cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Planologi Sultan Agung
ISSN : 26155257     EISSN : 26155257     DOI : -
Jurnal Planologi is a journal study of urban and regional planning issued by the Department of City and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia. the articles are published every six months, that is, April and October (2 issues per year). The editor receives scientific articles and research results in accordance with the nature is Regional and City Planning
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU KOTA SEBAGAI INFRASTRUKTUR HIJAU DI KOTA BANDAR LAMPUNG Fran Sinatra; Danang Azhari; Adnin Musadri Asbi; M. Irfan Affandi
Jurnal Planologi Vol 19, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i1.15408

Abstract

Tingginya tingkat urbanisasi di kawasan perkotaan berdampak pada perubahan lahan hijau menjadi lahan terbangun. Kondisi ini berdampak pada pembangunan kawasan perkotaan yang kurang  berkelanjutan dikarenakan semakin sempitnya ruang terbuka hijau dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dewasa ini, dalam upaya meningkatkan peran melalui pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH)  sebagai  penyedia  jasa lingkungan maka salah satu konsep pengembanganya melalui pembangunan RTH yang terintegrasi atau dikenal dengan infrastruktur hijau (IH). Pengembangan IH hendaknya memperhatikan karakteristik  lokal  dari  Kota Bandar Lampung agar manfaat secara lingkungan  dapat lebih  maksimal. Atas dasar pertimbangan  tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menyusun prinsip pengembangan RTH sebagai IH dalam mewujudkan Kota Bandar Lampung yang lebih berkelanjutan. Prinsip ini hendaknya dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun arahan kebijakan pembangunan Kota Bandar Lampung yang lebih berwawasan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, metode ini digunakan untuk menjelaskan fakta-fata yang ada dilapangan terkait dengan data-data statistik untuk memperoleh simpulan yang utuh dan sistematis. Kondisi eksisting saat ini, Kota Bandar lampung memiliki beberapa tipologi dari IH  diantaranya  kawasan reservasi, IH dengan lahan dimiliki oleh pemerintah/publik, lahan produktif untuk kegiatan pertanian, dan taman kota. Berdasarkan tipologi IH yang ada dan sesuai dengan karakteristik Kota Bandar Lampung, maka prinsip pengembangan RTH sebagai IH harus diarahkan pada konservasi lingkungan perkotaan, keterhubungan, dan peningkatan estetika kota.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS SANITASI LAYAK BAGI RUMAH TANGGA DI KECAMATAN SUKAJADI KOTA BANDUNG Denisa Shintadewi Pamungkas; Nida Awwali Zahratul Fadillah; Aan Julia; Dieny Ferbianty
Jurnal Planologi Vol 19, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i1.19211

Abstract

Pembangunan berkelanjutan merupakan agenda global yang harus disikapi dengan baik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, tujuan tersebut salah satunya mengenai air bersih dan sanitasi layak. Pada tahun 2021 sebesar 46,7 % rumah tangga di Kecamatan Sukajadi masih menghadapi permasalahan sanitasi dalam pengelolaan air limbah dan masih menjadikan sungai sebagai pembuangan akhir air limbah. Untuk itu diperlukan strategi dalam meningkatkan kualitas sanitasi rumah tangga dengan memilih alternatif yang tepat dan sesuai dengan kondisi wilayah di Kecamatan Sukajadi. Penelitian ini merupakan gabungan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan model Analytical Hierarchy Process (AHP) yang diolah menggunakan software Super Decisions. Berdasarkan hasil pengolahan data, prioritas peningkatan kualitas sanitasi layak bagi rumah tangga di Kecamatan Sukajadi adalah membangun septik tank komunal yang pemanfaatannya harus diikuti oleh pengelolaan yang baik dan edukasi masyarakat terkait pentingnya akses sanitasi, pengelolaan dan pemeliharaan sanitasi yang terstruktur, dan pemantauan langsung dari berbagai pihak termasuk pemerintah untuk keberlangsungan dalam meningkatkan kualitas sanitasi layak bagi rumah tangga di Kecamatan Sukajadi.
Analisis Transformasi NDVI dan kaitannya dengan LST Menggunakan Platform Berbasis Cloud: Google Earth Engine Nur Wachid; Wido Prananing Tyas
Jurnal Planologi Vol 19, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i1.20199

