cover
Contact Name
ASEF WILDAN
Contact Email
acheif90@gmail.com
Phone
+6285790241092
Journal Mail Official
ezrasciencebulletin@gmail.com
Editorial Address
Gogorante - Ngasem - Kediri Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ezra Science Bulletin
Published by Kirana Publisher
ISSN : -     EISSN : 29881897     DOI : https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i1.9
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
PERAN ASISTEN EDITOR DALAM WORKFLOW PASCAPRODUKSI UNTUK MEWUJUDKAN KESINAMBUNGAN NARATIF FILM BUNGA DI SUPER 8MM STUDIO JAKARTA SELATAN Sriwahyuni; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asisten editor dalam workflow pascaproduksi film Bunga di Super 8mm Studio Jakarta Selatan, khususnya dalam mewujudkan kesinambungan naratif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada kegiatan magang yang dilaksanakan selama tiga bulan. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap proses pascaproduksi, dokumentasi kegiatan, serta wawancara informal dengan editor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asisten editor memiliki peran penting tidak hanya dalam aspek teknis seperti pengelolaan file, sinkronisasi gambar dan audio, serta penyusunan timeline, tetapi juga dalam menjaga kontinuitas narasi visual. Keterampilan manajerial dan pemahaman terhadap struktur cerita menjadi faktor utama dalam mendukung ritme serta kesinambungan emosi antaradegan. Dengan demikian, peran asisten editor terbukti krusial dalam menjaga integritas alur cerita dan memastikan hasil akhir film selaras dengan visi sutradara.
MAKNA SIMBOLIK PAKAIAN PEREMPUAN ADAT NIAS PADA TARI MAENA Aceh, Wildah Indah Santri; Irawan, Irawan
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan makna simbolik yang terkandung dalam pakaian perempuan adat Nias, Öröba Si’öli, saat ditampilkan dalam pertunjukan Tari Maena. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis semiotik budaya, penelitian ini menafsirkan simbol, warna, motif, dan ornamen pakaian adat sebagai representasi nilai budaya masyarakat Nias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian Öröba Si’öli tersusun dari unsur-unsur simbolik utama seperti warna dominan Kuning/Emas, Merah, dan Hitam, serta motif kain seperti Ni’okindrö (pola berlian/loseng) dan Ni’ohaluyo (pola segitiga ujung tombak). Setiap unsur mengandung makna filosofis yang mendalam: Kuning/Emas melambangkan kemuliaan dan kejayaan, Merah menandakan keberanian, dan Hitam menggambarkan keteguhan. Motif Ni’okindrö melambangkan kekayaan dan kemakmuran, sementara Ornamen Sulaman Emas mencerminkan status sosial dan identitas kelompok, khususnya kaum bangsawan. Secara kolektif, makna simbolik ini berperan penting dalam memperkuat pesan budaya Tari Maena, berfungsi sebagai sistem tanda (semiotik) yang menyampaikan semangat kebersamaan, solidaritas, dan penghormatan terhadap nilai adat, sekaligus menjadi sarana komunikasi budaya dan pewarisan nilai leluhur. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami makna simbolik pakaian adat sebagai bagian dari sistem tanda budaya daerah dan memperkuat upaya pelestarian budaya lokal Keywords: Pakaian Adat Nias (Öröba Si’öli), Tari Maena , makna Simbolik , Semiotika Budaya, identitas budaya.
RAGAM BENTUK DAN ESTETIKA MOTIF ULOS GODANG ADAT MANDAILING Sakinah, Nur; Irawan, Indra; Nasution, Ratna Sari
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.477

Abstract

Suku Mandailing merupakan salah satu daerah yang berada di Sumatera Utara, suku yang dikenal dengan adat istiadat dan warisan budaya yang kental. Salah satu warisan budaya yang terdapat itu adalah Ulos. Ulos merupakan warisan budaya yang memiliki nilai filosofi tinggi dan estetika dalam kehidupan masyarakat. Jenis ulos sangat banyak ragamnya di Mandailing salah satunya Ulos Godang. Ulos Godang ini sendiri simbol dari kehormatan dan kebesaran bagi masyarakat Mandailing. Ulos Godang di pakai pada saat acara besar seperti pernikahan, kelahiran, dan acara seperti penyambutan tamu besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bentuk motif dan makna warna yang terkandung dalam Ulos Mandailing. dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan ednografis, yaitu observasi langsung, wawancara dengan tokoh adat Mandailing, dan literatur yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulos Godang tersebut memiliki ragam bentuk motif seperti boraspati ni tano, gorga sitompi, rante, pinar halindang, dan harungguan. yang masing-masing memiliki ragam bentuk yang berbeda dan memiliki makna yang mendalam. Dapat dilihat dari segi estetikanya, Ulos Godang memiliki stuktur komposisi warna merah, hitam, dan putih dengan harmoni dan pola geometris dan sintesis. yang dapat menggambarkan keseimbangan antara kerohanian/kejiwaan, keberanian, dan kesucian. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa Ulos Godang Mandailing tidak hanya bernilai sebagai karya tekstil saja, akan tetapi sebagai media ekspresi budaya yang mencerminkan kearifan lokal dan identitas masyarakat Mandailing.
EKSPLORASI VISUAL TEPAK SIRIH LABUHANBATU: KAJIAN BENTUK SEBAGAI WARISAN MATERIAL MELAYU Nasution, Muhammad Riski Arliansyah; Irawan , Indra
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.484

