cover
Contact Name
Mira Lestira Hariani
Contact Email
mira.hariani0103@gmail.com
Phone
+6287718070807
Journal Mail Official
tekniksipil.jki@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati Jln. Pemuda No. 32, Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan
ISSN : 28283759     EISSN : 2828156X     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/jki.v11i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) merupakan kelanjutan dari Jurnal Konstruksi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon, Indonesia dengan p-issn 2085-8744. Tujuan penerbitan Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) mengakomodasi pemaparan informasi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, artikel teknis, artikel konseptual, ataupun artikel laporan studi kasus yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal ini. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) menerbitkan dua edisi per-tahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) memuat artikel terkait: ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, ilmu rekayasa hydro dan bangunan air, ilmu rekayasa transportasi dan perancangan jalan, ilmu manajemen konstruksi, serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 232 Documents
ANALISIS PENGEMBANGAN PASAR KRAMATMULYA KABUPATEN KUNINGAN Ega Sandi Nugraha; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i2.3830

Abstract

 ABSTRAKPasar Kramatmulya merupakan Pasar Tradisional yang berada di Desa Kramatmulya Kecamatan Kramatmulya. Kondisi Pasar Kramatmulya saat ini tidak terawat, mulai dari bangunan yang banyak mengalami kerusakan, area parkir dan bongkar muat yang menggunakan badan jalan, para pedagang yang menggelar dagangannya di jalur akses pasar.Dari permasalahan diatas sehingga diperlukan suatu penelitian untuk mencari solusinya, tahap pertama untuk solusi masalah eksisting pasar ialah penentuan strategi pengembangan pasar dengan analisis Strenght Weakness Opportunities Threats (SWOT), tahapan kedua untuk analisis jumlah pedagang pasar dilakukan dengan cara proyeksi jumlah pedagang tahun 2020. serta dilakukannya perencanaan gedung baru berupa bangunan 2 (dua) lantai yang didesain dengan Autocad dan SketchUp serta dihitung dengan hitungan manual yang berdasarkan SNI Perencanaan Gedung dan aplikasi ETABS sebagai perbandingan. Untuk masalah perparkiran disediakan area bongkar muat, parkir mobil dan motor.Hasil penelitiannya yaitu mengembangkan bangunan Pasar Kramatmulya dengan memanfaatkan lahan yang ada. Untuk bangunan utama pasar dibuat secara vertikal 2 lantai beserta fasilitas-fasilitas pendukung lainnya Kata Kunci : Pengembangan Pasar Tradisional, Analisis SWOT, Analisis Struktur.  ABSTRACTKramatmulya market is a traditional market in the village of the District Kramatmulya Kramatmulya. Karangsembung current market conditions are not maintained, from which many damaged buildings, parking areas and loading and unloading the use of the road, traders who hold merchandise on market access points.From the above problems so we need a study to find a solution, the first phase to the solution of the existing problems is determining the market with a market development strategy analysis Strength Weakness Opportunities Threats (SWOT), the second stage of the analysis of the number of market traders is done by 2020. The projected number of traders and does the planning of new buildings in the form of building two (2) floors designed with AutoCAD and SketchUp and is calculated by a manual count based SNI Building Planning and ETABS application for comparison. For reserved parking problems loading area, parked cars and motorcycles.The results of his research is to develop Kramatmulya Market building by utilizing the existing land. For the main building market made vertically two storey’s and other support facilities Keywords   :  Development of  Traditional Market, SWOT Analysis, Analysis Structure.
ANALISIS KERJA SISTEM DAERAH IRIGASI BENDUNG NAMBO KABUPATEN BREBES Ghita Farida; Nurdiyanto Nurdiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i2.3831

