cover
Contact Name
ASEF WILDAN
Contact Email
acheif90@gmail.com
Phone
+6285790241092
Journal Mail Official
ezrasciencebulletin@gmail.com
Editorial Address
Gogorante - Ngasem - Kediri Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ezra Science Bulletin
Published by Kirana Publisher
ISSN : -     EISSN : 29881897     DOI : https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i1.9
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
UNSUR MUSIKAL DALAM KESENIAN TARI ADOK DALAM KAJIAN ESTETIKA Putri, Indah Nanda; M. Halim
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.512

Abstract

Kesenian Tari Adok merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan tradisional yang berkembang di Nagari Paninggahan, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tari ini tidak hanya menampilkan gerak tari yang khas, tetapi juga didukung oleh unsur musikal yang memiliki peran penting dalam membangun struktur, suasana, dan nilai estetika pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji unsur musikal dalam kesenian Tari Adok ditinjau dari perspektif estetika, meliputi instrumen musik, pola ritme, melodi, tempo, dan hubungan musik dengan gerak tari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan seniman dan tokoh adat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur musikal dalam Tari Adok berfungsi sebagai pengatur dinamika gerak, penegas makna simbolik, serta pembentuk keindahan pertunjukan secara keseluruhan. Secara estetis, musik Tari Adok mencerminkan nilai-nilai budaya Minangkabau yang berakar pada tradisi, kebersamaan, dan ekspresi rasa masyarakat Paninggahan.
LAGU TAMBUA TANSA GARAGAHAN LUBUAK BASUANG SEBAGAI REPRESENTASI IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT MINANGKABAU DI KABUPATEN AGAM, SUMATERA BARAT Seprinaldi; Anton, Syahril
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.515

Abstract

Tambua Tansa merupakan salah satu kesenian musik tradisional Minangkabau yang memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial, adat, dan budaya masyarakat Sumatera Barat. Di Nagari Lubuak Basuang, Kabupaten Agam, kesenian ini berkembang dengan pola garagahan yang khas dan menjadi identitas musikal masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bentuk musikal, fungsi sosial, serta makna budaya Lagu Tambua Tansa Garagahan Lubuak Basuang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lagu Tambua Tansa tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berperan sebagai media komunikasi adat, penguat solidaritas sosial, serta simbol kebersamaan dan kekuatan kolektif masyarakat Minangkabau. Garagahan Lubuak Basuang memperlihatkan ciri ritmis yang dinamis, tempo cepat, dan pola pukulan yang menegaskan karakter masyarakatnya yang tegas dan bersemangat.
PANTUN BADONDONG: ESTETIKA UNSUR MUSIKAL TRADISI LISAN MASYARAKAT LIMA KOTO KAMPAR Mahendra, Restu; Haris, Asep Saepul
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.516

Abstract

Pantun Badondong merupakan salah satu tradisi lisan yang hidup dan berkembang di wilayah adat Lima Koto, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kesenian ini disajikan dalam bentuk pantun yang dilagukan secara berbalas dengan pola musikal tertentu, sehingga menghadirkan nilai estetika yang khas dan merefleksikan identitas budaya masyarakat pendukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika dalam unsur musikal Pantun Badondong yang meliputi melodi, ritme, tempo, dinamika, serta hubungan antara teks pantun dan musikalitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi dan estetika, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika musikal Pantun Badondong terletak pada kesederhanaan struktur melodi yang repetitif, fleksibilitas ritme yang mengikuti alur pantun, serta ekspresi vokal yang sarat makna simbolik dan emosional. Unsur musikal tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi nilai-nilai adat, etika sosial, dan kebersamaan dalam masyarakat Lima Koto.
TALENT COORDINATOR PADA FILM MUNGKIN KITA PERLU WAKTU PRODUKSI KARUNA PICTURES Fristita, Vania bella; Hery Sasongko; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.517

