cover
Contact Name
ASEF WILDAN
Contact Email
acheif90@gmail.com
Phone
+6285790241092
Journal Mail Official
ezrasciencebulletin@gmail.com
Editorial Address
Gogorante - Ngasem - Kediri Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ezra Science Bulletin
Published by Kirana Publisher
ISSN : -     EISSN : 29881897     DOI : https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i1.9
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
PANDANGAN ALKITAB MENGENAI PERAN PEREMPUAN DALAM GEREJA: ANALISIS KATA authentein DALAM TEKS 1 TIMOTIUS 2:12 Abisha, Cato Lemmuel; Pardosi, Milton
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1A (2024): SPECIAL ISSUE - Philosophy Science
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1A.104

Abstract

Kedudukan perempuan di gereja sebagai pemimpin sering dipermasalahkan. Masalah ini sering dikaitkan dengan kalimat Paulus dalam 1 TImotius 2:12 yang terkesan seperti membatasi peran perempuan dalam gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran istilah "authentein" dalam 1 Timotius 2:12, yang telah menjadi bahan perdebatan mengenai peran perempuan dalam gereja. Perdebatan ini berpusat pada interpretasi pernyataan Paulus bahwa perempuan tidak boleh "mengajar" atau "memiliki otoritas" atas laki-laki. Penelitian ini mengkaji berbagai perspektif mengenai makna "authentein", yang dapat ditafsirkan secara negatif atau positif tergantung pada konteksnya. Penelitian ini mengkaji kata aslinya untuk mendapatkan informasi maksud dari penulisan surat Paulus dalam ayat tersebut.
AN ANALYSIS OF THE EFFECT OF EARLY BAPTISM ON FAITHFULNESS IN THE CHURCH IN THE SEVENTH DAY ADVENTIST CHURCH MORIA HILL CHURCH BASED ON MARK 16:16 Noti, Chiccof Stephenson Benerivo; Mangadar Simbolon
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1A (2024): SPECIAL ISSUE - Philosophy Science
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1A.105

Abstract

This study aims to analyze the effect of early baptism on church faithfulness in the Seventh-day Adventist Church, especially in the Moria Hill Congregation, with reference to Mark 16:16. The research method used is a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with congregation members who have experienced baptism, as well as analysis of Scripture texts and related literature. The results showed that baptism too early can negatively impact faithfulness in the church, as in some cases, individuals who are baptized too soon may not have fully understood their commitment to their faith. The implication of this finding is the importance of a careful approach in the baptismal process, by providing a deep understanding of faith commitment before one is baptized. This research is expected to contribute to the development of more effective and sustainable baptismal practices in the context of the Seventh-day Adventist church
PENYULUHAN PENGGUNAAN INTERNET SEHAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI SMA AL-HIDAYAH DLANGGU MOJOKERTO Kotijah , Siti; Ramadina, Rizma Dwi; Dianova , Vivi Uma Dianova
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.106

Abstract

Era masyarakat digital di Indonesia salah satunya di tunjukkan oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) utamanya penggunaan internet melalui telepon seluler. Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sebagian besar penduduk dunia. Mulai dari urusan mencari informasi, bekerja, belanja maupun bersosial media untuk menyapa teman, kerabat maupun keluarga. Kurangnya kesadaran tentang penggunaan internet yang sehat telah menghadirkan bentuk baru kekerasan berbasis gender online. Salah satu bentuk kekerasan berbasis gender online yang difasilitasi teknologi yaitu cyberbullying. Cyberbullying telah menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terkemuka di kalangan remaja. Bullying merujuk pada kesengajaan tindakan agresif yang dilakukan oleh kelompok atau individu berulang kali dan dari waktu ke waktu terhadap korban. Kondisi kesehatan psikologis para siswa yang beraneka ragam, dan tidak menutup kemungkinan membutuhkan pengetahuan terkait penggunaan internet positif. Pada pengabdian kali ini sekolah yang dituju adalah SMA Al-Hidayah Dlanggu Mojokerto yang mana para siswanya secara aktif mengakses internet setiap hari. Sehingga penting bagi para siswa di sekolah dapat memahami penggunaan internet yang baik dan benar. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan di sekolah. Pelatihan dilakukan agar para siswa memiliki dasar pengetahuan yang cukup terkait penggunaan internet positif.
EDUCATION ON CARDIOPULMONARY RESUSCITATION MANAGEMENT ON THE KNOWLEDGE LEVEL OF RED CROSS YOUTH Rofi'ah, Ika Ainur; Putra, Moch. Aldino Hidayat; Sukrisno, Adi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.108

