cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id
Editorial Address
Jalan Tengku Syech Abdur Rauf No. 7 Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111 INDONESIA
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan
ISSN : 26551586     EISSN : 26551586     DOI : 10.24815/jimap.v7i2.19596
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan (JIMAP) is a peer-reviewed academic journal published by the Department of Architecture and Planning, Faculty of Engineering, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. The journal presents design, research and development in the field of architecture and planning. Authors must register to this journal before submitting their work and they must follow the Author Guidelines of the journal. Submissions that do not adhere to the guidelines provided will be REJECTED. Please submit your article through the online submission of this journal. You may address further inquiries to the Editor at jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id. JIMAP Journal published four times a year, in February, May, August and November
Articles 268 Documents
Front Matter Agustus 2020 Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 4, No 3 (2020): Volume 4, No.3, Agustus 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.843 KB)

Abstract

Front Matter Februari 2020 Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 4, No 1 (2020): Volume 4, No.1, Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.41 KB)

Abstract

Sitting Position Anthropometry in Women's Reading Room of Technical Implementation Unit (UPT) Syiah Kuala University Library, Banda Aceh nur azzah hasyyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 3, No 3 (2019): Volume 3, No. 3, Agustus 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.583 KB)

Abstract

Technical Implementation Unit (UPT) Syiah Kuala University Library (Unsyiah) is a State University’s library in Banda Aceh which provides a wide choice of reading rooms based on visitors' needs. One of them includes a gender-separated reading room, which is a reading room for men and a reading room for women. This difference raises the question of why the need for a separate reading room on a gender basis. Therefore, this study focuses on women's reading room located on the second floor of the Unsyiah Library. Sitting position on the floor is different from sitting on a bench where has no space restrictions between men and women. Therefore, the policies enforced by the Head of the Unsyiah Library was by creating two rooms which differentiated between genders. This application is only found in Unsyiah Banda Aceh from the basis of  Islamic Shari’a and women's privacy. Unfortunately, currently, the women’s reading room has not facilitated the needs of female student sitting positions yet. Therefore it's important to know the special anthropometry of female students study body size which includes linear dimensions, body size regions, and other aspects of student body position. The results of anthropometric studies of female student’s sitting positions are useful to prevent the wrong sitting position with the improvement of furniture's design and arranging the interior layout of the right space organization so that an appropriate reading room atmosphere can be created with academic needs. The method in this study uses the qualitative method with descriptive approach. The research aims to find out the various activities and students's seating positions in women’s reading room. Data collection techniques carried out by interview, observational data (observations and measurements) on anthropometry female students, existing rooms and the furnitures in women's reading rooms.
Studi Tingkat Kenyamanan Termal terhadap Persepsi Pengguna Ruang Kuliah Umum Universitas Syiah Kuala Ulvia Mahfudha; Mirza Fuady; Sofyan Sofyan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 3 (2022): Volume 6, No.3, Agustus 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.088 KB)

Abstract

AbstrakKenyamanan termal pada bangunan kampus adalah salah satu faktor penting dalam perancangan untuk meningkatkan efektivitas belajar mengajar bagi mahasiswa di dalam kelas. Bangunan RKU 1 dan RKU 2 yang dipilih sebagai objek penelitian memiliki ruang kelas yang luas dengan tipe bukaan yang berbeda di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi terkait sensai termal terhadap kenyamanan termal  ruang kuliah umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix methods. Data kuantitatif berupa hasil pengukuran variabel fisik kenyamanan termal dan data kualitatif berupa data persepsi dan preferensi termal. Hasil pengukuran variabel termal menunjukkan RKU 1 dan RKU 2 tidak nyaman secara termal dimana nilai temperatur efektif tertinggi atau paling panas dengan nilai 29.95°C pada ruang C,  yaitu ruang 12.02.001. Data persepsi termal pengguna ruang merasakan sensasi termal paling tidak nyaman pada siang hari dan dan menginginkan perubahan sensasi termal lebih sejuk sepanjang hari. Study of Thermal Comfort Levels on User Perceptions of the Public Lecture Room in Syiah Kuala University AbstractThermal comfort in campus buildings is one of the important factors in the design to increase the effectiveness of teaching and learning for students in the classroom. RKU 1 and RKU 2 buildings used as research objects have spacious classrooms with different types of windows at Syiah Kuala University. This study aims to analyze how the perception of thermal sensation is related to the thermal comfort of a public lecture hall. The method used in this research is mix methods. Quantitative data in the form of measurement results of physical variables of thermal comfort and qualitative data in the form of thermal perception and preference data. The results of the measurement of thermal variables show that RKU 1 and RKU 2 are thermally uncomfortable where the highest effective temperature value or the hottest is 29.95°C in room C, which is room 12.02.001. Thermal perception data of room users feel the most uncomfortable thermal sensation during the day and want a change in the cooler thermal sensation throughout the day.
Perancangan Sport Center di Aceh Besar Cut Wilda Hanum; Cut Nursaniah; Riza Priandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 5, No 2 (2021): Volume 5, No.2, Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.774 KB)