Abstract

Industri film dan televisi menuntut sumber daya manusia yang memiliki pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis yang sesuai dengan standar profesional. Mata kuliah Riset dan Pengembangan Profesi di Jurusan Televisi dan Film Institut Seni Indonesia Padangpanjang menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan riset dan pengembangan profesi pada produksi film layar lebar Mungkin Kita Perlu Waktu karya Karuna Pictures. Kegiatan ini dilaksanakan selama 19 hari, sejak 10 Januari hingga 3 Februari 2024, di Jakarta Selatan. Penulis ditempatkan pada Departemen Casting dengan posisi sebagai talent coordinator di bawah Departemen Penyutradaraan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi langsung selama proses pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, serta dokumentasi kegiatan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peran talent coordinator memiliki kontribusi penting dalam kelancaran proses produksi, khususnya dalam pengelolaan aktor, penjadwalan, administrasi, dan koordinasi antar departemen. Melalui kegiatan ini, penulis memperoleh pemahaman praktis mengenai sistem kerja industri perfilman profesional serta pengembangan kompetensi yang relevan sebagai bekal memasuki dunia kerja di bidang film dan televisi.
AKSI KARAKTER BU TEJO DALAM MEMBANGUN DRAMATIK FILM PENDEK TILIK Alam Syahrul; Vicia Dwi Prakarti DB
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana aksi karakter Bu Tejo membangun unsur-unsur dramatik dalam film pendek Tilik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis konstruksi karakter Bu Tejo berdasarkan teori tiga dimensi karakter Lajos Egri (fisiologis, sosiologis, psikologis) dan unsur-unsur dramatik Armantono (aksi, konflik, suspense, surprise, curiosity). Data primer diperoleh dari observasi film Tilik, didukung oleh studi pustaka untuk landasan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksi-aksi Bu Tejo, yang bersumber dari dimensi sosiologisnya sebagai istri calon lurah, menjadi motor penggerak utama dramatik film. Aksi-aksinya dalam menyebarkan gosip secara sistematis berhasil membangun konflik (terutama dengan Yu Ning), menciptakan rasa ingin tahu (curiosity), memberikan kejutan (surprise), serta memunculkan ketegangan (suspense) kolektif. Karakter Bu Tejo yang tridimensional tidak hanya berfungsi sebagai antagonis, tetapi juga sebagai representasi kompleks dari dinamika kekuasaan, gender, dan kontrol sosial dalam masyarakat pedesaan Jawa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekuatan dramatik Tilik secara fundamental bersumber dari konsistensi dan kedalaman karakter Bu Tejo, yang aksi-aksinya secara organik melahirkan dan mengembangkan seluruh unsur dramatik film.
INTERAKSI MUSISI DAN PENONTON ORGEN TUNGGAL PADA LAGU RATOK PASAMAN DI BUKITTINGGI Wina, Hazifa Hayatul; Wilma Sriwulan
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk interaksi yang terjadi antara musisi orgen tunggal dan penonton selama pertunjukan lagu Ratok Pasaman, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi tersebut dalam konteks acara resepsi pernikahan di Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang kuat antara musisi dan penonton, di mana musik tidak hanya menjadi tontonan pasif, melainkan ruang partisipasi emosional dan ekspresi bersama. Lagu Ratok Pasaman tidak sekadar berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi simbol ekspresi budaya kolektif masyarakat Minangkabau, terutama dalam merayakan momen sakral seperti pernikahan. Interaksi intens ini terjadi terutama pada sesi malam hari, dimulai pukul 20.00. Penonton terlibat aktif melalui nyanyian bersama, joget, tepuk tangan, hingga pemberian saweran kepada penyanyi. Secara keseluruhan, pertunjukan lagu Ratok Pasaman dalam orgen tunggal mencerminkan musik tradisional Minangkabau yang hidup, dinamis, dan adaptif dalam ruang sosial modern.
GAYA PENYUTRADARAAN REALIS KARYA WICAKSONO WISNU LEGOWO PADA FILM TURAH Hidayati, Nurul; Rahman, Abdul`
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan metode penyutradaraan bergaya realis yang diterapkan oleh Wicaksono Wisnu Legowo dalam film Turah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi non-partisipan terhadap film, studi pustaka, dokumentasi, serta wawancara pendukung. Analisis difokuskan pada penerapan prinsip realisme film yang mencakup penggunaan lokasi nyata, aktor non-profesional, bahasa daerah, pencahayaan alami, teknik long take, serta pengelolaan unsur mise-en-scène dan naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penyutradaraan realis digunakan secara konsisten untuk merepresentasikan kehidupan masyarakat pesisir yang terpinggirkan secara autentik dan humanis. Pendekatan tersebut tidak hanya memperkuat kejujuran visual dan kedalaman karakter, tetapi juga mampu menyampaikan kritik sosial secara reflektif tanpa eksploitasi dramatik, sehingga film Turah berfungsi sebagai medium representasi realitas sosial yang kuat.
KOSTUM DALAM MEMPERKUAT KARAKTER TOKOH UTAMA PADA FILM AKU JATI AKU ASPERGER Aisyah, Siti; Yandi, Adri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.523