Abstract

Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) is a method for restoring the function of the respiratory and circulatory systems in patients experiencing sudden cardiac arrest or sudden cessation of breathing. CPR skills can be taught to anyone, including the general public, as cardiac arrest incidents can occur anytime and anywhere. The community service activities were carried out with a program providing education on CPR management on the knowledge level of students at Mojokerto City State 2 High School. Education was provided using a 2-method approach, namely the lecture method with material on the definition of CPR, indications for CPR, and CPR actions, and the CPR demonstration method using a mannequin. The sample for this community service activity consisted of 27 respondents, who were taken using total sampling techniques. The design used a pre-experimental and a one-group design pre-test-post-test approach. The instrument used a CPR knowledge questionnaire which was measured before and after education. The data analysis was the Wilcoxon test. The results of this community services activity showed that there was a significant difference before and after being given CPR education, knowledge in the CPR definition domain (p-value = 0.015; α <0.05), knowledge in the CPR indication domain (p-value = 0.000; α <0.05); knowledge in the CPR Action domain (p-value = 0.015; α <0.05). Education on cardiopulmonary resuscitation is essential, especially for the general public, as cardiac arrest can also occur outside of a hospital setting, thereby allowing individuals to assist.
PELAKSANAAN SENAM MENCEGAH STROKE PADA LANSIA DIDESA RANDEGAN KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK Wahyuningsih, Binarti Dwi Wahyuningsih
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.110

Abstract

Pencegahan yang dilakukan pada orang sehat atau kelompok berisiko seperti lansia yang belum terkena stroke untuk mencegah kemungkinan terjadinya Stroke yang bisa dilakukan : Peningkatan aktivitas fisik, Penyediaan pangan sehat & percepatan perbaikan gizi , Peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit .Peningkatan kualitas lingkungan ,Peningkatan edukasi hidup sehat . Olahraga termasuk senam mencegah stroke untuk lansia bisa meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan memperbaiki tekanan darah tinggi. Pemberian sosialisasi mengenai senam mencegah Stroke, Melaksanakan kegiatan senam untuk mencegah Stroke bersama para lansia dan Kelompok posyandu lansia di desa Randegansari. Sesudah senam dilakukan pengukuran kemampuan lansia terhadap senam mencegah stroke. . hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa setelah dilakukan pendidikan kesehatan, tindakan responden meningkat dengan presentase baik 17 (93%) responden dan presentase kurang sebanyak 3 (7%) responden. Data tersebut menjelaskan bahwa terdapat peningkatan sesudah diberikan pendidikan kesehatan melalui media audiovisual terhadap pelaksanaan senam mencegah stroke amat pesat. Dari hasil penelitian pemberian pendidikan kesehatan melalui media audiovisual mampu meningkatkan tindakan lansia tentang pelaksanaan senam mencegah stroke
KETERLIBATAN ORANG MUDA DALAM KEGIATAN PEMUDA DI GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH JEMAAT TARAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IMAN SESEORANG (1 TIMOTIUS 4:12) Wuisan, Dearestly Eftifena Arantxa; Alvyn C. Hendriks
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1A (2024): SPECIAL ISSUE - Philosophy Science
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1A.111

Abstract

Pentingnya peran aktif pemuda dalam kegiatan gerejawi, khususnya di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Tarakan. Fokusnya adalah bagaimana keterlibatan mereka memengaruhi pertumbuhan iman, sesuai dengan ajaran yang terdapat dalam 1 Timotius 4:12. Dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melakukan wawancara mendalam untuk menggali pengalaman dan persepsi pemuda terkait dengan keterlibatan mereka dalam kegiatan gerejawi. Hasilnya menunjukkan bahwa partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan gerejawi memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan iman mereka. Mereka mengalami peningkatan dalam keintiman hubungan dengan Allah dan membangun karakter rohani yang kuat melalui interaksi dan pengalaman dalam lingkungan gereja. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pemimpin gereja untuk merancang program dan strategi yang lebih efektif dalam mendukung pertumbuhan rohani pemuda, terutama di lingkungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh.Dengan demikian, jurnal tersebut tidak hanya menggarisbawahi pentingnya keterlibatan pemuda dalam kegiatan gerejawi, tetapi juga menyoroti bagaimana hal ini secara konkret memengaruhi pertumbuhan spiritual mereka. Hal ini menegaskan bahwa pemuda memiliki peran yang tidak bisa diabaikan dalam memperkuat kehidupan rohani komunitas gerejawi, dan bahwa upaya untuk mendorong keterlibatan mereka memerlukan perhatian khusus dari pemimpin gereja dan pembuat kebijakan gerejawi.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH SEBAGAI PAUD BERKUALITAS DI PAUD MAWAR Dimyati, Rafika Hanafiyah; Pujiarto
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.112