Abstract

This paper aims to convey the results of the study in the form of detecting the vegetation index and its relation to land surface temperature. Landsat data was taken between 2016 and 2021 in Semarang City, while the method used was spatio-temporal remote sensing with LST and NDVI algorithms, processed using the Google Earth Engine cloud-based platform with open source code. The results of the analysis in 2016 and 2021 in Semarang City, the largest NDVI transformation occurred in the low vegetation class, which increased by 26.80% and the decrease occurred in the high vegetation class by 19.65%. Meanwhile, the largest LST transformation was a decrease of 110.42% in temperature classes > 30ºC from 6196.68 Ha to 2944.98 Ha, and an increase in temperature class from 24 - 26ºC from 445.59 Ha to 2057.76 Ha. The results of the linear correlation test between NDVI and LST in 2016 obtained the equation y=-6.7124x+33.042 with R2 = 0.4758, while in 2021 it was y=-6.5081x+32.203 with R2 = 0.5316. This phenomenon requires great attention, because NDVI is strongly correlated with LST decline, so it is absolutely necessary to control it through spatial planning policies.
Pengaruh Tipologi Desain Arsitektur Las Vegas Boulevard Terhadap Ketertarikan Wisatawan Suzanna Ratih Sari; Tri Susetyo Andadari
Jurnal Planologi Vol 19, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i1.20625

Abstract

Abstrak                                                                         Sebagai kota resor terbesar di dunia, Las Vegas dipenuhi dengan karya arsitektural yang cukup beragam dan megah, terutama disepanjang Las Vegas Boulevard. Sebagian besar resor dan hotel tersebut selalu dipenuhi dengan wisatawan baik yang hanya untuk berwisata atau untuk urusan bisnis. Menarik untuk dikaji apakah tipologi karya arsitektur pada Las Vegas Boulevard ini, mempunyai peran dalam menunjang kedatangan wisatawan pada locus kajian.Selain untuk mengidentifikasi dan mengkaji tipologi desain arsitektur pada Las Vegas Boulevard, penelitian ini juga bertujuan mendapatkan satu simpulan terkait potensi pengaruh tipologi desain arsitektur terhadap loyalitas wisatawan yang berkunjung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan paradigma kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif menggunakan Pearson Correlation untuk mengetahui apakah variabel yang diteliti saling mempengaruhi. Hasil akhir menunjukkan bahwa ternyata tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tipologi desain arsitektur pada Las Vegas Boulevard dengan loyalitas wisatawan yang berkunjung.                                                                          Kata kunci: tipologi arsitektur, desain arsitektur, loyalitas wisatawan                                                                           Abstract As the largest resort city in the world, Las Vegas is filled with architectural works that are quite diverse and magnificent, especially along Las Vegas Boulevard. Most of these resorts and hotels are always filled with tourists either just traveling or on business. It is interesting to study whether the typology of architectural works on the Las Vegas boulevard has a role in supporting tourist arrivals at the study locus.In addition to identifying and studying architectural design typology on Las Vegas Boulevard, this study also aims to obtain a conclusion regarding the potential influence of architectural design typology on the loyalty of visiting tourists. The research method used in this study is a quantitative paradigm with descriptive statistical analysis using Pearson Correlation to determine whether the variables studied influence each other. The final result shows that there is no significant relationship between architectural design typology on Las Vegas Boulevard and the loyalty of visiting tourists. Keywords:.architectural typology, architectural design, tourist loyalty
KONSEP BLUE-GREEN INFRASTRUCTURE (BGI) MELALUI PERMEABLE PAVEMENTS PEDESTRIAN DAN KOLAM RETENSI UNTUK MITIGASI GENANGAN BANJIR DI KOTA PONTIANAK Ely Nurhidayati
Jurnal Planologi Vol 19, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i1.18043

