cover
Contact Name
Mira Lestira Hariani
Contact Email
mira.hariani0103@gmail.com
Phone
+6287718070807
Journal Mail Official
tekniksipil.jki@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati Jln. Pemuda No. 32, Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan
ISSN : 28283759     EISSN : 2828156X     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/jki.v11i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) merupakan kelanjutan dari Jurnal Konstruksi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon, Indonesia dengan p-issn 2085-8744. Tujuan penerbitan Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) mengakomodasi pemaparan informasi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, artikel teknis, artikel konseptual, ataupun artikel laporan studi kasus yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal ini. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) menerbitkan dua edisi per-tahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) memuat artikel terkait: ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, ilmu rekayasa hydro dan bangunan air, ilmu rekayasa transportasi dan perancangan jalan, ilmu manajemen konstruksi, serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 232 Documents
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN KOTA CIREBON JAWA BARAT Kurniasih Kurniasih; Martinus Agus Sugiyanto; Ingrid Multi Rezeki
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i5.3810

Abstract

ABSTRAK           Jaringan jalan raya yang merupakan prasarana transportasi dapat memegang peranan yang sangat penting dalam sektor perhubungan, terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa maupun orang. Keberadan jalan raya sangatlah diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi, pertanian, dan sektor lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerusakan jalan, sehingga bisa ditentukan indeks permukaan atau present serviceability index (PSI). Dalam dilakukan pada 3 (tiga) wilayah ruas jalan kota Cirebon yaitu, ruas jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, ruas jalan Benda, ruas jalan Bongo.Pemeliharaan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki tingkat layanan jalan antara lain dengan memberi lapis tambahan, memperbaiki drainase, celah diisi campuran aspal dan pasir, serta lapis perkerasan dibongkar dan kemudian dilapis kembali dengan bahan yang sama.Kata Kunci : Ruas Jalan, Kerusakan, PSI.  ABSTRACTRoad traffic is an infrastructure transport can play an important role in the transport sector, notably for the sustainability of goods and services and people. The existence of the highway is needed to support economic growth, agriculture, and other sectors. Study aims to determine the damage to the road, so that the surface can be specified index or present serviceability index (PSI). In performed on three (3) regions ie Cirebon city roads, roads Dr. Cipto Mangunkusumo Benda roads, roads Bongo. Maintenance can be done to improve the level of service roads among others by providing an additional layer, improve drainage, a gap filled mix asphalt and sand, as well as the pavement was dismantled and then re-coated with the same material.Keywords: Roads, Damage, PSI. 
ANALISIS KINERJA SISTEM DAERAH IRIGASI BENDUNG PESAYANGAN KABUPATEN TEGAL Dona Amar Faisal; Hadi Sudarsono
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i5.3811

