cover
Contact Name
Rahmiati
Contact Email
rahmiati@fmipa.unmul.ac.id
Phone
+6281355258687
Journal Mail Official
kutaibasin@fmipa.unmul.ac.id
Editorial Address
Jalan Barong Tongkok No.4 Gunung Kelua Samarinda, East Kalimantan Province Indonesia - 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Geosains Kutai Basin
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26155176     DOI : https://doi.org/10.30872/geofisunmul.v5i2
Core Subject : Science,
Coastal and Ocean Dynamics Environmental of Geophysics Geodesy and Geography Geographic Information System Geology Geophysics Exploration Geotechnical/ geo-engineering Hazard Mitigation Hydrology Meteorology and Climatology Mining Engineering Seismology and Volcanology Oceanography
Articles 114 Documents
Pemodelan Arus Pasang Surut di Teluk Palu Menggunakan Model Hidrodinamika 2 Dimensi Boediman, Manasye Micel; Riza, Muhammad; Mandang, Idris
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/vcq13060

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola arus laut yang dibangkitkan oleh pasang surut di Perairan Teluk Palu menggunakan model hidrodinamika 3D ECOMSED (Estuarine Coastal and Ocean Modeling System with Sediment). Simulasi dilakukan selama 30 hari pada Januari 2017 dan diverifikasi menggunakan data pasang surut dari DISHIDROS (Dinas Hidro-Oseanografi Angkatan Laut), dengan nilai RMSE (Root Mean Square Error) sebesar 0.13833 m. Hasil simulasi menunjukkan perbedaan pola arus dan kecepatan pada kondisi spring dan neap, dengan kecepatan arus saat spring sebesar 0.16 m/s dan saat neap sebesar 0.18 m/s, sehingga kecepatan arus pada neap lebih tinggi dibandingkan spring. Arus residu yang dibangkitkan oleh pasang surut memperlihatkan pola eddy yang bervariasi, yaitu terbentuk eddy antisiklonik besar di tengah teluk, eddy antisiklonik yang lebih kecil, serta eddy siklonik di ujung teluk. Temuan ini menegaskan bahwa dinamika arus pasang surut dan arus residu di Teluk Palu membentuk sirkulasi eddy yang khas, dengan intensitas arus yang lebih kuat pada kondisi neap dibandingkan spring.
Identifikasi Zona Rembesan Bendungan Pengendali Banjir H. M. Ardans Menggunakan Metode Ground Penetrating Radar (GPR) Zeni; Djayus; Wahidah; Lepong, Piter; Hamas Intifadhah, Sahara
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/k88zyq95

Abstract

Samarinda merupakan kawasan tropis basah yang berada di tepi Sungai Mahakam, sehingga sering mengalami banjir. Salah satu upaya untuk mengurangi banjir dengan membangun bendungan pengendali banjir. Keadaan bendungan harus selalu dimonitoring untuk meminimalisir kebocoran atau rembesan. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi zona rembesan pada bendungan pengendali banjir H. M. Ardans, menggunakan metode Ground Penetrating Radar (GPR). Terdapat 2 lintasan target penelitian dan 2 lintasan kalibrasi. Proses pengolahan data menggunakan software Reflexw berupa penampang 2D bawah permukaan. Hasil interpretasi menunjukkan terdapat 3 zona rembesan pada lintasan 1 dan pada lintasan 2 terdapat 1 zona rembesan. Rembesan umumnya terakumulasi di sekitar saluran dan kontak lapisan batas material timbunan.  
Pemetaan Penggunaan Model Numerik Pada Perairan Indonesia : Sebuah Tinjauan Sistematis Al-Ghifari, Najwan; Ghofari, Miftahul Akhyar; Assyiffa, Siti Fatma; Satriawan, Erian Febri
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/fy3fe789

