cover
Contact Name
Mardalius
Contact Email
mardalius18@gmail.com
Phone
+6285156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rambe, Perumahan Pelita Bangsa, Blok A, No.15, Kab. Asahan, Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : 29863805     EISSN : 29862884     DOI : https://doi.org/10.59435/jimnu
Core Subject :
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) sebuah publikasi akademis yang memuat hasil penelitian dan kajian dari berbagai disiplin ilmu. Ini memungkinkan para peneliti dan akademisi untuk mempresentasikan hasil karya mereka dan mempublikasikan hasil penelitian mereka untuk dibaca oleh masyarakat akademis. Jurnal multidisiplin ini menawarkan sudut pandang yang beragam dan memberikan wawasan yang berbeda dari berbagai disiplin ilmu seperti Komputer, sosiologi, Psikologi, Manajemen, Ekonomi, Biologi, Matematika, Pendidikan, Kesehatan, Hukum, Filsafat, Pertanian dan ilmu lainnya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Pengaruh Nilai Micro Teaching Terhadap Kemampuan Mengajar Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas HKBP Nommensen Lasma Siagian; Elisabeth Margareta; Dapot Tua Manullang; Netty Winda Sari Nababan
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 1 (2026): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i1.638

Abstract

Pembelajaran merupakan suatu proses yang kompleks, yang terdiri dari beberapa komponen, diantaranya tujuan pembelajaran, materi ajar, model, metode, media, sumber pembelajaran, evaluasi, siswa, dan guru. Komponen pembelajaran tersebut memiliki keterkaitan antara yang satu dengan lainnya. Salah satu tantangan pendidikan di era digital adalah guru harus mampu mengkolaborasikan komponen pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Tentu ini juga menjadi tugas perguruan tinggi untuk mencetak alumni yang profesional dibidangnya. Mata kuliah micro teaching merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa. Dalam hal ini, micro teaching bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kompetensi dasar mengajar sebagai bekal praktek mengajar di sekolah dalam program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besarpengaruh nilai micro teaching terhadap kemampuan mengajar Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Program Studi Pendidikan ekonomi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis data statistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden. Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi peneliti lainnya 
Akses Konten Edukasi Politik di Media Sosial dan Pengetahuan Politik Mahasiswa Generasi Z: Studi Deskriptif di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Vesy Morayva Sitanggang; Freedom Kerenita Silalahi; Yosepvin Andika Simatupang; Jaja Geomaxi Saragih; Rikjon Damendra Purba; Roganda Immanuel Sianipar; Romauli Manurung
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 1 (2026): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i1.639

Abstract

Media sosial telah menjadi salah satu sumber utama informasi bagi generasi muda, termasuk dalam mengakses isu-isu politik. Di tengah meningkatnya arus informasi digital, konten edukasi politik di media sosial berpotensi menjadi sarana pembelajaran politik bagi mahasiswa Generasi Z. Namun, kajian yang secara khusus membahas akses terhadap konten edukasi politik di media sosial dan pengetahuan politik mahasiswa dalam konteks perguruan tinggi lokal masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan akses terhadap konten edukasi politik di media sosial dan pengetahuan politik mahasiswa Generasi Z di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur kepada 25 responden. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial yang paling banyak digunakan responden adalah Instagram (96%) dan TikTok (4%), dengan durasi penggunaan yang didominasi 1 jam per hari (72%). Namun, seluruh responden (100%) menyatakan sangat jarang atau tidak pernah mengakses konten edukasi politik di media sosial. Meskipun demikian, pengetahuan politik responden tampak relatif memadai. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya akses terhadap konten edukasi politik di media sosial tidak selalu diikuti oleh rendahnya pengetahuan politik mahasiswa, sehingga pengetahuan politik mahasiswa diduga juga dipengaruhi oleh sumber pembelajaran lain di luar media sosial 
Budaya Politik Birokrasi Dan Tantangan Good Governance Di Pemerintah Kota Pematangsiantar Rindu Erwin Marpaung; Erick Mangandar Tua manurung; Yamuger Siburian; Andreas Adiputra Saragih; Andre Exaudi Siboro; Yoko Manurung; Ayu Wandriani; Ella Merliani Br Ginting
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 3 No. 3 (2025): JIMNU - NOVEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v3i3.640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya politik birokrasi dan tantangan good governance di Pemerintah Kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi bahwa tata kelola pemerintahan daerah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, profesionalitas aparatur, dan responsivitas pelayanan publik. Di sisi lain, kondisi tersebut diduga berkaitan erat dengan budaya politik birokrasi yang masih hierarkis, dominatif, dan kurang partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada bulan Desember 2025 terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, pengguna layanan publik, aktivis/LSM, dan pihak lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya politik birokrasi di Pemerintah Kota Pematangsiantar masih cenderung top-down, berorientasi pada loyalitas terhadap pimpinan, dan belum memberi ruang yang memadai bagi transparansi, akuntabilitas, serta inovasi kelembagaan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses terhadap informasi publik, lemahnya kepercayaan terhadap objektivitas tata kelola jabatan, rendahnya profesionalitas aparatur, serta belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lemahnya budaya politik partisipatif dalam birokrasi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi belum optimalnya kualitas tata kelola pemerintahan di Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Analisis Kompetensi Calon Guru Profesional Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan  Universitas HKBP Nommensen Elisabeth Margareta; Dapot Tua Manullang; Nova Yunita Sari; Hani Jesika Purba
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 1 (2026): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i1.641

