cover
Contact Name
Pringati Singarimbun
Contact Email
pringatisingarimbun@adm.unand.ac.id
Phone
+6289617699764
Journal Mail Official
031262646@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Cluster Gajah Mada Kapling 2 Gunung Pangilun Padang Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Ethics and Law Journal: Business and Notary
ISSN : -     EISSN : 29881293     DOI : -
The Ethics and Law Journal: Business and Notary (ELJBN) is a scholarly publication dedicated to exploring the intersection of ethics, law, business, and notarial practices. Our journal aims to provide a platform for researchers, academics, legal professionals, and practitioners to contribute to the advancement of knowledge and discourse in these fields. ELJBN publishes original research articles, critical reviews, case studies, and thought-provoking commentaries that delve into the ethical and legal dimensions of business activities and notarial practices. ELJBN covers a wide range of topics related to business law, corporate governance, commercial transactions, contracts, intellectual property, dispute resolution, regulatory frameworks, and the evolving landscape of notarial practices. Our journal encourages interdisciplinary perspectives, drawing insights from law, business, economics, ethics, and related disciplines to foster a comprehensive understanding of the complex issues at hand. We seek to promote the highest standards of research integrity, analytical rigor, and ethical inquiry within the realm of business and notary law.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 151 Documents
Kebijakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencucian Uang Talitha Nabila; Muhammad Iqbal; Abdurrahman Khalidy; Herry Rahma Cahyadi; Ayu Efritadewi
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.v1i3.62

Abstract

Laundering is a serious crime that jeopardizes the financial system's integrity and can be used to conceal the origin of illicit funds. Law enforcement against money launderers has become a major priority for governments all over the world. Money laundering policies address a variety of issues, including identification, prevention, investigation, prosecution, and punishment.  Effective legal policies against money laundering are critical not only for protecting the country's financial system, but also for ensuring social justice and security. More research and the development of more sophisticated policies are still required to deal with the increasingly complex threat of money laundering in this globalized era. This study provides important insights for policymakers and legal practitioners to better understand. Abstrak Pencucian uang adalah kejahatan serius yang membahayakan integritas sistem keuangan dan dapat digunakan untuk menyembunyikan asal-usul dana ilegal. Penegakan hukum terhadap para pelaku pencucian uang telah menjadi prioritas utama pemerintah di seluruh dunia. Kebijakan pencucian uang menangani berbagai masalah, termasuk identifikasi, pencegahan, investigasi, penuntutan, dan hukuman. Kebijakan hukum yang efektif terhadap pencucian uang sangat penting tidak hanya untuk melindungi sistem keuangan negara, tetapi juga untuk memastikan keadilan dan keamanan sosial. Penelitian lebih lanjut dan pengembangan kebijakan yang lebih canggih masih diperlukan untuk menghadapi ancaman pencucian uang yang semakin kompleks di era globalisasi ini. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi para pembuat kebijakan dan praktisi hukum untuk lebih memahami.
Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Pemecutan Kaja Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar Ni Putu Dewi Amelia Permata Sari; Putu Eka Purnamaningsih; Komang Adi Sastra Wijaya
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.v1i3.63