Abstract

Sport center merupakan tempat yang memiliki sarana dan prasarana untuk  menampung banyaknya kegiatan olahraga dalam satu wadah. Dalam perancangan sport center terus mengalami kemajuan seiring berkembangnya penerapan konsep arsitektur dalam bangunan sesuai fungsi dan hubungannya dengan ruang luar. Perancangan sport center di Aceh ini menerapkan tema Arsitektur Kontemporer dengan pendekatan konsep animated architecture dan di mix dengan budaya Aceh , dimana konsep ini akan menganalogikan fungsi dari sport center berupa kegiatan yang ada di dalamnya yaitu aktivitas olahragawan yang terus bergerak. Sifat dinamis inilah yang ingin ditunjukkan agar bangunan terlihat lebih atraktif dengan kesan seakan-akan bangunan bergerak mengikuti kegiatan didalamnya.
Identifikasi Kearifan Lokal Mitigasi Bencana Tsunami di Pulau Simeulue Herlinta Maru; Elysa Wulandari; Farisa Sabila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 2 (2023): Volume 7, No.2, Mei 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.535 KB) | DOI: 10.24815/jimap.v7i2.21605

Abstract

Beberapa kasus kebencanaan di Indonesia telah membuktikan bahwa kearifan lokal berperan besar dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana alam. Masyarakat Simuelue merupakan kelompok masyarakat yang terkenal memiliki kearifan lokal berhubungan dengan pengetahuan mitigasi bencana tsunami Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kearifan lokal yang berbasis mitigasi bencana tsunami di Kabupaten Simeulue dan penerapan nilai-nilai kearifan lokalnya ke dalam tata ruang masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode interpretatif dan etnografi yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei sekunder dan wawancara. Proses wawancara dilakukan dengan menggunakan bahasa lokal agar masyarakat lebih leluasa dalam menjawab setiap pertanyaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Simeulue memiliki empat jenis kearifan lokal mitigasi bencana tsunami yaitu Nandong, Kanduri Blang, Nafi-Nafi, dan Nanga-Nanga. Masyarakat sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Model Jalur Pejalan Kaki Di Kawasan Peunayong Dalam Rangka Wisata Heritage ANNISA ZULFA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 4, No 1 (2020): Volume 4, No.1, Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.935 KB)

Abstract

Kota Banda Aceh Memiliki nilai historis yang tinggi untuk mendukung kegiatan wisata  herritage. Sehingga membutuhkan salah satu fasilitas yang mendukung kegiatan tersebut yaitu adanya jalur pejalan kaki, seperti yang terdapat pada Jalan RA Kartini, Peunayong. Jalur pejalan kaki berfungsi sebagai jalur aman yang khusus dipakai oleh pejalan kaki. Beberapa aspek  yang mendukung penyelenggaraan pedestrian secara keseluruhan, yaitu kenyamanan, keindahan, kebersihan, keamanan dan keselamatan. Beberapa elemen yang diperlukan pada jalur pedestrian yaitu penerangan, bangku, rambu-rambu, pembatas jalur, tanaman peneduh, shelter, tempat sampah, penyebrangan, halte, dan utilitas. [1]Lokasi penelitian ini berada pada jalur pejalan kaki di Jalan RA. Kartini dengan panjang jalan sekitar 275 meter. Kawasan ini didominasi oleh perdagangan dan jasa, sehingga menjadi salah satu area terpadat dan teramai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan observatif dan deskriptif.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi jalur pejalan kaki pada Jalan RA Kartini saat ini sangatlah kurang, hal ini disebabkan oleh beberapa kondisi diantaranya keberadaan pedagang dan penataan barang dagangan yang semrawut, kondisi jalur yang licin dan penutup drainase yang tidak rata, serta perletakan parkiran kendaraan pengunjung yang tidak tertata dengan  baik.  Oleh karena  itu,  perencanaan dan  penataan  jalur  kembali diperlukan untuk  mend ukung  efektifitas pemanfaatan jalur pejalan kaki pada Jalan RA Kartini. Hal ini dapat diterapkan dengan beberapa pertimbangan yang berguna untuk merealisasikan perencanaan dan perancangan jalur pejalan kaki tersebut.
Pemetaan Komponen Pariwisata (6A) Untuk Perencanaan Pengembangan Pariwisata (Studi Kasus: Gampong Naga Umbang, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar) Zahlul Nugraha Meutuah; Irin Caisarina; Cut Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 4 (2022): Volume 6, No.4, November 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.139 KB) | DOI: 10.24815/jimap.v6i4.21489

