cover
Contact Name
Fauzi Nur Ilahi
Contact Email
fauzinurilahi29@gmail.com
Phone
+6285719086360
Journal Mail Official
fauzinurilahi29@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tengah No.80, RT.6/RW.1, Gedong, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13760
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25802046     EISSN : 25802054     DOI : Prefix 10.26539
JURNAL TERAPUTIK : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling published original manuscripts relating to the following: School Counseling; Psychology Counseling; Career Counseling; Couple, Marriage and Family Counseling; Mental Health; Counseling Supervision; Theory Development; Professional Counseling Ethnic; International Counseling and Multicultural Issues; Program Applications; and Integrative Reviews from Counseling and Related Fields. Islamic Guidance and Counseling Educational Psychology Educational media and technology Teaching and Learning The Role Of Assessment In Counseling
Articles 348 Documents
Providing a psychological scale to measure COVID-19 phobia in the Indonesian version: a brief report on validation of C19P-S via Rasch Analysis Anastasia Dewi Anggraeni; Helda Jolanda Pentury; Itsar Bolo Rangka
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 3 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.43586

Abstract

Specific phobias such as COVID-19 are new and are believed to have developed rapidly since the beginning of the Pandemic established by the WHO in March 2020. Unfortunately, the development of psychological measurement tools related to COVID-19 Phobia is still inadequate in Indonesia. This study aims to validate the Indonesian version of the Phobia scale against COVID-19 (C19P-S). It was recorded that 220 respondents from various groups were involved in this study. The data collected were analyzed by means of the Rasch Model to determine the accuracy of the validated psychometric properties of the scale. The study findings show that the Indonesian version of C19P-S has sufficient psychometric properties and can measure phobia against COVID-19 in the sample group tested. Of the 20 items of the C19P-S, we recommend 18 items that are suitable for use by users of this scale.
Bimbingan kelompok teknik modelling efektif mengembangkan kemampuan interaksi sosial siswa MTS Darul Ulum Waru Sidoarjo Anita Rahayu; Ayong Lianawati Lianawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.42432

Abstract

Keterampilan komunikasi yang dialami oleh siswa kelas VIII D MTS Darul Ulum masih dianggap rendah. Benci, lebih suka menyendiri, tidak suka menghargai pendapat di antara teman-teman, dan tidak toleran di antara teman-teman yang tercermin dalam diri mereka sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti mencoba mengaplikasikan layanan bimbingan kelompok teknik modelling. Teknik modelling adalah hasil modifikasi yang dianggap efektif dalam mengembangkan keterampilan interaksi sosial siswa kelas VIII D MTS Darul Ulum Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan eksperimen One Group Pretest-Postest Design. Analisis data menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon dengan bantuan program aplikasi SPSS untuk Windows versi 24.0. Kesimpulan dari uji Wilcoxon menyatakan bahwa ada signifikansi efektivitas bimbingan kelompok teknik pemodelan untuk mengembangkan keterampilan interaksi sosial siswa kelas VIII D MTS Darul Ulum Sidoarjo. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan perkembangan kemampuan interaksi sosial siswa, hasil perhitungan menunjukkan skor pre-test adalah 75,39 dengan standar deviasi 8,441 dan post-test meningkat sebesar 80,00 dengan standar deviasi 6,48.
Konsep Bimbingan Dan Konseling Islam Di Dalam Al-Qur’an Surah Luqman Ayat 17-19 Andri Okta Viandi; Irman irman
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2023): TERAPUTIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.711561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana konsep bimbingan dan konseling Islam yang terdapat di dalam surah Luqman pada ayat 17-19 yaitu adanya pendekatan, asas, dan bidang layanan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka (Library Reseach), dengan menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam Surah Luqman ayat 17-19. kata kunci bil-ma‟ruufi mengerjakan yang baik atau dengan cara yang baik dan pendekatan al-hikmah dengan cara yang bijaksan. ada beberapa asas, diantaranya ada bimbingan ibadah (mengembangkan hubungan kepada Allah melalui amal ibadah) terdapat pada ayat ke 17 “aqimish-sholaat” (laksanakanlah shalat) serta melaksanakan “amar ma‟ruf dan nahi mungkar”. Kemudian pada ayat ke 18 ada kata fil ardi marahaa (jangan berjalan dimuka bumi dengan angkuh atau sombong) dan pada ayat ke 19 ada kata “waksidek fii maisika wakdud minsautiha” (sederhana dalam berjalan dan lunakkan suaramu).
Evaluasi pelaksanaan layanan bimbingan klasikal terkait perilaku perundungan (bullying) pada siswa di SMA Negeri Yan Azmi; Anan Sutisna; Happy Karlina Marjo
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 3 (2020): Teraputik Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.33279