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program perlindungan sosial bersyarat yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan bagi anggota keluarga diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan di bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pemecutan Kaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, efektivitas PKH yang diukur menggunakan teori efektivitas Campbell J.P yaitu: Keberhasilan Program, Keberhasilan Sasaran, Kepuasan Program, Tingkat Input dan Output, dan Pencapaian Tujuan Menyeluruh. Berdasarkan teori tersebut dapat dilihat bahwa program ini telah berjalan dengan baik namun belum maksimal dimana pelaksanaan Program Keluarga Harapan sudah tergambarkan secara baik dan sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan sehingga dapat mengarah pada kesejahteraan masyarakat, namun masih terdapat permasalahan pada beberapa indikator seperti masih terdapat keluhan-keluhan yang disampaikan keluarga penerima manfaat dari adanya program ini. Kurangnya kesadaran KPM, dimana mereka enggan melaporkan diri (Graduasi) padahal mereka sudah tidak memiliki komponen PKH. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi perbaikan pelaksanaan Program Keluarga Harapan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pemecutan Kaja Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar. Kata Kunci: Efektivitas, Program Keluarga Harapan, Kesejahteraan Masyarakat Abstract The Effectiveness of the Family Hope Program in Improving Community Welfare in Pemecutan Kaja Village, North Denpasar District, Denpasar City The Family Hope Program (PKH) is a conditional social protection program that provides cash transfers to Very Poor Households (RTSM) and for family members are required to carry out the terms and conditions set in the fields of education, health and social welfare. The purpose of this study was to see the Effectiveness of the Family Hope Program (PKH) in Improving Community Welfare in Pemecutan Kaja Village. This study used descriptive qualitative methods with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Based on the results of research in the field, the effectiveness of PKH measured using Campbell J.P's effectiveness theory are: Program Success, Target Success, Program Satisfaction, Input and Output Levels, and Overall Goal Achievement. Based on this theory, it can be seen that this program has been running well but not optimally where the implementation of the Family Hope Program has been well described and in accordance with the Minister of Social Affairs Regulation Number 1 of 2018 concerning the Family Hope Program so that it can lead to community welfare, but there are still problems in several indicators such as there are still complaints submitted by beneficiary families from the existence of this program. Lack of awareness of KPM, where they are reluctant to report themselves (Graduasi) even though they no longer have a PKH component. This research resulted in recommendations for improving the implementation of the Family Hope Program in Improving Community Welfare in Pemecutan Kaja Village, North Denpasar District, Denpasar City. Keywords: Effectiveness, family hope program, community welfare
Peran Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme di Indonesia Yasmirah Mandasari Saragih; Christian Antonio Pardamean Tarigan; Nugraha Manuella S. Meliala; Rachel Agatha Crysti Hutabarat
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.64

Abstract

Terrorist crimes have become a significant threat to national security in Indonesia. Facing these challenges, the role of society in the prevention and eradication of terrorist crimes is becoming increasingly important. This article aims to analyze the role of society in combating terrorism from a legal point of view in Indonesia. This analysis concerns the role of society in identifying signs of terrorism, providing relevant information to the authorities and raising awareness of the dangers of terrorism in society. In addition, the article also emphasizes the role of social institutions, non-governmental organizations and cooperation between government and society in building effective strategies to prevent and combat terrorism. With reference to relevant legal documents and existing policies, this article emphasizes the importance of active public participation to address the threat of terrorism. The results of the analysis confirmed that cooperation between the government and the public, as well as increased awareness of the role of individuals in reporting potential threats, are key factors in reducing the risk of terrorist crimes in Indonesia. In conclusion, the role of society in preventing and controlling terrorist crimes in Indonesia cannot be ignored. Special efforts are needed to increase community participation in order to create a safer environment from the threat of terrorism. Abstrak Kejahatan teroris telah menjadi ancaman signifikan terhadap keamanan nasional di Indonesia. Menghadapi tantangan tersebut, peran masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan kejahatan teroris menjadi semakin penting. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dalam pemberantasan terorisme dari sudut pandang hukum di Indonesia. Analisis ini menyangkut peran masyarakat dalam mengidentifikasi tanda-tanda terorisme, memberikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang dan meningkatkan kesadaran akan bahaya terorisme di masyarakat. Selain itu, artikel ini juga menekankan peran lembaga sosial, organisasi non-pemerintah dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun strategi yang efektif untuk mencegah dan memerangi terorisme. Dengan mengacu pada dokumen hukum terkait dan kebijakan yang ada, pasal ini menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat untuk mengatasi ancaman terorisme. Hasil analisis menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, serta peningkatan kesadaran akan peran individu dalam melaporkan potensi ancaman, merupakan faktor kunci dalam mengurangi risiko terjadinya kejahatan teroris di Indonesia. Kesimpulannya, peran masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan kejahatan teroris di Indonesia tidak bisa diabaikan. Diperlukan upaya khusus untuk meningkatkan partisipasi masyarakat guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dari ancaman terorisme.   Kata kunci: Tindak Pidana Terorisme, Peran Masyarakat, Pencegahan, Penanggulangan
Analisis Prosedur Pelayanan Klaim Santunan Kematian di Kabupaten Jembrana I Gede Sara Pradita; I Ketut Winaya; Kadek Wiwin Dwi Wismayanti
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.v1i3.65