Abstract

ABSTRAKBendung Nambo ini masuk wilayah kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes terdapat sebuah saluran Induk Bendung Nambo yang airnya mampu mengairi ± 3729 ha. Bendung Nambo ini di bangun pada tahun 1971 – 1972. Daerah Irigasi Nambo melayani areal Irigasi 5 (lima) yaitu Kecamatan Banjarharjo, Kecamatan Kersana,  Kecamatan Ketanggungan, Kecamatan Tanjung dan Kecamatan Losari.Analisis ini bertujuan untuk dijadikan sebagai acuan evaluasi dari kinerja daerah irigasi pada Bendung Nambo dengan cara menganalisis kondisi fisik jaringan irigasi DI Bendung Nambo, menganalisis debit dari DI Bendung Nambo, menganalisis pola tanam DI Kabuyutan, menganalisis tenaga pengelola DI Bendung Nambo dan Biaya OP DI Bendung Nambo.Berdasarkan Kondisi saluran pada Daerah Irigasi ini berada dalam klasifikasi sedang dengan persentase 32,79 %. Sedangkan kondisi bangunan pada Daerah Irigasi Bendung Nambo 39,78 %. Rata-rata kerusakan kondisi fisik tersebut sebesar 36,29 %. Perbandingan antara debit yang ada dengan debit kebutuhan pada DI Bendung Nambo masih terdapat debit kebutuhan yang tidak tercukupi oleh debit yang ada. Kondisi Tenaga pengelola pada DI Bendung Nambo hanya tersedia 63 orang, sedangkan yang dibutuhkan adalah 87 orang dengan prosentase kekurangan mencapai 30,17% sehingga pelayanan terhadap kondisi saluran kurang terpenuhi dan berdampak pada kondisi jaringan yang kurang terawat.Kata Kunci : Analisis Sistem Kinerja, Daerah Irigasi ABSTRACT               Nambo Weir including area Banjarharjo, Brebes Counties there is a primmary canal of Nambo Weir that water is able to irrigate ± 3729 ha. Nambo Weir is built in 1971 - 1972. Irrigation area  of Nambo cover 5 (five) area Banjarharjo, Kersana, Ketanggungan, Tanjung and Losari.               This analysis is intended as a reference for evaluation of the performance irrigated areas in the Nambo Weir by analyzing the physical condition of irrigation system in Nambo Weir, analyze the stream flow of irrigation area Nambo Weir, analyze irrigation area, cropping patterns in Kabuyutan, analyze the management manpower in  Nambo Weir and Cost OM (Operational Maintenance) in Nambo Weir.               Based on the canal condition Irrigation Area is located in the classification with the percentage being 32.79%. While the physical condition of the Nambo Weir is 39.78%. Average physical damage condition is 36.29%. Comparison between the existing stream flow with stream flow requirements on Irrigation Area Nambo weir there is still a stream flow need is not enough by existing stream flow. Labour Conditions managers at Nambo Weir available only 63 people, while be require is 87 people with deficiencies percentage reached 30.17% so that the cover to the canal conditions are lacking and the impact on the irrigation system conditions is unmaintained.  Keywords: Performance Analysis System, Irrigation Area. 
ANALISIS PENGEMBANGAN JALAN TIDAK SEBIDANG (UNDERPASS) DI JALAN RAYA TERISI KABUPATEN INDRAMAYU Rangganatya Khadifa Denazzar; Arief Firmanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i2.3832

Abstract

ABSTRAKAnalisis pengembangan jalan tidak sebidang underpass di jalan Raya Terisi Kabupaten Indramayu diharapkan dapat berfungsi dengan baik dan memudahkan para pengguna jalan demi terciptanya kebaikan transportasi di Indramayu  pada umumnya serta di jalan Raya Terisi pada khususnya. Untuk realisasinya, analisis pengembangan jalan tidak sebidang underpass di jalan Raya Terisi meliputi perencanaan single box culvert dengan tinggi maksimal kendaraan yang melintas 6 m, dan lebar box 7 m. perencanaan Perkerasan kaku bertulang dengan tebal 15 cm berbahan beton dengan pondasi bawah menggunakan pasir batu setebal 10 cm, didapat alinyemen vertical dengan panjang arah timur dan barat 46,15 m, perencanaan drainase menggunakan 2 bak dan menggunakan 2 pompa air dengan sistem otomatis.  penampung dengan panjang 3 m, lebar 2 m dan tinggi 1,2m. Kata Kunci :   Underpass, Box Culvert, Penulangan, Drainase, dan Perkerasan Kaku. ABSTRACTAnalyses the development of the road is not a piece of road underpass in Terisi Indramayu is expected to function propery and to facilitate the road users for the creation of the goodness of transfortation in the city of Indramayu in general and in the Raya Terisi in farticular. For its realization, analysis of the development of the road is not a piece of road underpass in AR. Hakim – Sultan Agung includes planning single box culvert with a maximum heigh of 6 m passing vehicle, and the width of each box 7 m. Rigid Pavement design with 15 cm thick reinforced concrete made with sand stone subbase using 10 cm, obtained vertical alignment with the long east and west 46,15 m , drainage planning to use 2 tubs and using two water pumps with automated systems. container with a 3 m long, 2 m wide and 1.2 m high .            Keywords :      Underpass, Box Culvert, Reinforcement, Drainase, and Rigid Pavement.
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN RUKO CHATRA PRIMERA KOTA CIREBON Ikhwanul Fakhri Mu'afa; Suheryanto Suheryanto; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i2.3834

