TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
JURNAL TERAPUTIK : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling published original manuscripts relating to the following: School Counseling; Psychology Counseling; Career Counseling; Couple, Marriage and Family Counseling; Mental Health; Counseling Supervision; Theory Development; Professional Counseling Ethnic; International Counseling and Multicultural Issues; Program Applications; and Integrative Reviews from Counseling and Related Fields. Islamic Guidance and Counseling Educational Psychology Educational media and technology Teaching and Learning The Role Of Assessment In Counseling
Articles
348 Documents
Play therapy in perspective theory of eco systemic therapy
Sofwan Adiputra;
Mujiyati Mujiyati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.12144
Play therapy is a counseling approach for children applying toys, games, and otherplay media to communicate to the children "language." One of the Play therapy models that combine ecosystems as being formed by an inseparable reciprocal relationship between living things, and their environment is Eco systemic Play Therapy (EPT). Ecosystem Play Therapy as a hybrid model that integrates the concepts of science biology, several models of child psychotherapy, and developmental theories. This model is not eclectic. Rather, it is the integration of several models to create an independent model that is different from the sum ofits parts. The focus of EPT is on the process of optimizing the implementation of the child's function as the context of the child's ecosystem or world. EPT is developed from a phenomenological philosophical perspective, in contrast to traditional perspectives.
Pengembangan Kompetensi Multikultural Calon Konselor
Ruly Ningsih;
Eka Aryani;
Palasara Brahmani Laras;
Abdul Hadi
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 3 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.53854
Konseli memiliki perkembangan yang multidimensional. Untuk dapat memahami konseli secara menyeluruh, maka calon konselor perlu dipersiapkan agar memiliki kepekaan budaya. Sehubungan dengan kompleksnya upaya memahami konseli tersebut maka penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pengembangan sensitivitas budaya calon konselor melalui photovoice diri. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan yang mana dilakukan dengan dalam setting kelompok dengan teknik photovoice kemudian calon konselor akan melaporkan hasil perubahan dalam dirinya di akhir sesi. Hasil studi menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memiliki pemahaman mengenai aspek-aspek yang ada dalam dirinya pribadi sebagai calon konselor, dan aspek dalam diri oranglain sebagai konseli. Implikasi dari hasil ini yaitu agar sensitivitas budaya calon konselor dapat dikembangkan dengan memperhatikan aspek sosial-kultural khususnya dalam konteks konseling di Indonesia yang majemuk
Use of Religious Counseling (Islami) to Improve Psychological Well Being on Students of SMK Nusantara Wisata Respati Jakarta
Devi Ratnasari;
Miskanik Miskanik;
Ayu Rahmaniah
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.21165
This study aims to determine the effectiveness of religious counseling services on improving psychological well-being in students of SMK Nusantara Wisata Respati Jakarta. The research method used is quantitative research with quasi experimental type, and using purposive sampling technique in sampling. The subjects of the study were the students of grade XII of SMK Nusantara Wisata Respati who had low score in psychological well-being as many as 6 people. The instrument used is the psychological well-being scale developed by Ryff. Based on result of data analysis by using sign test, known r = 0,009, so it can be concluded that the use of effective religious counseling can improve psychological well-being on the students of class XII SMK Nusantara Wisata Respati Jakarta. This proves that religious counseling services are very useful in improving students' psychological well-being. Increased psychological well-being is expected to optimize student achievement so that its potential can be used optimally
Peran layanan bimbingan dan konseling komprehensif dalam perencanaan karier pada siswa SMA
Serly Anggraini;
Mochammad Rifai;
Abdul Muhid
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.51544
Salah satu tugas perkembangan siswa SMA, yaitu kesiapan untuk menata masa depan sebagai perannya menjadi dewasa. Oleh karena itu, dibutuhkan perencanaan karier yang matang agar siswa dapat merencanakan kariernya sesuai dengan kelebihan, kekurangan, kemampuan yang dimiliki oleh siswa. Bimbingan konseling sebagai unit integral sekolah bertujuan untuk memberikan bantuan maupun dukungan kepada siswa untuk mencapai tugas perkembangannya. Dengan adanya layanan bimbingan dan konseling komprehensif selaku upaya preventif agar siswa bisa mengambil keputusan dengan tepat dalam mencapai tugas perkembangannya baik perkembangan akademik, pribadi-sosial maupun karier. Terdapat empat komponen layanan bimbingan konseling dan komprehensif sesuai dengan perannya masing-masing yaitu layanan dasar, layanan penempatan dan perencanaan individual, dan layanan dukungan sistem. Penelitian ini bermaksud untuk menjabarkan tentang peran layanan bimbingan dan konseling komprehensif dalam perencanaan karier siswa SMA. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan mengkaji penelitian-penelitian terdahulu.
Bimbingan kelompok teknik sosiodrama efektif meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII B SMP Negeri 21 Surabaya
Maria Nago Situ;
Aniek Wirastania
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.42437
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh teknik sosiodrama dalam bimbingan kelompok terhadap keterampilan berkomunikasi secara interpersonal siswa kelas VIII B SMP Negeri 21 Surabaya pada tahun akademik 2019-2020. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII B. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling terhadap siswa kelas VIII B berjumlah 37 siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan one group pre-test post-test. Instrumen yang digunakan adalah angket yang telah diuji cobakan menggunakan Spss for Windows versi 23.0. Berdasarkan hasil uji wilcoxon dapat diketahui Z (-2.521) dengan Asymp. Sig (2-tailed) bernilai 0,012 dimana 0,012 ≤ 0,05 (taraf signifikan), maka dapat disimpulkan bahwa Hi diterima dan Ho di tolak yang artinya adanya perbedaan antara pre-test dan post-test teknik sosiodrama dalam bimbingan kelompok, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan.
