cover
Contact Name
Fatimatuz Zuhro
Contact Email
bundafatim@gmail.com
Phone
+6285231961569
Journal Mail Official
biologikonservasibiocons@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas PGRI Argopuro Jl. Jawa No. 10, Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
ISSN : 26203510     EISSN : 26203529     DOI : https://doi.org/10.31537/biocons.v5i1
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi, receiving and publishing article in the form of research (scientific article) in the field of biology and conservation education, also utilization of biological research in learning. Moreover, this journal bridges the gap between research and practice, providing information, ideas and opinion, in addition to critical examinations of biology research and teaching. Through the coverage of policy and curriculum developments, the latest results of research into the teaching, learning and assessment of biology are brought to the fore. Special emphasize are as follow: Research on Learning Biology and Conservation (Biology Learning Materials at All Education Levels). Pure Research of Biology Developed or Studied to the Sources, Materials, or Instructional Media Biology (Biology Learning Materials at All Education Levels and Application in Society). Curriculum of Biology Education at all Education Levels. Class Action Research (CAR) and Lesson Study in Biology. Other Qualitative Research of Biology Education and Conservation. The School Management and Biology/Science Laboratory Management. Biology Learning Evaluation. Teacher Professional Issues/Trends in Biology Education. Another Study for the Scope of Biology Education and Enviromental Conservation. Research on Environmental Education.
Articles 212 Documents
Respon Pupuk Organik Cair (POC) Ekoenzim terhadap Pertumbuhan Selada Merah (Lactuca sativa Var. Crispa) Dianasari, Rima Maulia; Hanizar, Evi; Zuhro, Fatimatuz
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1774

Abstract

Tanaman selada merah (Lactuca sativa var. Crispa) merupakan sayuran dengan nilai ekonomi yang tinggi. Salah satu Solusi untuk meningkatkan produksi selada merah adalah dengan pemupukan Pupuk Organik Cair (POC) ekoenzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi POC ekoenzim terhadap pertumbuhan tanaman selada merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok  dengan perlakuan beberapa konsentrasi yaitu 0%,25%,50%,75%,100%, dan pupuk kimia dengan 6 kali pengulangan. Parameter yang diamati adalah panjang daun, jumlah daun, lebar daun, panjang akar, berat basah dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi POC ekoenzim berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan selada merah. POC ekoenzim dengan konsentrasi 75% memberikan hasil terbaik ke-2 setelah perlakuan pupuk kimia. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan ekoenzim 75% hampir menyamai pengaruhnya dengan aplikasi pupuk kimia.  
Reduksi Sulfat oleh Bakteri Indegenous dari Air Sumur Gali Sekitar Industri Daur Ulang Baterai Aki Ainun, Nabiilah Hurul; Rasyidah, Rasyidah; Nasution, Rizki Amelia
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1807

Abstract

Bakteri Pereduksi Sulfat (BPS) merupakan kelompok bakteri anaerobik, yang banyak terdapat di alam dan memainkan peran yang sangat diperlukan dalam sulfur dan siklus karbon di bumi. Beberapa bakteri pereduksi sulfat menggunakan sulfat (SO42?) atau teroksidasi lainnya senyawa belerang sebagai penerima elektron terminal dalam oksidasi zat organik. Bakteri pereduksi sulfat ditemukan hampir di semua lingkungan baik di tanah, air tawar, air laut dan air payau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil uji reduksi bakteri indigenous dari air sumur gali sekitar industri daur ulang baterai aki. Bakteri pereduksi sulfat diisolasi dari air sumur gali sekitar industri daur ulang baterai aki di Bandar Khalifah menggunakan media cair Postgate B dan di murnikan dengan metode pengenceran. Karakteristik morfologi koloni, mikroskopis dan biokimia di indentifikasi menggunakan buku Bergey’s Manual Of Determinative Bacteriology. Hasil penelitian ditemukan 8 isolat bakteri pereduksi sulfat dari air sumur gali di Bandar Khalifah. 8 isolat BPS dapat tumbuh pada media dengan pH 3 & pH 6. Efisiensi pereduksi sulfat tiap isolat berbeda. Namun, efisiensi reduksi meningkat pada pH 6. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mereduksi tertinggi diperoleh oleh BPS 04 pada pH 3 dengan rata-rata penurunan sebanyak 78.49 ppm dan pada pH 6 rata-rata penurunan sebanyak 61.23 ppm. Hasil identifikasi bakteri menunjukkan bahwa 2 isolat berasal dari genus Desulfobulbus (BPS 01 dan BPS 03), 2 isolat berasal dari genus Desulfococcus (BPS 02 dan BPS 09) dan 4 isolat berasal dari genus Desulfotomaculum (BPS 04, BPS 05, BPS 06 dan BPS 07).
Pemanfaatan Limbah Cair Tempe dengan Penambahan Lactobacillus acidophilus Menggunakan Microbial Fuel Cell (MFC) Menjadi Biolistrik Sejati, Renny Novita Asri; Rasyidah, Rasyidah; Nasution, Rizki Amelia
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1808