Abstract

ABSTRAKPelaksanaan Proyek Pembangunan Ruko Chatra Primera Kota Cirebon dilakukan dengan dua tahap pelaksanaan (Bangunan Tahap 1 dengan Tahap 2 merupakan kesatuan sebuah bangunan) yaitu pelaksanaan tahap satu dilakukan pada lahan bagian belakang sedangkan pelaksanaan tahap dua dilakukan pada lahan bagian depan. Sehingga pelaksanaan pekerjaan tahap dua harus menunggu selesainya pekerjaan plat lantai 2 pada bangunan bagian belakang, karena untuk akses jalan mobil & truk. Proyek ini dilaksanakan dengan jangka waktu 9 bulan kalender (36 minggu / 270 hari kerja).Metode  yang  digunakan  pada  penelitian  ini  adalah Metode Analisis waktu dan Jaringan Kerja pada penelitian proyek ini yaitu “Bar Chart, S Curve dan Critical Path Method. Untuk mengetahui biaya yang keluar pada setiap minggu pada arus kas adalah metode (Cash Flow). Bar Chart digunakan sebagian besar penjadwalan dan pengendalian di industri konstruksi,  terutama  untuk  menyusun  jadwal  induk  suatu  proyek. S Curve dapat menunjukkan kemampuan proyek berdasarkan kegiatan, waktu dan bobot pekerjaan yang dipresentasikan sebagai persentase kumulatif dari seluruh kegiatan proyek. Visualisasi kurva S memberikan informasi mengenai kemajuan proyek dengan membandingkan terhadap jadwal rencana Untuk mengetahui durasi waktu pelaksanaan pekerjaan proyek yang di bangun. CPM  (Critical  Path  Method)  sebagai  tindakan  koreksi  untuk  menganalisis jaringan kerja agar pelaksanaan proyek menjadi ideal. Berdasrkan perhitungan untuk menyelesaikan pembangunan Ruko Chatra Primera sampai tahap akhir kurang lebih membutuhkan biaya sebesar Rp. 743.806.188,00. Kata Kunci : Schedule, Biaya, tenaga dan Waktu, Critical Path Method, Cash Flow ABSTRACTImplementation of Development Projects office Chatra Primera Cirebon done with two stages of implementation (Building Phase 1 to Phase 2 is the unity of a building) that implementation of phase one done at the back of the field while the implementation of phase two is done on the land front. So the implementation of phase two work must wait for completion of the work of the floor plate 2 on the rear of the building, due to the access road cars and trucks. The project is implemented by a period of nine calendar months (36 weeks / 270 days).The method used in this research is the method of analysis time and Networks in this research project is "Bar Chart, S Curve and the Critical Path Method. To find out the cost on a weekly basis on the cash flow is a method (Cash Flow). Bar Chart used mostly scheduling and control in the construction industry, especially to develop a master schedule of a project. S Curve can demonstrate the ability of project based activities, the time and the weight of the work presented as a cumulative percentage of all project activities. Visualization S curve provides information about the progress of the project by comparing the planned schedule to know the duration time of the job in the wake of the project. CPM (Critical Path Method) as a prompt corrective action to analyze the network for the implementation of the project to be ideal. Cash flow estimates of the flow of funds to be spent on the construction project in accordance with the time schedule has been arranged.Pursuant calculations to complete the construction of Chatra Primera office until the final stage approximately cost of Rp. 743,806,188.00. Keywords: Schedule, Cost, energy and time, Critical Path Method, Cash Flow
ANALISIS HIDROLOGI BENDUNGAN CIPANAS KABUPATEN SUMEDANG Eki Danet Pranata Putra; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i2.3835

