cover
Contact Name
Moh. Vito Miftahul Munif
Contact Email
maana@unisda.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maana@unisda.ac.id
Editorial Address
Kantor LPPM Universitas Islam Darul Ulum Lamongan Jl. Airlangga 03 Sukodadi Lamongan, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 29647495     DOI : -
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini adalah peer-review journal yang secara berkala terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober; berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis, dan hasil penelitian pendidikan dan pengajaran pendidikan islam anak usia dini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
PENGGUNAAN METODE ROLE PLAYING DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Mahmudah, Puput Ayyun
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v2i2.6164

Abstract

From the results of research in this journa regarding the use of role playing methods in developing the social emosional abilities of early childhood. He researcher eants to now about evets that very often occur in early childhood today. Namely the ability which is less developed. It is know that there are several factors, which affects the social development of early dhildhood, such as a lack of activity with the setrrounding environment which causes later children to not wan to be invitee of work together, become introverts, prefer to play alon, like to sort out friendships. This research uses a literature study method ehite data collection. The journal book is in accordance with the theme of the study being researched. The tame is like the word of children, namely role playing with ron playing. Children can activity interact with their friends. Therefore the social emotional development of early childhood ean be feal well.
FINGER PAINTING PLAY DALAM MENGEMBANGKAN ANAK USIA DINI DI ERA SOCIETY 5.0 Rahayu, Novita Putri
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v2i2.6196

Abstract

This article is a literature review which aims to find out how useful th helping develop children's fine motor skills. which is in line with Childhood Education Standards (PERMENDIKBUD) (PERMEN concerning Child Development Achievement Standards (STPPA). C small muscles, especially in their hands, will improve with this game. T painting game can help develop children's fine motor skills well and no learn through play, by helping children coordinate hands and eyes, as to hand movements, complex movements, and manipulating moveme and expressing oneself through artistic creation using various media.
PENTINGNYA PERAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI ERA DIGITAL Maghfiroh, Lailatul
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v2i2.6211

Abstract

Era digital membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan dan pengasuhan anak. Di era ini, anak-anak usia dini sudah terpapar dengan berbagai teknologi digital, seperti smartphone, tablet, dan internet. Hal ini memberikan peluang sekaligus tantangan bagi orang tua dalam membentuk karakter anak. Tetapi, kenyataan menunjukkan bahwa banyak orang tua yang lalai, lupa, dan belum tahu cara melaksanakan tugas dalam mendidik dan membentuk karakter anak. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak di era digital sehingga anak dapat menggunakan teknologi digital dengan bijak dan bertanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian studi literatur dengan menggunakan analisis isi (content analysis). Anak usia dini memiliki karakteristik yag berbeda dengan orang dewasa, sehingga dalam membentuk karakter anak orang tua harus mengerti dan memahami karakter dasar anak usia dini. Diantaranya adalah rasa ingin tahu yang tinggi, berpikir egocentric, emosional, aktif dan energik, kreatif dan imajinatif, senang bermain, meniru orang dewasa, membutuhkan kasih sayang dan perhatian. Dalam hal ini, peran orang tua tidak dapat digantikan oleh siapapun. Oleh karena itu, orangtua harus menjadi teladan yang baik, memberikan kasih sayang dan perhatian, menanamkan nilai-nilai moral dan karakter, memberikan pendidikan dan pengawasan, membangun komunikasi yang terbuka dan efektif, memberikan motivasi dan dukungan, menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, dan menjadi teman yang baik bagi anak. Namun, orangtua dalam menjalankan perannya di era digital memiliki beberapa tantangan. Sehingga dibutuhkan strategi yang tepat diantaranya: menanamkan nilai-nilai moral dan karakter, membangun komunikasi yang terbuka dan efektif, memberikan pendampingan dan pengawasan, menciptakan lingkungan yang kondusif, menjadi role model yang baik, bekerja sama dengan sekolah dan masyarakat, memberikan motivasi dan dukungan, memahami dampak positif dan negatif teknologi digital, mengajarkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, mengajarkan tentang privasi dan keamanan online.
ANALISIS PEMBIASAAN NILAI - NILAI AKHLAKUL KARIMAH SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI DI DAERAH TERDEPAN, TERLUAR DAN TERTINGGAL (3T) KABUPATEN ROTE NDAO Winnuly, Winnuly; Munawaroh, Mufidatul; Hidayah, Siti Fatimah Nur
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v3i1.6468