Abstract

Teknologi baru yang sedang banyak dikembangkan sebagai penyediaan sumber listrik alternatif salah satunya yaitu Microbial Fuel Cell (MFC). Penelitian ini menggunakan substrat dari limbah cair tempe dan bakteri Lactobacillus acidophilus. Desain sistem MFC yang digunakan yaitu dual-chamber dengan masing-masing reaktor memilki volume 500 ml. Penelitian yang dilakukan pada sistem MFC yaitu limbah cair tempe murni dan limbah cair tempe dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus, dengan waktu inkubasi 9 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bakteri Lactobacillus acidophilus dalam meningkatkan energi listrik yang dihasilkan menggunakan sistem MFC dan untuk mengetahui waktu (hari) optimum yang dapat menghasilkan energi listrik yang tinggi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah eksperimental, yaitu dilakukannya dua eksperimen pada substrat limbah cair tempe pada sistem MFC. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perubahan kuat arus dan tegangan yang dihasilkan dari masing-masing ekperimen substrat. Potensi energi listrik yang lebih baik dihasilkan dari substrat limbah cair tempe dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bakteri Lactobacillus acidophilus berpotensi dalam meningkatkan energi listrik. Waktu (hari) optimum yang menghasilkan energi listrik pada penggunaan limbah cair tempe murni yaitu pada hari ke-3 dengan besar tegangan listrik 2,21 mV, arus listrik 1,42 mA dan power density 4,92 mW/m2. Pada limbah cair tempe dengan penambahan Lactobacillus acidophilus menghasilkan energi listrik yang tinggi pada hari ke-3 . Pada hari ke-3 dihasilkan tegangan listrik sebesar 2,53 mV, arus listrik 1,69 mA dan power density 6,71 mW/m2.
Penggunaan Bakteri Bacillus subtilis pada Limbah Bulu Ayam Potong sebagai Bahan Pakan Ternak Ikan Lele (Clarias gariepinus) Siregar, Nurhasanah; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1809

Abstract

Bulu ayam merupakan limbah yang dihasilkan dari ternak ayam potong yang memiliki nilai protein cukup tinggi tinggi. sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar pakan ikan lele (Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan substrat limbah bulu ayam, bakteri Bacillus subtilis, dan ikan lele (Clarias gariepinus). Pada penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah bulu ayam menjadi pakan ikan dengan fermentasi bakteri Bacillus subtilis, kemudian untuk mengetahui kuantitas proksimat pada tepung bulu ayam, dan pengaruh pakan tepung bulu ayam terhadap pertumbuhan bobot ikan lele (Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan fermentasi selama 5 hari, dan dibagi menjadi 4 perlakuan, antara lain: P0 : Tepung bulu ayam non fermentasi; P1 : Tepung bulu ayam 250gram/250ml bakteri Bacillus subtilis; P2 : Tepung bulu ayam 250gram/500ml bakteri Bacillus subtilis; dan P3 : Tepung bulu ayam 250gram/750ml bakteri Bacillus subtilis. Parameter yang digunakan adalah uji proksimat yang meliputi kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, kadar serat dan bobot ikan lele (Clarias gariepinus) setelah diberikan pakan tepung bulu ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 dapat meningkatkan kuantitas pakan ikan dengan hasil kadar protein sebesar 35,3%, kadar karbohidrat sebesar 4,42% dan lemak sebesar 2,09%, serta mampu   meningkatakan bobot ikan lele (Clarias gariepinus) sebesar 26,6 gram.  
Pengaruh Pakan Tambahan Tepung Kepala Udang dan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiata, L.) terhadap Kandungan Protein dan Bobot Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) Sahputra, Bagus; Febriani, Husnarika; Tambunan, Efrida Pima Sari
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1810