Abstract

ABSTRAKDaerah Irigasi Pesayangan berlokasi di Desa Pesayangan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Berdasarkan data eksisting, areal layanan Daerah Irigasi Pesayangan adalah 1.898 Ha. Daerah Irigasi Pesayangan masuk dalam wilayah kerja Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Pemali Comal Jawa Tengah, Kabupaten Tegal. Adapun yang mempengaruhi sistem irigasi pada Daerah Irigasi Pesayangan antara lain meningkatnya sedimentasi pada Sungai Gung, kerusakan sarana dan prasarana yang mengakibatkan pengaturan air irigasi tidak efektif dan efisien serta kurang seimbangnya antara debit yang tersedia dengan debit yang dibutuhkan.Kondisi Saluran dan Bangunan di Daerah Irigasi Pesayangan masih banyak yang mengalami kerusakan, kerusakan pada saluran irigasi mencapai rata – rata 21,46%. Dan untuk kondisi bangunan mengalami tingkat kerusakan mencapai rata – rata 3,79%. Yang berdampak pada menurunya fungsi jaringan irigasi itu sehingga pelayanan air pada Daerah Irigasi Pesayangan menjadi kurang optimal. Kondisi Tenaga pengelola pada Daerah Irigasi Pesayangan hanya tersedia 9 orang, sedangkan yang dibutuhkan adalah 15 orang dengan prosentase kekurangan mencapai 30,91% sehingga pelayanan terhadap kondisi saluran kurang terpenuhi dan berdampak pada kondisi jaringan yang kurang terawat atau sering rusak. Perbandingan antara debit yang ada dengan debit kebutuhan pada Daerah Irigasi Pesayangan masih terdapat debit kebutuhan yang tidak cukupi oleh debit yang ada. Biaya Operasional dan Pemeliharaan pada  Daerah Irigasi Pesayangan dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2016 mengalami kenaikan biaya.Kata Kunci : Analisis  Kinerja, Daerah IrigasiABSTRACTIrrigation Area Pesayangan located in Pesayangan village sub-district Talang district Tegal. Based on existing data, service area Irrigation Area Pesayangan is 1.898 Ha. Irrigation Area Pesayangan included in the working area Central Management of Water Resources Pemali Comal Central Java, district Tegal. As for the influence of irrigation system in Irrigation Area Pesayangan among others, increased sedimentation in the river Gung. damage to facilities and infrastructure resulting in irrigation water management is not effective and efficient and the imbalance between the discharge provided with discharge required.Channel conditions and buildings in Irrigation Area Pesayangan much damage. damage to the irrigation channel reaches the average 21,46%. And for the condition of the building suffered damage level reaches the average 3,79%. Which have an impact on the decrease of the irrigation network function that service water irrigation area Pesayangan becomes less optimal. Personnel conditions of managers in the irrigation area Pesayangan is only available 9, whereas what is needed is 15 people with a percentage of 30.91% shortfall reached. so that the service to the channel conditions are lacking and the impact on the network conditions are often poorly maintained or damaged. Comparison between the existing discharge with discharge requirements on Irrigation Area Pesayangan there is still a requirement that the discharge does not suffice to discharge the existing. Operating and Maintenance Costs in Third Irrigation Area from 2014 to 2016 has increased costs.Keywords: Performance analysis, Irrigation Area
ANALISIS PENINGKATAN JALAN PADA RUAS JALAN LURAGUNG - CIDAHU Ferri Ramdhani; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i5.3812

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Luragung-Cidahu merupakan jalur alternatif. Sehingga, peningkatan pada ruas jalan Luragung-Cidahu direncanakan untuk lebih memaksimalkan kinerja jalan tersebut.Proses analisis dimulai dari pengumpulan data dengan melakukan survey lapangan. Adapun data sekunder untuk mendukung proses analisis seperti data statistikdan data teknis jalan yang didapat dari dinas-dinas terkait.Dari hasil analisis, dapat di simpulkan bahwa, secara teknis, ruas jalan Luragung-Cidahu masih layak untuk dilalui.Namun, secara non teknis ruas jalan Luragung-Cidahu memiliki trase jalan yang sangat rumit yang membuat ruas jalan ini berkelok-kelok dengan sudut tikungan yang sangat besar serta lembah yang curam.Kondisi ini membuat faktor keamanan dan kenyamanan ruas jalan tersebut sangat rendah.Maka dari itu, sebagai solusinya, ruas jalan Luragung-Cidahu perlu di tingkatkan kemanan dengan cara menambah bangunan pelengkap jalan dan rambu-rambu lalu lintas agar pengguna jalan bisa melalui jalan tersebut dengan aman dan nyaman. Kemudian, untuk meningkatkan indeks permukaan jalan, hasil perhitungan  menunjukkan ruas jalan Luragung-Cidahu perlu diberi lapis tambahan (overlay) setebal 4cm.Kata kunci : Peningkatan, analisis, aman. ABSTRACTLuragung-Cidahu is an alternative road. So that the enhancement of Luragung – Cidahu road is planned to maximize the permomance of the road. The analysis process started from collecting data with doing field survey as for secondary data to support the analysis process such as statistics data and technical data are obtained from related agencies.From the analysis, it can be concluded that technically Luragung – Cidahu road is still driveable. But, non-technically Luragung – Cidahu road has a complicated trace that make this road is winding with big angle bend and steep valley. This consitions make the safety and the convenience factor of this road is really bad. Therefore, as the solution, Luragung – Cidahu road needs to be enhanched for the safety with builds more complementary road marking and traffic signs in order to make the road users drive safely and comfortly. Then, to enhance the index of the road surface, the calculations result shows that   Luragung – Cidahu road need to be given an additional layer (overlay) 4cm of thick.Keywords : enhancement, analysis, safe.
ANALISIS PENINGKATAN JALAN PADA RUAS JALAN SINDANG JAWA KABUPATEN CIREBON – MANDIRANCAN – CARACAS KABUPATEN KUNINGAN Yoga Sugama; Martinus Agus Sugiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i5.3813

