cover
Contact Name
ASEF WILDAN
Contact Email
acheif90@gmail.com
Phone
+6285790241092
Journal Mail Official
ezrasciencebulletin@gmail.com
Editorial Address
Gogorante - Ngasem - Kediri Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ezra Science Bulletin
Published by Kirana Publisher
ISSN : -     EISSN : 29881897     DOI : https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i1.9
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
BUSANA PENGANTIN JALO BATANTI SEBAGAI PENCIPTAAN EXOTIC DRAMATIC STYLE Anggun, Tri; Fatrina, Novina Yeni
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.372

Abstract

Busana Pengantin Jalo Batanti merupakan pakaian adat dari daerah Solok yang biasanya dikenakan dalam acara adat bararak perkawinan. Keunikan visual dan kekayaan makna dari busana ini menjadi sumber inspirasi dalam penciptaan karya dengan pendekatan exotic dramatic style yang menonjolkan kesan mewah, kuat, artistik. Dalam prosesnya diterapkan teknik makrame sebagai aksen dekoratif yang memperkaya nilai estetika karya. Penciptaan karya ini bertujuan mewujudkan dan menampilkan kreativitas perancangan busana yang mampu memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern, serta menggunakan kain songket Silungkang untuk mempertahankan nilai budaya Minangkabau. Proses penciptaan meliputi empat tahap, yaitu eksplorasi, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Hasil karya berupa tiga busana, yaitu (1) Busana Haute Couture, (2) Busana Ready To Wear Deluxe, dan (3) Busana Ready To Wear, yang ditampilkan dalam fashion show di Taman Pelataran Jam Gadang, Bukittinggi sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal memalui pendekatan estetika modern.
SIREN DALAM BUSANA PESTA MALAM DENGAN FEMININE ROMANTIC STYLE Putri, Sri; Aryadi, Mirda
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.373

Abstract

Karya yang berjudul “Siren dalam Busana Pesta Malam pada Feminine Romantic Style” terinspirasi dari karakter series Amerika berjudul Siren yang menampilkan sosok putri duyung cantik namun berbahaya. Siren merupakan makhluk setengah manusia dan ikan yang memiliki wajah cantik dan suara yang memikat. Adapun busana pesta malam ini menggunakan gaya feminin romantis dengan pemilihan siluet A dan L serta potongan asimetris. Dalam perwujudan karya ini menggunakan teknik butik. Metode penciptaan yang dilakukan dimulai dari persiapan yaitu mencari referensi atau buku yang berkaitan dengan ide penciptaan yang dibuat, melakukan survei dengan menonton series Siren untuk mendapatkan sumber ide dan rumusan ide penciptaan untuk mengenal lebih dalam tentang bentuk karya yang dihasilkan. Karya ini menggunakan Trend forecasting from heuritech Spring/Summer 2025, Aquatic wonderland. Bentuk penyajiannya berupa fashion show. Kemudian detail sulaman payet serta sulaman tangan pada setiap busana pesta malam dengan aksen celah insang, sisik dan sirip yang tajam dengan potongan ruffle. Busana pesta malam ini menggunakan tingkatan busana seperti ready to wear, ready to wear deluxe dan haoute couture. Bahan yang digunakan adalah bahan satin, organza dan kain wastra Songket Silungkang yang menambah kesan magis dan etnik.
STYLE COWBOY PADA BUSANA UNISEX Latifha, Nurmia; Kencana, Mega
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.374

Abstract

Karya ini menggangkat tema style cowboy pada busana unisex melalui pendekatan dengan teknik fabric manipulation. Gaya cowboy, yang berakar dari tradisi peternakan dan eksplorasi di Amerika pada abad ke-19, telah menjadi simbol kebebasan, petualangan, dan gaya hidup khas Amerika. Tujuan untuk menciptakan busana unisex bergaya cowboy dengan sentuhan lokal melalui penerapan teknik fraying pada kain tenun ikat. Karya yang mengangkat tiga motif tenun ikat Troso Jepara Nusantara Blonket.   Dalam perkembangannya, gaya ini diadaptasi ke dalam dunia mode, terutama pada akhir 1960-an hingga 1970-an, dan dikenal dengan elemen-elemen khas seperti kemeja, bandanna, jeans, sepatu boots, serta jaket kulit berjumpai. Explorasi melalui observasi pada film western, dengan trend masa kini, dalam perkembangan busana unisex yang memungkinkan pria dan wanita mengenakan pakaian dengan model yang serupa. yang berbeda disesuaikan untuk tingkatan fashion Ready to wear, Ready to wear duluxe, dan Haute couture. Karya ini memperlihatkan bahwa perpaduan gaya cowboy, dengan konsep unisex, dan teknik fabric manipulation. Ditampilkan dalam acara fashion show yang memadukan nilai budaya lokal melalui penggunaan wastra Nusantara.
“JINJIT” DALAM TARI BARAMPEK SEBAGAI BENTUK REFLEKSI MASYARAKAT NELAYAN PESISIR NATAL DI MANDAILING NATAL PROVINSI SUMATERA UTARA Efendi , Mashitoh Salsabila; Hardi; Ernida Kadir; Syielvi Dwi Febrianti
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.375