Abstract

ABSTRAKBendungan Cipanas terletak di Desa Cikawung, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu dan Desa Cibuluh, Kecamatan Ujung Jaya Kabupaten Sumedang. Bendungan cipanas dibatasi oleh wilayah Daerah Tingkat II, yaitu sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Indramayu, sebelah Timur dengan Kabupaten Majalengka, sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Garut, dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Bandung.Bertambahnya jumlah penduduk dan berkembangnya perekonomian menyebabkan semakin hari semakin meningkat pula kebutuhan air. Di lain pihak air yang tersedia jumlahnya tetap. Bahkan, cenderung mengalami penurunan yang disebabkan oleh perubahan tata guna lahan dan pencemaran air. Hal ini menuntut pengelolaan alokasi air yang lebih cermat, efisien, dan efektif, yaitu pengelolaan alokasi dan distribusi air secara tepat waktu.Untuk menghitung besarnya debit kebutuhan air yang diperlukan, ketersediaan dan kebutuhan air pada Bendungan Cipanas secara keseluruhan dengan intensitas tanam yang ada, maka perlu dilakukan suatu analisa kebutuhan air. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa perhitungan untuk mendapatkan besarnya potensi air pada bendungan. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil data sekunder. Data tersebut untuk menentukan intensitas tanam dan menentukan kebutuhan air di areal sawah. Dengan faktor – faktor lainnya yang menunjang hitungan kebutuhan air seperti curah hujan efektif. Setelah itu dengan menggunakan rumus efesiensi tiap – tiap saluran maka kebutuhan air dapat ditentukan.Dari hasil analisis dengan menggunakan sisstem analisis potensi air pada Bendungan Cipanas, maka didapatkan dari analisis selama 21 tahun diperoleh rata – rata 5.847,38 m3. Kata Kunci : Lokasi Penelitian, Debit Potensi Air ABSTRACTCipanas dam located in the village Cikawung, District Cikedung, Indramayu and Cibuluh Village, District Ujung Jaya Sumedang District. Cipanas dam area bounded by second-level regions, namely North side Indramayu regency, East with Majalengka, south of Garut Regency, and the West Bandung regency.Growing population and economic development led to increased day by day the need of water. On the other hand fixed amounts of available water. In fact, tend to decline caused by changes in land use and water pollution. This requires the management of water allocation more accurate, efficient, and effective, the management of water allocation and distribution in a timely manner. To calculate the amount of water required discharge requirements, the availability and the need for water in the dam in Cipanas overall with existing cropping intensity, it is necessary to do an analysis of the need for water. The purpose of this study was to analyze the potential magnitude calculation to get water at the dam. This research was conducted by taking secondary data. The data to determine the cropping intensity and determine the need for water in paddy fields. With factors - other factors that support the water needs as a matter of effective precipitation. After that using the formula efficiency of each - each channel the water needs can be determined.From the analysis using an analysis of potential sisstem Dam water at Cipanas, then obtained from the analysis of 21 years of acquired Average - Average 5847.38 m Keywords: Research Location, Debit Potential Water  
MANAJEMEN KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN GUEST HOUSE SUTAN RAJA KOTA CIREBON Muhammad Imam Munandar; Ingrid Multi Rezeki
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i2.3836

