cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6285329613333
Journal Mail Official
ojstekniksipil@niksipilhan.akmil.ac.id
Editorial Address
Kampus Akademi Militer/ AKMIL Jalan Gatot Subroto Jurangombo Selatan Magelang Selatan, Seneng Satu, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Pertahanan
Published by PPM SDIRJIANBANG AKMIL
ISSN : 23551062     EISSN : 29855020     DOI : -
Jurnal Teknik Sipil Pertahanan dikelola secara profesional oleh Program Studi Teknik Sipil Pertahanan Akmil dari hasil setiap Pengembangan Penelitian yang dituliskan secara ilmiah kemudian diterbitkan oleh PPM SDIRJIANBANG AKMIL. OJS Jurnal Teknik Sipil Pertahanan adalah media digital untuk menuangkan artikel akademis bidang keilmuan ke-tekniksipil-an dan ilmu pertahanan, berupa coretan hasil pengalaman, pengamatan, penelitian, pengembangan ilmu ketekniksipilan dalam khasanah ilmu pertahanan. Artikel yang dipublish diharapkan dapat memberikan saran masukan, ide kreatif dan inovatif serta aplikatif bagi civitas akademi diploma terapan pertahanan Taruna Akademi Militer Prodi Teknik Sipil Pertahanan.
Articles 55 Documents
Penggunaan Drone Untuk Survei Photogrametri Pada Pekerjaan Konstruksi Syarifuddin; Ghofur, Abdul; Siregar, Siregar
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 13 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v13i1.416

Abstract

A drone is an unmanned aerial vehicle equipped with sensors and cameras that can be used for documentation activities. However, drone technology has currently evolved into various applications, including aerial mapping surveys. Technological advancements have provided significant benefits, particularly in the construction industry, by enabling accurate and efficient spatial data collection for three-dimensional modeling, progress monitoring, and volume measurement. A literature review method was employed to discuss the comparison of productivity and accuracy among three different types of drones, namely the DJI Phantom 4 Pro V2, DJI Mavic 3 Enterprise + RTK, and WingtraOne Gen II. The application of photogrammetric survey technology in linear road projects is recommended to utilize portable drones equipped with PPK and/or RTK methods, with accuracy and productivity as the primary considerations. The results of this study provide insights into the optimal combination of drone platforms and geotagging methods for the effective use of photogrammetry in construction works, particularly road construction projects.
Analisis Arsitektur Pertahanan pada Bangunan Graha Utama Akademi Militer Prapsetyo, Agung; Lestari, Kiki
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 13 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v13i1.417

Abstract

Bangunan Graha Utama Akademi Militer (Akmil) Magelang yang diresmikan pada 29 Januari 2024 merupakan wujud nyata evolusi arsitektur pertahanan Indonesia dari tipologi defensif kolonial menuju arsitektur humanis modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi antara aspek teknis militer, filosofi pertahanan, dan nilai humanisme dalam desain Graha Utama. Metode kualitatif digunakan melalui analisis dokumen teknis, observasi visual, studi literatur, dan wawancara tidak langsung dengan pihak pelaksana proyek. Hasil menunjukkan bahwa Graha Utama menggabungkan struktur baja WF dengan grid kolom 8 meter untuk menciptakan ruang seremonial terbuka yang fleksibel, sekaligus mempertahankan hierarki fungsional melalui elevasi vertikal (LT.1: publik, LT.2: semi-publik, LT.3: privat). Material seperti kayu ulin dan granit dipilih tidak hanya untuk ketahanan iklim tropis, tetapi juga untuk menyampaikan identitas nasional dan kenyamanan psikologis. Secara filosofis, bangunan ini mencerminkan pergeseran dari “benteng pemisah” menjadi “ruang diplomasi” yang memfasilitasi kerja sama pertahanan internasional. Penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur militer kontemporer harus menyeimbangkan rigoritas teknis, simbolisme institusional, dan kebutuhan manusia sebagai penghuni—suatu paradigma yang relevan untuk pengembangan infrastruktur pertahanan masa depan di Indonesia.
Rekonstruksi Konsep Bela Negara Dalam Ancaman Non-Militer: Perspektif Dynamic Governance Pusparini, Dewi Okta; Suryaningrum, Madya Sari
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 13 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v13i1.418

Abstract

Ancaman non-militer seperti serangan siber, disinformasi, krisis sosial-ekonomi, pandemi, dan bencana alam semakin kompleks, adaptif, dan berdampak sistemik terhadap stabilitas Nasional. Data empiris di Indonesia menegaskan urgensi ancaman ini. Fakta menunjukkan bahwa ancaman non-militer bersifat lintas sektor dan tidak dapat diatasi dengan pendekatan pertahanan tradisional semata. Konsep bela negara di Indonesia masih cenderung normatif dan legalistik, menekankan kewajiban konstitusional warga negara tanpa membangun kapasitas adaptif kolektif. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep bela negara melalui pendekatan dynamic governance, yang menekankan thinking ahead, thinking again, dan thinking across. Hasil kajian menunjukkan bahwa bela negara perlu dimaknai sebagai kapasitas adaptif kolektif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, ketahanan infrastruktur, serta peran strategis TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Rekonstruksi ini menempatkan bela negara bukan hanya sebagai kewajiban normatif, tetapi sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan nasional terhadap ancaman non-militer. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan kebijakan pertahanan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan.  
Analisis Struktural Dan Arsitektural Bangunan Graha Utama Akademi Militer Prapsetyo, Agung; Kristanto, Luluk; Lestari, Kiki; Silitonga, Frangky
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 13 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v13i1.419

Abstract

Bangunan Graha Utama Akademi Militer (Akmil) merupakan fasilitas strategis yang diresmikan pada Januari 2024 dengan fungsi ganda sebagai kantor pimpinan dan ruang seremonial militer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek struktural dan arsitektural bangunan tersebut serta bagaimana keduanya berintegrasi mendukung fungsi militer modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi visual, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Graha Utama mengimplementasikan sistem rangka beton bertulang yang dirancang tahan gempa untuk memastikan stabilitas dan keamanan. Secara arsitektural, gedung ini menggabungkan estetika kontemporer dengan prinsip simetri dan formalitas militer. Integrasi struktural-arsitektural terlihat pada penggunaan sistem grid yang efisien dan eksposur elemen struktur sebagai karakter visual. Penelitian menyimpulkan bahwa bangunan ini berhasil memadukan kekakuan teknis militer dengan nilai humanis melalui desain ergonomis dan penggunaan material berkualitas tinggi.
Peran Teknik Sipil Pertahanan Dalam Memperkuat Ketahanan Nasional Fathurahman, Yusuf
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 13 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v13i1.420

Abstract

Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa yang mencerminkan keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG), baik yang bersifat militer maupun nonmiliter. Salah satu pilar penting dalam mendukung ketahanan nasional adalah infrastruktur pertahanan yang andal, aman, dan berkelanjutan. Teknik sipil pertahanan berperan strategis dalam perencanaan, perancangan, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan infrastruktur tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi teknik sipil pertahanan terhadap ketahanan nasional Indonesia melalui pendekatan konseptual dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip teknik sipil pertahanan—seperti ketahanan struktur, redundansi sistem, adaptasi terhadap bencana, serta integrasi teknologi modern—berperan signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan nasional dan daya tangkal negara.