Abstract

Sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang mencetak (calon) guru professional, Universitas HKBP Nommensen, khususnya Program Studi Pendidikan Ekonomi berusaha untuk selalu mendukung program pemerintah meningkatkan mutu pendidikan nasional dengan mempersiapkan lulusannya agar mampu menguasai empat kompetensi mutlak seorang guru sehingga setiap lulusan tidak hanya mampu menjadi guru tetapi siap menjadi guru professional. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi kepribadian, profesional, sosial, dan pedagogik mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai calon guru ekonomi.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk menganalisis kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi pedagogik mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Data yang digunakan adalah data primer yang pengumpulannya dilakukan dengan metode dokumentasi dan penyebaran angket/ kuesioner
Application Of Picture Media In Project-Based Learning To Improve Student Discipline And Activeness In PPKN Learning Rezkya Annisaa; Muh Sharim Haqqani; Nadrah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 1 (2026): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i1.642

Abstract

This classroom action research aims to improve students’ understanding of norms and rules in everyday life through the use of picture-based learning media in Grade II UPT SD Negeri 74 Bontorita II during the 2025/2026 academic year. The study was conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 22 students who were involved in learning activities using instructional pictures and number-pocket media to strengthen conceptual understanding. Data were collected through observation sheets, learning outcomes tests, and teacher reflections. The findings indicate a significant improvement in students’ learning outcomes and participation. Initial observations showed low understanding of norms and rules, reflected in students’ low discipline, responsibility, and adherence to class regulations. After the implementation of picture media in Cycle I, students’ average score increased from the pre-cycle score of 46.2% to 71.1%. In Cycle II, after using more varied and engaging visual media, students’ average score further improved to 79,36%, surpassing the minimum completeness criteria. The use of picture media was effective because it facilitated concrete understanding, increased motivation, and encouraged active engagement. The study concludes that picture-based media enhances students’ cognitive, affective, and behavioral competencies in learning. It is recommended that teachers integrate more innovative visual media to create meaningful, interactive, and enjoyable learning experiences in civics education and other subjects  
Performance Analysis of Lecturers of Computer Science Study, FMIPA, HKBP Nommensen University Pematangsiantar Natasya Agustina Girsang; Nirma Sintina; Yosia Parapat; Mastiur Verawaty Silalahi; Masni Veronika Situmorang
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 1 (2026): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i1.643