Abstract

Perairan Indonesia memiliki karakteristik yang sangat kompleks akibat interaksi berbagai dinamika laut, atmosfer, dan daratan sehingga menimbulkan beragam permasalahan yang perlu dipahami secara mendalam, mulai dari pola arus, perambatan gelombang, hingga penyebaran pencemar. Kompleksitas tersebut menuntut penggunaan pendekatan ilmiah yang mampu memberikan gambaran prediktif, salah satunya adalah pemodelan numerik. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis perkembangan penggunaan model numerik dalam kajian perairan Indonesia dengan periode publikasi tahun 2009 hingga 2024. Metode penelitian dilakukan melalui telaah literatur dengan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis. Pencarian data dilakukan menggunakan perangkat lunak pencari artikel ilmiah dan menggunakan basis data Scopus. Langkah awal memperoleh 711 publikasi yang relevan, kemudian setelah dilakukan proses penghapusan artikel ganda jumlah artikel berkurang menjadi 614, dan setelah penyaringan berdasarkan judul, penulis pertama, serta abstrak, diperoleh 206 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi yaitu penelitian dengan penulis pertama berasal dari Indonesia dan lokasi penelitian berada pada wilayah perairan Indonesia. Hasil peninjauan literatur menunjukkan bahwa model numerik banyak digunakan untuk mempelajari dinamika arus laut, simulasi gelombang, dan analisis penyebaran polutan. Meskipun frekuensi penggunaan model numerik terus meningkat dari tahun ke tahun, beberapa keterbatasan masih dihadapi, terutama terkait keterbatasan data lapangan jangka panjang, penerapan model di wilayah terpencil, serta integrasi dengan kebutuhan praktis dalam pengelolaan pesisir dan laut. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa model numerik telah menjadi instrumen penting dalam penelitian perairan di Indonesia, namun arah pengembangannya ke depan masih perlu memperhatikan penguatan basis data observasi, integrasi dengan disiplin lain, serta pemanfaatan untuk mendukung kebijakan pengelolaan sumber daya laut secara lebih berkelanjutan.
Variabilitas Mixed Layer Depth dan Karakteristik Massa Air di Perairan Barat Sumatera Berdasarkan Data CTD dan Argo Float Tahun 2010-2024 Nur, Syarifudin; Wilopo, Mukti Dono; Astini, Lita; Astuti, Anggini Fuji
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/5qe1ha04

Abstract

Perairan barat Sumatera yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia timur merupakan kawasan dengan dinamika oseanografi yang dipengaruhi secara kuat oleh faktor atmosfer-laut, termasuk sistem monsun, variabilitas angin permukaan, serta fenomena iklim global seperti El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD). Mixed layer depth (MLD) menjadi parameter penting untuk memahami interaksi tersebut karena berperan dalam proses pertukaran energi, momentum, serta pengendalian stratifikasi kolom perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabilitas MLD dan karakteristik massa air di perairan barat Sumatera dengan memanfaatkan data Conductivity-Temperature-Depth (CTD) dan Argo Float. Analisis dilakukan dengan mengolah data suhu, salinitas, dan tekanan untuk memperoleh profil vertikal, distribusi spasial, serta kedalaman MLD. Selanjutnya, stratifikasi laut divisualisasikan dalam bentuk section view, sedangkan karakteristik massa air dievaluasi melalui diagram suhu-salinitas (T-S). Hasil penelitian menunjukkan bahwa MLD di wilayah ini memiliki variabilitas musiman yang erat kaitannya dengan perubahan pola angin monsun. Pada periode monsun barat, peningkatan aktivitas konvektif atmosfer dan penguatan angin permukaan menghasilkan pendangkalan MLD, sedangkan pada monsun timur terjadi pendalaman akibat pengadukan vertikal yang lebih kuat. Variabilitas interannual juga teridentifikasi, di mana anomali ENSO dan IOD berkontribusi pada fluktuasi dan distribusi massa air. Profil T-S mengindikasikan keberadaan massa air tropis Samudra Hindia serta kemungkinan intrusi massa air dari lintang selatan. Studi ini menegaskan pentingnya pemahaman dinamika oseanografi fisis, khususnya variabilitas MLD, dalam kaitannya dengan proses atmosfer-laut di Samudra Hindia timur. Hasilnya diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian meteorologi laut dan memperkuat basis ilmiah dalam pemodelan oseanografi regional.

Page 12 of 12 | Total Record : 114