cover
Contact Name
-
Contact Email
mardalius18@gmail.com
Phone
+6285156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rambe, Perumahan Pelita Bangsa, Blok A, No.15, Kab. Asahan, Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : 29868505     EISSN : 29864070     DOI : https://doi.org/10.59435/jipnas
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) adalah publikasi yang memuat hasil-hasil penelitian dan kajian kritis tentang berbagai aspek dari pendidikan, termasuk teori, metodologi, dan aplikasi. Isi jurnal ilmu pendidikan bisa meliputi berbagai topik, seperti pembelajaran, kepemimpinan pendidikan, pengembangan kurikulum, dan lain-lain. Jurnal ilmu pendidikan dapat menjadi sumber yang berguna bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi pendidikan yang ingin memperoleh informasi terbaru dan terkini tentang perkembangan di bidang pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Strategi Adaptasi Tradisi Sihali Aek Sebagai Kearifan Lokal Di Era Modernisasi Di Desa Tipang Donfordtigo Manalu; Zanrison Naibaho
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 3 (2025): JIPNAS - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i3.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses implementasi dan nilai-nilai dalam tradisi Sihali Aek, menelusuri faktor-faktor penghambat dalam implementasi tradisi Sihali Aek di era modernisasi, dan menganalisis strategi adaptasi masyarakat Desa Tipang dalam menjaga keberlanjutan tradisi Sihali Aek di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di Desa Tipang. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan 11 informan yang terdiri dari Raja Napitu, anggota Sihali Aek, masyarakat setempat, generasi muda dan Kepala POKDARWIS serta dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Sihali Aek merupakan sistem pengelolaan irigasi tradisional yang berusia lebih dari 200 tahun yang diimplementasikan melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu Pertemuan Bolon Raja Napitu, Ritual Mangallang Indahan Siporhis, Marsirimpa Sihali Aek, dan diakhiri dengan kegiatan Manabar. Nilai-nilai yang terkandung meliputi nilai marsirimpa (kerja sama timbal balik), nilai keadilan, nilai keberlanjutan dan pelestarian lingkungan, serta nilai kepemimpinan. Faktor penghambat utama adalah pergeseran praktik ritual akibat sinkretisme agama, diversifikasi ekonomi, dan kesenjangan generasi dalam pemahaman dan minat terhadap tradisi Sihali Aek. Strategi adaptasi meliputi penafsiran ulang makna dengan menghubungkannya dengan isu-isu lingkungan kontemporer, sinkretisme agama melalui penggantian ritual animisme dengan doa-doa Kristen, integrasi dengan sektor pariwisata sebagai daya tarik budaya dan paket wisata, serta pembentukan jaringan kolaboratif dengan pemerintah dan lembaga pendidikan.  
Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V UPTD SD Negeri 124388 Pematangsiantar Johanris Nadeak; Nancy Angelia Purba; Theresia Monika Siahaan
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 3 (2025): JIPNAS - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i3.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Student Teams Achievment Division (STAD) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V UPTD SD Negeri 124388 Pematangsiantar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan Pre Esperimental Design menggunakan One Group Pre-test Post-test. Rancangan penelitian ini hanya melibatkan satu kelas dengan memberikan pretest dan posttest. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V UPTD SD Negeri 124348 Pematangsiantar yang berjumlah 22 orang, teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Variable penelitian adalah variabel bebas (X) yaitu Model Pembelajaran STAD dan variabel terikat (Y) yaitu Hasil Belajar. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Adapun uji yang digunakan untuk penelitian ini t paired sampel test dengan bantuan program IMB SPSS versi 26, berdasarkan hasil perhitungan di dapat thitung yaitu 6,012. Dengan frekuensi (df) sebesar 22-1 = 21, pada taraf signifikansi a=0,05 di ttabel yaitu 1,711. Maka diperoleh thitung>ttabel (6, 012>1,711). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Student Teams Achievement Division terhadap hasil belajar Matematika Siswa kelas V UPTD SD Negeri 124388 Pematangsiantar T.A 2025/2026”.
Making Sense Of Mindfulness In Indonesian Elementary Schools: A Phenomenological Exploration Of Pupils’ Lived Experiences Of Concentration And Memory Within The “Merdeka Belajar” Context Lauw Acep; Dewi Oktaviany
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 3 (2025): JIPNAS - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i3.317