Abstract

The phenomenon of a character crisis resulting in moral decline in the nation's generation should be overcome through the role of education as an effort to familiarize oneself with moral values. Schools and teachers have an important role in forming children's morals apart from family and parents in educating them, especially during the learning process. Facilitating the akhlakul karimah (noble character) needs of children in underdeveloped, outermost and frontier areas is an important and urgent challenge. This research uses a qualitative descriptive research approach. The aim of this research is to collect as much factual data as possible on the subject naturally in implementing the practice of akhlakul karimah values as an effort to build character in early childhood in frontier, outermost and disadvantaged areas (3T). Efforts to facilitate children's moral and moral needs are often not a top priority. Nevertheless, the importance of character and morality formation in children should not be ignored. To overcome this challenge, a collaborative approach between various parties, inclusive education that integrates moral values in educational programs, parent training, use of technology, community strengthening, and social skills development programs can be an effective solution.
ANALISIS TINGKAT STRES PENGASUHAN PADA IBU PETANI DI DESA SIDOMUKTI KABUPATEN BOJONEGORO Hikmawati, Lila; Mutiasari, Annisa Mawaddah; Zuschaiya, Diana
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v2i2.6859

Abstract

Abstrak This research aims to identify and analyze the level of parenting stress experienced by farmer mothers using a qualitative approach with a case study. Data were collected through in-depth interviews, observations, and analysis of relevant documents. The results of this study are expected to provide deep insights into the factors causing parenting stress among farmer mothers, and to serve as a basis for the development of appropriate interventions. Mothers who work and have preschool-aged children tend to have less interaction time and attachment with their children. As a result, children tend to imitate or engage in actions or words that do not meet their parents' expectations. Poor interaction between the parent and child environment can cause parents to experience stress, commonly referred to as parenting stress. Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tingkat stres pengasuhan yang dialami oleh ibu petani menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan stres pengasuhan pada ibu petani, serta memberikan dasar untuk pengembangan intervensi yang sesuai. Ibu yang bekerja dengan mempunyai anak usia prasekolah cenderung memiliki waktu interaksi serta kelekatan yang kurang dengan anak-anak mereka. Oleh karena itu, anak cenderung meniru atau melakukan tindakan atau kata-kata yang tidak sesuai dengan harapan orang tua. Interaksi antara lingkungan orang tua dan anak yang kurang baik dapat menyebabkan orang tua mengalami masa stres, atau biasa disebut stres pengasuhan.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN PRAMENULIS MENGGUNAKAN MEDIA YANG BERVARIASI DI TK TUNAS PERTIWI Setyaningrum, Herawati; Machmudah, Machmudah; Sa'adah, Hurin Innihayatus
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v3i1.6892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan pra menulis yang menggunakan media yang bervariasi di TK TUNAS PERTIWI di Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara. Siklus I dan Siklus II, masing-masing terdiri dari empat tahap yaitu : Perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Bentuk penelitian ini dikenal sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini melibatkan 16 anak yang berusia antara 5 dan 6 tahun di kelompok B TK Tunas Pertiwi, yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Lembar Pengamatan dan Observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian perbaikan pembelajaran ini menemukan bahwa kompetensi bidang pengembangan motorik halus anak yang belum berkembang sebesar lima puluh persen pada kegiatan pra siklus, tetapi turun menjadi 0 % pada kegiatan siklus I dan siklus II. Anak yang Berkembang Sesuai Harapan meningkat dari kegiatan pra siklus sebesar 25%, menjadi 62% pada siklus I, dan 40% pada siklus II. Anak yang Berkembang Sangat Baik meningkat dari kegiatan pra siklus sebesar 0% menjadi 19% pada siklus I dan 50% pada siklus II. Dalam penelitian tindakan perbaikan ini, diharapkan kemampuan motorik halus anak dapat lebih meningkat lagi jika metode pembelajaran menggunakan media yang bervariasi.
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DALAM TINJAUAN ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI Sari, Arini Vika; Pariyasto, Sofyan
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v3i1.6988

