cover
Contact Name
Ahmad Kamal Sudrajat
Contact Email
kamalsudrajat@uny.ac.id
Phone
+6285855911229
Journal Mail Official
kamalsudrajat@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Edukasi Biologi
ISSN : 29865484     EISSN : 29864828     DOI : https://doi.org/10.21831
Jurnal Edukasi Biologi merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Departemen Pendidikan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitakan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan hasil kajian analisis literatur di bidang pendidikan biologi. Prosedur penerbitan jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh COPE (Committee on Publication Ethics). Ruang lingkup jurnal ini meliputi penelitian dan kajian perihal: kurikulum pembelajaran biologi tingkat sekolah menengah (SMA, MA dan SMK), model dan metode pembelajaran biologi, teknologi termasuk bahan ajar dan media pembelajaran biologi, assesmen dan penilaian pembelajaran biologi, pendidikan dan pelatihan guru biologi, serta pengembangan teori dan pemikiran/kebijakan pembelajaran biologi.
Articles 185 Documents
ANALISIS MISKONSEPSI MATERI ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA DALAM BUKU TEKS BIOLOGI SMA KELAS X DI KABUPATEN BANYUMAS Venty Azulianingsih; Yuliati Yuliati; Anna Ratnawati
Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v7i6.13923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengkategorikan dan mengetahui seberapa banyak kategori miskonsepsi pada materi Archaebacteria dan Eubacteria dari buku teks biologi SMA kelas X kurikulum 2013 di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian analisis konten. Buku teks yang dianalisis merupakan hasil survey di SMA yang menggunakan kurikulum 2013. Unit analisis berupa teks dan gambar yang memuat materi Archaebacteria dan Eubacteria. Miskonsepsi dikategorikan menjadi 5 kategori yaitu misidentification, oversimplification, overgeneralization, undergeneralization, dan obsolete concept and term. Proses identifikasi dilakukan oleh tiga panelis. Data di uji kehandalanya berdasarkan perhitungan α-Krippendorf dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks A, B, dan C mengalami miskonsepsi dengan hasil persentase 8,6%, 7,6%, 7,7% dan Kategori miskonsepsi yang ditemukan pada ketiga buku teks adalah rata-rata misidentification (4,8% dan 14,4%), oversimplification (1,9% dan 25%), overgeneralization (0,6% dan 0% ), undergeneralization (0,3% dan 0%), dan obsolete concept and terms (0,3% dan 0%). Nilai frekuensi dari ketiga buku teks menunjukan bahwa buku A memiliki nilai persentase paling tinggi yaitu 8,6%.Kata kunci: Banyumas, miskonsepsi, archaebacteria dan eubacteria, SMA
PENGEMBANGAN APLIKASI KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN SEBAGAI MEDIA PENGAYAAN Sunandar, Aditia Pramudia; Triatmanto, Triatmanto
Jurnal Edukasi Biologi Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Edukasi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v8i2.18258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keanekaragaman Arthropoda yang dijumpai di GAP Nglanggeran untuk materi pengembangan aplikasi Arthropoda sebagai media pengayaan materi keanekaragaman hayati peserta didik tingkat SMA, dan (2) mengetahui kualitas aplikasi keanekaragaman Arthropoda berdasarkan berbagai aspek sesuai penilaian ahli materi, ahli media, guru biologi, dan tanggapan peserta didik. Jenis penelitian ini adalah metode survei untuk penelitian biologi dan research dan development untuk penelitian pendidikan dengan model ADDIE dibatasi pada ADD (Analysis, Design, dan Development). Subjek dari penelitian ini adalah dua ahli materi, dua ahli media, dua guru biologi, dan 34 peserta didik kelas XI MIPA 4 di SMA Negeri 2 Playen. Hasil penelitian biologi menunjukkan bahwa di Kawasan GAP Nglanggeran dijumpai 5 kelas Arthropoda, 18 ordo, dan 71 famili. Potensi keanekaragaman Arthropoda dikembangkan sebagai sumber materi pengayaan pada kompetensi dasar keanekaragamam hayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan telah memenuhi kriteria yang disusun dan dinilai oleh ahli serta praktisi. Segala perbaikan telah diverifikasi melalui sumber yang kredibel dan valid. Sehingga kriteria telah terpenuhi dan prototipe aplikasi keanekaragaman Arthropoda telah memenuhi penilaian dan layak digunakan sebagai media pengayaan keanekaragaman hayati.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISTEM SARAF MANUSIA DALAM BUKU TEKS BIOLOGI SMA DI KOTA YOGYAKARTA Ahmad Naharuddin Ramadhan; Tutiek Rahayu; Paidi .