Abstract

ABSTRAKSasaran Manajemen Konstruksi adalah mengelola fungsi manajemen atau mengatur pelaksanaan pembangunan sedemikian rupa sehingga diperoleh hasil optimal sesuai dengan persyaratan(spesification) untuk keperluan pencapaian tujuan ini, perlu diperhatikan pula mengenai mutu bangunan,biaya yang digunakan dan waktu pelaksanaan Dalam rangka pencapaian hasil ini selalu diusahakan pelaksanaan pengawasan mutu ( Quality Control ) , pengawasan biaya ( Cost Control ) dan pengawasan waktu pelaksanaan ( Time Control ).Pada pembangunan Guest House Sutan Raja seluas berlantai 4 ini membutuhkan Manajemen Kontruksi, yaitu dalam lingkup, kinerja waktu dan biaya.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Bar chart, kurva S dan CPM .ketiga metode tersebut untuk menganalisis mutu, biaya dan waktu pada proyek ini agar perencanaan pembangunan proyek ini berjalan dengan sesuai yang direncanakan.Dari perhitungan bobot pekerjaan di estimasikan penyelesaian pekerjaan Pembangunan Guest House Sutan Raja mebutuhkan waktu waktu 291 hari, akan tetapi berdasarkan analisis penjadwalan Kurva S dan CPM pembangunan Guest House Sutan Raja membutuhkan waktu selama 204 hari dengan perkiraan biaya kurang lebih Rp. 7.370.000.000,- . Kata Kunci  :   Manajemen konstruksi proyek, kinerja biaya dan waktu, Metode Barchart, Metode   Kurva S, Critical Path Method ( CPM )  ABSTRACTThe target of Management Construction is to manage the function of the management or set the implementation of the building in such a way so obtained optimum results appropriate with the requirements ( specification ) for utility this purposes, it necessary to noted also on the quality of the building, the cost of used and time the implementation of the in order to achieving the result is always effort the implementation of the quality of supervision ( Quality Control ), scrutiny cost ( Cost Control ) and supervision time the implementation of the ( Time Control ) . The application concept of management contruction which good is began from planning, plan and implementation.On the construction of Guest House Sutan Raja floored 4 it needs Management Construction, namely in the scope of, the performance of the time and cost. Methods used in this study is the Bar chart, the curves S and CPM . These methods to analyze quality, the cost of and time on this project that planning development this project appropriate with as planned.From the calculating the weight of work in estimation settlement construction work, Guest House Sutan Raja takes 291 day. Will be based on the analysis of scheduling her curve s and CPM on the construction of Guset House Sutan Raja takes time for 204 day with forecasts cost more less 7.370.000.000 rupiahs.  Keywords : Construction Management, Volume, Needs Analysis (Equipment, Materials and Labor) RAB, barchart, S curve, Critical Path Method.
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN GEDUNG RSUD ARJAWINANGUN Aa Ahmad Hidayat; Arief Firmanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i2.3837

Abstract

ABSTRAKManajemen proyek merupakan proses terpadu dimana individu-individu sebagai bagian dari organisasi di libatkan untuk memelihara, mengembangkan, mengendalikan, dan menjalan kan program dengan menggunakan sumber daya terbatas secara efisien, efektif dan tepat waktu dalam menyelesaikan suatu proyek yang telah di rencanakan, yang kesemuanya di arahkan pada sasaran yang telah di tetapkan dan berlangsung terus menerus seiring berjalannya waktu.Penelitian ini di lakukan untuk menganalisa manajemen konstruksi peencanaan pembangunan RSUD Arjawinangun mulai dari menghitung volume, Rencana Anggaran Biaya, Metode Barchart, Kurva S, Metode Critical Path Method dan Metode Cash Flow. Tujuan di capai melalui studi literature, pengumulan data-data teknis dan peninjauan data berupa gambar bestek.Hasil penelitian Menunjukan Bahwa Rencana Anggaran Biaya yang di keluarkan untuk pembangunan satu unit Gedung RSUD Arjawinangun sebesar Rp. 6.295.668.802,42 Kemudian dengan menggunakan Analisa Critichal Path Method penyelesaian pekerjaan membutuhkan waktu 138 hari. Kata Kunci : Manajemen Proyek, Barchart, Kurva S, Critical Path Method, dan Cash Flow. ABSTRACTProject management is the integrated process that the individuals as a part of organization to be involved to raise, develop, manage and operate the programme using the limited resources efficiently, effectively and timeliness to solve the project that has been in the plan,  that all of them on point at the target that had been on set and lasted continuously over time.This research did to analyzed the management of planning construction development in RSUD Arjawinangun ranging from count the volume, detailed budget fee,  Barchart method, S curve,  Critical Path Method and Cash Flow method.The aims in accomplished through literature study, collecting the technical data and review of the data in the form of a picture bestek.The results of this research refers that Detailed Budget fee in issued to the development one unit of  RSUD Arjawinangun Rp. 6.295.668.802,42 Then using analyse Critichal Path Method settlement work takes 138 days. Keyword : Project Management, Barchart, Curva S, Critical Path Method, and Cash Flow.
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN JALAN PADA RUAS JALAN CIAWIGEBANG - LURAGUNG KABUPATEN KUNINGAN - JAWA BARAT Ady Slamet Riyadi; Martinus Agus Sugiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i3.3838