Abstract

Permasalahan banjir merupakan isu yang sangat umum terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Ditinjau dari aspek topografi, Kota Pontianak hanya memiliki ketinggian permukaan tanah berkisar 0.1 s/d 1.5 meter di atas permukaan laut. Kontur topografis yang relatif datar membuat Kota Pontianak dipengaruhi oleh pasang surut air sungai sehingga sangat mudah untuk tergenang. Adanya perubahan guna lahan terbangun yang memicu padatnya penduduk dalam suatu tempat karena adanya kasawan CBD, industri, dan perdagangan/jasa telah berdampak terhadap minimnya daerah resapan air sehingga menimbulkan banjir. Tujuan penelitian ini yaitu merencanakan konsep Blue-Green Infrastructure (BGI) Melalui Permeable Pavements Pedestrian dan Kolam Retensi Untuk Mitigasi Genangan Banjir di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan content analysis terhadap konsep permeable pavements dan kolam retensi untuk mitigasi genangan banjir berdasarkan preferensi stakeholders. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaaan lahan yang ada di Kota Pontianak baik itu Kecamatan Pontianak Selatan maupun Pontianak Tenggara didominasi oleh lahan terbangun yaitu pemukiman. Rencana pembuatan permeable pavement pedestrian akan dibangun di tiga lokasi. Ketiga lokasi tersebut terbagi menjadi tiga spot yakni Spot I (Jalan K.H. Ahmad Dahlan – Jalan Ahmad Yani), Spot II (Jalan Ahmad Yani – Universitas Tanjungpura, dan Spot III (Universitas Tanjungpura – Jalan Ahmad Yani II). Kemudian untuk kolam retensi itu sendiri akan dibuat di di lokasi Taman Kota di Kota Pontianak. Rencana pembuatan permeable pavement pedestrian dan kolam retensi dengan konsep Blue-Green Infrastructure (BGI) ialah untuk Mitigasi Genangan Banjir di Kota Pontianak.Kata kunci: infrastruktur biru-hijau (BGI), mitigasi, genangan
Pengaruh Masjid Menara Kudus Sebagai Landmark Kota Terhadap Lingkungan Kota Lama Kudus Assa Kamalia; Agung Budi Sardjono; Suzanna Ratih Sari
Jurnal Planologi Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i2.20195

Abstract

ABSTRACT The Formation of a city cannot be sparated from the existence of city-forming elements, one of which is a landmark. Landmark is an identity that is owned by a city. Kudus city has a Menara Kudus Mosque that serves as the city’s identity. This study will find the influence of the Menara Kudus Mosque on the surrounding environtment. The research method used is direct observation in the field and with interviews with informans, namely resident around the Old City of Kudus. From the results of the study, it was found that there were several influences due to the existence of the Menara Kudus Mosque, that a growing economy, crowded and surrounding mosques that were oriented to the Menara Kudus Mosque.Keywords:landmark,menara kudus mosque, old city of kudus  ABSTRAK              Terbentuknya suatu kota tak lepas dari adanya elemen-elemen pembentuk kota salah satunya adalah Landmark. Landmark merupakan suatu identitas yang dimiliki oleh sebuah kota. Kota Kudus mempunyai Masjid Menara sebagai identitas kota. Penelitian ini bertujuan mencari pengaruh Masjid Menara Kudus terhadap lingkungan sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi secara langsung di lapangan dan dengan wawancara kepada informan yaitu penduduk sekitar Kota Lama Kudus.Dari hasil penelitian ditemukan beberapa pengaruh karena keberadaan Masjid Manara Kudus, yaitu aspek fisik dan aspek non fisik pada lingkungan sekitar Masjid Menara.Katakunci:landmark,masjid menara kudus,kota lama kudus
Pola Aktivitas Dan Pemanfaatan Ruang Desa Wisata Lerep Pada Era New Normal Eppy Yuliani
Jurnal Planologi Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i2.21092

