cover
Contact Name
Dar Kasih
Contact Email
darkasih@staindirundeng.ac.id
Phone
+6285277294032
Journal Mail Official
meuseuraya@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Alamat: Jl. Lingkar Kampus Alue Peunyareng, Gp. Gunong Kleng Kec. Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
ISSN : 28305035     EISSN : 28304934     DOI : https://doi.org/10.47498/meuseuraya
Meuseuraya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Selain itu, Meuseuraya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat mempublikasikan artikel ilmiah (asli), memiliki kebaruan, memiliki impac perubahan kepada masyarakat atau hasil penelitian aplikatif lainnya. Meuseuraya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat menerima manuskrip, hasil riset atau laporan ilmiah, baik kualitatif maupun kuantitatif dalam bidang riset terapan dan berbasis pemberdayaan kepada masyarakat. Jurnal ini mencakup publikasi pengabdian di bidang Sosial Studies, Islamic Studies, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan dan Budaya.
Articles 88 Documents
English Weekend Day: Program Penguatan Kosakata dan Grammar Dasar bagi Siswa di Intership Exchange Tutorial and Language School Center, Padang Besar Thailand Munawarah Munawarah; Dinda Sakila; Siti Rahayu; Isra Risky Amanda
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v5i1.6366

Abstract

Kemampuan bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting dalam menghadapi era globalisasi, terutama bagi generasi muda yang dituntut mampu berkomunikasi secara efektif di tingkat internasional. Namun, dalam praktik pembelajaran bahasa Inggris masih ditemukan berbagai kendala, terutama keterbatasan penguasaan kosakata dan pemahaman grammar dasar yang berdampak pada rendahnya kemampuan komunikasi siswa. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada siswa yang mengikuti kegiatan belajar di Intership Exchange Tutorial and Language School Center, Padang Besar, Thailand. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa melalui program English Weekend Day yang dilaksanakan pada akhir pekan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi observasi awal, perencanaan program pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran interaktif, serta evaluasi hasil kegiatan. Program ini melibatkan sekitar 20 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Materi yang diberikan mencakup pengenalan dan penguatan kosakata (vocabulary), latihan menulis (writing), serta latihan berbicara (speaking) yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program English Weekend Day mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap kosakata dan grammar dasar serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan berbicara dan menulis. Program ini juga memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, komunikatif, dan menyenangkan bagi siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan lembaga pendidikan nonformal.
Program Kampung Inggris Kuta Ateuh: Menyemai Bahasa, Menumbuhkan Harapan Rouzatul Jannah; Sofia Hayati Ardani Putri; Illiyin Mahlil; Nadia Nadia; Sulthan Aufa Baqhist; Nur Afifah Qistina; Farida Ariani; Al Asaalul Kiram; Nashriyah Nashriyah; Nur Hairunnisa' Annuri
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v5i1.6368

Abstract

Program Kampung Inggris Kuta Ateuh merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang berangkat dari kebutuhan nyata akan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris di Kota Sabang, khususnya dalam mendukung interaksi dengan wisatawan mancanegara dan pengembangan pariwisata lokal. Kegiatan ini dilaksanakan selama 45 hari dengan pendekatan partisipatif dan metode fun learning yang dirancang interaktif dan kontekstual, mencakup pembelajaran kosakata dasar, percakapan sederhana, hingga penggunaan media audio-visual. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi serta tumbuhnya motivasi masyarakat untuk belajar bahasa Inggris, meskipun kemampuan menulis masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pembelajaran bahasa Inggris yang berkelanjutan dan berdampak pada penguatan sektor pariwisata serta ekonomi lokal di Sabang
Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Wisata Melalui Program English Class di Gampong Iboih, Kota Sabang Masry Dewi; Andi Buana Samudra; Rajihan Alfida; Miftahul Huda; Siti Nurhasanah; Saskya Tanzilal; Rasyidah Almardhiyah; Nisaul Kamila; Ayu Safitri Rezeuki; Desy Sutradewi
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.6369

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komunikasi bahasa Inggris masyarakat Gampong Iboih, Kota Sabang, sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata berbasis lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga refleksi program. Metode pelaksanaan meliputi observasi, koordinasi dengan aparatur gampong dan sekolah, serta implementasi program English Class yang bersifat interaktif dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, terutama dalam situasi yang berkaitan dengan pelayanan wisata. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial masyarakat turut memperkuat hubungan sosial dan mendukung keberhasilan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi bahasa Inggris sebagai modal sosial dan ekonomi. Program ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi multipihak dan penguatan model pembelajaran berbasis komunitas.
Integrasi Total Quality Management (TQM) dan Jaminan Produk Halal dalam Meningkatkan Daya Saing Usaha Lokal di Desa Mendalo Indah Jambi Yusuf Zaini Aprizal; Helen Parkhurst; Juliati Juliati; Lilan Despa Riani; Keysa Amnur
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v5i1.6430

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor makanan dan minuman di Desa Mendalo Indah yang didorong oleh tingginya aktivitas ekonomi di sekitar Universitas Jambi. Meskipun memiliki potensi ekonomi yang besar, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam menjaga konsistensi kualitas produk, higienitas usaha, serta penerapan jaminan produk halal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku UMKM melalui integrasi Total Quality Management dan sistem jaminan produk halal guna meningkatkan daya saing usaha. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta praktik implementasi manajemen mutu dan jaminan halal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai kualitas produk, higienitas produksi, penggunaan bahan baku halal, serta tumbuhnya kesadaran pelaku UMKM untuk menjalankan usaha secara lebih profesional, terstandarisasi, dan berorientasi pada kepercayaan konsumen.
Digitalisasi Situs Sejarah Lokal Melalui Google Maps: Studi Pada Makam Cut Nyak Meurah Puteh di Desa Lhok Timon, Kec. Setia Bakti, Kab. Aceh Jaya Muhammad Idris; Albadri Albadri; Maizah Mawaddah; Fitria Salami; Azizah Azizah; Reyza Reyza; Neza Muriza; Annisa Elpida; Sari Diana
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v5i1.6467