Abstract

This research aims, namely to analyze the application of death benefit claim service procedures, and analyze the obstacles of the Jembrana Regency Government in the application of death benefit claim service procedures. In this study the authors used a type of qualitative research with descriptive methods. The analysis in this study uses the theory of public service management. The findings of the research conducted show that the death benefit claim procedure in Jembrana Regency has been realized quite well, but there are several problems such as the death benefit program has not been able to provide maximum service to the community as service recipients, unclear completion time when submitting applications to service completion including complaints, the competence of service officers who are not in accordance with the required knowledge or field of work and behavior and the existence of work delays that cause delays in the process of registering death benefit claims. Keywords: Claim procedures, Service Management, Death Benefits ABSTRAK Riset ini bertujuan, yaitu guna menganalisis penerapan prosedur pelayanan klaim santunan kematian, serta menganalisis hambatan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana pada penerapan prosedur pelayanan klaim santunan kematian. Pada penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Analisis pada penelitian ini menggunakan teori manajemen pelayanan publik. Hasil temuan penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa prosedur klaim santunan kematian di Kabupaten Jembrana sudah terealisasikan dengan cukup baik namun terdapat beberapa permasalahan seperti program santunan kematian belum mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat sebagai penerima pelayanan, waktu penyelesaian yang kurang jelas saat pengajuan permohonan sampai dengan penyelesaian pelayanan termasuk pengaduan, kompetensi petugas pelayanan yang tidak sesuai dengan pengetahuan atau bidang pekerjaan dan perilaku yang dibutuhkan serta adanya penundaan pekerjaan yang menyebabkan adanya keterlambatan dalam proses pendaftaran klaim santunan kematian. Kata Kunci : Prosedur klaim, Manajemen Pelayanan, Santunan Kematian
Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Tista, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan Renhard Julius Yosephine Munthe; I Ketut Winaya; Ni Putu Anik Prabawati
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.v1i3.67

Abstract

The tourism sector is an important sector in the Indonesian economy and is expected to have a positive impact on society and the environment. One form of tourism that is currently developing is village tourism. Tourist villages have the potential to become unique tourism destinations because they offer local wisdom, traditions and culture which are their own attraction to tourists. Research methods refer to scientific ways of obtaining data for specific purposes and uses. This research uses a type of qualitative descriptive research, where the author goes directly into the field to find out about an incident that occurred in the area. The results obtained are based on a study using the strategic management process theory according to John Bryson and using SWOT analysis according to Rangkuti. The results of this research are that the Tista Village Government has carried out a strategic management process and there are several obstacles that have caused the development of the Tista Tourism Village not to run optimally. The results of the SWOT matrix analysis produce (1) Working together and communicating with stakeholders and improving human resources in Tista Tourism Village. (2) Optimizing village potential and maximizing the development of tourist villages. The results of this research are that the researcher provides strategy recommendations for the Village Government in the Development of the Tista Tourism Village. AbstrakSektor Pariwisata merupakan sektor yang penting dalam perekonomian di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi dampak positif bagi masyrakat dan lingkungan. Salah satu bentuk pariwisata yang sedang berkembang adalah desa wisata. Desa wisata memiliki potensi menjadi wisata yang unik karena menawarkan kearifan lokal, tradisi dan budaya yang menjadi daya tarik sendiri kepada wisatawan. Metode penelitian merujuk pada cara ilmiah untuk memperoleh data untuk tujuan dan kegunaan tertentu. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dimana penulis secara langsung terjun ke lapangan untuk mengetahui sebuah kejadian yang terdapat di daerah tersebut. Hasil yang didapatkan berdasarkan kajian menggunakan teori proses manajemen strategi menurut John Bryson serta menggunakan analisis SWOT menurut Rangkuti, adapun hasil dari penelitian ini yaitu Pemerintah Desa Tista sudah melakukan proses manajemen strategi dan terdapat beberapa hambatan yang menyebabkan Pengembangan Desa Wisata Tista belum berjalan secara maksimal. Hasil dari analisis matriks SWOT menghasilkan (1) Bekerjsama dan komunikasi dengan stakeholder serta meningkatkan SDM di Desa Wisata Tista. (2) Mengoptimalkan potensi desa dan memaksimalkan pengembangan desa wisata. Hasil dalam penelitian ini yaitu peneliti memberikan rekomendasi strategi bagi Pemerintah Desa dalam Pengembangan Desa Wisata Tista.Kata Kunci: Strategi, Pemerintah Desa, Pengembangan Desa Wisata
Evaluasi Kinerja Aplikasi SiDarling dalam Pengelolaan Bank Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Provinsi Bali Joanne Sihombing; I Dewa Ayu Putri Wirantari; Ni Wayan Supriliyani
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.v1i3.69