Abstract

This study aims to elucidate the essence of Indonesian elementary school students' lived experiences of mindfulness meditation and how it shapes their perceptions of concentration and memory in the context of "Freedom to Learn." A hermeneutic-phenomenological study was conducted with five students in grades 4-5. Data were generated through in-depth conversations and participant observations during a four-week classroom mindfulness program and analyzed through phenomenological reduction and thematic synthesis. The research findings indicate that the unchanging essence, namely "a shift from an anxious mind to a calm mind that opens up space for learning," is expressed through four interrelated themes: perceived emotional calm, sustained attention, easier recall, and positive appreciation of quiet moments. The study concludes that mindfulness is not simply a technique, but a pedagogical way of life that begins with learning; integrating brief, mindful pauses can foster reflective, calm, and independent learners aligned with the Pancasila Student Profile.
Penggunaan Metode Pembelajaran Kolaboratif Dalam Meningkatkan Keterampilan Kerja Sama Di Kelas Rahmat Tapoto; Moh Fadel Husain; Joy Lasabuda; Tika Wantu
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 2 (2025): JIPNAS - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i2.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan metode pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan keterampilan kerja sama siswa di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan siswa sebagai subjek penelitian yang dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kolaboratif memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan kerja sama siswa, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan komunikasi, partisipasi aktif, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas kelompok. Dengan demikian, metode pembelajaran kolaboratif dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan interaksi sosial dan kerja sama di lingkungan kelas.
The Role Of Nalanda Students As Buddhist Religious Education Teachers In Influenced Buddhist Pancasila Values Ratna Pudi Chinsia; Ida Ayu Gde Yadnyawati; Sulan
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 4 No. 1 (2026): JIPNAS - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v4i1.334

Abstract

The background of this study is based on the increasing tendency of deviant behavior and delinquency among elementary school students, which demands an early approach to character education. Nalanda students who serve as Buddhist Religious Education teachers have a strategic role in shaping the character and behavior of students through the internalization of Buddhist Pancasila values, which are expected to prevent potential delinquency and foster students who are morally and spiritually grounded. This study aims to analyze the roles, effectiveness, and strategies employed by Nalanda students in instilling Buddhist Pancasila values in elementary schools as a preventive effort against juvenile delinquency. This research applies a qualitative approach with a descriptive method. The study was conducted at Mutiara 17 August Elementary School, Edelweiss School, and Bina Pelita Bangsa Elementary School. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving Nalanda students, principals, and homeroom teachers in five elementary schools. The data analysis technique employed was the interactive model of Miles and Huberman. The results reveal that Nalanda students act as value educators by instilling principles such as loving-kindness (mettā), responsibility, discipline, and respect for parents and teachers. The strategies used include role modeling, habituation in Buddhist spiritual practices, integration of values in learning, and personal approaches to students. The effectiveness of these roles is reflected in students' behavioral changes, such as becoming more orderly, polite, and the declining incidence of violations and social conflicts. The role of Nalanda students as Buddhist Religious Education teachers has proven to contribute significantly to the prevention of juvenile delinquency through character education based on Buddhist Pancasila values.
Pembelajaran Materi Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Pada Siswa Kelas X SMA Maretha Putri Axandra; Laila Fitriana
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 3 (2025): JIPNAS - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i3.336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendapatkan media pembelajaran komik digital yang valid, praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Matematika pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Boyolali. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analyze (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, angket, dan tes hasil belajar siswa. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan media pembelajaran komik digital matematika yang diimplementasikan kepada 36 siswa kelas X. Hasil analisis instrumen-instrumen penelitian menunjukkan bahwa media komik digital matematika valid digunakan pada pembelajaran berdasarkan dari hasil penilaian ahli materi sebesar 82,66% dan penilaian ahli media sebesar 85,33% yang memiliki kriteria sangat valid. Media komik digital matematika praktis digunakan dalam pembelajaran matematika materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Hal ini ditunjukkan melalui hasil angket penilaian guru sebesar 93,6% dan angket penilaian siswa sebesar 85,05% yang memiliki kriteria sangat praktis. Media komik digital matematika tidak efektif digunakan dalam pembelajaran materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel karena hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran komik digital Matematika tidak lebih baik dari rata-rata hasil belajar siswa yang tidak menggunakan media komik Matematika digital. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran komik digital Matematika bersifat valid dan praktis, namun tidak efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Matematika SMA materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel.
Meningkatkan Karakter Dan Motivasi Belajar Melalui Model Pembelajaran Inovatif Arya Aditya; Aprianto Ajiji; Arbar Wahyu Hasan; Sri Devi Ranti Rahim; Windiani Kadir
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 2 (2025): JIPNAS - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i2.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter dan motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inovatif dalam mata pelajaran sejarah. Model pembelajaran inovatif yang digunakan meliputi metode pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan penggunaan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aspek karakter, seperti tanggung jawab, kerjasama, dan rasa ingin tahu, serta motivasi belajar siswa. Metode ini juga berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, yang berdampak positif pada prestasi akademik siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inovatif dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan rendahnya motivasi belajar dan pembentukan karakter siswa di sekolah.
Beragam Metode Pembelajaran Dalam Pendidikan Multikultural Arif Muzayin Shofwan; Fuad Ngainul Yaqin
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 4 No. 1 (2026): JIPNAS - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v4i1.654