Abstract

Seorang pemimpin adalah orang yang berdiri di depan di setiap lembaga atau organisasi yang dipimpinnya, pemimpin yang amanah, ikhlas, visioner dan selalu melakukan perubahan kearah yang lebih baik.Kepala sekolah adalah orang yang mengepalai pendidik, tenga kependidikan dan peserta didik di sebuah sekolah. Dalam lingkup tersebut kepala sekolah adalah pemimpin yang digugu dan ditiru setiap tindak tanduk dan tingkah lakunya. Penelitian yang dilakukan ini memakai metode data kualitatif dengan menyajikan data kualitatif yang didapatkan dari wawancara dan juga observasi. Kepala sekolah sebagai manajer, mempunyai fungsi: menyusun perencanaan, mengkoordinasikan kegiatan, melakukan pengawasan, melakukan evaluasi terhadap kegiatan, mengadakan rapat, mengambil keputusan, mengatur proses pembelajaran, mengatur administrasi, dan mengatur tata usaha, siswa, ketenagaan, sarana, dan prasarana.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN DENGAN KOMPLOMENTER PEMBERIAN AROMATERAPI LEVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN Masnon; Elsy Juni Andri Kariny; Ida Kencanawati
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.113

Abstract

Peningkatan kesehatan ibu dan anak saat ini menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan upaya kesehatan. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dijadikan sebagai tolak ukur dalam menilai tingkat derajat kesehatan ibu dan anak suatu bangsa. Pada kasus ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan asuhan continuity of care sejak masa kehamilan hingga nifas, melalui penelaahan kasus pada 3 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Hasil pemeriksaan tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek yaitu ibu hamil telah melakukan terapi aromaterapi lavender dan setelah dievaluasi bahwa ketiga ibu hamil mengatakan bahwa kecemasan yang dialami ibu hamil trimester III berkurang dan didukung dengan penelitian yang dilakukan
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN DENGAN PENINGKATAN PRODUKSI ASI IBU POST PARTUM MELALUI KOMPLEMENTER PIJAT OKSITOSIN Primadevi, Inggit; Masnoni; Nurhariyanti; Rosbiatul adawiyah
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.114

Abstract

Asuhan kebidanan berkelanjutan / Continuity of care (COC) adalah upaya untuk memberikan asuhan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, Bayi Baru Lahir (BBL) dan Keluarga Berencana (KB) adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Hasil evaluasi dari pemberian rendam kaki dengan air hangat didapatkan skala intensitas nyeri sebelum intervensi nyeri sedang(skala nyeri 4), setelah dilakukan intervensi menjadi nyeri ringan (skala nyeri 3). Hasil evaluasi terapi birthing ball didapatkan skala intensitas nyeri sebelum Tindakan nyeri sedang (skala nyeri 5), setelah dilakukan intervensi menjadi nyeri ringan (skala nyeri 3). Hasil evaluasi pemberian pijat oksitosin didapatkan hasil pengeluaran ASI yang lancar
SOCIAL SUPPORT, COMMUNITY CULTURE, AND RECEIPT OF HEALTH INFORMATION ON MATERNAL COMMITMENT TO PREVENT STUNTING IN CHILDREN UNDER FIVE IN BANGKALAN DISTRICT Fitriah; Mustofa Haris; Rodiyatun; Suryaningsih
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.115

Abstract

Stunting cases, which are a threat to the growth of toddlers, are still very high in Bangkalan Regency. The purpose of the study was to analyse the influence of social support, community culture and information acceptance on maternal commitment to stunting prevention. This research is a survey research with a cross sectional approach. The target population in this study were mothers who had toddlers 2-4 years old in Bangkalan Regency with a total sample of 300 mothers from 5 villages. The sampling technique used was Cluster Random Sampling. Clusters are based on villages with the highest and lowest number of stunting. The data collection instrument used a questionnaire. The variables studied were social support, community culture and receipt of health information as independent variables. While the dependent variable is maternal commitment in stunting prevention. The data obtained in this study were analysed descriptively and then analysed using multiple linear regression tests.  Before testing the regression equation model, classical assumption testing was carried out first. The results showed that social support, community culture and information acceptance had an effect on maternal commitment in preventing stunting both partially and simultaneously with a significance level of 0.000. The existence of social support will give rise to self-confidence and increase the mother's commitment to provide better care to children so that stunting does not occur. Through culture, values, beliefs, norms, and practices that are considered important by a community group and become individual commitments, including efforts to prevent stunting. Receiving information will build mothers' attitudes and beliefs about their ability to prevent stunting, as a form of maternal commitment.

Page 10 of 41 | Total Record : 407