Abstract

The purpose of this study was to determine how the Evaluation of Waste Bank Performance through the SiDarling application at the Denpasar City Environment and Hygiene Office, Bali Province. This research uses qualitative research with a descriptive approach. This research is measured by the theory of Government Policy Evaluation according to Willian N. Dunn (2000) with six types of indicators. The results showed that the Performance Evaluation of the SiDarling Application in waste management in Denpasar City from all indicators went quite well but not optimal, development of the six indicators is still needed.AbstrakTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Evaluasi Kinerja Bank Sampah melalui aplikasi SiDarling pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini diukur dengan teori Evaluasi Kebijakan Pemerintah menurut Willian N. Dunn (2000) dengan enam jenis indikator.Hasil penelitian menunjukkan Evaluasi Kinerja Aplikasi SiDarling dalam pengelolaan sampah di Kota Denpasar dari seluruh indikator berjalan cukup baik namun belum optimal, masih diperlukan pengembangan terhadap keenam indikator tersebut.Kata Kunci ; Evaluasi, Aplikasi SiDarling, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Bank Sampah, Pengelolaan Sampah
Business ethics and principles in the marketing industry: Systematic Literature Review Nurul Hildha Afifa; Imam Mukhlis
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.v1i3.70

Abstract

The aim of the research is to know the literature of business ethics and principles in industrial marketing searches are conducted on publications from 2019 to 2023 for scientific literature, utilizing exclusively open access journals. When "ethic, marketing and industry, ethic" was typed into a reference search, 449 journals came up. Subsequently, after going through the stage of filtering and obtaining 80 journals, there are 42 journals that are sought after, and 9 journals that satisfy the requirements for searching content and issues make up the final stage of the performance report. Business ethic and principle of business has an impact on industrial marketing. The finding in the literature inform to offer a set of ethical guidelines and business ethics principles that can be used in the marketing industry. The conceptual resources provided by the arguments proposed by the author as useful to stimulate further debate. In academic research, the two domains can be seen as different structures. In fact, marketing ethics emphasizes compliance with rules, values, and principles
Trial as an Adult di Indonesia dan Implikasinya pada Hukum Pidana Serta Perlakuan Terhadap Anak-Anak Pelaku Tindak Pidana Wirayudha Wibawa Hatma Syahputra
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.73