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Sindang jawa Kabupaten Cirebon – Mandirancan – Caracas Kabupaten Kuningan merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Kuningan dengan Kabupaten Cirebon. Jalur  alternatif ini memiliki 2 fungsi yaitu sebagai jalan kolektor berstatus jalan provinsi dan jalan kabupaten. Ruas jalan Sindang jawa Kabupaten Cirebon – Mandirancan – Caracas Kabupaten Kuningan merupakan jalan alternatif bisa menuju ke kabupaten Majalengka, dan  akan segera beroperasinya Bandara Kertajati di Majalengka tidak menutup kemungkinan kawasan tersebut akan semakin ramai dilalui oleh kendaraan pribadi maupun kendaraan transportasi umum, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan lalu lintas maka akan semakin strategis untuk dilakukannya peningkatan di kawasan tersebutDaerah ruas jalan Sindang Jawa - Caracas  ini memiliki kapasitas jalan saat ini sebesar 2117 smp/jam dengan derajat kejenuhannya 0,45 yang termasuk tingkat pelayanan C. Daerah ruas jalan Sindang Jawa – Caracas Berdasarkan dari tabel volume kendaraan dapat terlihat bahwa jam puncak sebesar 958 smp/jam,  pada hari sabtu, tanggal 28 Mei 2015 (minggu kedua) yaitu pukul 15.00 – 16.00 WIB.Setelah melakukan analisis dan perhitungan diketahui tebal lapisan tambahan pada ruas jalan Sindang Jawa - Caracas adalah 3 cm dengan jenis aspal Laston  590.Kata Kunci     :  Volume Lalu Lintas , Kapasitas Jalan, Peningkatan Jalan.  ABSTRACTSindang Jawa street Cirebon District – Mandirancan – Caracas Kuningan District is alternative route connecting between Kuningan District and Cirebon District. This alternative route has 2 functions: as a provincial road status collector roads and District roads. Sindang Jawa street Cirebon district – Mandirancan – Caracas Kuningan District is alternative route to Majalengka district and will soon operation Kertajati Airport in Majalengka not rule the region will increasingly well-traveled by private car or public transport vehicle, along with the increasing growth traffic will increasingly strategic for improvements to be made in the regionRegional roads Sindang Jawa - Caracas have a capacity road is currently at 2117 smp / hour with a degree of saturation of 0.45 that includes service level C. The area roads Sindang Jawa - Caracas based on the volume table of vehicles can be seen that the peak hours for 958 smp / h, on Saturday, on May 28, 2015 (the second week) is 15.00 - 16.00.After analysis and calculation of unknown thick extra layer on roads Sindang Jawa Caracas is 3 cm with the type of asphalt Laston 590.Keywords         :  Volume Traffic, Capacity Roads, Road Improvement.
ANALISIS PERENCANAAN GEDUNG KANTOR SAMSAT KABUPATEN KUNINGAN DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR BETON SNI 2013 Sigit Nugraha; Arief Firmanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i6.3814

Abstract

ANALISIS KINERJA SISTEM DAERAH IRIGASI BENDUNGAN CACABAN KABUPATEN TEGAL Aan Sutrisno; Nurdiyanto Nurdiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i6.3815

