cover
Contact Name
ASEF WILDAN
Contact Email
acheif90@gmail.com
Phone
+6285790241092
Journal Mail Official
ezrasciencebulletin@gmail.com
Editorial Address
Gogorante - Ngasem - Kediri Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ezra Science Bulletin
Published by Kirana Publisher
ISSN : -     EISSN : 29881897     DOI : https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i1.9
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN DENGAN INTERVENSI KOMPLEMENTER KOMPRES HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG SAAT HAMIL, PERSALINAN, BAYI BARU LAHIR, NIFAS Rita Zahara; Darwatik; Sri Windarti; Hikmah Ifayanti
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.116

Abstract

Bidan merupakan profesi kunci dalam pelayanan terhadap perempuan selama daur kehidupan. Dengan melakukan asuhan secara Continuity Of Care (COC) pada ibu sejak masa kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir sampai KB. diharapkan status kesehatan masyarakat bisa terpantau sehingga menurunkan AKI dan AKB. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB adalah Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Studi kasus adalah penelitian yang dilakukan dengan meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. a. Penulis melakukan perbandingan hasil antara manajemen kasus terhadap teori didapatkan hasil tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek. Dalam memberikan asuhan kebidanan penulis tidak menemukan kendala ataupun hambatan.Setelah melakukan asuhan kebidanan terhadap Ny.R pada masa kehamilan, persalinan, nifas, BBL dan keluarga berencana penulis menyimpulkan ibu mendapatkan asuhan kebidanan sesuai standar dan asuhan kebidanan komplementer sehingga ibu bisa melewati masa kehamilan, persalinan, nifas, BBL dan keluarga berencana dalam kondisi sehat
BAHASA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI DALAM DAKWAH Diansyah, Harno
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.118

Abstract

Penelitian ini menjelaskan aspek bahasa sebagai alat komunikasi, melalui bahasa melahirkan simbol-simbol komunikasi, keberadaan simbol-simbol yang ada akan ditangkap dan dihadirkan kembali dalam bahasa verbal. Begitu juga dengan dakwah melibatkan simbol-simbol bahasa sebagai karakter yang akan di cernah agar informasi dapat dipahami menjadi suatu ajakan dan mudah diaplikasikan. Penelitian ini menggunakan jenis library research dan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Kata dalam bahasa merupakan unsur utama untuk pembentukan bahasa dan bahasa merupakan unsur verbal terbentuknya komunikasi dalam kehidupan kita. Sehingga dengan adanya komunikasi memudahkan kita untuk berinteraksi dan bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari. Dan sebenarnya dakwah itu sendiri adalah komunikasi, dakwah tanpa komunikasi tidak akan mampu berjalan menuju target-target yang diinginkan, demikian komunikasi tanpa dakwah akan kehilangan nilai-nilai Ilahi dalam kehidupan.
EMPOWERING HOUSEWIVES FOR FAMILY ECONOMIC RESILIENCE IN NAGARI BALAIGURAH, WEST SUMATRA Endrizal, Endrizal; Suharti; Kahanna, Mutia
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.119

Abstract

For women who are housewives, developing their potential should also be something that needs to be done, especially for those who depend on their husbands for economic income. Such is the case in nagari Balaigurah, District IV angkek, Agam Regency, West Sumatra. Most housewives there have not even realised their potential. This reason is the background of the counselling activities aimed at motivating and exploring the potential of housewives in Nagari Balaigurah, District IV Angkek. The method used in this research is qualitative method. Data was collected by means of in-depth interviews, documentation and Focus Group Discussions. Through this research, it is found that the involvement of Nagari as a stakeholder is an undeniable element to achieve the expected results so that later the potential of housewives who have been explored can synergise with the Nagari programme.
ANALISIS RANTAI PASOK BAHAN BAKU INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL Siti Nurkomariyah; Disma Prasaja; Fajar Ciputra Daeng Bani
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.120