Abstract

Tepak sirih merupakan artefak budaya yang memainkan peran penting dalam tradisi Melayu, khususnya dalam konteks penghormatan, penyambutan tamu, dan prosesi adat. Di Labuhanbatu, keberadaan tepak sirih tidak hanya merepresentasikan nilai sosial dan etika, tetapi juga menyimpan ciri visual yang khas sebagai bagian dari warisan material masyarakat Melayu lokal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk tepak sirih Labuhanbatu melalui pengamatan langsung, wawancara dengan narasumber adat, serta dokumentasi visual. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menguraikan struktur fisik, material, proporsi, dan elemen visual pada artefak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepak sirih Labuhanbatu memiliki bentuk dasar persegi, penutup kubah rendah, material logam seperti kuningan dan tembaga, serta ornamen flora sederhana yang mengandung nilai simbolik dan estetika. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam pelestarian warisan material Melayu dan menjadi sumber rujukan bagi kajian seni rupa tradisional serta desain kriya berbasis budaya lokal.
EDUKASI TENTANG UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA MASA REMAJA DI DESA LEMINGGIR KECAMATAN MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO Meilinawati SB, Elies
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.485

Abstract

Status gizi dan kesehatan ibu dan anak sebagai penentu kualitas sumber daya manusia, hal ini dibuktikan dengan adanya status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang sangat kritis. Terjadinya stunting pada anak diakibatkan salah satunya oleh kondisi kesehatan ibu yang melahirkan dan saat semasa remaja. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan. Adanya informasi baru mengenai sesuatu hal akan memberikan landasan kognitif baru bagi terbentuknya sikap seseorang. Audiovisual memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam aspek informasi dan persuasi. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang upaya pencegahan stunting pada masa remaja melalui health education, remaja diberikan kuesioner pre test untuk mengukur pengetahuan sebelum kegiatan dimulai, kemudian dilakukan health education dengan media audio visual, setelah itu diberikan post test. Berdasarkan hasil dari Wilcoxon Signed Rank Test mengindikasikan bahwa median peringkat pretest (Mdn=95,00) berbeda signifikan dengan median peringkat posttest (Mdn=100,00), Z= 2,326, p < 0,05 berarti terdapat perbedaan skor yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan health education dengan menggunakan media audio visual (video) pada remaja atau terdapat peningkatan yang signifikan pengetahuan tentang pencegahan stunting pada masa remaja setelah dilakukan health education dengan menggunakan media audio visual (multimedia).
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KOMBINASI TERAPI KOMPLEMENTER AROMATHERAPY LAVENDER DAN MUSIK TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN Yulianti, Indra; Natasya, Imelda Putri; Isarochma, Wahyuningtyas
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.486

Abstract

Nyeri persalinan merupakan masalah umum yang menimbulkan rasa takut dan kecemasan pada ibu serta berpotensi membahayakan kesehatan ibu dan janin jika tidak ditangani dengan tepat. Upaya nonfarmakologis menjadi alternatif yang aman dan efektif, salah satunya kombinasi aromaterapi lavender dan terapi musik untuk memberikan relaksasi pada ibu bersalin. Aromaterapi lavender diketahui memiliki efek analgetik, antiinflamasi, dan antimikroba, sehingga mampu mengurangi nyeri, sedangkan terapi musik membantu mengalihkan perhatian, menciptakan rasa nyaman, dan meningkatkan relaksasi. Kombinasi keduanya dapat digunakan untuk mengurangi intensitas nyeri persalinan pada kala I fase aktif. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan secara klasikal yang diawali dengan pretest dan diakhiri posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang penggunaan kombinasi aromaterapi lavender dan terapi musik sebagai metode relaksasi untuk mengurangi nyeri persalinan normal, ditunjukkan dengan meningkatnya kategori pengetahuan baik dan cukup serta menurunnya kategori kurang.
PEMBERDAYAAN IBU MENYUSUI MELALUI EDUKASI AKUPRESSURE UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI ASI (EDU AKSI) DI TPMB RINDRA D, SST., M.KM, DESA KALEN KABUPATEN MOJOKERTO Khusniyati, Etik
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.487