Abstract

Penelitian ini membahas makna simbolik gerakan jinjit yang menjadi gerakan dominan dalam Tari Barampek, sebuah tari kreasi masyarakat nelayan pesisir Natal. Pendekatan teori semiotika Ferdinand de Saussure dan teori identitas Jonathan Rutherford digunakan untuk menganalisis bagaimana gerakan tersebut menjadi representasi identitas budaya masyarakat setempat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang datanya bersifat deskriptif yang selanjutnya dianalisis sesuai dengan tuntunan teori yang digunakan. Berdasarkan teori semiotika Saussure, gerakan jinjit berperan sebagai penanda (signifier) yang menghasilkan petanda (signified). Dapat dinyatakan bahwa gerakan jinjit dalam Tari Barampek tidak dapat dilepaskan dari konteks budaya asalnya sebagai masyarakat nelayan.
EXOTIC DRAMATIC STYLE TERINSPIRASI DARI RUMAH GADANG Fadila, Arsya; Desi, Desi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.376

Abstract

Karya yang berjudul “Exotic Dramatic Sytle Terinspirasi Dari Rumah Gadang” terinspirasi dari detail- detail bangunan rumah gadang yang diwujudkan dalam busana exotic dramatic style. Mengekspresikan rumah gadang dalam bentuk busana exotic dramatic style serta menjadi ajang promosi kepada khalayak umum. Busana exotic dramatic style yang diwujudkan berupa Outer, gamis, belt, slayer. Pemilihan warna yaitu merah, cream, blueblack. Bahan yang digunakan yaitu satin bridal, donatelo, organza dan tenun songket Silungkang. Tujuan dari penciptaan busana untuk mewujudkan karya exotic dramatic dengan sumber ide rumah gadang. Metode penciptaan karya tugas akhir dilakukan dengan eksplorasi terhadap rumah gadang, selanjutnya membuat rancangan desain dan perwujudan karya. Proses perwujudan menjahit busana dengan menggunakan teknik semi boutigue dan teknik anyaman. Karya yang diciptakan adalah tiga tingkatan busana ready to wear, ready to wear deluxe, dan houte couture. Busana ini dapat digunakan untuk kegiatan pesta, prewedding dan busana fashion show.
TENUN SIPIROK BERMOTIF BUNGA ROS SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN BUSANA KONTEMPORER Harahap, Indah Putri Sari; Fatrina, S.Sn, M.Sn , Dr. Novina Yeni
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.377

Abstract

Penciptaan busana kontemporer yang berjudul “Tenun Sipirok Bermotif Bunga Ros Sebagai Sumber Ide Penciptaan Busana Kontemporer” bertujuan untuk merancang busana kontemporer dengan mengangkat kain tenun songket Sipirok bermotif bunga ros sebagai sumber ide. Kontemporer adalah seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dahulu dan berkembang sesuai zaman sekarang atau perkembangan yang terpengaruh dampak modernisasi. Metode yang digunakan meliputi eksplorasi, observasi, wawancara, studi Pustaka. Teknik yang diterapkan antara lain teknik menjahit butik, sulam payet, dan korsase. Hasil karya haute couture yang memadukan nilai tradisional dengan estetika modern. Karya ini menunjukkan bahwa tenun tradisional mampu diolah secara inovatif tanpa kehilangan identitas budaya, serta berkontribusi dalam pelestarian dan promosi warisan lokal.
SILEK BANDUA SEBAGAI PENGEMBANGAN SILEK DI SUMATERA BARAT DALAM FILM DOKUMENTER GAYA EXPOSITORY Seno, Patri Seno Yuzarsa; Maisaratun Najmi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.297