Abstract

ABSTRAKIrigasi mempunyai fungsi untuk mendukung produktifitas lahan pertanian dalam rangka meningkatkan produksi pertanian ketahanan pangan nasional,analisis ini bertujuan untuk dijadikan sebagai acuan evaluasi dari kinerja daerah irigasi cacaban dengan cara menganalisis debit dari bendungan cacaban, menganalisis kondisi fisik jaringan irigasi bendungan cacaban, menganalisis pola tanam bendungan cacaban, menganalisis tenaga pengelola bendungan cacaban dan biaya OP ( operasional pemeliharaan ) bendungan cacaban. Dan pengelolaan sistem irigasi bertjuan untuk pemanfaatan air di bidang pertanian dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pemakai air irigasi dari bagian hulu sampai ke hilir.Luas daerah irigasi cacaban adalah 3.367 Ha bendungan cacaban mempunyai 1 saluran induk dan 2 saluran sekunder yaitu cacaban rambut dan gung, analisis kondisi fisik jaringan irigasi bendungan cacaban, kondisi saluran pada daerah irigasi cacaban berada dalam klasifikasi rata-rata kerusakan dengan persentase 3,92 %. Sedangkan kondisi bangunan pada Daerah Irigasi Cacaban 37,17%. rata-rata kerusakan kondisi fisik tersebut sebesar 20,55%. Jadi D.I cacaban kurang berfungsi dengan baik,berdasarkan analisis debit bendungan cacaban dapat diketahui bahwa debit andalan lebih besar dari debit kebutuhan, dengan demikian kebutuhan air di daerah irigasi cacaban dapat terpenuhi. dan menggunakan pola tanam padi-padi-palawija.Kata Kunci : Analisis, Kebutuhan Air Irigasi, Debit dan Aknop ABSTRACTIrrigation has the function to support the productivity of agricultural land in order to increase agricultural production of national food security, this analysis aims to serve as a reference for evaluation of the performance of irrigated areas Cacaban by analyzing the discharge from the dam Cacaban, analyze the physical condition of irrigation dams Cacaban, analyzing cropping patterns dam Cacaban, analyzing the management manpower and costs Cacaban dam OP (operational maintenance) Cacaban dam. Bertjuan and management of irrigation systems for water use in agriculture and in accordance with the needs of the users of irrigation water from the upstream to downstream.The total area is 3,367 hectares irrigation dam Cacaban Cacaban have one trunk and two secondary channels are Cacaban hair and gung, physical condition analysis Cacaban irrigation dams, irrigation channel conditions in the area are in the classification Cacaban average damage with the percentage of 3.92% , While the condition of the building on Irrigation Area Cacaban 37.17%. the average physical condition of the damage amounted to 20.55%. So D.I Cacaban not functioning properly, based on analysis of the dam discharge Cacaban can be seen that the discharge mainstay is greater than the discharge requirements, thus the need of water in irrigated areas Cacaban can be met. and use the cropping pattern of rice-rice-crops.Keywords: Analysis, Irrigation Water Needs, Debit and Aknop
ANALISIS DAN PERENCANAAN JALAN PADA RUAS JALAN SALEM – BANDUNGSARI KABUPATEN BREBES Wildan Alfian; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i6.3816

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Salem-Bandungsari merupakan jalur Penghubung untuk masuk dan keluar ke Kabupaten Tegal dan Brebes, tak hanya itu jalur tersebut juga merupakan jalur penghubung dari dan menuju Ke Tegal dan Cilacap, akan tetapi pada saat sekarang ini arus lalu lintas yang melewati ruas jalan Salem-Bandungsari memiliki volume lalu lintas yang cukup rendah dikarenakan jalan yang naik turun, tikungan tajam dan beresiko rawan kecelakaan.Perencanaan Jalan baru ruas jalan Salem-Bandungsari dengan tipikal jembatanya direncanakan dengan maksud membangun infrastruktur baru berupa jalan raya yang dapat memberikan rasa nyaman pengguna jalan dan mengakomodir kegiatan masyarakat dengan menyediakan jalan baru bagi pengguna ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Brebes-Tegal dapat meningkatkan mobilitas angkutan manusia dan barang, menunjang bidang perekonomian, pariwisata dan pendidikan dalam arti luas serta meningkatkan pelayanan prasarana transportasi kepada masyarakat pengguna jalan.Kata kunci : Transportasi, Komponen Kendaraan, Geometrik jalan. ABSTRACT               Salem - Bandungsari road section is a path Liaison for entry and exit to Tegal and Brebes, not only that the line is also a connecting line and from to Tegal and Cilacap , but at this time the flow of traffic through road Salem- Bandungsari have the traffic volume is quite low due to the road up and down, sharp bends and risk prone to accidents .               Planning new road roads Salem - Bandungsari with typical bridge planned with the intention Building new infrastructure such as roads that can provide a sense of comfort of road users and to accommodate community activities by providing a new way for users provincial road that connects Brebes - Tegal can improve the mobility of freight people and goods to support the economy, tourism and education in the broad sense and improve services to the public transportation infrastructure road users .Keywords: Transportation, Vehicle Componen, Geometrik Road.
ANALISIS DAN PERENCANAAN JALAN PADA RUAS JALAN SALEM-LEGOK KABUPATEN BREBES Muhamad Faisal Firdaus; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i6.3817

