cover
Contact Name
Alpiani
Contact Email
fishianajournal@gmail.com
Phone
+6285399432765
Journal Mail Official
fishianajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 11, Tamalanrea, Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries
ISSN : -     EISSN : 29640555     DOI : -
Fishiana Journal of Marine and Fisheries menyediakan forum untuk semua pemangku kepentingan di sektor perikanan dan kelautan, yang menampilkan artikel ulasan, penelitian asli, komentar, berita, sorotan penelitian dan pengembangan, wawancara dengan para pemimpin opini kunci, dan banyak lagi, dengan tujuan untuk membangun komunitas komunikasi perikanan dan kelautan. Artikel yang diterbitkan dalam Fishiana Journal mencakup bidang-bidang utama dalam pengembangan dan penerapan perikanan dan kelautan.
Articles 45 Documents
Efektifitas Pakan Terfermentasi Bacillus sp. Terhadap Rasio Konversi Pakan dan Laju Pertumbuhan Ikan Nila salin Oreochromis niloticus Anwar, Asni; Situmorang, Murni; Hasanuddin, Nurul Qurani; Nurlianti; Ratnawati; MZ, Novita
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v3i2.211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis penambahan Bacillus sp. sebagai agen fermentasi dalam pakan komersial untuk meningkatkan rasion konversi pakan dan laju pertumbuhan ikan nila salin (Oreochromis niloticus). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap, empat perlakuan, masing masing diulang tiga kali. Perlakuan penelitian adalah Perlakuan A: Pakan + Bacillus sp sebanyak 3% dari biomassa; Perlakuan B: Pakan + Bacillus sp sebanyak 4% dari biomassa; Perlakuan C: Pakan + Bacillus sp sebanyak 5% dari biomassa; Perlakuan D: Pakan + Bacillus sp sebanyak 6% dari biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Bacillus sp. pada pakan buatan sebanyak 5% dari biomassa berpengaruh terhadap FCR dan laju pertumbuhan ikan nila salin. FCR sebesar 1,98 dan laju pertumbuhan tertinggi sebesar 2,99%.
Penilaian Status Konflik Masyarakat Perikanan Darat dalam Pengelolaan Perikanan Berbasis Ekosistem di Rawa Blorep Situmorang, Gita Grhichia; Amir, Astaman
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v3i2.212

Abstract

Rawa Blorep merupakan rawa yang menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat perikanan darat. Rawa Blorep ini lokasinya berada di tengah tengah pemukiman membuat masyarakat sekitar tidak perlu lagi pergi jauh untuk menangkap ikan dan tidak mengeluarkan biaya yang banyak, masyarakat cukup menangkap ikan di rawa tersebut dengan menggunakan alat tangkap yang sederhana dan mengeluarkan biaya yang sedikit, selain itu rawa Blorep juga berpotensi untuk dijadikan sebagai tempat ekowisata rawa. Penelitian ini bertujuan untuk menilai status konflik masyarakat perikanan darat dalam Pengelolaan perikanan dengan pendekatan ekosistem. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei tahun 2023. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial masyarakat dalam pengelolaan Rawa Blorep pada indikator konflik perikanan berada pada status sangat rendah, hal ini disebabkan karena tidak pernah terjadi konflik baik itu perebutan fishing ground (resources conflict), benturan alat tangkap (fishing gear conflict), bahkan konflik kebijakan (policy conflict).
Pengaruh Konsumsi Nugget Ikan Teri Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Pada Remaja Putri di SMAN 1 Binamu, Jeneponto Syahridayanti, Syahridayanti; Nurmitasari, Nurmitasari; Afni, Nur; Elmika, Elma
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v3i2.237

Abstract

Anemia characterized by fatigue, weakness, and exhaustion, which may hinder creativity and productivity. Adolescent girls are particularly vulnerable to this condition due to their increased requirements for iron and protein during periods of rapid growth. This study aimed to examine the effectiveness of anchovy nugget consumption in raising hemoglobin levels among female students at SMAN 1 Binamu, Jeneponto. Utilizing a quantitative quasi-experimental design with a nonequivalent control group, a total of 60 eleventh-grade students were selected through purposive sampling—30 were assigned to receive anchovy nuggets as an intervention, while the remaining 30 were given iron tablets (Fe). Hemoglobin levels were measured both before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann–Whitney tests. The results revealed a significant increase in hemoglobin levels in the anchovy nugget group (p = 0.001; p < 0.05), indicating that this intervention was effective in improving hemoglobin levels among adolescent girls at SMAN 1 Binamu.
Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Pedagang Ikan di PPI Bonehalang Kelurahan Benteng Selatan Kabupaten Kepulauan Selayar Latif, Abdul; Azzahra, Fatimah; Arafat, Yasser; Mustafa, Mustafa; Awaluddin
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v3i2.238