Abstract

Keterbatasan kemampuan mengakses bahan baku menjadi salah satu penyebab rendahnya daya saing IKM Tekstil dan Produk Tekstil (TPT). Bahan baku yang diproduksi oleh industri tekstil skala besar sulit dijangkau secara langsung oleh IKM TPT karena adanya jumlah minimum order yang ditetapkan, sementara kapasitas produksi mereka terbatas. Demikian halnya dengan bahan baku impor yang diperoleh IKM dari penjual eceran, sebagian besar IKM belum mampu menjadi importir langsung. Berbagai permasalahan terhadap akses bahan baku dan panjangnya rantai distribusi menyebabkan harga bahan baku yang dibeli oleh IKM jauh lebih tinggi, sehingga harga jual produknya jadi menjadi lebih mahal. Analisis rantai pasok dilakukan untuk mengetahui efektivitas sistem distribusi bahan baku IKM dari produsen bahan baku sampai ke IKM sebagai pengguna. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan kondisi yang terjadi di lapangan. Perlu dibentuk sebuah pusat bahan baku yang menjadi perantara antara IKM dengan produsen bahan baku dalam negeri dan importir, sehingga IKM TPT mendapatkan kemudahan mengakses bahan baku dengan harga yang lebih murah. Kata kunci: IKM TPT, rantai pasok, deskripif, pusat bahan bak
STRATEGI MANAJEMEN DALAM IMPLEMENTASI BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT PASCA KREDITASI Nur Aisyah Syahfitri Hasibuan; Abraham Michael
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.121

Abstract

Rumah Sakit harus memprioritaskan keselamatan pasien dalam pelayanan kesehatan. Dalam upaya mendapatkan pengakuan mutu pelayanan, Rumah Sakit harus melaksanakan akreditasi oleh lembaga independen yang ditunjuk oleh Kementrian Kesehatan. Namun, setelah pelaksanaan akreditasi, seringkali elemen penilaian terutama terkait keselamatan pasien tidak diprioritaskan seperti ketika akreditasi dilakukan. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk merumuskan strategi manajemen yang dapat diterapkan untuk membudayakan keselamatan pasien pasca akreditasi dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen yang efektif melibatkan komitmen pimpinan, pelibatan seluruh tenaga medis dan non-medis, pendekatan tim, pelatihan dan pengembangan berkelanjutan, monitoring dan umpan balik terus-menerus, serta penggunaan teknologi informasi untuk sistem pelaporan dan pemantauan kesalahan. Pentingnya peran manajemen dalam memimpin transformasi budaya keselamatan pasien pasca akreditasi juga ditekankan. Dengan menerapkan strategi yang tepat, Rumah Sakit dapat memastikan bahwa keselamatan pasien menjadi integral dalam setiap aspek operasional dan pelayanan klinis.
SILENT ALARM: TANTANGAN KRITIS RENDAHNYA PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT INDONESIA Dedeh Jubaedah; Rumintjap, Friedrich Max
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.122

Abstract

Pelaporan insiden keselamatan pasien (PSIR) merupakan komponen krusial dalam sistem perawatan kesehatan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan pasien. Meskipun telah diterapkan lebih dari satu dekade di Indonesia, angka pelaporan insiden tetap rendah akibat hambatan signifikan. Hambatan tersebut meliputi budaya shaming dan blaming yang kuat, beban kerja tinggi, kurangnya waktu untuk melapor, kurangnya pengetahuan tentang sistem pelaporan, dan dukungan manajemen rumah sakit yang tidak memadai. Penelitian menunjukkan bahwa feedback dan supervisi yang efektif dapat secara signifikan mengurangi insiden keselamatan pasien. Namun, ketakutan akan konsekuensi negatif, kurangnya dukungan psikologis dari manajemen, dan beban kerja tinggi tenaga kesehatan (HCWs) memperburuk masalah pelaporan. Selain itu, sistem pelaporan yang rumit dan birokratis juga menghalangi HCWs untuk melaporkan insiden. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan perubahan budaya organisasi, edukasi dan pelatihan berkelanjutan, dukungan manajemen yang kuat, dan penyederhanaan sistem pelaporan. Memastikan alokasi waktu yang cukup untuk pelaporan insiden serta memanfaatkan teknologi informasi untuk proses pelaporan yang efisien dapat meningkatkan angka pelaporan. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan mendukung bagi tenaga kesehatan, yang pada akhirnya meningkatkan keselamatan pasien.
ASUHAN KEBIDANAN PRAKONSEPSI DAN PERENCANAAN KEHAMILAN SEHAT PADA NY. A USIA 22 TAHUN DENGAN RIWAYAT ANEMIA Wardana, Husnia Nur; Ardhiani, Innas Tiara
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.123

