cover
Contact Name
Rukhaini Fitri Rahmawati
Contact Email
comdev@iainkudus.ac.id
Phone
+6282231894437
Journal Mail Official
comdev@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Jl. Conge Ngembalrejo PO. Box. 51 Bae Kudus Jawa Tengah Indonesia 59322. Telp. 0291-441613
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
ISSN : 25410563     EISSN : 29856841     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/cdjpmi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (E-ISSN: 2985-6841/ P-ISSN: 2541-0563) merupakan jurnal terbitan berkala, yang diterbitkan 2 kali dalam setahun. Yakni di bulan Januari-Juni dan Juli- Desember. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam merupakan jurnal yang bernaung di IAIN Kudus yang berfokus pada Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Masyarakat Islam. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam menerima manuskrip dari para praktisi serta akademisi yang bergerak dalam bidang Pengambangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Keswadayaan Masyarakat, Sosiologi dan Antropologi, Manajemen Bencana, Ekologi Masyarakat, Analisis Dampak Lingkungan, Corporate social responsibility (CSR), Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Articles 100 Documents
Membangun Masyarakat Perkotaan dari Semangat Beragama secara Progresif Muflihah, Muflihah
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i1.2580

Abstract

Beragama adalah bagian dari komitmen individu untuk mengikat dirinyadengan aturan-aturan yang telah ditentukan oleh Tuha Yang Maha Esa.Agama yang hadir dalam kehidupan sosial masyarakat menjadi pengikatyang bisa menghantarkan mereka kepada stabilitas sosial dengansimpulan bahwa melalui agama, ketentraman dan kebahagiaan sertakesejahteraan sosial bisa diraih dan dikembangkan. Dalam kondisi inipula, keberadaan seorang manusia akan menjadi baik dan mulia di saatdirinya mampu menghadirkan agama sebagai aturan bagi kehidupandirinya. Membangun kehidupan masyarakat di perkotaan tidak bisadijauhkan dari semangat beragama. Beragama bagi masyarakat perkotaanakan menjadi garda depan guna menciptakan semangat masyarakatyang memahami perbedaan dan semangat bersatu dalam perbedaan.Dalam keberadaan inilah, upaya membangun masyarakat dari kehidupankeagamaan yang utuh akan menjadi jaminan seksama bahwa masyarakattersebut akan hidup dalam kesepahaman atas kebutuhan merekabersama. Mengamati secara sosial, perkembangan kehidupan beragamamasyarakat di perkotaan menjadi landasan dasar yang kenyataannyaakan menghantarkan kehidupan tersebut kepada kehidupan yanglebih baik dan terstruktur. Dalam bingkai keislaman, seorang muslimperkotaan dengan kekuatan agama yang dianutnya akan menjadi semakinmemahami bahwa tatanan sosial kehidupannya akan menjadi semakinbaik di saat agama yang dipeluknya juga dijalankan dengan baik.
PEMBERDAYAAN AGAMA MASYARAKAT MELALUI GERAKAN “MAGHRIB MATIKAN TV AYO MENGAJI” DI KABUPATEN DEMAK Rochanah, Rochanah
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 1 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i1.5624

Abstract

AbstractThe Maghrib movement to turn off TV Ayo Mengaji aims to bring Demak Muslims back to further deepen their faith by studying the contents of the Koran. The reason behind the birth of the movement was due to the degradation of faith in the Muslim community Demak. Through the Gerakan, it is hoped that it will further add to the faith of the Muslim community in Demak in order to produce a young generation with moral character. The problem that the researchers raised in this study was; 1) How does the implementation of the Maghrib Movement Turn Off TV Come on to Study in Demak Regency? 2) What is the response of the Demak community in the implementation of the Maghrib Turn Off TV movement? This research is qualitative research with descriptive-analytical method. The technique of collecting data through observation, interviews and documentation. The results of the study show that; 1) the implementation of the TV turn off Maghrib movement namely; a) turn off the TV before the Maghrib prayer call is echoed, the community goes to a place of worship that is in their neighborhood to fulfill the Maghrib prayer congregation and afterwards recite the Qur'an. However, the movement in reality is still difficult to realize, meaning that it still cannot be implemented properly. The Demak Muslim community responded well to the movement, but it was still limited to verbal support, while the realization was not yet fully implemented.Keywords:       Religious empowerment, Maghrib turn off TV Ayo Mengaji, Demak community
Islam dalam Pertumbuhan Masyarakat Kontemporer (Analisis Pengembangan Masyarakat Islam dalam Lintasan Globalisasi) Kastoro, Widiarsih; Mas'udi, Mas'udi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i1.2571