Abstract

This study aims to assess the performance of lecturers in the Computer Science Study Program at HKBP Nommensen University Pematangsiantar from the perspective of students and identify areas that need improvement to enhance the academic quality of the study program. The study uses a quantitative approach through a survey. The researchers collected data using a five-point Likert scale questionnaire distributed to 103 students of the Computer Science Study Program who had attended lectures. The researchers analyzed five aspects: teaching readiness, teaching materials, teaching discipline, teaching evaluation, and lecturer personality. We analyzed the data using descriptive statistics, calculating the percentage of student responses for each aspect of the assessment. The results of the study show that the performance of lecturers in the Computer Science Study Program at HKBP Nommensen University Pematangsiantar is generally in the good to very good category. The aspects of teaching readiness, teaching materials, teaching discipline, and teaching evaluation received very good ratings. The aspect of lecturer personality was in the good category. However, we must improve lecturer performance in the aspect of research. We must improve productivity, continuity of research activities, and scientific publications. The results of this study are expected to be used as evaluation material and a basis for policy-making for institutions in their efforts to improve the quality of lecturers and higher education in a sustainable manner.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar Syarifah Nurhikmah; Muh. Riefal; Nadrah Nadrah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 1 (2026): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i1.644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model PBL. Rata- rata hasil belajar siswa meningkat dari 59,00 pada siklus I menjadi 85,00 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar meningkat dari kategori rendah (40%) menjadi tinggi (85%). Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 40,00% pada siklus I menjadi 71,11% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS siswa kelas V di UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar
Frugal Living Lifestyle Of Millennial Family Couples In Aceh Tamiang Anggi Maulida; Muhammad Iqbal
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 1 (2026): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i1.645

Abstract

This study aims to review the Frugal Living Lifestyle of Millennial Couples in Aceh Tamiang. It can be concluded that making collective spending decisions is crucial for family financial stability and achieving long-term goals. By involving all family members in planning, budget allocation, and regular evaluation, each expenditure can be more focused, priorities become clear, and financial responsibility becomes more evenly distributed. In addition to financial benefits, this habit also instills the values of cooperation, communication, and discipline in all family members, including children, thus establishing a healthy financial culture and strengthening family relationships.
Analisis Wacana Kritis Pada Berita Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik Ke Warga Korban Banjir Aceh Utara Gresia Wulan Sari Simbolon; Lovia Lidya Tondang
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 3 No. 3 (2025): JIMNU - NOVEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v3i3.646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana dalam teks berita berjudul “Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Korban Banjir Aceh Utara” yang dimuat di media daring detiknews menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca, simak, dan catat. Analisis difokuskan pada tiga dimensi struktur teks, yaitu makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat makrostruktur, berita menonjolkan tema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kepedulian Telkomsel terhadap korban bencana. Pada superstruktur, susunan teks disajikan secara sistematis mulai dari pembukaan hingga penutup untuk membangun citra positif perusahaan. Sementara itu, pada mikrostruktur, pemilihan diksi, bentuk kalimat aktif, serta strategi retoris digunakan untuk menegaskan peran Telkomsel sebagai aktor sosial yang responsif dan empatik. Dengan demikian, teks berita tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampai informasi, tetapi juga sebagai media pencitraan korporasi melalui wacana kemanusiaan.
Fungsi Akronim Dalam Komunikasi Media Sosial Mahasiswa PBI FKIP UHKBPNP Angkatan 2023 PB A1 Gresia Wulan Sari Simbolon; Novita Marpaung; Herlina Desiani Siregar
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 3 No. 3 (2025): JIMNU - NOVEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v3i3.647

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, terutama melalui media sosial seperti WhatsApp. Dalam konteks ini, penggunaan akronim menjadi fenomena yang menarik karena mencerminkan kreativitas, efisiensi, dan dinamika bahasa di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi akronim yang digunakan dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa PBI (Pendidikan Bahasa Indonesia) FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) UHKBPNP (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar) angkatan 2023 PB A1. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, di mana peneliti mengamati percakapan grup dan mencatat penggunaan akronim yang muncul. Data berupa 83 bentuk akronim diklasifikasikan berdasarkan fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akronim digunakan mahasiswa untuk empat fungsi utama, yaitu fungsi efisiensi komunikasi, fungsi identitas sosial dan kelompok, fungsi ekspresif dan emosional, serta fungsi akademik dan kontekstual. Penggunaan akronim membantu mahasiswa berkomunikasi secara cepat, santai, dan akrab, tetapi juga mulai memengaruhi kemampuan berbahasa formal mereka. Temuan ini menegaskan bahwa akronim tidak hanya menjadi alat komunikasi praktis, melainkan juga simbol identitas sosial mahasiswa di era digital.    

Page 9 of 10 | Total Record : 98