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana kostum dalam memperkuat karakter tokoh utama pada film Aku Jati Aku Asperger. Film ini menceritakan seorang remaja penyandang Asperger. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kostum dalam memperkuat karakter tokoh utama dalam film Aku Jati Aku Asperger. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deksriptif menggunakan teori kostum, teori karakter, teori warna. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, studi pustaka. Penelitian ini mengidentifikasi 11 scene dalam film Aku Jati Aku Asperger yang memperlihatkan kostum dalam memperkuat karakter tokoh utama. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa kostum Jati konsisten dan cenderung berulang-ulang sesuai dengan karakternya sebagai penyandang Asperger dan didukung dengan teori 3 dimensi dan teori warna dibutuhkan untuk mengetahui emosi tokoh utama.
PENATAAN SET ARTISTIK PADA FILM HOME SWEET LOAN DI ARTHERAPHY INDONESIA DEPOK Dicky Wahyudi; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.525

Abstract

Riset dan Pengembangan Profesi merupakan mata kuliah wajib di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Padangpanjang yang bertujuan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa ke dalam dunia kerja profesional. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program magang sebagai Set Dresser Artistik Film di Artheraphy Indonesia pada produksi film layar lebar Home Sweet Loan yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle Kalangie. Pelaksanaan riset meliputi tahapan pra produksi dan produksi, seperti riset visual, perencanaan konsep artistik, penataan set dan properti, serta penyesuaian elemen visual sesuai arahan Art Director. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peran Set Dresser memiliki kontribusi penting dalam membangun atmosfer, mendukung narasi, dan memperkuat unsur mise en scène dalam film. Melalui program ini, penulis memperoleh pengalaman kerja profesional, peningkatan keterampilan teknis dan kreatif, serta pemahaman nyata mengenai sistem kerja dan dinamika produksi di industri perfilman. Kegiatan riset dan pengembangan profesi ini diharapkan dapat menjadi bekal kompetensi bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di bidang artistik film.
REDESAIN IDENTITAS VISUAL KOPI AMAK ASLI BUKIK APIK Aura Cahya Maulani; Ary Leo Bermana
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.528

Abstract

Kopi Amak Asli Bukik Apik merupakan usaha kopi lokal yang berkembang di Sumatera Barat dan memerlukan identitas visual yang konsisten untuk memperkuat citra merek di tengah persaingan industri kopi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis identitas visual Kopi Amak Asli Bukik Apik agar mampu merepresentasikan karakter merek serta meningkatkan daya tarik terhadap konsumen. Maka perancang menemukan masalah yaitu untuk memrancang ulang identitas untuk memperkenalkan dan menonjolkan ciri khas Kopi Amak yaitu kehangatan,ketulusan dan keaslian. Metode perancangan ini menggunakan analisis SWOT (kekuatan kelemahan, peluang dan ancaman) wawancara kepada pemilik Kopi Amak, observasi lapangan, kuesioner responden yang merupakan konsumen dan masyarakat, data kepustakaan tentang teori-teori yang digunakan, ruang lingkup (geografis, psikologi, demografis) dan dokumentasi. Proses penciptaan karya melalui konsep verbal dan visual, brainstorming, moodboard, studi tipografi, sketsa, dan digitalisasi. Hasil perancangan diaplikasikan berupa media utama yaitu logo yang di aplikasikan kedalam bentuk neonbox, dan bauran media sebagai media pendukung yaitu pendekatan konsumen dengan brand Kopi Amak, berupa poster, packaging, x-banner,seragam, apron, stiker, mug dan gantungan kunci. Bauran media di atas merupakan media pendekatan kepada pendengar dan masyarakat.