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Ciawigebang – Luragung merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Kuningan dengan Kabupaten Cirebon (Cirebon Timur). Jalur  alternatif ini memiliki fungsi sebagai Jalan Kolektor berstatus Jalan Kabupaten. Secara geografis jalur ini menghubungkan 2 jalan Provinsi yaitu ruas jalan Provinsi Kuningan-Cirebon dan ruas jalan Provinsi Ciawigebang-Waled (Cirebon timur), sehingga ruas jalan Ciawigebang-Luragung harus mendukung kedua jalur Provinsi tersebut dengan dilakukannya analisis peningkatan pada ruas jalan tersebut, agar mampu melayani jumlah kendaraan dan beban lalu lintas dari jalur Provinsi, disamping itu untuk pengembangan wilayah perkotaan di Kabupaten Kuningan. Pada ruas jalan Ciawigebang-Luragung terdapat beberapa daerah perbukitan, pesawahan dan pemukimanRuas jalan ini memiliki kondisi jalan yang kecil. Jalan ini merupakan jalur alternatif dari arah Kuningan menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya. Maka dari itu ruas jalan ini perlu dilakukan peningkatan kinerjanya agar mampu mendukung dan menampung aktifitas masyarakat.Kata Kunci : Perencanaan Dan Pengembangan Jalan ABSTRACTRoad section Ciawigebang - Luragung an alternative route connecting with the Kuningan regency of Cirebon (Cirebon East). This alternative path has a function as District Collector Road status Road.Geographically this pathway connecting the two roads province which roads Province Kuningan-Cirebon and roads Provincial Ciawigebang-Waled (Cirebon east), so the road Ciawigebang-Luragung must support both lines of that province to do the analysis of the increase in these roads, to be able serve the number of vehicles and traffic load of the path of the Province, in addition to the development of urban areas in the district of Kuningan. On the road Ciawigebang-Luragung there are several hillsides, paddies and settlement.This road has a small road conditions. This road is an alternative path from the direction of Brass to Central Java and vice versa. Therefore the road is necessary to improve performance in order to support and accommodate the community activities.Keywords  : Planning And Development Road
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN CHECK DAM SUNGAI CIDERES DESA KULUR KECAMATAN MAJALENGKA KABUPATEN MAJALENGKA Fisti Variandini Senjaya; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i3.3839

Abstract

ABSTRAKManajemen proyek merupakan proses terpadu dimana individu-individu sebagai bagian dari organisasi dilibatkan untuk memelihara, mengembangkan, mengendalikan, dan menjalankan program dengan menggunakan sumber daya tersebut secara efisien, efektif dan tepat waktu dalam menyelesaikan suatu proyek yang telah direncanakan, yang kesemuanya diarahkan pada sasaran yang telah ditetap kan dan berlangsung terus menerus seiring berjalanya waktu.Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis manajemen konstruksi Proyek Check Dam Sungai Cideres Kabupaten Majalengka mulai dari Menghitung Volume, Kebutuhan (Alat, Tenaga Kerja dan Bahan) Rencana Anggaran Biaya, merencanakan durasi pekerjaan menggunakan Metode Barchart, S Curve dan  menganalisis Critical Path Method untuk mengetahui lintasan dan jalur kritis pada pelaksanaan proyek. Tujuan dicapai melalui Studi Literatur, Pengumpulan data-data teknis, dan peninjauan data berupa gambar Bestek.Hasil penelitian menunjukan bahwaRencana Anggaran Biaya yang dikeluarkan untuk Proyek Check Dam Sungai Cideres sebesar Rp. Rp. 7.388.728.000,00 (Tujuh Milyar Tiga ratus delapan puluh delapan tujuh ratus dua puluh delapan ribu rupiah). Kemudian dengan menggunakan Analisis Critical path method  Penyelesaian Pekerjaan membutuhkan waktu selama 34 minggu 28 hari kalender Kata Kunci :Manajemen Konstruksi, Volume, RAB, Barchart, Kurva S, Critical Path Method ABSTRACT               Project management is an integrated process where individuals as part of an organization involved to maintain, develop, manage, and execute programs using these resources in an efficient, effective and timely in completing a project that has been planned, all of which are directed at targets planned, all of which were directed at targets that have been set and continues over time.               This study was conducted to analyze the check dam construction management project sungai cideres kabupaten majalengka ranging from calculating volume, the need (tools, labor and materials) budget plan, planned duration of the work using methods bharchart, s curve and analyze the critical path method to determine the path and the critical path of the project implementation. the purpose is achieved through the study of literature, technical data collection and review of data such as pictures guidelines.               the results showed that the budget plan is carried out to check the project amounted Cideres river dam Rp.7.388.728.000,00 (seven billion three hundred eighty-eight million, seven hundred and twenty eight thousand rupiah). Then using the critical path method analysis of the completion of work for 34 weeks takes 28 calendar days. Keywords: Construction Management, Volume, RAB, Barchart, S Curve and Critical Path Method
ANALISIS PENGEMBANGAN PASAR GEBANG KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON Syarif Hidayatullah; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i3.3840