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Salem-Legok merupakan jalur Penghubung untuk masuk dan keluar ke Kabupaten Tegal dan Brebes, tak hanya itu jalur tersebut juga merupakan jalur penghubung dari dan menuju Ke Tegal dan Cilacap, akan tetapi pada saat sekarang ini arus lalu lintas yang melewati ruas jalan Salem-Legok memiliki volume lalu lintas yang cukup rendah dikarenakan jalan yang naik turun, tikungan tajam dan beresiko rawan kecelakaan.Perencanaan Jalan baru ruas jalan Salem-Legok dengan tipikal jembatanya direncanakan dengan maksud Membangun infrastruktur baru berupa jalan raya yang dapat Memberikan rasa nyaman pengguna jalan dan mengakomodir kegiatan masyarakat dengan menyediakan jalan baru bagi pengguna ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Brebes-Tegal dapat meningkatkan mobilitas angkutan manusia dan barang, menunjang bidang perekonomian, pariwisata dan pendidikan dalam arti luas serta meningkatkan pelayanan prasarana transportasi kepada masyarakat pengguna jalan. Kata kunci : Transportasi, Lalu Lintas, Jalan Raya Dan Tipikal Jembatan. ABSTRACTSalem-Legok road section is a path Liaison for entry and exit to Tegal and Brebes, not only that the line is also a connecting line and from to Tegal and Cilacap, but at this time the flow of traffic through road Salem- legok have the traffic volume is quite low due to the road up and down, sharp bends and risk prone to accidents.Planning new road roads Salem-Legok with typical bridge planned with the intention Building new infrastructure such as roads that can provide a sense of comfort of road users and to accommodate community activities by providing a new way for users provincial road that connects Brebes-Tegal can improve the mobility of freight people and goods to support the economy, tourism and education in the broad sense and improve services to the public transportation infrastructure road users.  Keywords : Transport, Traffic, Highways And Typical Bridges.
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN HOTEL VERSE TUPAREV CIREBON Uswatun Hasanah; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i6.3818

Abstract

ABSTRAKManajemen Proyek  adalah semua perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan koordinasi  suatu proyek dari awal (gagasan) hingga berakhirnya proyek untuk menjamin pelaksanaan proyek secara tepat waktu, biaya, dan mutu. Pemilihan metode penjadwalan pada proyek juga merupakan salah satu kebijakan yang sangat diperhatikan agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan rencana awal.Skripsi ini secara khusus membahas bagaimana Perencanaan Manajemen Proyek Pembangunan Hotel Tuparev Cirebon. Adapun penelitian dilakukan dengan cara survey ke lapangan dan studi literature.Analisa skripsi ini meliputi Perhitungan Volume, RAB, Rekapitulasi Biaya dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan, dengan menggunakan metode Barchart, Kurva S sebagai panduan untuk mengendalikan perencanaan proyek dan metode CPM (Critical Path Method) merupakan suatu metode dalam mengidentifikasi jalur atau item pekerjaan yang kritis. CPM adalah metode perancangan alur proyek yang menggunakan perkiraan waktu tetap setiap kegiataannya. Metode CPM memecahkan masalah dengan perhitungan maju, perhitungan mundur dan cadangan waktu.Cadangan waktu adalah kurun waktu proyek yang belum diperuntukkan (uncommitted) bagi kegiatan tertentu, sehingga dapat dipakai untuk memecahkan masalah proyek dalam aspek jadwal.Kata Kunci : Manajemen Proyek, Barchart, Kurva S, CPM, Cadangan Waktu ABSTRACTProject management is all planning, implementation, controlling and coordination a project from early the (idea) the end project to en sure of the project appropriately time, money and quality. Selection method scheduling project is also one the very policy note in order to obtain result in according with the original plans.This thesis specifically discuss how project management planning the construction of a Hotel Tuparev Cirebon. The research was conducted by means of a survey into the field and study of literature.This thesis includes the analysis of the calculation of Volume, RAB, Recapitulation and analysis of cost, unit price work, using the Bar Chart method, S Curve as a guide to controlling project planning and CPM (Critical Path Method) methods is a method in identify the path or critical work item. CPM is a method of design the project flow using a fixed every estimation activities. CPM method solve the problem with forward pass, backward pass and backup time.Backup time is the past project that have not uncommitted for certain activities so it can be used to solve the problem in the aspect project schedule. Keyword : Project Management, Bar Chart, S Curve, Critical Path Method, Backup time
ANALISIS PENINGKATAN JALAN PADA RUAS JALAN JALAKSANA-CIAWIGEBANG Ian Fitriana; Martinus Agus Sugiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i6.3819