Abstract

Kesehatan reproduksi menjadi titik awal dalam pembangunan kesejahteraan ibu dan anak, yang dapat dipersiapkan sejak dini. Prakonsepsi kesehatan merupakan bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan bagi perempuan dan laki-laki selama masa reproduksi mereka. Tujuan: memberikan asuhan kebidanan pada masa prakonsepsi dan perencanaan kehamilan yang sehat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional pada wanita usia subur Ny. Usia 22 tahun dengan penerapan 7 Langkah Varney dan Soap Visit Rumah. Jenis data primer. Pengumpulan informasi dan penentuan diagnosis dilakukan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan pencatatan dokumen. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil yang diperoleh dengan teori yang ada. Hasil: P0000 Ab000, usia 22 tahun, dengan dugaan anemia dan prakonsepsi perencanaan. Kesimpulan: Perencanaan kehamilan yang sehat mencakup pemeriksaan kesehatan sebelum kehamilan. Skrining prakonsepsi diperlukan untuk mempersiapkan kondisi fisik, gizi, psikologis, psikis, finansial, dan kesiapan saudara kandung. Langkah-langkah skrining prakonsepsi perlu diimplementasikan guna memastikan persiapan yang optimal untuk kehamilan yang sehat.
PENYULUHAN IMUNISASI DI POSYANDU DESA BULOK Anita Noviana; Annisak Meisuri; Idawati; Juni Ekawati; Meichiko Indah; Nita Arena Putri; Nurniyanti; Nylida Sari; Nyimas Evi SMS; Ririn Martina; Tuti Mayati; Tri Widayanti; Nur Alfi fauziah
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.124

Abstract

Immunisation protects children against several preventable diseases (PD3I). Immunisation is a highly effective form of health intervention in reducing infant and under-five mortality. Every year more than 1.4 million children worldwide die from diseases that could be prevented by immunisation. Despite the fact that many mothers now bring their babies to health workers for immunisation, only a small proportion of them are given counselling. in bulok village there are still toddlers who do not get complete basic immunisation due to lack of knowledge and hassle. The expected output target is an increase in knowledge between before and after counseling, as well as awareness of mothers to bring their children to Posyandu to get immunised. The method in this Community Service is carried out by providing counseling on Basic Immunisation. In the early stages of counselling, the material provided is about the definition, benefits, and impacts if immunisation is not given to toddlers. The results of this Community Service activity on Counseling on Basic Immunisation for Toddler Mothers at the Bulok Village Posyandu found that participants listened, were enthusiastic, and understood the material presented by the implementer of the extension activities. The results of the service are an increase in knowledge and awareness of mothers to bring their children to get immunised in an effort to prevent disease.
THE CHARACTER OF BU PRANI IN THE FILM “BUDI PEKERTI”: A SEMIOTIC ANALYSIS STUDY BY CHARLES SANDERS PEIRCE Rizki Wahyu Arif Hidayatulloh; Rustim; Choiru Pradhono
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.129

Abstract

This study aims to reveal the signs of Mrs. Prani's character in the film 'Budi Pekerti' using Charles Sanders Peirce's semiotic analysis. The research method used is descriptive qualitative with an in-depth case study. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study show that there are 27 signs that depict the four main characteristics of Mrs. Prani: honest, patient, intelligent, and responsible. These signs were identified through visual and audio analysis of scenes in the film. Peirce's semiotic approach is effective in understanding how visual and audio signs are used to build character and convey moral messages in the film. This research contributes to a deeper understanding of the use of semiotics in film analysis, particularly in analyzing characters and conveying moral messages through visual and audio signs.
TANTANGAN IMPLEMENTASI TRANSFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN MELALUI PENGEMBANGAN ACADEMIC HEALTH SYSTEM DI PROVINSI SULAWESI SELATAN Eko Nugroho; Astoro, Anjar Budi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.130

Abstract

Transformasi sumber daya manusia (SDM) kesehatan menjadi prioritas dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan dan mencapai tujuan pembangunan kesehatan berkelanjutan. Academic Health System (AHS) muncul sebagai strategi untuk mempercepat transformasi ini dengan mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan layanan kesehatan. Namun penerapan AHS di Provinsi Sulawesi Selatan menghadapi beberapa tantangan, antara lain resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan koordinasi antar lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan utama penerapan AHS di provinsi tersebut. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Wawancara dilakukan terhadap 20 orang, termasuk pimpinan institusi layanan kesehatan, direktur rumah sakit, pejabat pemerintah daerah, profesional kesehatan, dan mahasiswa kedokteran. Informan dipilih dengan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan AHS di Sulawesi Selatan berpotensi meningkatkan kualitas dan distribusi tenaga kesehatan. Namun tantangan seperti penolakan terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan koordinasi antar lembaga perlu diatasi. Dengan komitmen yang kuat dan strategi yang tepat, penerapan AHS di Sulawesi Selatan dapat menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan tenaga kesehatan.

Page 11 of 41 | Total Record : 407