Abstract

Trial as an adult is a concept that allows the trial of children as adults in cases of serious crimes. The implications of this concept are related to the rights and protection of children, which are guaranteed by Article 28B paragraph 2 of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia (UUD NRI 1945). This article explains that although there are no specific regulations regarding trials as adults in Indonesia, there are provisions in Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System (UU SPPA) which provide opportunities for trials of children as adults in certain cases. However, trial as an adult in Indonesia raises various problems, both legally and in practice. This article states that legally, this concept is considered not in line with the principles of human rights and child protection, including the Convention on the Rights of the Child (KHA) and the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. It is also highlighted that trial as an adult is considered to violate the principles of legality and proportionality, because there is no clear definition of criminal offenses that can be the basis for trying children as adults. In the context of handling children involved in criminal acts, the SPPA Law emphasizes a restorative justice approach. This article highlights that this approach reflects the spirit of the Constitution, which focuses on children's rights and the principle of rehabilitation. However, the emergence of trial as an adult in some situations raises doubts about the consistency and fairness of the juvenile justice system. It is acknowledged that supporters of trial as an adult argue that children as perpetrators of criminal acts must be fully responsible, especially in serious cases. However, there are concerns that this approach could come at the expense of children's rehabilitation and rights. The article highlights that in practice, trial as an adult has a negative impact on children and society, including loss of children's rights, risk of violence, exploitation and discrimination in correctional institutions. In addition, trial as an adult is considered ineffective in preventing crime and reducing the risk of recidivism. This article summarizes the complexities of trials as an adult in Indonesia, showing the conflict between the need for justice, children's rights, and the effectiveness of the justice system. AbstrakTrial as an adult adalah konsep yang memungkinkan pengadilan anak sebagai orang dewasa dalam kasus tindak pidana serius. Implikasi konsep ini terkait dengan hak dan perlindungan anak, yang dijamin oleh Pasal 28B ayat 2 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945). Artikel ini menjelaskan bahwa meskipun belum ada regulasi khusus mengenai trial as an adult di Indonesia, terdapat ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) yang memberikan peluang bagi pengadilan anak sebagai orang dewasa dalam kasus tertentu. Namun, trial as an adult di Indonesia menimbulkan berbagai permasalahan, baik secara hukum maupun praktik. Artikel ini menyatakan bahwa secara hukum, konsep ini dianggap tidak selaras dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan perlindungan anak, termasuk Konvensi Hak Anak (KHA) dan Konstitusi Republik Indonesia Tahun 1945. Disorot pula bahwa trial as an adult dianggap melanggar prinsip legalitas dan proporsionalitas, karena tidak ada definisi jelas mengenai tindak pidana yang dapat menjadi dasar pengadilan anak sebagai orang dewasa. Dalam konteks penanganan anak yang terlibat dalam tindak pidana, UU SPPA menonjolkan pendekatan keadilan restoratif. Artikel ini menyoroti bahwa pendekatan ini mencerminkan semangat Undang-Undang Dasar, yang berfokus pada hak anak dan prinsip rehabilitasi. Namun, munculnya trial as an adult dalam beberapa situasi menimbulkan keraguan akan konsistensi dan keadilan dalam sistem peradilan anak. Diakui bahwa pendukung trial as an adult berpendapat bahwa anak sebagai pelaku tindak pidana harus bertanggung jawab sepenuhnya, terutama dalam kasus serius. Meskipun demikian, ada keprihatinan bahwa pendekatan ini dapat mengorbankan rehabilitasi dan hak-hak anak. Artikel menyoroti bahwa dalam praktiknya, trial as an adult memberikan dampak negatif pada anak dan masyarakat, termasuk kehilangan hak-hak anak, risiko kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi di dalam lembaga pemasyarakatan. Selain itu, trial as an adult dianggap tidak efektif dalam mencegah kejahatan dan mengurangi risiko recidivism. Artikel ini merangkum kompleksitas trial as an adult di Indonesia, menunjukkan konflik antara kebutuhan keadilan, hak anak, dan efektivitas sistem peradilan.. Kata kunci: Trial as an Adult, Indonesia, Implikasi, Hukum Pidana, Perlakuan, Anak
Urgensi Perlindungan Hukum terhadap Biodiversitas Indonesia dari Praktik Biopiracy Yunni Widhi Astuti
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.74