Abstract

This research aims to determine the factors that influence the income level of fish traders at PPI Bonehalang, including age, length of business, level of education, and number of dependents. This research is a type of qualitative research using primary data, primary data was obtained from questions given to fish traders as many as 30 respondents using a questionnaire. The results of the research show that there is an influence of age, education, and number of dependents on the income level of fish traders at PPI Bonehalang.
Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Kampung Bianci Kawasan Kepulauan Raja Ampat Provinsi Papua Barat Himawan, Bismar; Yahya, Nurfadila; Awaluddin, Awaluddin; Jamil, Khairul
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v3i2.239

Abstract

This study aims to analyse the socio-economic conditions of the fishing community in Bianci Village, Raja Ampat Regency, Southwest Papua Province. A descriptive quantitative method was used, with data collected through observation, interviews, and questionnaires involving 10% of the total households. The results show that most fishermen have only completed elementary education (64%), are in their productive age, and support relatively large families. Public facilities, consisting of one elementary school, one mosque, and a single posyandu (integrated health post) with restricted service frequency, are limited. Fishing operations utilise simple wooden boats with outboard engines and traditional nylon hand lines, producing an average catch of 10–15 kg per trip, predominantly groupers. The average monthly income of fishermen reaches IDR 6,018,000, exceeding the regional minimum wage of Southwest Papua, indicating a relatively prosperous economic condition. Despite limited infrastructure, the economic potential of the fishing community remains promising and should be supported through integrated coastal empowerment programs.
Strategi Komunikasi Bidang Pemasaran Pariwisata dalam Meningkatkan Ekowisata di Desa Karangan Latimojong Kabupaten Enrekang Anggraeni, Dini; Tanrasula, Muh. Agung Tirtaya G.; Fazira, Era; Mahmud, Mahmud
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v4i1.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Enrekang dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Karangan Latimojong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan kunci, yaitu pihak Dinas Pariwisata, pengelola objek wisata, dan wisatawan, penelitian ini dilaksanakan pada januari  februari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan meliputi kolaborasi dengan masyarakat lokal, penyelenggaraan event budaya, serta pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook sebagai saluran promosi utama. Strategi ini dikembangkan berdasarkan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), yang terbukti efektif dalam menarik perhatian, membangun ketertarikan, menumbuhkan keinginan, hingga mendorong tindakan wisatawan untuk berkunjung. Meskipun strategi ini telah berhasil meningkatkan visibilitas dan minat wisatawan, beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas masih menjadi tantangan yang perlu dibenahi ke depan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya perencanaan komunikasi yang lebih integratif dan partisipatif dalam upaya pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal.
Ketahanan Larva Rajungan (Portunus Pelagicus, Linn. 1758) dari Induk Alam dan Induk Domestikasi terhadap Bakteri Vibrio Harveyi Hiola, Ridha
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v4i1.244

Abstract

Vibrio harveyi adalah jenis bakteri patogen yang berpotensi menyerang rajungan pada stadia larva maupun dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketahanan larva rajungan (Portunus pelagicus) yang berasal dari induk alam dan induk domestikasi (tambak) terhdap serangan bakteri Vibrio harveyi. Penelitian ini menggunakan larva stadia zoae 3 dan zoea 4 sebagai objek uji tantang terhadap infeksi bakteri Vibrio harveyi. Parameter yang di analisis meliputi uji LD50(24 jam) uji tantang, menghitung jumlah kepadatan bakteri dan identifikasi bakteri. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan metode statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan untuk uji LD50(24 jam) diperoleh pada konsentrasi 105. Analisis statistik melalui uji-T pada tingkat kepercayaan 95% menghasilkan nilai signifikansi < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan antara kelompok larva dari induk alam dan domestikasi, dimana larva dari induk domestikasi memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi dibandingkan larva yang berasal dari induk alam untuk zoea 3 dan 4. Berdasarkan hasil sekuensing DNA isolat bakteri diperoleh bahwa 2 isolat yang diisolasi setelah uji tantang adalah Vibrio sp dengan tingkat homolog 96% untuk isolat B1 dan 94% untuk isolat B2).
Strategi Komunikasi PPK dalam Mengurangi Golput Pada Masyarakat Pesisir Kecamatan Mandai Kabupaten Maros Tanrasula, Muh. Agung Tirtayasa G.; Anggraeni, Dini; Mahmud, Mahmud; Cahya, Asriani Dwi
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v4i1.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi PPK dalam mengurangi golput pada masyarakat pesisir Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, studi kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi PPK dalam mengurangi golput di Kecamatan Mandai Kabupaten Maros antara lain strategi komunikasi yakni mengenal khalayak memberikan pesan ajakan anti golput, anti politik uang, dan ajakan ke TPS. Selanjutnya mementukan metode berupa sosialisasi dengan teknik redundancy (informasi berulang), komunikasi persuasif dan edukatif serta menentukan media (instagram, flayer, sosialisasi ke masyarakat dengan flayer). Adapun hambatan yang ditemui antara lain proses penyampaian pesan yang tidak maksimal karena kondisi tidak nyaman, kondisi fisik masyarakat, hambatan samantik yaitu keterbatasan penguasaan bahasa, hambatan psikososial masyarakat yang cenderung tertutup dalam lingkungan serta kurang peduli terhadap perkembangan media sosial yang berdampak pada keterbatasan mendapatkan informasi yang terkini.
Budidaya Rumput Laut Gracilaria sp. Skala Laboratorium dengan Meniru Lingkungan Alami Rahmawati, Rahmawati; Arbit, Nur Indah Sari; Jabbar, Firmansyah Bin Abd; Carong, Suparjo Razasli
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v4i1.248