Abstract

Keberhasilan dalam pembelajaran tergantung pada metode yang digunakan. Penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan ini membahas beragam metode pembelajaran pendidikan multikultural. Teknik analisanya menggunakan analisis isi dengan memilah-milah data yang sesuai dengan fokus penelitian. Tulisan ini menghasilkan kesimpulan bahwa metode untuk mengintegrasikan materi pembelajaran pendidikan multikultural, antara lain: (1) motode kontribusi  diimplementasikan pada peserta didik TK dan SD kelas bawah (I, II, III); (2) metode aditif diimplementasikan pada peserta didik SD kelas atas (IV, V, VI) dan SMP yang sudah mulai mampu memahami makna; (3) metode transformasi diimplementasikan dalam melihat konsep, isu, tema, dan problem dari beberapa perspektif dan sudut pandang etnis; (4) metode aksi sosial diimplementasikan untuk peserta didik dalam melakukan kritik sosial, membuat keputusan, memperoleh pendidikan politis, menjadikan peserta didik reflektif dan partisipan terlatih dalam perubahan sosial. Selain itu, ada beberapa metode pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan multikultural, antara lain: metode pembiasaan, metode keteladanan, metode pemberian ganjaran, metode pemberian hukuman, metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, dan lain sebagainya. Seorang guru hendaknya memilih metode pembelajaran yang sesuai agar tujuan pembelajaran bisa berjalan maksimal.
Pendekatan Konseling Individual dalam Meningkatkan Kehadiran Siswa: Studi Kasus di SMP Erlangga Pematangsiantar Tiodor Sihotang; Yola Tio Roselina Butar Butar; Elina Rosa Sihotang; Fizka Yulia Justin Saragih; Vinnyta Cechylia Sinurat
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 4 No. 1 (2026): JIPNAS - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v4i1.663

Abstract

Ketidakhadiran siswa merupakan masalah kritis yang memengaruhi kualitas pembelajaran, keterlibatan akademis, dan tanggung jawab belajar. Dalam konteks sekolah menengah pertama swasta, masalah ini sering dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang saling terkait, sehingga memerlukan intervensi khusus melalui layanan konseling individual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana konseling individual dapat meningkatkan kehadiran siswa di SMP Erlangga di Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tiga siswa dengan tingkat ketidakhadiran tinggi, serta konselor bimbingan, guru wali kelas, dan orang tua sebagai informan pendukung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individual diimplementasikan melalui tahapan terstruktur, dimulai dari membangun hubungan yang mendukung antara konselor bimbingan dan siswa, eksplorasi mendalam terhadap sumber masalah, dan perencanaan langkah-langkah untuk perubahan perilaku. Ketidakhadiran siswa diketahui berhubungan dengan motivasi belajar yang rendah, tekanan emosional, kondisi keluarga, dan lingkungan sosial yang kurang mendukung. Proses konseling juga menghadapi hambatan seperti keterbatasan waktu, penolakan awal dari siswa, dan keterlibatan orang tua yang kurang optimal. Meskipun demikian, layanan konseling menghasilkan perubahan positif dalam pola kehadiran siswa, motivasi, dan pengaturan diri. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa konseling individual, jika dilakukan secara konsisten dan disertai dengan kolaborasi aktif dengan guru wali kelas dan orang tua, dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kehadiran siswa dan mendukung perkembangan pribadi mereka secara keseluruhan