Abstract

Digitalisasi situs sejarah lokal menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian warisan budaya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendigitalisasi Makam Cut Nyak Meurah Puteh di Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya ke dalam platform Google Maps guna meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas informasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan langsung untuk menghimpun data primer berupa titik koordinat geografis, rekaman visual, kondisi lingkungan, dan narasi sejarah situs. Sebelum proses digitalisasi, penelusuran digital menunjukkan bahwa data mengenai situs cagar budaya ini sangat minim, sehingga menghambat publik dalam melacak keberadaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makam Cut Nyak Meurah Puteh berhasil didigitalisasi dan diverifikasi oleh sistem Google Maps, sehingga posisinya kini dapat diakses secara daring melalui fitur pencarian. Keberadaan representasi digital ini tidak hanya menyediakan informasi spasial, deskripsi sejarah, dan dokumentasi visual yang terstruktur, tetapi juga memperluas jangkauan edukasi sejarah tanpa batasan ruang dan waktu. Pemanfaatan Google Maps terbukti efisien sebagai media dokumentasi, pelestarian, dan promosi yang mendukung pengembangan wisata sejarah berbasis digital di Kabupaten Aceh Jaya.
Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda melalui Kemah Keakraban Immawati dan Nasyiatul 'Aisyiyah se-Pulau Sumbawa Nurul Izzati Mardiah
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v5i1.6480

Abstract

Kepemimpinan perempuan muda di lingkungan organisasi Islam di Pulau Sumbawa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural yang membatasi aktualisasi potensi mereka secara optimal. Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kader Immawati dan Nasyiatul 'Aisyiyah melalui program Kemah Keakraban yang diselenggarakan di Kabupaten Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) yang menggabungkan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi, penguatan jaringan antarpimpinan, serta refleksi kritis terhadap pengalaman kepemimpinan peserta. Kegiatan melibatkan 87 peserta yang merupakan kader aktif dari lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kepercayaan diri kepemimpinan (73,6%), kemampuan komunikasi publik (68,2%), dan kapasitas membangun jejaring kolaboratif antarpimpinan organisasi Islam (81,4%). Program ini menawarkan model baru integrasi pendidikan karakter Islam, penguatan kemandirian perempuan, dan manajemen organisasi yang kontekstual dengan nilai-nilai adat Sumbawa. Novelty penelitian ini terletak pada pendekatan holistik yang memadukan dimensi spiritual, intelektual, dan sosial dalam satu kerangka pengembangan kepemimpinan perempuan berbasis komunitas pesantren dan gerakan Muhammadiyah. Kegiatan ini merekomendasikan internalisasi model Kemah Keakraban sebagai program rutin nasional dalam kalender Immawati dan NA untuk mempercepat kaderisasi kepemimpinan perempuan Islam yang adaptif dan transformatif..
Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Aman dan Ramah Anak melalui Program “Anak Hebat Tanpa Bullying” di TPQ Raudhatul Quran, Aceh Barat Reni Kumalasari; Mutia Tisa; Abidah Abidah; Iin Meriza; Rahma Tunnisa; Niswatul Halawah; Julita Julita
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v5i1.6525

Abstract

Bullying merupakan permasalahan yang dapat mengganggu perkembangan psikologis, sosial, dan proses belajar anak. Perilaku ini berpotensi menurunkan rasa percaya diri serta menciptakan lingkungan belajar yang tidak aman. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Raudhatul Quran, Aceh Barat, melalui program “Anak Hebat Tanpa Bullying” dengan tujuan meningkatkan pemahaman anak tentang bullying serta menumbuhkan sikap saling menghargai untuk mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. Metode pelaksanaan meliputi edukasi interaktif, diskusi, permainan edukatif, simulasi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai bentuk, dampak, dan pencegahan bullying, serta tumbuhnya keberanian untuk menolak dan melaporkan tindakan bullying. Selain itu, program ini memperkuat peran pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan bebas dari perundungan. Dengan demikian, edukasi anti-bullying sejak dini menjadi langkah penting dalam membangun karakter anak yang peduli, saling menghormati, dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak.
Ecofun Box; Inovasi Alat Permainan Edukatif Berbasis Ramah Lingkungan untuk Mengembangkan Kreativitas dan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Anak Usia Dini Lilis Darmila; Chaliza Anshary; Rosmidar Rosmidar
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v5i1.6555

Abstract

Anak usia dini membutuhkan media belajar yang mampu merangsang kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah, namun ketersediaan Alat Permainan Edukatif (APE) di banyak lembaga PAUD swasta masih terbatas dan berbiaya relatif tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang serta membuat APE berbahan daur ulang bernama “Ecofun Box” di PAUD KB Al-Biruni, Kecamatan Medan Johor. Metode yang digunakan berupa pendidikan masyarakat dan pelatihan, yang meliputi penyuluhan, demonstrasi, pendampingan pembuatan APE dari kardus dan bahan bekas, serta uji coba produk pada peserta didik. Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 Januari 2026 ini diikuti oleh 10 orang guru dan 15 anak sebagai subjek uji coba. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan barang bekas menjadi media belajar yang aman, murah, dan edukatif, serta respons positif anak yang terlihat antusias, kreatif, dan mampu menyelesaikan tantangan sederhana selama permainan berlangsung.