Abstract

AbstractThe tourism sector in Indonesia has doubled in the last decade, and in 2017 it was recorded that tourist visits reached 15 million people. The tourism industry has the potential to develop and become an economic driver so that it becomes a priority in development. Several tourist objects, both large-scale and village-scale, have had an impact on increasing the economic growth of the community. However, with the occurrence of the Covid 19 pandemic, since March 2020, government policies, both central and regional, have emerged in an effort to overcome the Covid 19 pandemic which prohibits and limits the operation of tourist destinations, including tourist villages. As a result, many tourism activities are not operating. This of course has an impact on the income of tourism business actors. However, when the Covid 19 pandemic had subsided, several tourist activities had started operating. This period is known as the New Normal Era, where a condition applies health protocols to all community activities, including tourism activities. Research questions, are there any changes in community activities in the Tourism Village, and how is the space utilized. This study aims to determine the pattern of community activities and the use of space in the Lerep Tourism Village in the New Normal era. The research location is in Lerep Tourism Village, West Ungaran District, Semarang Regency. The research methodology uses a rationalistic qualitative approach, through in-depth interviews and qualitative descriptive analysis techniques. This research is important to do, it is hoped that this research can describe the activity patterns of the tourism village community actors, and can describe/map the use of space in Lerep Village during the pandemic.AbstrakSektor pariwisata di Indonesia telah tumbuh dua kali lipat dalam satu dekade terakhir, dan tahun 2017 tercatat kunjungan wisata mencapai 15 juta orang. Industri pariwisata menjadi sangat potensial berkembang dan menjadi penggerak ekonomi sehingga menjadi prioritas dalam pembangunan. Beberapa   obyek wisata baik skala besar maupun skala desa memberikan dampak peningkatan tumbuhnya perekonomian masyarakat.  Namun dengan terjadinya pandemi Covid 19, sejak bulan Maret 2020 muncul kebijakan-kebijakan pemeritah baik pusat maupun daerah dalam upaya mengatasi pandemi Covid 19 yang melarang dan membatasi operasional destinasi wisata, termasuk Desa wisata. Dampknya banyak aktivitas pariwisata   tidak  beroperasi . Hal ini tentu saja berimbas  terhadap pendapatan  para pelaku usaha  pariwisata. Namun ketika pandemi Covid 19 sudah mereda, beberapa aktivitas wisata sduah mulai beroperasi. Periode ini dikenal dengan Era New Normal, dimana suatu kondisi yang menerapkan protokol kesehatan pada semua aktivitas masyarakat, termasuk aktivitas wisata.   Pertanyaan penelitian, apakah ada perubahan aktivitas masyarakat di Desa Wisata, dan bagaimana pemanfaatn ruang nya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola aktivitas masyarakat dan pemnafaatan ruang di Desa Wisata Lerep pada era New Normal.  Lokasi  penelitian di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran barat,  Kabupaten Semarang. Metodologi penelitian dengan pendekatan kualitatif rasionalistik, melalui indepth interview dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian  ini penting dilakukan, diharapkan dari penelitian ini dapat menggabarkan pola aktivitas masyarakat pelaku Desa Wisata, serta dapat menggambarkan /memetakan pemanfaatan ruang di Desa Lerep pada masa pandemi.Keywords: activity, space, tourism village, pandemic
Eksistensi Rumah Cagar Budaya dan Pengaruhnya Terhadap Rasa Ruang di Kotagede Refa Kurniawan Ajie; Dwita Hadi Rahmi
Jurnal Planologi Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i2.19662