Abstract

Indonesia, as host to more than 17,000 islands with a biodiversity involving approximately 10% of global flowering plants, 12% of mammals, and 17% of reptiles, amphibians and birds, faces significant risks of biopiracy. This wealth is not only limited to land, but also involves the ocean which has no less important biological riches. Biopiracy or biocolonialism, the illegal practice of accessing and exploiting a country's biological wealth, causes immediate and long-term economic losses. This research uses the Nagoya Protocol as an international legal framework that regulates access and sharing of benefits from biodiversity. The results of the discussion highlight the importance of implementing the Nagoya Protocol in Indonesian national law, especially in the context of law number 11 of 2013. Even though it has been ratified, the continuation of the Nagoya Protocol norms in Indonesian national law requires more detailed and comprehensive legislation. The conclusions of this research emphasize the urgent need for national legislation that can transform the norms of the Nagoya Protocol into a stronger legal framework. In addition, this article provides suggestions for strengthening regulations to protect Indonesia's biological wealth from detrimental biopiracy practices. These conclusions form the basis for further expansion and improvement in the legal framework aimed at effectively protecting Indonesia's biodiversity.Indonesia, sebagai tuan rumah bagi lebih dari 17.000 pulau dengan keanekaragaman hayati yang melibatkan sekitar 10% tumbuhan berbunga global, 12% mamalia, dan 17% reptil, amfibi, dan burung, menghadapi risiko biopiracy yang signifikan. Kekayaan ini tidak hanya terbatas pada daratan, melainkan juga melibatkan lautan yang memiliki kekayaan biologis tak kalah penting. Biopiracy atau biocolonialism, praktik ilegal mengakses dan memanfaatkan kekayaan hayati suatu negara, menyebabkan kerugian ekonomi langsung dan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan Nagoya Protocol sebagai kerangka hukum internasional yang mengatur akses dan pembagian keuntungan dari biodiversitas. Hasil pembahasan menyoroti pentingnya implementasi Nagoya Protocol dalam hukum nasional Indonesia, khususnya dalam konteks undang-undang nomor 11 tahun 2013. Meskipun telah meratifikasi, keberlanjutan norma-norma Nagoya Protocol dalam hukum nasional Indonesia memerlukan undang-undang yang lebih rinci dan komprehensif. Simpulan dari penelitian ini menegaskan kebutuhan mendesak akan undang-undang nasional yang dapat mentransformasikan norma-norma Nagoya Protocol ke dalam kerangka hukum yang lebih kuat. Selain itu, artikel ini memberikan saran untuk memperkuat regulasi guna melindungi kekayaan hayati Indonesia dari praktik biopiracy yang merugikan. Kesimpulan tersebut menjadi dasar untuk perluasan dan perbaikan lebih lanjut dalam kerangka hukum yang bertujuan melindungi biodiversitas Indonesia secara efektif. Kata kunci: Perlindungan Hukum, Biodiversitas, Indonesia, Praktik Biopiracy
Peran etika bisnis dalam digital marketing : Literatur Review Moh. Hefni Munawar; Imam Mukhlis
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.75

Abstract

Business ethics is a set of general moral norms and values that need to be applied as a basis for consideration in all decision-making processes in the company. In this case, business ethics will consider the social, environmental and economic consequences of various decisions and actions to be taken. The research method uses literature study, carried out by reading, analyzing and drawing conclusions. The results of the literature review are that business ethics is something that needs to be applied when a company operates, and interacts with employees, customers, partners and the general public. So, in carrying out daily tasks, employees and company management must use business ethics as guidelines and standards for behavior. Abstrak Etika bisnis adalah seperangkat norma dan nilai-nilai moral secara umum yang perlu diterapkan sebagai dasar pertimbangan dalam segala proses pengambilan keputuusan diperusahaan. Dalam hal ini, etika bisnis akan mempertimbangkan konsekuensi sosial, lingkungan, serta ekonomi dari berbagai keputusan dan tindakan yang hendak dilakukan. Metode penelitian menggunakan studi literatur, dilakukan dengan membaca, menganalisis dan menarik kesimpulan. Hasil dari kajian literatur yaitu bahwa etika bisnis merupakan hal yang perlu diterapkan saat perusahaan beroperasi, serta berinteraksi dengan karyawan, pelanggan, mitra hingga masyarakat umum. Jadi, dalam mengerjakan tugas keseharian, karyawan dan manajemen perusahaan haruslah menjadikan etika bisnis sebagai pedoman serta standar untuk berperilaku. Kata kunci: etika bisnis, digital marketing

Page 4 of 16 | Total Record : 151