Abstract

Silek Bandua merupakan bentuk inovatif dari seni bela diri tradisional Minangkabau yang dikembangkan di Kota Solok, Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendokumentasikan dan memperkenalkan Silek Bandua melalui medium film dokumenter dengan pendekatan expository. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi film. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi visual. Hasil penciptaan berupa film dokumenter berdurasi 15 menit yang terbagi dalam empat segmen, menampilkan sejarah, nilai filosofi, teknik gerakan, serta upaya pelestarian Silek Bandua oleh tokoh lokal dan pemerintah daerah. Film ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya menjaga warisan budaya lokal agar tidak punah. Pendekatan expository dipilih karena efektif dalam menyampaikan informasi faktual secara naratif dan visual.
PENCIPTAAN BUSANA KONTEMPORER DENGAN BATIK MOTIF RITUAL GASIANG TANGKURAK Elvi, Tarisaelvia; Fatrina, Novina Yeni
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.380

Abstract

Penciptaan busana kontemporer mengangkat motif batik yang terinspirasi dari ritual magis gasiang tangkurak, sarat makna spiritual dan simbolisme. Motif yang dihadirkan yaitu elemen dari gasiang tangkurak, banang tigo bagai, paku, tonggak tuo, dan bungo rampai. Metode penciptaan melalui tahap eksplorasi penjelajahan ide terkait busana kontemporer, dan ritual gasiang tangkurak. Perancangan sketsa alternatif, seleksi desain, sketsa motif batik, dan desain batik motif ritual gasiang tangkurak serta perwujudan dalam busana ready to wear. Busana ready to wear menampilkan kemeja pria, dengan celana cutbray dari bahan katun toyobo hitam, dan american drill  warna ivory, serta rompi batik dengan teknik adibusana dan makrame simpul pipih ganda. Koleksi ini ditampilkan dalam peragaan busana.  
PERJUANGAN NELAYAN SAMOSIR MELAWAN INVASI IKAN RED DEVIL DI DANAU TOBA MELALUI FILM DOKUMENTER CINEMA VERITE Saing, Abeth Nico; Pradhono, Choiru
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.381

Abstract

Invasi ikan Red Devil (Amphilophus labiatus) di Danau Toba mengancam ekosistem perairan dan mengganggu mata pencaharian nelayan tradisional di Samosir. Penulis menyikapi isu ini melalui pendekatan sinematik berbasis gaya cinema verite dalam film dokumenter berjudul Jerat Merah di Danau Toba. Gaya ini memungkinkan penyampaian realitas secara otentik, mengandalkan pengambilan gambar langsung tanpa narasi, skenario, atau minim intervensi. Hasil karya ini diharapkan dapat menjadi bentuk advokasi visual yang efektif dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap isu spesies invasif dan pentingnya pelestarian lingkungan perairan serta budaya lokal yang hidup di sekitarnya.
KEKERASAN KEPADA ANAK DALAM FOTOGRAFI KONSEPTUAL Maulana, Aji; Susanti, Indah
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.382

Abstract

Penelitian ini mengangkat isu kekerasan terhadap anak yang divisualisasikan melalui pendekatan fotografi konseptual dengan gaya naratif dan simbolis. Kekerasan yang dimaksud mencakup tindakan fisik dan verbal yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak dalam ruang lingkup domestik. Fenomena ini sering kali tersembunyi dan tidak mudah terlihat secara kasat mata, sehingga dibutuhkan pendekatan visual yang mampu menggambarkan dampak psikologis serta emosional yang dialami oleh anak korban kekerasan. Melalui bahasa visual yang kuat, menyentuh, dan penuh makna, fotografi digunakan sebagai medium ekspresi untuk menyuarakan kepedihan serta kerentanan anak-anak yang menjadi korban dalam lingkungan yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi mereka bertumbuh dan berkembang. Dalam proses penciptaannya, karya ini didasari oleh teori fotografi konseptual yang berpadu dengan pendekatan semiotika untuk memperkuat makna simbolik dari setiap elemen visual yang ditampilkan. Teknik pencitraan digital juga diterapkan untuk membangun suasana emosional dan memperkuat intensitas pesan dalam setiap foto. Selain itu, prinsip pencahayaan, sudut pengambilan gambar, serta komposisi artistik dimanfaatkan secara maksimal untuk mengarahkan perhatian penonton kepada isu utama yang ingin diangkat. Proses artistik ini mencakup tahapan observasi langsung di lapangan, wawancara dengan individu yang relevan, studi literatur terkait isu kekerasan anak, serta eksplorasi visual dalam merumuskan dan mengembangkan konsep gambar secara kreatif. Karya yang dihasilkan berupa dua puluh foto hitam putih yang menyajikan narasi visual tentang penderitaan batin anak akibat kekerasan domestik. Warna monokrom dipilih untuk menegaskan kesan suram, getir, dan menyakitkan dari tema yang diangkat. Melalui karya ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pola asuh yang sehat, penuh empati, dan mendorong keterlibatan seni sebagai suara kritis terhadap isu sosial dan kemanusiaan, khususnya terkait kekerasan terhadap anak