Abstract

Rumput laut Gracilaria sp. merupakan salah satu rumput laut yang memiliki potensi sebagai penghasil agar, yang banyak dimanfaatkan dalam bebagai industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan rumput laut Gracilaria sp. dalam beradaptasi dan tumbuh secara optimal pada skala laboratorium dengan meniru kondisi lingkungan alaminya. Metode penelitian menggunakan tiga wadah styrofoam berisi air laut yang telah disaring dan diaerasi, diisi dengan substrat pasir dan potongan karang, serta bibit rumput laut sebanyak 200 gram per wadah. Pemeliharaan dilakukan selama 28 hari dengan pemantauan harian terhadap parameter kualitas air seperti suhu, salinitas, pH dan oksigen terlarut (DO), sedangkan nitrat dan fosfat diukur pada awal dan akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan negatif pada semua wadah (A1: -82; A2: -61; A3: -100), yang disebabkan oleh stres adaptasi, kualitas air yang buruk dan pencahayaan tidak optimal. Parameter kualitas air seperti suhu sore hari (28,74–29,25°C) melebihi kisaran optimal (20–28°C), sedangkan kadar fosfat (0,526–1,210 mg/L) dan nitrat (10–25 mg/L) jauh melebihi batas optimal (fosfat: 0,051–0,100 mg/L; nitrat: 1–3 mg/L). Meskipun salinitas (32,82–33 ppt) dan pH (8,08–8,29) berada dalam kisaran yang sesuai, tingginya kadar nutrien dan ketidakstabilan suhu menjadi faktor penghambat utama. Keberhasilan budidaya Gracilaria sp. memerlukan pengendalian ketat terhadap parameter lingkungan, terutama suhu, pencahayaan dan kadar nutrien.
Perbedaan Kualitas Ikan Kering dan Masa Simpan dengan Metode Garam Basah dan Garam Kering: Differences in Dried Fish Quality and Shelf Life using Wet Salting and Dry Salting Methods Gustiyani Ayu, Reza
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v4i1.253

Abstract

Penggaraman merupakan salah satu metode pengawetan tradisional yang banyak digunakan dalam pengolahan ikan kering di Indonesia. Teknik ini bertujuan untuk menurunkan kadar air dalam tubuh ikan dan menghambat pertumbuhan mikroba pembusuk, sehingga dapat memperpanjang umur simpan produk. Terdapat dua metode utama dalam penggaraman, yaitu garam basah (wet salting) dan garam kering (dry salting), yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas daging ikan kering dan masa simpan hasil pengolahan dengan dua metode penggaraman, yaitu garam basah (wet salting) dan garam kering (dry salting). Ikan kakap segar digunakan sebagai bahan utama dalam percobaan ini. Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, kandungan garam, tekstur, warna, uji mikrobiologi, serta preferensi konsumen melalui uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode garam kering lebih efektif dalam menurunkan kadar air (rata-rata 10,3%) dan menghasilkan kandungan garam lebih tinggi (rata-rata 6,3%) dibandingkan metode garam basah (kadar air rata-rata 12,8% dan kandungan garam 3,8%). Selain itu, metode garam kering juga mampu menekan jumlah koloni mikroba lebih rendah (75 koloni/gram) dibandingkan garam basah (150 koloni/gram), sehingga memperpanjang masa simpan produk. Meskipun ikan dari metode garam basah lebih disukai dari segi tekstur dan warna, ikan dari metode garam kering lebih disukai dari segi rasa secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan rekomendasi penggunaan metode garam kering untuk produksi ikan kering berkualitas tinggi dan berumur simpan lebih panjang.