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i6.4611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya miskonsepsi, macam miskonsepsi, tingkat miskonsepsi, serta persentase dari setiap kategori miskonsepsi pada sistem saraf manusia dalam buku teks biologi SMA di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analisis isi dengan objek berupa tiga buku biologi SMA berlabel Kurikulum 2013 yang dipergunakan oleh siswa SMA di Kota Yogyakarta dan diperoleh melalui hasil survei. Unit analisis pada penelitian ini berupa konsep-konsep teks maupun gambar yang memuat materi sistem saraf manusia. Identifikasi miskonsepsi berdasarkan kategori undergeneralizations, obsolete concepts and terms, oversimplifications, overgeneralizations, dan misidentifications yang dilakukan oleh tiga panelis yang memenuhi kriteria. Data yang diperoleh diuji reliabilitas antar-panelisnya dan dianalisis secara deskriptif dengan menghitung persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat miskonsepsi pada ketiga buku teks biologi (A, B, dan C). Terdapat 4 macam miskonsepsi dalam buku teks A dan B, sedangkan pada buku C terdapat 5 macam miskonsepsi. Tingkat miskonsepsi ketiga buku teks tergolong rendah (≤ 30%). Persentase setiap kategori miskonsepsi teks secara berturut-turut yaitu undergeneralizations (0,78%), obsolete concepts and terms (0,26%), oversimplifications (3,36%), overgeneralizations (1,55%), dan misidentifications (7,24%). Persentase setiap kategori miskonsepsi gambar secara berturut-turut yaitu oversimplifications (17,78%) dan misidentifications (11,11%). Kata kunci: buku teks biologi SMA, miskonsepsi, saraf 
TINGKAT KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PADA SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN SLEMAN DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI Fitria Eka Cahya Astuti; Paidi .; Sukarni Hidayati
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i1.4481

Abstract

     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan problem solving dan ada tidaknya perbedaan kemampuan problem solving berdasarkan gender dan jenjang kelas siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI MIPA di SMA N 2 Ngaglik, SMA N 1 Kalasan, dan SMA N 1 Godean sedangkan sampel yaitu 183 siswa (6 kelas yaitu 3 kelas X dan 3 kelas XI MIPA) dari SMA N 2 Ngaglik, SMA N 1 Kalasan, dan SMA N 1 Godean yang diambil menggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes berupa soal uraian berbasis problem solving. Data tingkat kemampuan problem solving pada siswa dianalisis secara statistika deskriptif dengan melihat skor persentase pencapaian tingkat kategori nilai sedangkan data perbedaan kemampuan problem solving pada siswa berdasarkan gender dan jenjang kelas dianalisis secara statistika inferensial dengan uji t sampel independen. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Tingkat kemampuan problem solving pada siswa SMA Negeri di Kabupaten Sleman berada pada kategori nilai sangat tinggi sebanyak 2,78 %, tinggi sebanyak 79,44 %, dan rendah sebanyak 17,78 %, (2) Terdapat perbedaan kemampuan problem solving pada siswa berdasarkan gender siswa. Siswa perempuan memiliki kemampuan problem solving lebih tinggi dari siswa laki-laki (3) Terdapat perbedaan kemampuan problem solving pada siswa berdasarkan jenjang kelas siswa. Siswa kelas XI memiliki kemampuan problem solving lebih tinggi dari siswa kelas X. Kata kunci :  Gender, Jenjang Kelas, Problem Solving. 
ANALISIS KESINAMBUNGAN PERSOALAN DALAM KONSEP SISTEM REPRODUKSI PADA BUKU TEKS PELAJARAN KURIKULUM 2013 DI JENJANG SD, SMP, DAN SMA DI KOTA YOGYAKARTA Bowo Prakoso; Yuliati Yulianti; Tutiek Rahayu
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i4.8109

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: mengetahui perubahan keberadaan persoalan dalam konsep di setiap jenjang pendidikan; dan mengetahui kesinambugan persoalan dalam konsep sistem reproduksi pada buku teks pelajaran di setiap jenjang pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain analisis isi. Pengambilan sampel buku teks pelajaran dilakukan di SD, SMP, dan SMA piloting project Kurikulum 2013 di kota Yogyakarta dengan teknik purposive sampling, yakni harus memuat konsep sistem reproduksi dan ditulis berdasarkan Kurikulum 2013. Persoalan dalam konsep sistem reproduksi dianalisis oleh 3 panelis dengan cara mencermati setiap teks, gambar, dan tabel, kemudian diuji kecocokan antar panelisnya. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan kedalaman dan keluasan persoalan, perbedaan penggunaan istilah dan perbedaan penggunaan gambar dalam materi sistem reproduksi. Persoalan dalam konsep sistem reproduksi pada buku teks pelajaran di setiap jenjang pendidikan yang berkesinambungan (36,55%) dan tidak berkesinambungan (63,45%), sehingga persoalan dalam konsep sistem reproduksi pada buku teks pelajaran di jenjang SD, SMP, dan SMA di Kota Yogyakarta tidak saling berkesinambungan. Kata Kunci: Buku teks pelajaran, Jenjang pendidikan, Kesinambungan persoalan, Kurikulum 2013, Sistem reproduksi
PENYUSUNAN MEDIA BELAJAR MANDIRI BERBASIS BLOG SUBMATERI SISTEM SARAF MANUSIA UNTUK SISWA SMA Rahma Nur Liana Sari; Yuni Wibowo; Ciptono Ciptono
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i8.6041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun media belajar materi Sistem Saraf Manusia berbentuk Blog berdasarkan penilaian dari aspek materi, penyajian, kebahasaan, dan aspek kegrafisan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kelayakan media belajar berbentuk blog sebagai media belajar mandiri siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) yang disusun menggunakan model ADD (Analysis, Design, Development and production). Instrumen penelitian berupa angket penilaian kualitas blog dan angket penilaian kemandirian belajar yang divalidasi menggunakan validitas konstruk dengan pendekatan expert judgement. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei di SMA N 1 Depok dengan subjek penelitian ter-diri atas 2 guru biologi dan 12 siswa kelas XI IPA. Hasil penyusunan blog http://biologisistemsaraf.blogspot.co.id  menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap blog berdasarkan aspek kelayakan isi materi, bahasa, dan kegrafisan termasuk dalam kategori baik, sedangkan pada aspek penyajian dan interaksi termasuk dalam kategori sangat baik. Sementara itu, semua siswa memberi tanggapan setuju terhadap kualitas dan aspek kemandirian belajar blog ini. Kata kunci: media belajar, blog, sistem saraf manusia, belajar mandiri.
PENYUSUNAN MODUL SISTEM INDERA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN MENANAMKAN SIKAP SPIRITUAL ANTIKA NUR ADI WIJAYA; Yuni Wibowo
Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v7i4.13721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan modul Sistem Indera Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Menanamkan Sikap Spiritual untuk siswa MAN Yogyakarta 1; (2) peningkatan hasil belajar ranah kognitif siswa setelah menggunakan modul tersebut; (3) hasil penanaman sikap spiritual pada siswa setelah menggunakan modul tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation), dan dilakukan sampai tahap implementation. Objek dalam penelitian ini adalah modul sistem indera manusia. Subjek penelitian ini yaitu siswa pada uji coba kelompok besar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian modul, angket respon siswa terhadap modul, angket penanaman sikap spiritual untuk siswa berdasarkan penilaian siswa dan guru, serta pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan modul yang disusun layak digunakan dalam pembelajaran dan berpotensi untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan menanamkan sikap spiritual.Kata kunci: Modul, Sistem Indera, Sikap Spiritual, Hasil Belajar Kognitif
IDENTIFIKASI LANGGAM BELAJAR SISWA SMA NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA DALAM MEMPELAJARI BIOLOGI MENGGUNAKAN LSI KOLB Rizky Purnawati; Paidi .; Sukarni Hidayati
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i3.4524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe langgam belajar siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Yogyakarta dalam mempelajari biologi berdasarkan Learning Style Inventory Model Kolb. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian sejumlah 236 siswa kelas X dan Kelas XI dari empat sekolah di Kota Yogyakarta ditentukan secara purposive sampling. Data kemampuan utama siswa diperoleh menggunakan angket Learning Style Inventory Kolb. Analisis data menggunakan pedoman penskoran Kolb, diagram Kolb dan statistika deskriptif untuk memperoleh data frekuensi kemampuan siswa dan tipe langgam belajar. Hasil analisis menunjukkan dalam pembelajaran biologi, tipe langgam belajar yang ditemukan yaitu tipe accommodator, converger, assimilator, dan diverger. Tipe yang paling banyak ditemukan adalah tipe converger dan accomodator. Selain empat tipe langgam belajar ditemukan tipe yang tidak tergolongkan. Terdapat perbedaan dominansi tipe langgam belajar yang digunakan berdasarkan tingkat kelas dan gender. Kata kunci: langgam belajar, learning style inventory Kolb, SMA Negeri Kota Yogyakarta
KESESUAIAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013 DAN IMPLEMENTASINYA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PROSES ILMIAH DI SMA NEGERI 3 YOGYAKARTA Citra Ayulestari; Suratsih Suratsih; Sukarni Hidayati
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No7 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i7.8170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kesesuaian antara perencanaan pengembangan proses ilmiah dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh guru dengan tuntutan Kurikulum 2013 di SMA Negeri 3 Yogyakarta. (2) mengetahui kesesuaian antara perencanaan pengembangan kemampuan proses ilmiah dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan pelaksanaannya di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif berupa analisis isi. Objek penelitian ialah RPP yang dibuat oleh guru dan rekaman video pembelajaran di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Data diperoleh dari hasil analisis tiga orang panelis yang merupakan mahasiswa Pendidikan Biologi. Data hasil panelis diolah dengan uji kanonik sehingga diperoleh koefisien kecocokan alpha. Kesesuaian antara RPP dengan implementasinya ditentukan dengan melihat perbandingan antara aspek yang muncul dan sesuai dengan aspek yang dituntut dalam pembelajaran pada setiap materi pokok. Kemampuan proses ilmiah yang telah dicapai merupakan hasil eksplorasi keterampilan proses sains yang teridentifikasi dalam RPP dan implementasinya pada setiap materi pokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kesesuaian antara perencanaan pengembangan proses ilmiah dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh guru dengan tuntutan Kurikulum 2013 di SMA Negeri 3 Yogyakarta hampir semua sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. (2) Pengembangan proses ilmiah dalam pelaksanaan pembelajaran tidak sesuai dengan rancangan kemampuan proses sains yang disusun dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).  Kata Kunci: kesesuaian RPP kurikulum 2013 dan implementasinya, kemampuan Proses Ilmiah
PENYUSUNAN MODUL PENGAYAAN KEANEKARAGAMAN JENIS KELELAWAR Subordo Microchiroptera DI GUNUNGKIDUL BAGI SISWA SMA Rendra Darari Fakhrin Ikranagara; Sukiya Sukiya; Tri Harjana
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i2.6165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jenis-jenis kelelawar Subordo Microchiroptera penghuni gua kawasan karst Gunungkidul, (2) mengetahui potensi keanekaragaman jenis kelelawar Subordo Microchiroptera penghuni gua, karst Gunungkidul, sebagai bahan ajar, (3) mengetahui kualitas modul pengayaan untuk siswa kelas X SMA. Jenis penelitian ini, Research and Development (RD). Proses penelitian, berlangsung 3 tahap yaitu, penelitian keanekaragaman jenis kelelawar Subordo Microchiroptera penghuni gua karst Gunungkidul, analisis potensi hasil penelitian sebagai sumber belajar, dan penyususnan modul pengayaan keanekaragaman jenis kelelawar Subordo Microchiroptera. Prosedur penyusunan modul pengayaan terdiri dari 3 tahap yaitu, analysis, design, development. Instrumen penilaian yang digunakan yaitu, lembar tinjauan ahli materi, ahli media, guru dan angket tanggapan siswa. Kualitas modul didasarkan pada persentase skala penilaian terbanyak, ahli materi, media, guru, dan tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan, kualitas modul pengayaan keanekaragaman jenis kelelawar Subordo Microchiroptera penghuni gua karst Gunungkidul, sangat baik menurut ahli, baik menurut guru, dan sangat baik menurut tanggapan siswa.Kata Kunci: Microchiroptera, modul pengayaan, RD. 

Page 4 of 19 | Total Record : 185


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Edukasi Biologi Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Edukasi Biologi Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Edukasi Biologi Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Edukasi Biologi Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Edukasi Biologi Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Edukasi Biologi Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Edukasi Biologi Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No7 Tahun 2017 Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017 Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017 Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017 Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017 Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 Tahun 2017 Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016 Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Edukasi Biologi More Issue