Abstract

Kotagede di Yogyakarta merupakan salah satu bekas pusat peradaban di Pulau Jawa sebagai ibu kota Kesultanan Mataram Islam yang memiliki banyak aset cagar budaya. Rumah-rumah cagar budaya Kotagede memiliki berbagai gaya arsitektur yang mengandung filosofi, norma, dan mencerminkan sejarah lokal. Namun sebagai kawasan perkotaan, kawasan permukiman kawasan Kotagede juga berkembang pesat menjadi kawasan permukiman padat. Seiring dengan berkembangnya peradaban baru dengan pola kehidupan dan generasi yang baru, banyak rumah cagar budaya yang hilang dalam 20 tahun terakhir. Untuk mendorong masyarakat menjaga dan melestarikan rumah cagar budaya, perlu diketahui peran rumah cagar budaya di era modern.Oleh karena itu, penelitian ini mencoba memahami signifikansi rumah cagar budaya dengan menghubungkan eksistensi rumah cagar budaya dengan rasa ruang (sense of place).Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mengambil Kotagede Yogyakarta sebagai lokasi penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif, analisis faktor, dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi secara fisik rumah cagar budaya terhambat oleh beberapa kerusakan dan hilangnya beberapa aset. Meski begitu, rumah cagar budaya memiliki nilai eksistensi non fisik yang cukup besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan rumah pusaka di Kotagede memiliki hubungan positif dengan sense of place masyarakat lokal terhadap lingkungannya.
ANALISIS AGROKLIMAT DALAM PENENTUAN POTENSI TANAMAN PANGAN ALTERNATIF SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN SITUBONDO Rois Dinan; Setijawan Arief
Jurnal Planologi Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i2.23185

Abstract

ABSTRAKKetahanan pangan merupakan aspek yang sedang gencar diupayakan untuk dicapai. Hal ini dikarenakan problematika problematika sedang terjadi di berbagai wilayah yang ada di Indonesia, yakni terkait krisis pangan. Salah satu daerah yang berpotensi terjadi krisis pangan adalah Kabupaten Situbondo. Indikasi tersebut terlihat dari data time series dari produksi tanaman pangan utama di Kabupaten Situbondo yakni tanaman padi. Data terbaru mengenai produksi tanaman padi, mengalami penurunan yang sangat signifikan yakni 40% dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Selain itu banyak portal berita yang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Situbondo terus berupaya untuk menghindari krisis pangan, salah satunya dengan diversivikasi tanaman pangan. Oleh karena itu dengan indikasi-indikasi tersebut penelitian ini dapat membantu memberi arahan tanaman pangan alternatif yang bisa dibudidayakan dan sesuai untuk lahan pertanian di Kabupaten Situbondo. Pada penelitian ini menggunakan metode analisa agroklimat ataupun kesesuaian lahan. Data yang digunakan adalah data-data fisik dasar, dimana nantinya akan dilakukan metode super impose untuk mendapatkan kesesuaian lahan dari tiap tanaman pangan. Ada 3 kelompok tanaman pangan yang diujikan, yakni kelompok biji-bijian, umbi, dan kacang-kacangan. Setelah diuji, terdapat 1 tanaman pangan dari tiap kelompok tanaman pangan yang bisa dijadikan alternatif untuk dibudidayakan. Diantaranya adalah sorgum (biji-bijian), porang (Umbi), dan kacang arab (kacang-kacangan). Dengan diketahuinya 3 alternatif tanaman pangan tersebut, bisa menjadi arahan bagi pemerintah Kabupaten Situbondo sebagai upaya diversifikasi pangan untuk mencapai ketahanan pangan.Kata kunci: Diversifikasi pangan, Kesesuaian lahan, Ketahanan pangan
Population density and spread of COVID-19 in Bandung City, Indonesia R Syafriharti
Jurnal Planologi Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v19i2.17972

Abstract

Population density is an important factor for a sustainable city. However, it turns out that population density is also a problem in cases of the spread of COVID-19 in several countries, although there are other factors that also play a role. This paper aims to prove how population density affects the spread of COVID-19 in Bandung City with the sub-district data unit. To obtain a complete overview, the analysis was carried out by comparing conditions at the weekend as usual with the conditions during the long weekend. Simple regression analysis was used to determine how population density affects COVID-19 cases. A comparative analysis was then carried out to compare the effect of population density on the number of COVID-19 cases in the two different weekend conditions. The analysis found that population density did affect the number of COVID-19 cases, but this did not apply to all sub-districts. Population density has a greater effect on COVID-19 cases during the usual weekend than during the long weekend. In addition, the best model during the normal weekend only applies to 21 sub-districts, while the best model during the long weekend applies to 26 sub-districts. With these findings, urban planners need an in-depth study of the appropriate concept of population density for a compact and sustainable city.

Page 9 of 15 | Total Record : 142