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Jalaksana – Ciawigebang merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Kuningan dengan Kabupaten Cirebon (Cirebon Timur). Jalur  alternatif ini memiliki fungsi sebagai Jalan Kolektor berstatus Jalan Kabupaten, Ruas jalan ini merupakan jalur tercepat dari arah Kuningan menuju Cirebon Timur maupun sebaliknya, membuat jalan ini sering dilalui oleh kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.Maka dari itu ruas jalan ini perlu dilakukan peningkatan kinerjanya agar mampu mendukung dan menampung aktifitas masyarakat ruas jalan Jalaksana  – Ciawigebang ini memiliki kapasitas jalan saat ini sebesar 2033 smp/jam dengan derajat kejenuhannya 0,58 yang termasuk tingkat pelayanan C. ruas jalan Jalaksana – Ciawigebang Berdasarkan dari tabel volume kendaraan dapat terlihat bahwa jam puncak sebesar 1196 smp/jam,  pada hari senin, tanggal 2 Mei 2016 (minggukedua) yaitupukul 07.00 – 08.00 WIB. Untuk meningkatkan indeks permukaan jalan, dari hasil perhitungan ruas jalan Jalaksana – Ciawigebang perlu di beri lapis tambahan tambahan (overlay) setebal 4cm. Kata kunci : Ruas jalan, Peningkatan, Analisis. ABSTRACTJalaksana-Ciawigebang as road alternative connectivity which connect between  kuningan district  and Cirebon distric (East Cirebon) , there are as a collector as a united sub-road , as the high  speed road from the kuningan to Cirebon east or the other hand , the road is always be the premier road way , although privet  transportation or public transport , conside  all of reason this sub-road must have to employ  upgrade  to support the public activity .            Jalaksana-Ciawigebang sub-road has the 2033 smp/h actually with the 0,58 degree of saturation its into the C class service , jalaksana-ciawigebang sub-road conside the traffic table volume there submit traffic time is 1196 smp/h at the Monday 2 may 2016 ( second week ) at 07,00-08,00 WIB , to improve the performance surface road ,  in the final count  jalaksana-ciawigebang sub-road must have the overlay addition for 4 cm high.Keyword : Sub-road , Upgrade , Analysis.

Page 8 of 24 | Total Record : 232


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.2 : Oktober 2025 Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.1 : April 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.2 : Oktober 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.1 : April 2024 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.2 : Oktober 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.1 : April 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 2 : Oktober 2022 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 1 : April 2022 Vol 9 No 2 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2020) Vol 9 No 1 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2020) Vol 8 No 3 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2019) Vol 8 No 2 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2019) Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019) Vol 7 No 5 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2018) Vol 7 No 4 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 3 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 6 No 7 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2017) Vol 6 No 6 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 5 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 4 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 1 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 4 No 4 (2015): JURNAL KONSTRUKSI More Issue