Abstract

Tepung kepala udang merupakan limbah kepala udang yang memiliki nilai protein yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan untuk dijadikan bahan dasar pada pakan ternak, termasuk pakan ikan dan merupakan salah satu unsur dalam pakan yang masih jarang digunakan. Tepung kacang hijau merupakan hasil olahan setengah jadi dari kacang hijau yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau (Vigna radiata L) terhadap kandungan protein dan bobot ikan patin (Pangasius hypophthalmus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 20 ikan patin dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, antara lain: P0= 100% pakan komersil; P1= 75% pakan komersil 20% tepung kepala udang, dan 5% tepung kacang hijau; P2= 50% pakan komersil, 40% tepung kepala udang, dan 10% tepung kacang hijau; P3= 25% pakan komersil, 60% tepung kepala udang, dan 15% tepung kacang hijau. Parameter yang diukur adalah kandungan protein dan bobot pada ikan patin. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan dalam penambahan pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap kandungan protein ikan patin dengan nilai p=0.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap bobot ikan patin dengan nilai p=0.000. Pakan yang paling optimal dalam meningkatkan kandungan protein dan bobot badan ikan patin adalah pada kelompok P3.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Leaflet terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Kanatang Daungu, Kristoforus Umbu; Bano, Vdiriana Oktoviana
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media Leaflet di SMP N 2 Kanatang. Jenis penelitan ini adalah quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini yaitu 26 siswa kelas VII-D sebagai kelas kontrol dan 24 siswa kelas VII-C sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Kanatang, semester genap, tahun ajaran 2023/2024. Data penelitian ini dianalisis dengan uji statistik, yaitu uji validitas dan uji reabilitas, normalitas, uji homogenitas, dan uji t (paired sampel t test) menggunakan SPSS versi 23.  Berdasarkan hasil analisis, diperoleh data rata-rata nilai post-test siswa kelas eksperimen adalah 80,83 lebih tinggi dari kelas yang diajar dengan menggunakan metode ceramah sebesar 71,54. Hasil pengujian hipotesis degan uji paired sampel t test diperoleh hasil sig (2-tailed) <0,05 (0,000 <0,05). Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media leaflet terhadap hasil belajar siswa di SMP N 2 Kanatang.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus L.) terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Minuman Bersoda Ardiza, Syafira; Tambunan, Efrida Pima Sari; Syukriah, Syukriah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1819

Abstract

Minuman bersoda mengandung karbondioksida dan pengatur keasaman, garam mineral dan kandungan gula lainnya. Mengonsumsinya berlebihan mengakibatkan kerusakan pada organ ginjal. Buah nanas (Ananas comosus L.) merupakan tanaman yang ditemukan di daerah beriklim tropis kaya akan vitamin-vitamin lainnya, serta antioksidan, dan flavonoid, yang dapat mengatasi radikal bebas yang merusak sel atau jaringan dan dapat menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada ginjal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah nanas (Ananas comosus L.) terhadap morfologi, kadar ureum, dan kreatinin pada ginjal tikus putih jantan yang diinduksi minuman bersoda. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 25 ekor tikus putih jantan dari 5 kelompok dan 5 ulangan, dilakukan selama 30 hari, dan 7 hari aklimatisasi. Pada kelompok kontrol negatif (K-) hanya diberi pakan, kelompok kontrol positif (K+)  diberi pakan dan minuman bersoda 4 ml di waktu pagi hari, pada kelompok P1, P2, dan  P3 diberi pakan, minuman bersoda 4 ml  pagi hari dan ekstrak buah nanas dengan dosis 300 mg/kg, 400 mg/kg, 500 mg/kg sore hari. Hasil pada morfologi ginjal tidak berpengaruh sedangkan pada indeks ginjal berpengaruh signifikan dengan nilai (P=0.045). Kadar ureum dan kreatinin dari hasil tersebut dinyatakan berpengaruh. Berdasarkan hasil yang diperoleh ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap morfologi kadar ureum dan kreatinin pada ginjal tikus putih jantan yang telah diinduksi minuman bersoda.
Pemanfaatan Taman Nasional Baluran sebagai Sumber Belajar Materi Keanekaragaman Hayati di Tingkat SMA Kelas X Hanizar, Evi
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 4 No. 1 (2022): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v4i1.2013