Abstract

Produksi Air Susu Ibu (ASI) dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan upaya stimulasi laktasi. Teknik akupresur merupakan salah satu metode komplementer yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI melalui stimulasi titik-titik tertentu yang berhubungan dengan refleks oksitosin dan prolaktin. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi akupresur dalam meningkatkan pengetahuan ibu menyusui mengenai upaya peningkatan produksi ASI. Kegiatan dilakukan pada 16 ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0–6 bulan di TPMB Rindra D, SST, M.KM. Kabupaten Mojokerto, melalui penyuluhan menggunakan media leaflet, video edukasi, dan demonstrasi langsung. Pengetahuan pada pengabdian masyarakat ini diukur menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil pengabdian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dengan skor rata-rata dari 76,25 menjadi 88,13 setelah edukasi, dengan nilai p = 0,000 yang menunjukkan perbedaan signifikan. Edukasi dengan multimedia efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat akupresur titik SI1, CV17, ST18, dan LI4. Pada kegiatan pengabdian Masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi dapat menjadi strategi pemberdayaan ibu menyusui dalam mendukung keberhasilan menyusui dan optimalisasi produksi ASI
SIMULATION OF THE APPLICATION OF RESISTANCE EXERCISE AND WARM WATER SOAKING COMBINATION IN MAINTAINING THE SENSITIVITY OF THE FEET OF DIABETES MELLITUS PATIENTS ARUM DWI NINGSIH
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.488

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a condition where there is a disruption in the body's metabolic processes. One of the most common long-term complications of DM is peripheral neuropathy, especially in the lower extremities, which causes decreased sensitivity in the feet. The purpose of community service activities is to increase public knowledge about Diabetic Neuropathy and skills regarding procedures for performing resistance exercises and warm water immersion. The methods in this activity are socialization, education, simulation, mentoring, evaluation, and program sustainability. The results of community service activities include evaluating the level of knowledge with the Wilcoxon Rank Test statistical test, which shows that the p value = 0.000 (p <0.005). Therefore, it can be concluded that education and simulation can increase public knowledge regarding Diabetic Neuropathy and skills in performing Resistance exercises and warm water immersion.
PERSIAPAN DAN PENANYANGAN BERITA OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN TAPANULI SELATAN Siagian, Ricky Setiawan; Najmi, Maisaratun
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan menyiapkan dan menyebarkan berita kepada masyarakat melalui proses yang terstruktur. Studi ini mengaplikasikan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang didasarkan pada pengalaman profesional penulis antara Juli hingga September 2025. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa komunikasi publik melibatkan empat tahap kunci: pra-produksi, produksi, pasca-produksi, dan distribusi. Kebaruan studi ini terletak pada perspektif praktis penulis sebagai videografer yang mengaitkan teori komunikasi publik dengan penerapan nyata di pemerintahan daerah.
ESTETIKA BENTUK DAN KE KHASAN MOTIF PADA KERAJINAN PERAK KOTO GADANG Sakinah, Nur; Diah Ayu Lestari; Nayla Salsabila Br Siregar; Khairunnisa Adriani; Abnes Monika Citra Pane; Asmidar
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.495

Abstract

Kerajinan perak Koto Gadang adalah salah satu bentuk kriya tradisional Minangkabau yang dikenal melalui kehalusan detail, teknik pengerjaan yang rumit, dan juga motif-motif bernuansa alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika bentuk dan kekhasan motif yang menjadi ciri khas kerajinan perak Koto Gadang. Kajian dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis visual dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika bentuk karya perak Koto Gadang tercermin pada struktur desain yang rapi, detail filigree yang halus, serta komposisi bentuk yang seimbang antara fungsi dan keindahan. Sementara itu, kekhasan motif lebih banyak diambil dari alam sekitar seperti motif flora dan fauna yang tidak hanya memperindah visual tetapi juga mengandung makna simbolis terkait nilai budaya Minangkabau. Temuan ini menegaskan bahwa kerajinan perak Koto Gadang memiliki karakter estetis yang kuat dan bernilai filosofis, sehingga penting untuk dilestarikan sebagai identitas budaya serta karya seni tradisional yang memiliki daya tarik visual dan nilai budaya tinggi.