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau hasil penelitian Gambaran Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 berdasarkan landasan ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Penelitian ini adalah jenis penelitian analisis konten dengan objek Gambaran Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 tahun 2020. Analisis data dilakukan dengan penafsiran secara deskriptif yang menggunakan tiga langkah, yaitu memahami isi, memisahkan bagian tertentu, dan menganalisis hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 memiliki landasan ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Namun, terdapat bagian-bagian yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini yaitu: (1) pemaparan lebih rinci mengenai acuan dalam menentukan nilai-nilai karakter anak usia dini; (2) kurangnya penjelasan dalam instrumen penelitian yang dibuat dalam bentuk tabel; (3) kurangnya penjelasan mengenai rubik penilaian; (4) pada bagian hasil hanya menampilkan kemandirian, kepercayaan diri, dan tanggung jawab, sedangkan di rubik penilaian terdapat 7 aspek dengan 8 indikator.
KEPEMIMPINAN VISIONER DAN CORPORATE CULTURE DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DAN MINAT PELANGGAN PENDIDIKAN ISLAM TRANSFORMATIF Muhari, Muhari
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v2i2.7257

Abstract

Teori-teori kepemimpinan merupakan penggeneralisasian satu seri perilaku pemimpin dan konsep-konsep kepemimpinannya, dengan menonjolkan latar belakang historis, sebab musabab timbulnya kepemimpinan, persyaratan menjadi pemimpin, sifat-sifat utama pemimpin, tugas pokok dan fungsinya, serta etika profesi kepemimpinan. Pentingnya kepemimpinan visioner didasarkan pada fenomena dinamisasi perubahan dan tuntutas beradabtasi. Hasil penelitian tentang kepemimpinan visioner dan corporate culture dalam meningkatan daya saing dan minat pelanggan Pendidikan transformative ini mendapatkan temuan; 1) Upaya peningkatan minat pelanggan menuntut kecermatan visi pemimpin terhadap karakteristik minat dan kepuasan pelanggan yang dituju atau diharapkan serta model-model program pendidikan yang selaras dengannya serta adanya tolok ukur standar layanan yang diminati pelanggan dan diwujudkan dalam program-program layanan yang ditawarkan, baik dari segi keandalan, kepekaan, kepastian, empati dan wujudnya; 2) Minat pelanggan turut dipengaruhi visi pemimpin dalam memenangkan dasa saing melalui menggunakan pendekatan biaya rendah, diferensiasi layanan, focus memperkuat persaingan pada program layanan yang sama, atau pendekatan diversifikasi; 3) Upaya peningkatan daya saing dan minat pelanggan harus dibangun atas dasar budaya organisasi yang ideal dan berkemajuan dengan mengedepankan prinsip bahwa budaya bukan sekedar peraturan-peraturan, sesuai dengan kondisi dan gerak kemajuan Lembaga, sesuai dengan tantangan yang dihadapi Lembaga, mampu diikuti oleh seluruh anggota dan benar-benar diterapkan oleh seluruh anggota.
URGENSI KETERLIBATAN ORANG TUA MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BERMAIN ANAK DI RUMAH Masruroh, Atik; Widyasari, Sesilia
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v3i1.7398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan hal-hal yang perlu diketahui orang tua dalam kegiatan bermain anak di lingkungan rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review yang menganalisis kritis terhadap sumber terkait dari jurnal. Data yang dikumpulkan bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian yang berkaitan dengan peran dan hal-hal yang perlu diketahui orang tua dalam kegiatan bermain anak di lingkungan rumah. Hasil penelitian bahwa beberapa hal yang menjadi urgensi orangtua dalam melibatkan dirinya menciptakan lingkungan bermain anak di rumah, diantaranya membangun perspektif orangtua tentang bermain, mengetahui bentuk keterlibatan orangtua dan pemilihan bahan bermain. Pentingnya ketiga hal tersebut untuk dipelajari lebih mendalam agar orangtua dapat menumbuhkan inisiatif dan intervensi yang berfokus pada penciptaan lingkungan bermain anak. Diharapkan ketika di rumah anak akan mendapat manfaat dengan mempertimbangkan bagaimana pengalaman budaya orang tua dengan membentuk perspektif mereka mengenai bermain, supaya dapat menciptakan keterlibatannya dan memilih bahan belajar yang tepat untuk anak.
PENDIDIKAN AKHLAK ANAK USIA DINI MENURUT IMAM AL-GHOZALI Maghfiroh, Lailatul
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v3i1.7404