Abstract

ABSTRAKPasar  Gebang  merupakan Pasar Tradisional yang berada di Desa Gebang ilir Kecamatan Gebang. Kondisi Pasar Gebang saat ini tidak terawat, mulai dari bangunan yang banyak mengalami kerusakan, area parkir dan bongkar muat yang menggunakan badan jalan, para pedagang yang menggelar dagangannya di jalur akses pasar. Dari permasalahan diatas sehingga diperlukan suatu penelitian untuk mencari solusinya, tahap pertama untuk solusi masalah eksisting pasar ialah penentuan strategi pengembangan pasar dengan analisis Strenght Weakness Opportunities Threats (SWOT), tahapan kedua untuk analisis jumlah pedagang pasar dilakukan dengan cara proyeksi jumlah pedagang tahun 2021. serta dilakukannya perencanaan gedung baru berupa bangunan 3 (tiga) lantai yang didesain dengan Autocad dan SketchUp serta dihitung dengan hitungan manual yang berdasarkan SNI 2013 dan aplikasi ETABS sebagai perbandingan.Untuk masalah perparkiran disediakan area bongkar muat, parkir mobil dan motor. Hasil penelitiannya yaitu mengembangkan bangunan Pasar Gebang dengan memanfaatkan lahan yang ada. Untuk bangunan utama pasar dibuat secara vertikal 3 lantai beserta fasilitas-fasilitas pendukung lainnya  Kata Kunci : Pengembangan Pasar Tradisional, Analisis SWOT, Analisis Struktur.  ABSTRACTGebang Market is a traditional market in the Gebang Ilir village, District Gebang. Conditionts of Gebang Market now are not maintained, from which many damaged buildings, parking areas and loading and unloading the use of the road, traders who hold merchandise on market access points. From the above problems so we need a study to find a solution, the first phase to the solution of the existing problems is determining the market with a market development strategy analysis Strength Weakness Opportunities Threats (SWOT), the second stage of the analysis of the number of market traders is done by 2021. The projected number of traders and does the planning of new buildings in the form of building three (3) floors designed with AutoCAD and SketchUp and is calculated by a manual count based SNI 2013 and ETABS application for comparison. For reserved parking problems loading area, parked cars and motorcycles. The results of the research is to develop building Gebang market by leveraging existing land. For the main building market made vertically 3 storey’s and other support facilities Keywords : Development of Traditional Market, SWOT Analysis, Analysis Structure.

Page 10 of 24 | Total Record : 232


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.2 : Oktober 2025 Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.1 : April 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.2 : Oktober 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.1 : April 2024 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.2 : Oktober 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.1 : April 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 2 : Oktober 2022 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 1 : April 2022 Vol 9 No 2 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2020) Vol 9 No 1 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2020) Vol 8 No 3 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2019) Vol 8 No 2 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2019) Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019) Vol 7 No 5 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2018) Vol 7 No 4 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 3 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 6 No 7 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2017) Vol 6 No 6 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 5 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 4 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 1 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 4 No 4 (2015): JURNAL KONSTRUKSI More Issue