Abstract

Latar belakang studi ini adalah adanya perilaku perundungan di SMA Negeri. Tujuan penelitian adalah menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan klasikal terhadap perilaku perundungan di sekolah menengah atas. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi. Komponen konteks yang terdiri dari empat indikator yaitu asesmen kebutuhan, tugas perkembangan, tujuan program serta rancangan program dikatakan masih belum sesuai dengan kriteria, karena tidak berdasarkan asesmen kebutuhan. Pada komponen input, yang terdiri dari tujuh indikator yaitu rasio guru BK, kualifikasi guru BK, sarana dan prasarana, metode, materi, media dan anggaran masih ada yang belum sesuai dengan kriteria karena strategi yang dirancang belum dapat memenuhi kebutuhan siswa dan harapan lingkungan dalam mencapai tugas perkembangannya.
Teknik Konseling Solat Bahagia untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Mahasiswa Cici Yulia; Nuraini Nuraini; sofwan Adiputra
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.611102

Abstract

Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas teknik konseling shalat bahagia untuk meningkatkan penerimaan diri (self awareness) klien. Penelitian ini membahas tentang cara Teknik T2Q (tawakal, tuma’ninah, dan Qonaah) di dalam Teknik konseling yang diberikan langsung kepada klien yang sedang memiliki permasalahan terhadap penerimaan dirinya. Metode pelaksanaan terapi shalat Bahagia yang di gunakan adalah SUBHAN TURUT HADIR di MASJID Untuk AKSI SOSIAL yang di adaptasi dari therapi solat Bahagia Prof. Ali Aziz. Adapun teknik pengambilan sampel yang dalam penelitian ini yakni purposive samping yakni pengambilan sampel yang didasarkan oleh suatu alasan tertentu. Peneliti menggunakan metode penelitian Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-wilcoxon dan Kolmogorov smirnov.
Peningkatan kemampuan kognitif pada remaja melalui layanan informasi Cindy Marisa; Evi Fitriyanti
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.32127

Abstract

Individual cognitive abilities become a benchmark in making decisions to act. High cognitive abilities can provide the potential for success in individuals in various ways, including in their teens. Various kinds of methods are carried out on adolescents so that they are able to maximize their potential so that they develop properly. Information counseling services provide a number of information to clients so that clients are able to process the information and use it as needed. In information counseling services, a number of cognitive activities are carried out so that in addition to adding a number of knowledge and insights, they also develop adolescent cognitive abilities. Based on these assumptions, we conduct research aimed at observing the improvement of adolescent cognitive abilities through information counseling service activities. We conducted an experiment involving 35 teenagers. Based on the results of data analysis, a significant increase in the cognitive abilities of adolescents is presented before and after information counseling services are provided. With an average difference of 20,029. Thus, counselors can provide information counseling services to improve the cognitive abilities of adolescents both at school and outside of school
Bimbingan kelompok Jeopardy career game efektif dalam-meningkatkan kemantapan pemilihan karier siswa,SMPN 46 Surabaya Ike Desy Asmarina; Ayong Lianawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.42295

Abstract

Remaja memiliki pemilihan karier yang tidak stabil yang didominasi oleh pencarian jati diri yang sangat normal ketika masa pubertas. Berdasarkan fakta tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk menstabilkan pemilihan karier siswa agar siswa dapat secara mandiri menentukan karier mereka. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental Randomized Control-Group Pretest-Posttest Design. Berdasarkan hasil analisis data pre test dan post test didapatkan hasil mean untuk kelompok eksperimen adalah 106.6 pre test dan 117.7 post test. Sementara itu mean untuk kelompok kontrol adalah 99.2 untuk pre test dan 128.4 untuk post test. Analisis kenaikan angka mean kedua kelompok tersebut menggunakan Independent Sample Test yang mendapatkan angka 1.593 dan perbandingan data t tabel adalah 1.73. Maka, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menolak hipotesis dimana  ‘jeopardy career game efektif untuk meningkatkan kemantapan pemilihan karier siswa SMPN 46 Surabaya’.
Kombinasi terapi relaksasi dan self-talk (studi kasus pada anak panti asuhan Rawamangun) Zulfa Saleh; Yeni Karneli
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.42423