Abstract

Abstrak Pendidikan adalah proses untuk mengubah sikap dan tingkah laku seseorang dengan tujuan untuk mendewasakan seseorang melalui usaha pengajaran dan pelatihan. Persoalan yang dihadapi oleh pendidikan saat ini adalah kemerosotan akhlak. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya pergaulan bebas antar remaja, perkelahian, pemakaian narkoba, pembunuhan, tindak kriminal dan lain sebagainya. Semua masalah itu terjadi akibat kurangnya pengetahuan akhlak. Oleh karena itu perlu adanya solusi untuk memperbaiki melalui pendidikan akhlak yang dimulai pada anak usia dini karena pembentukan akhlak tidak dapat dilakukan dengan instan. Hal yang menarik untuk dibahas pada tulisan ini adalah bagaimana pandangan Al-Ghazali terhadap pendidikan akhlak kepada anak usia dini. Al-Ghazali merupakan tokoh ulama muslim yang salah satu pemikirannya dalam bidang pendidikan akhlak. Pemikiran Al-Ghazali di bidang pendidikan setidaknya bisa dijadikan salah satu inspirasi untuk menata kembali pendidikan akhlak bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian studi literatur dengan menggunakan analisis isi (content analysis). Menurut Al-Ghazali, konsep pendidikan akhlak dibagi menjadi dua, yaitu pendidikan formal dan non formal. Pendidikan non formal dilakukan di lingkungan keluarga, dengan mengarahkan anak kepada hal yang positif melalui metode cerita (hikayat), dan keteladanan (uswah al hasanah). Sedangkan untuk pendidikan formal, Al-Ghazali menekankan pentingnya keberadaan seorang guru yang memiliki tanggung jawab, dan keterampilan dalam mengajar sesuai dengan pemahaman para murid. Sedangkan tujuan pendidikan akhlak yang ingin diajarkan pada anak usia dini menurut Al-Ghazali, yaitu: membentuk perilaku yang terpuji, mendekatkan diri kepada sang pencipta, mendapatkan ilmu pengetahuan, menciptakan keseimbangan diri, mencari keridhaan Allah, mendapatkan ketenangan dan ketentraman, membiasakan diri untuk berperilaku baik. Selain itu, Al-Ghazali juga menjelaskan bahwa akhlak dapat dirubah melalui pendidikan dengan menggunakan beberapa metode yaitu metode keteladanan, at-Tajribah, riyadhah, dan mujahadah. Kata kunci: Pendidikan Akhlak, Anak Usia dini, Imam Al-Ghazali

Page 2 of 3 | Total Record : 25