Abstract

Provinsi Aceh memiliki beragam destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, namun pengembangan pariwisata berbasis masyarakat masih sangat minim ditemukan. Gampong Naga Umbang memiliki potensi pariwisata yang dapat dikembangkan, terletak diantara perbukitan karst, dilewati sungai Krueng Raba dan menawarkan pemandangan alam yang indah sehingga menjadi kekuatan daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting pariwisata yang terdapat di Gampong Naga Umbang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan data primer berasal dari observasi, pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, dengan menggunakan komponen pengembangan pariwisata 6A sebagai variabel penelitian yaitu attraction, amenities, accessibility, accomodation, activity, dan ancillary. Dari hasil analisis yang yang diperoleh, Gampong Naga Umbang memiliki daya tarik wisata alam dan budaya, wisata kuliner yang khas serta terdapat beberapa fasilitas penunjang pariwisata yang nantinya dapat dijadikan sebagai arahan untuk melihat potensi dan strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Perancangan Rumah Susun Sederhana Sewa di Pusong Baru Kota Lhokseumawe Dewi Asmarani Putri; Mirza Mahmud; Aghnia Zahrah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 5, No 4 (2021): Volume 5, No.4, November 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.526 KB)

Abstract

Permasalahan di kawasan perkotaan yang saat ini mulai sering terjadi yaitu tingginya pertumbuhan penduduk yang tidak diiringi oleh pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada tidak terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat yaitu tempat tinggal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Lhokseumawe pada tahun 2018, pertumbuhan penduduk kota Lhokseumawe tiap tahunnya terus meningkat dan juga terdapat beberapa lokasi kumuh. Kepadatan didominasi oleh permukiman warga di daerah pesisir pantai kota Lhokseumawe salah satunya Desa Pusong. Desa Pusong merupakan perkampungan nelayan yang termasuk kategori kumuh karena kepadatan penduduk yang sangat tinggi dan menyebabkan timbulnya berbagai macam masalah seperti masalah kesehatan, sosial dan kriminal. Dari berbagai masalah yang timbul pada daerah tersebut oleh karena itu perlu dibuat sebuah model permukiman yang dapat meminimalisir kondisi yang terjadi akibat kekumuhan yang ada, salah satu solusinya yaitu merelokasi penduduk pusong ke rumah susun. Rumah susun sederhana menjadi salah satu pilihan yang dapat di gunakan dikarenakan sebagian besar masyarakat yang berada di Desa Pusong memiliki penghasilan rata-rata menengah kebawah.
Design of Multimedia College in Banda Aceh with Modern Architecture Approach Ayuni Namira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 3, No 3 (2019): Volume 3, No. 3, Agustus 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.355 KB)

Abstract

Education and information and communication technology continue to develop along with the progress of the times to produce quality human resources. This should be supported by educational facilities that can facilitate the public in their knowledge in the field of information and communication technology (multimedia). College of Multimedia are colleges that hold special education programs in the multimedia field. Therefore, this writing aims to create or design a college of multimedia that can accommodate the activities of its users. This design takes the theme of Modern Architecture. Multimedia College is closely related to technology that will continue to keep abreast of the times. Judging from the function of the building which is a multimedia college, it must show modern buildings that follow the current technology.