Abstract

Kurangnya minat siswa untuk membaca disebabkan buku yang tebal dan kurang menarik. Oleh karena itu, perlu disediakan bahan bacaan yang menarik, mudah dibawa dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yaitu dengan memanfaatkan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat media pembelajaran dengan menggunakan data-data yang diperoleh dari Savana Bekol di Taman Nasional Baluran. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan pemilihan tempat ditentukan secara purposive karena mempunyai keanekaragaman hayati yang sesuai dengan tujuan pembelajaran di Sekolah Menengah Atas kelas X. Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi secara langsung flora, fauna dan kondisi abiotik yang ada di savanna Bekol serta didukung dengan metode dokumentasi berupa foto. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan analisis taksonomi terhadap karakteristik flora dan fauna yang diperoleh. Hasil penelitian mendapatkan 9 spesies flora yaitu Brachiaria mutica, Chloris barbata, Dactyloctenium aegyptium, Eleusine Indica, Eragrostis amabilis, Eulalia amaura, Imperata cylindrical, Ischaemum muticum, Panicum repensum. Semua spesies tersebut termasuk dalam famili Poaceae. Sementara untuk fauna mendapatkan 11 species yaitu Bos javanicus, Bubalus bubalis, Callosciurus nigrovittatus, Cuon alpinus, Macaca fascicularis, Manis javanica, Muntiacus muntjak, Panthera pardus, Paradoxurus hermaphroditus, Cervus Timorensis dan Trachiypithecus auratus yang diklasifikasikan dalam famili Bovidae, Cervidae, Cercopithecoide, Sciuridae, Canidae, Felidae dan Viveridae. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuat media booklet dan telah divalidasi oleh dua orang pendidik dan satu orang yang faham tentang media. Setelah dilakukan revisi dapat disimpulkan bahwa booklet ini layak digunakan sebagai media belajar untuk materi keanekaragaman hayati di tingkat SMA kelas X.
Implementasi Model Pembelajaran Jelajah Alam Sekitar untuk Meningkatkan Retensi Melalui Lesson Study pada Siswa Kelas IX di SMPN 09 Jember Waris, Waris
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 4 No. 1 (2022): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v4i1.2023

Abstract

Retensi merupakan kemampuan mengingat suatu pengetahuan (konsep, prinsip atau teori) yang diperoleh oleh seseorang. Retensi akan lemah jika pengetahuan yang diperoleh melalui menghafal, tetapi retensi akan kuat bila pengetahuan yang diperolehnya melalui pengalaman langsung. Untuk memperoleh pengetahuan secara langsung, maka proses pembelajaran biologi sebaiknya dilakukan tidak hanya di dalam kelas atau di ruang laboratorium, tetapi pembelajaran biologi dapat dilakukan di luar kelas seperti di halaman sekolah, kebun, sawah, lapangan dan sebagainya. Pembelajaran biologi juga dapat dilakukan dengan berbagai variasi pendekatan dan model pembelajaran, salah satunya adalah dengan pendekatan jelajah alam sekitar. Jelajah alam sekitar merupakan pendekatan pembelajaran yang dilakukan dengan mengajak siswa keluar kelas seperti ke halaman sekolah untuk mengamati alam di sekitar siswa, sehingga siswa akan mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman secara langsung dari objek yang diamatinya. Proses pembelajaran biologi dapat dilakukan oleh seorang guru atau beberapa orang guru secara kolaboratif, sharing antar teman sejawat (Lesson Study). Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui ada tidaknya peningkatan retensi siswa dengan diimplementasikannya model pembelajaran jelajah alam sekitar melalui Lesson Study. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 09 Jember. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan test. Teknik analisis data menggunakan statistik uji-t yang dilakukan dengan SPSS for windows versi 17. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh adanya peningkatan retensi siswa. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran jelajah alam sekitar melalui Lesson Study mampu meningkatkan retensi siswa.
Analisis Jejak Karbon Kendaraan Bermotor dan Fungsi Vegetasi Pohon dalam Penyerapan CO2 Sivana, Na'illah Ega; Rahmandini, Nafasya; Supriatna, Ateng
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 2 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i2.1828

Abstract

Jejak karbon adalah ukuran emisi CO? yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Karbondioksida (CO?) merupakan salah satu gas rumah kaca yang paling banyak konsentrasinya di atmosfer. Emisi karbon (CO?) mempunyai dampak yang besar bagi bumi, seperti perubahan suhu, iklim, cairnya es di kutub, keberlangsungan kehidupan organisme, bahkan hingga kepunahan spesies. Dampak emisi karbon (CO?) bagi bumi sangat signifikan, maka dibutuhkan solusi yang efisien, salah satunya adalah meningkatkan penanaman pohon penyerap CO?. Vegetasi pohon memiliki peranan penting dalam penyerapan emisi CO?, salah satunya yaitu memanfaatkan gas CO? untuk proses fotosintesis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui emisi CO? yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor di Area Parkir Fakultas Sains dan Teknologi serta fungsi dan efisiensi vegetasi pepohonan dalam menyerap emisi CO?. Metode yang digunakan adalah wawancara, pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis hasil. Emisi CO? yang dihasilkan oleh tiap motor sebanyak 1.714,60 kgCO?-eq dan per-mobil sebanyak 1.714,58 kgCO?-eq dalam satu minggu sedangkan kemampuan pohon untuk menyerap emisi CO? sebesar 1.878,24777 kgCO?-eq. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa vegetasi pohon di AP.FST kurang optimal dalam menyerap CO?, karena jumlahnya yang tidak sebanding dengan emisi CO? yang dikeluarkan dari kendaraan bermotor, sehingga CO? yang tersisa sebanyak -2.607.742,95 kgCO?-eq.

Page 10 of 22 | Total Record : 212