Abstract

Kecemasan adalah suatu reaksi yang wajar ketika seseorang menghadapi situasi baru. Namun, ketika kecemasan terjadi secara berlebihan akan membawa perubahan perilaku, kognitif dan afektif kearah yang negatif. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap seorang klien laki-laki berusia 13 tahun  yang tinggal di panti asuhan. Klien tinggal di panti asuhan sudah hampir satu tahun dan mengalami kecemasan karena pengalaman negatif masa lalu. Data kecemasan diperoleh dari hasil pengolahan instrumen Dass yang mengukur tekanan (stress), kebimbangan/kecemasan (anxiety), dan kemurungan (depression). Dampak kecemasan berpengaruh pada malas belajar, kurang mengerti apa yang diterangkan guru, dan lekas lupa pada bahan pelajaran yang telah dipelajari. Kepada klien dilakukan konseling perorangan dengan teknik relaksasi dan self talk untuk mengurangi kecemasan yang dialami. Setelah dilakukan konseling dengan teknik relaksasi dan self talk,  klien merasa berkurang  kecemasannya dari skala  6 berkurang menjadi 4 dan raut wajah lebih cerah.
Profile of Planned Happenstance of Student Skills Based on Gender, Age, Regional, and Ethnicity Akhmad Harum
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 3 (2023): Teraputik Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.631556

Abstract

This study aims to determine the Planned Happenstance Skill Profile of students of the Faculty of Education, the State University of Makassar based on study program, gender, region, and ethnic origin. This research uses a descriptive quantitative research type. The research subjects were 355 students spread across the Guidance and Counseling, PAUD, PGSD, PLS, Educational Technology, and Special Education study programs. The research instrument used instruments prepared by KIM etc using JASP showed that the reliability test by looking at the McDonald's value of 0.905 and Cronbach's alpha with a value of 0.907 and the validity of the analysis using a confirmatory factor analysis test, the validity test of the CMIN / DF value showed a value of 3246.919/231 with a significance of 0.01, or < 2.0 see the value of CFI: 0.955, TLI: 0.947, GFI: 0.919 and data analysis using ANOVA. The study results show that the Planned Happiness Skill of the Faculty of Education's students is in the very high category. The gender aspect indicates that there is no difference in student career planning seen from the gender variable, this is evidenced by p> 0.05. However, this is different from the aspect which shows a p-value <0.01, and a mean square of 17.114. So, based on these data it can be interpreted that there are significant differences in the aspects of student curiosity in career planning by chance seen from their gender. In September, age shows that there are no planned differences in student careers seen from various ages, this is evidenced by p> 0.05. Furthermore, on the aspect of regional origin, it shows that there is no difference in students' planned happenstance career seen from the regional origin variable as well as in the ethnic aspect, there is no difference in students' planned happenstance career. Furthermore, the results of the descriptive analysis seen from the study program aspect show that the Planned Happenstance Career Inventory of education faculty students is in the high category
Penggunaan layanan informasi untuk meningkatkan pemahaman tentang pendidikan seksual sejak dini pada murid Sekolah Dasar (SD) Devi Ratnasari; Neng Triyaningsih Suryaman; Djoni Aminuddin
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2019): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.31118

Abstract

Children become victims of sexual violence cause adverse effects including traumatic sexualization, stigmatization, betrayal, and powerlessness. This research is conduced as an effort to prevent victims of sexual violence in children through the early introduction of sexual education, and aims to encourage students to have an understanding of education sexual good since early. Students are expected to know and avoid if there is an indication of sexual violence that will occur. This research is conducted using information services to improve the understanding of sexual education early on elementary school students. This research aims to test the effectiveness of information services in improving the understanding of sexual education early on elementary school students. This research uses a research method of pre experimental design with one group approach pre-test and post-test one group design. Research hypothesis tested using non-parametric analysis due to the correlation of research samples and the data in ordinal form. Hypotheses test result show a significance score of 0,02 smaller than α, and are in the rejection area α = 0,05. This suggests the hypothesis is accepted that the use of information services effectively enhances the understanding of sexual education early on elementary school students

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2025): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 3 (2025): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2024): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2024): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 3 (2024): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 2 (2023): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2023): TERAPUTIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 3 (2023): Teraputik Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 3 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): TERAPUTIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 3 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 3 (2020): Teraputik Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2019): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 3 (2019): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue