cover
Contact Name
Ahmad Kamal Sudrajat
Contact Email
kamalsudrajat@uny.ac.id
Phone
+6285855911229
Journal Mail Official
kamalsudrajat@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Edukasi Biologi
ISSN : 29865484     EISSN : 29864828     DOI : https://doi.org/10.21831
Jurnal Edukasi Biologi merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Departemen Pendidikan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitakan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan hasil kajian analisis literatur di bidang pendidikan biologi. Prosedur penerbitan jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh COPE (Committee on Publication Ethics). Ruang lingkup jurnal ini meliputi penelitian dan kajian perihal: kurikulum pembelajaran biologi tingkat sekolah menengah (SMA, MA dan SMK), model dan metode pembelajaran biologi, teknologi termasuk bahan ajar dan media pembelajaran biologi, assesmen dan penilaian pembelajaran biologi, pendidikan dan pelatihan guru biologi, serta pengembangan teori dan pemikiran/kebijakan pembelajaran biologi.
Articles 195 Documents
ANALISIS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP KELAS X BIOLOGI TAHUN AJARAN 2015/2016 Kurnia Irmalasari; Suratsih Suratsih; Yuni Wibowo
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i8.6043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal Ulangan Akhir Semester Genap pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X MA Negeri di Wilayah Eks Karesidenan Banyumas Tahun Ajaran 2015/2016 terhadap aspek materi, konstruksi, dan bahasa, serta kualitatif secara empirik dilihat dari kesesuaian item dengan model Rasch, realiabilitas, tingkat kesukaran, daya beda soal, dan efektivitas pengecoh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Analisis kualitatif soal menggunakan telaah panelis dari pihak dosen, guru, mahasiswa pascasarjana, dan mahasiswa semester 8 yang mempunyai latar belakang dalam bidang pendidikan biologi. Sedangkan analisis kualitatif secara empirik menggunakan program QUEST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas butir soal Ulangan Akhir Semester Genap pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X MAN di Wilayah Eks Karesidenan Banyumas Tahun Ajaran 2015/2016 secara kualitatif dan tingkat kesukaran soal termasuk kurang baik dan kualitatif secara empirik tergolong dalam kategori baik. Namun pada tingkat kesukaran soal masih dalam kategori kurang baik. Kata kunci : analisis butir soal, kualitatif, kualitatif secara empirik, ulangan akhir semester genap
PENYUSUNAN MODUL PENGAYAAN UNTUK MATERI FUNGI KELAS X SMA BERDASARKAN STUDI KEANEKARAGAMAN MAKROFUNGI DI HUTAN TURGO Ayu Natasya FR; Yuni Wibowo; Anna Rakhmawati
Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v7i4.13722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) potensi makrofungi dan persoalan biologi yang teridentifikasi sebagai sumber belajar, (2) kualitas penyusunan modul makrofungi di Hutan Turgo. Penelitian ini terbagi menjadi 2 tahapan, yang pertama adalah penelitian biologi mengenai keanekaragaman makrofungi di Hutan Turgo dengan metode analisis kualitatif. Tahap penelitian kedua adalah penelitian pendidikan biologi yang termasuk dalam penelitian Research and Development (RD) dengan model ADDIE sampai tahap development. Penelitian dilakukan dengan menganalisis potensi hasil penelitian sebagai sumber belajar diikuti dengan pengemasannya menjadi modul. Hasil penelitian biologi menunjukkan terdapat 43 spesies makrofungi ditemukan di Hutan Turgo. Analisis potensi hasil penelitian menunjukkan bahwa, penelitian tersebut berpotensi dikembangkan menjadi sumber belajar. Kualitas modul pengayaan makrofungi Hutan Turgo secara umum dikategorikan baik menurut tinjauan ahli materi dengan persentase sebesar 98,78% konsep benar, ahli media dikategorikan baik dengan persentase sebesar 77,55%. Hasil penilaian guru biologi dikategorikan baik sebesar 67,39% dan tanggapan siswa dikategorikan sangat baik sebesar 50,30%.Kata kunci: Hutan Turgo, keanekaragaman makrofungi, modul pengayaan
KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN KETERAMPILAN PROSES SAINS ASPEK BIOLOGI SISWA SD BERDASARKAN GENDER Adika Hermawati Pratama; Bambang Subali; yuni Wibowo
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i3.4525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir divergen keterampilan proses sains (KBDKPS) aspek biologi siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) ditinjau berdasarkan aspek gender serta kaitannya dengan aspek urutan kelahiran dan pekerjaan orang tua. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Penelitian ini terintegrasi dalam penelitian Bambang Subali, dkk., (2015) mengenai kreativitas keterampilan proses sains siswa SD di DIY. Sampel penelitian adalah 603 siswa SD kelas VI dari 18 sekolah di Kabupaten Bantul yang ditentukan dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa perangkat tes KKPSAK yang telah divalidasi dan dibakukan oleh Bambang (2015), angket, serta lembar wawancara. Analisis data menggunakan pedoman penskroran dan statistika deskriptif menunjukkan rerata skor KBDKPS testi tergolong rendah. Terdapat perbedaan KBDKPS antara siswa laki-laki dan perempuan. Siswa perempuan memperoleh rerata skor KBDKPS lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki (18,6216,61). Hasil analisis lebih lanjut menunjukkan adanya keterkaitan aspek urutan kelahiran dan pekerjaan orang tua dengan KBDKPS siswa berdasarkan gender. Kata kunci: berpikir divergen, keterampilan proses sains, gender
ANALISIS RAGAM KESULITAN BELAJAR BIOLOGI MATERI PROTISTA MAN DI KABUPATEN WONOSOBO TAHUN AJARAN 2016/2017 Fitarahmawati Fitarahmawati; sukiya Sukiya; Sudarsono Sudarsono
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No7 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i7.8172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ragam kesulitan belajar dan mengetahui faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa MAN di Kabupaten Wonosobo pada materi Protista. Ragam kesulitan belajar ditinjau dari letak kesulitan berdasarkan indikator kompetensi dan tingkat berpikir kognitif, sedangkan faktor penyebab kesulitan belajar terdiri dari faktor internal dan eksternal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Maret-April 2017 di MAN di Kabupaten Wonosobo. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan tes materi Protista, angket siswa, wawancara guru, dan observasi. Analisis data menggunakan statistika deskriptif. Hasil analisis menunjukkan adanya kesulitan belajar siswa pada materi Protista terutama pada indikator kompetensi “memahami cara reproduksi Protista” dan pada tingkatan berpikir kognitif C4 (menganalisis). Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar Protista disebabkan  pelaksanaan kurikulum tidak menggunakan pembelajaran yang menggunakan objek asli Protista dan sarana prasarana yang kurang mendukung pembelajaran tersebut. Kata kunci: kesulitan belajar, Protista, ragam
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI STRUKTUR FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN DALAM BUKU TEKS BIOLOGI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 Dita Imanasita Wira Sakti; Yuni Wibowo; Budiwati Budiwati
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i2.6166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya miskonsepsi, kategori miskonsepsi, dan persentase kategori miskonsepsi yang teridentifikasi pada materi struktur fungsi jaringan tumbuhan dalam buku teks Biologi SMA. Penelitian ini merupakan penelitian analisis konten dengan objek berupa tiga buku teks biologi SMA kelas XI Kurikulum 2013 di Kota Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, sehingga diperoleh 3 buku teks biologi sebagai sampel. Unit analisis dalam penelitian ini berupa konsep teks dan gambar dalam materi struktur fungsi jaringan tumbuhan. Identifikasi miskonsepsi didasarkan pada 5 kategori: misidentifications, oversimplifications, overgeneralizations, obsolete consept and terms, dan undergeneralizations yang dianalisis oleh tiga orang panelis yang memenuhi syarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat miskonsepsi pada buku teks A sebesar 22,08%, pada buku teks B sebesar 18,94%, dan pada buku teks C sebesar 12,67%. Kategori dan persentase miskonsepsi bervariasi. Kategori miskonsepsi dan rata-rata persentase setiap kategori adalah sebagai berikut: misidentifications (9,30%), oversimplifications (4,04%), overgeneralizations (2,45%), obsolete concept and terms (0,3%) dan Undergeneralizations (1,77%). Kata kunci : buku teks, jaringan tumbuhan, miskonsepsi
STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI LAGUNA PENGKLIK, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nova Rahmawati; Sudarsono Sudarsono
Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v7i6.13913

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui struktur komunitas fitoplankton di Laguna Pengklik yang dilihat dari jumlah jenis, kelimpahan dan keanekaragaman, (2) mengetahui kualitas fisika-kimia Laguna Pengklik dan (3) mengetahui tingkat kesuburan perairan di Laguna Pengklik, Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif ekspolaratif. Pengamatan dilakukan di 4 stasiun ditentukan secara purposive sampling untuk mewakili lingkungan yang berbeda di laguna. Analisis data secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel, gambar, dan uraian deksripsi jenis. Struktur komunitas fitoplankton laguna Pengklik di lihat dari komposisi jenis, komposisi jenis yang tertinggi pada kelas Chloropyceae dan yang terendah pada kelas Coscinodiscopyceae. Kisaran kelimpahan fitoplankton dari 10918,36-16224,48 ind/L. Indeks dominansi tidak melebihi 1 sehingga tidak ada dominansi fitoplankton. Indeks keanekaragaman berada pada kisaran 3,11-3,38. Faktor fisik dan kima mendukung bagi perkembangan fitoplankton. Perairan laguna Pengklik termasuk perairan dengan tingkat kesuburan sedang dan termasuk perairan klasifikasi mesotrofik.Kata kunci: Fitoplankton, struktur komunitas, dan tingkat kesuburan
PROFIL BAHAN AJAR BIOLOGI SMA KELAS X DARI PERSPEKTIF LITERASI SAINS Sari, Indah Karunia; Meilinda, Meilinda; Anwar, Yenny
Jurnal Edukasi Biologi Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Edukasi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v8i2.16935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi sains pada bahan ajar Biologi SMA yang digunakan guru di kelas X di Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan cara analisis isi yaitu menghimpun dan menganalisis bahan ajar Biologi SMA Kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bahan ajar Biologi SMA Kelas X yang digunakan di Kecamatan Ilir Barat I Palembang dengan sampel penelitian yaitu materi perubahan lingkungan pada bahan ajar biologi SMA Kelas X. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bahan ajar biologi berbentuk buku dan modul yang digunakan guru di kelas X di 13 sekolah menengah atas yang ada di Kecamatan Ilir Barat I Palembang, baik itu negeri maupun swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan di 13 sekolah menengah atas di kecamatan Ilir Barat 1 Palembang sudah mewakili kategori literasi sains dengan persentase kemunculan rata-rata 34,24 % untuk kategori literasi sains sebagai batang tubuh pengetahuan, 45,35% untuk kategori literasi sains sebagai cara menyelidiki, 9,75% untuk kategori literasi sains sebagai cara berpikir, dan 10,86% untuk kategori interaksi sains, teknologi, dengan masyarakat. Dari penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang tingkat literasi sains peserta didik sekolah menengah di Kecamatan Ilir Barat I Palembang yang belajar dengan buku-buku yang telah dianalisis.
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN PERUBAHAN LINGKUNGAN DAN DAUR ULANG LIMBAH UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KONSEPTUAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA KELAS X SMA NEGERI 1 GOMBONG Diah Tirta Puri; Slamet Suyanto; Tien Aminatun
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i6.4583

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh model problem-based learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada peserta didik, dan (2) pengaruh model problem-based learning terhadap pengetahuan konseptual peserta didik dalam pembelajaran perubahan lingkungan dan daur ulang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dirancang berlangsung dalam 2 siklus pada materi Perubahan Lingkungan dan Daur Ulang Limbah untuk mencapai kriteria keberhasilan. Populasi penelitian adalah kelas X SMA Negeri 1 Gombong yang terdiri dari 7 kelas. Sampel penelitian diambil satu kelas berdasarkan teknik random sampling, yaitu kelas X-2 dengan jumlah 32 peserta didik. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran model problem-based learning, dan soal pretest serta posttest untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dan pengetahuan konseptual pada peserta didik. Data  hasil penelitian mengenai kemampuan berpikir kritis dan pengetahuan konseptual pada peserta didik dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan persentase yang disajikan dalam bentuk tabel serta grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran dengan menggunakan model problem-based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik (2) pembelajaran dengan menggunakan model problem-based learning dapat meningkatkan pengetahuan konseptual pada peserta didik. Kemampuan berpikir kritis yang baik akan menunjang pengetahuan konseptual peserta didik. Dengan demikian, model problem-based learning dapat digunakan sebagai model pembelajaran pada materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah di jenjang SMA. Kata kunci: problem-based learning, kemampuan berpikir kritis, pengetahuan konseptual 
AKTUALISASI PEMBELAJARAN METODE ILMIAH DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI SMAN BANTUL DAN SLEMAN Haerani Maysyarah; Bambang Subali; Paidi Paidi
Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v7i2.13706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktualisasi pembelajaran metode ilmiah pada mata pelajaran biologi kelas X, XI dan XII SMA Negeri di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman beserta penilaiannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei secara sensus dilaksanakan pada bulan Oktober 2016–Januari 2017. Responden dalam penelitian ini yaitu guru SMA Negeri di Kabupaten Bantul sebanyak 30 guru dan di Kabupaten Sleman sebanyak 24 guru. Aktualisasi pembelajaran metode ilmiah beserta penilaiannya dikaitkan dengan salah satu variabel bebas yaitu lokasi sekolah. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru biologi telah mengaktualisasikan pembelajaran metode ilmiah beserta penilaiannya dengan baik dalam mata pelajaran biologi kelas X. XI, dan XII. Lokasi sekolah tidak mempengaruhi aktualisasi pembelajaran metode ilmiah beserta penilaiannya dalam mata pelajaran biologi.Kata kunci: aktualisasi, pembelajaran metode ilmiah, lokasi sekolah
PENYUSUNAN MODUL PENGAYAAN PENYAKIT PADA SISTEM PERNAFASAN MANUSIA UNTUK SISWA SMA N 1 GAMPING KELAS XI Fransisca Kiki Fajarwati; sukiya sukiya; Yuliati Yuliati
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i4.8102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyusunan modul pengayaan, kualitas modul dan respon siswa terhadap modul. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD). Tahapan penelitian ini menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation), namun hanya dibatasi sampai tahap development. Data diperoleh dari 2 ahli materi, 2 ahli media, 1 guru biologi, dan 29 siswa. Hasil proses penyusunan modul pengayaan adalah penyusunan modul dibagi menjadi 3 tahap yaitu tahap analisis (analysis), perencanaan (design), dan pengembangan (development). Langkah yang dilakukan pada tahap analisis adalah analisis kompetensi, siswa, dan instruksional. Langkah yang dilakukan pada tahap perencanaan adalah penyusunan kerangka struktur modul, penyusunan sistematika modul, dan perancangan alat evalasi. Langkah yang dilakukan pada tahap pengembangan adalah pra penulisan, penulisan draft, penyuntingan 1, revisi 1, penyuntingan 2, dan revisi 2. Hasil kualitas modul pengayaan secara umum termasuk dalam katagori baik. Hasil respon siswa terhadap modul juga termasuk dalam kategori baik. Kata kunci: modul, penyakit, sistem pernafasan

Page 8 of 20 | Total Record : 195


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Edukasi Biologi Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Edukasi Biologi Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Edukasi Biologi Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Edukasi Biologi Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Edukasi Biologi Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Edukasi Biologi Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Edukasi Biologi Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Edukasi Biologi Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No7 Tahun 2017 Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017 Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017 Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017 Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017 Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 Tahun 2017 Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016 Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Edukasi Biologi More Issue