rendahnya inovasi dan penggunaan teknologi dalam pemasaran. Tujuannya adalah mengembangkan kegiatan produksi kopi Sanggabuana, meningkatkan kualitas laporan dan administrasi BUMDes Buanamekar dalam produksi kopi Sanggabuana. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan penyuluhan optimalisasi keuntungan dan bimbingan teknis penyusunan rencana bisnis. Hasil pengabdian kepada masyarakat adalah ditemukannnya ketidakefisiensi terhadap penggunaan faktor produksi dilihat bahwa peningkatan jumlah bahan baku diatas 8 kg greenbean tetap menghasilkan produk kopi premium sebanyak 40 pcs dan bertambahnya pemahaman dalam penyusunan rencana bisnis serta dibuatnya proposal rencana bisnis. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lain cenderung tidak berpengaruh terhadap produksi, produksi kopi yang menguntungkan hanya kopi premium sebanyak 40 pcs dan tidak direkomendasikan untuk memproduksi kopi sachet.