Peran Konselor Bimbingan Konseling Dalam Pengenalan Gaya Belajar Siswa di Era New Normal
Nur Hidayatul Lutfiyah;
Eni Fariyatul Fahyni Fariyatul Fahyuni
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2023): TERAPUTIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.711725
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran yang dilakukan Konselor di SMP Tamaddun Afkar Sidoarjo dalam Pengenalan Gaya Belajar Siswa di era New Normal dari Covid-19, metode dan pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan subyek penelitian guru Konselor SMP Tamaddun Afkar Sidoarjo melalui wawancara langsung dengan subyek penelitian guru Konselor dan Kepala Sekolah. Penelitian ini dimulai bulan Januari 2022-maret 2022. Hasil penelitian Peran Konselor dalam Pengenalan Gaya Belajar siswa adalah : 1. Dengan memberikan kuisioner yang di dalamnya berisi pertanyaan tentang pengenalan gaya belajar dan pemberian layanan informasi mengenai materi tentang Pengenalan Gaya Belajar secara umum. Materi yang diberikan yakni masalah yang sering dijumpai di era New Normal. 2. Layanan konseling individual maupun kelompok tentang permasalahan siswa yang sering dijumpai tentang gaya belajar siswa.. 3. Guru Konselor, wali kelas dan orang tua saling
PENGARUH KONTROL DIRI TERHADAP PEMBUATAN KEPUTUSAN KARIR SISWA
Ananda Rachmaniar
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.41281
Proses pembuatan keputusan karir pada siswa tingkat SMP seringkali dipengaruhi kontrol diri yang belum stabil dan cenderung mengikuti tuntutan dan aturan yang ada di lingkungannya. Siswa SMP memiliki kecenderungan membuat keputusan karir dengan melihat teman atau mengikuti saran yang diberikan orang tua tanpa mempertimbangkan kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kontribusi kontrol diri terhadap kemampuan pembuatan keputusan karir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dengan metode deskriptif korelasional. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Jatisari dengan mengambil subjek penelitian sebanyak 173 siswa kelas VIII yang ditentukan secara random. Hasil penelitian menunjukkan secara empirik bahwa kontrol diri memiliki kontribusi terhadap kemampuan pembuatan keputusan karir siswa meskipun korelasinya rendah namun arahnya positif. Hal ini berarti bahwa dengan meningkatnya kontrol diri siswa maka akan berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan pembuatan keputusan karirnya.
Penggunaan media IT (informasi dan teknologi) dalam meningkatkan antusias siswa untuk mengikuti bimbingan klasikal
Iin Inawati;
Supardi Supardi
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.621111
Layanan bimbingan klasikal adalah salah satu pelayanan dasar konselor untuk melakukan kontak langsung dengan peserta didik dikelas. Pada bimbingan klasikal ini menggunakan berbagai macam alat bantu seperti media cetak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Penggunaan Media IT (Informasi dan Teknologi) Dalam Meningkatkan Antusias Siswa Untuk Mengikuti Bimbingan Klasikal. Hasil akhir penelitian ini yaitu peneliti sudah menemukan hasil yang positif. Hal ini terbukti dengan adanya tanggapan dan antusias siswa terhadap metode yang di aplikasikan dalam mengikuti langkah-langkah dalam kegiatan layanan bimbingan klasikal. Hasil siklus kedua, pada siswa kelas tepat sasaran. Hal ini di tunjukkan adanya peningkatan antusias siswa dalam mengikuti layanan bimbingan konseling pada siklus 2 ini pun terbilang cukup tinggi. Maka hasil akhir penelitian ini, yaitu Penggunaan media IT (Informasi dan Teknologi) dalam Layanan bimbingan klasikal Untuk Meningkatkan Antusias siswa dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal Kelas X KPU telah tepat sasaran dan berhasil dilaksanakan.
Perbedaan kematangan pemilihan karier antara siswa dan siswi kelas XII di SMKN 1 Cibinong
Suryaman, Neng Triyaningsih
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.22107
The research aimed to see difference in career selection maturity among XII grade’s male and female students. The type of research was quantitative along with comparative methods. The conclusion obtained that the career selection maturity between XII grade’s male and female students at SMK Negeri 1 Cibinong was not different significantly.The implication of this research is about the performance of career selection maturity test is valueable for students that have a high category in their career selection maturity for determining their career selection maturely, and shows that they have done their career development tasks optimally. Students with middle and low category in career selection maturity have impacts on their competention and attitude when choosing their career in the future.Although gender is one of the factor that influence a student’s career selection maturity, there is no difference that found in this research.
Pengembangan panduan konseling Islami berbasis model Gerald Corey
Ermalianti Ermalianti
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 3 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.43545
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketiadaan panduan konseling Islami yang jelas dan sistematis. Tujuan penelitian adalah mengembangkan panduan konseling Islami berbasis Model Gerald Corey. Penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan (R & D) berdasarkan model Bord & Gall dengan modifikasi oleh Sukmadinata. Tahap pengembangan meliputi: studi pendahuluan, pengembangan produk, validasi ahli dan pengguna. Teknik pengumpulan data terdiri dari kuisioner, observasi dan wawancara. Jenis data yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji validasi Panduan konseling Islami berbasis Model Gerald Corey dari para ahli dan para calon pengguna menunjukkan nilai rata-rata empat (4) dengan kategori sangat tepat/sesuai. Dengan demikian, panduan koseling Islami berdasarkan model Gerald Corey telah memenuhi kriteria sangat tepat/sesuai dan layak untuk dipergunakan.