Abstract

Kehadiran Islam di tengah-tengah kehidupan umat memberikanwarna baru bagi perjalanan sejarah panjang kehidupan mereka. Dalamkeberadaan ini, Islam hadir di tengah-tengah kehidupan umat manusiamemberikan arahan yang cukup mencerahkan bagi mereka sehinggakehadirannya bisa membangunkan keterlelapan umat dari tidur panjang.Kehadiran Islam, utamanya di tengah-tengah peradaban umat manusia di tanah Arab telah membangunkan mereka dari kebodohan yang berujung kepada degradasi moral. Melalui kajian akan pertumbuhanIslam di zaman kontemporer, pembahasan dalam artikel ini mencobamenguraikan beberapa aspek penting yang bisa menjadi lokomotifmasyarakat untuk menggugah kesadaran mereka akan peran besar Islambagi pengembangan sosial kemasyarakatan mereka. Berbekal kajiandeskriptif dari studi pada psikologi sosial, kajian ini mencoba menjelaskanbahwa dinamika sosial yang terdapat di tengah-tengah kehidupan umatterkini dihasilkan melalui pencapaian dan keberhasilan sosial yangdibangun dan diperjuangkan oleh nilai-nilai luhur Islam di tengah-tengah kehidupan umat. Pertumbuhan masyarakat dan perkembangan mereka bertitik pijak pula melalui pertumbuhan dunia global yang semakinniscaya. Keniscayaan tersebut tampak terlihat dengan menguatnya polapolakehidupan sosial yang sudah semakin mengarah kepada nilai-nilaimekanistik. Mekanisasi ini terlihat dengan terciptanya konstruk sosial masyarakat yang berhaluan kepada nilai-nilai fungsional mereka dengan sandaran pragmatisme sosial.
Peningkatan Semangat Ke-bhineka-an sebagai Counter Radikalisme dan Terorisme melalui Kegiatan Seminar bagi Mahasiswa Pemikiran Politik Islam IAIN Kudus Setiadi, Ozi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 1 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v7i1.19570

Abstract

Radikalisme dan terorisme bisa terjadi pada siapa saja, termasuk mahasiswa di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Semangat ke-bhineka-an menjadi cara yang dapat meng-counter radikalisme dan terorisme. Tulisan ini merupakan hasil dari pengabdian kepada masyarakat. Metode pengabdian menggunakan metode asset based community development (ABCD) yang mampu menumbuhkan pemahaman inklusif bagi mahasiswa. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan bahwa mahasiswa menyadari dalam diri mereka terdapat benih-benih ke-bhineka-an dan mampu menguatkan kesadaran dan pemahaman inklusif.  semangat ke-bhineka-an dapat menjadi counter terhadap radikalisme dan terorisme. Ini dibuktikan dengan pemahaman ke-bhineka-an yang diberikan pada saat seminar menjadikan mahasiswa mampu dan memiliki pemahaman inklusif atas berbagai perbedaan yang ada. Tulisan ini memberikan penguatan terhadap tulisan-tulisan yang ada sebelumnya, bahwa pemahaman ke-bhineka-an dapat menjadi media penghalang radikalisme dan terorisme untuk berkembang. Tulisan ini juga memberikan sumbangan konsep bahwa inklusifisme dapat dibangun dengan penanaman dan penguatan pemahaman ke-bhineka-an
PRA (Participatory Rural Appraisal) Technique as an Alternative for Development of Tourism Village Potential in Selur Village, Ngrayun District, Ponorogo Regency Addiansyah, Nur Rofiq; Pratiwi, Septina Eka
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 1 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v6i1.16408

Abstract

This paper shows that village development is an important program in community development. Of course, this development also relies on community participation. The tourism village cannot be separated from the participation of the community in it. The condition of the community will be the main factor in the interest of the ongoing process of developing a tourist village. When people are able to think properly and correctly, the management of natural resources will be better. The results of this research also show the results if the packaging of the tourist village will affect the results of the tourists who attend, because good creations and innovations will bring some good things or visitor participation will be better for the tourism manager and the surrounding community. To achieve this maximum result, one of the efforts is to use the PRA or Participatory Rural Appraisal method.This research method uses a qualitative method with the type of case study. The method of data collection was carried out by in-depth interviews and observation. For future research, it can be done by deepening the PRA technique in village development.
Strategi Komunitas Petani Jambu Madu Deli Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati Nurul Wahida, Emilia
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 1 (2020): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v4i1.9500

Abstract

Tulisan ini akan membicarakan tentang strategi komunitas kelompok petani jambu madu deli di desa Kuryokalangan mengenai pemberdayaan masyarakat terutama di bidang perekonomian.  Melihat adanya pengangguran di wilayah ini, komunitas petani jambu madu deli berinisiatif untuk memberdayakan masyarakat. Kesadaran untuk melakukan pemberdayaan di respon cukup baik oleh warga setempat,  namun terkadang ada pula yang meremehkan. Komunitas jambu ini sudah mulai berkembang dan mengalami penaikan sedikit demi sedikit.  Pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para pemuda yang belum memiliki pekerjaan, ibu rumah tangga. Tak hanya sampai disitu, dengan adanya pemberdayaan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian petani dalam meningkatkan hasil dari tanaman jambu tersebut. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif, data penelitian diperoleh menggunakan wawancara, dokumentasi. Perlu adanya kerjasama antara komunitas petani jambu madu deli dengan pemerintah desa setempat. Hasil penelitian dari karya tulis ini menjelaskan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh komunitas ini adalah pemberdayaan berdasarkan teori PAR (Participatory Action Research), dengan teori ini diharapkan dapat berjalan dengan seoptimal mungkin.
Filantropi Sebagai Konsep Dakwah bi Al-Hal Pesantren al-Mawadah: Upaya Membangun Jiwa Enterpreuner Santri Sustami, Dian; Farihah, Irzum
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 1 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v2i1.3303

Abstract

 Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan konsep dakwah bil-hal di Pondok Pesantren Enterpeneur al-Mawaddah Honggososco Kudus dan implementasinya melalui tindakan filantropi dalam pemberdayaan sosial santri. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Semua data dianalisis dengan pendekatan analisis deskriptif menggunakan logika induksi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pesantren al- Mawadah mendirikan pondok pesantren dengan konsep entrepreneur menunjukkan sebuah bukti nyata dari penerapan  dakwah bil-hal, serta pembebasan biaya bagi santri-santi yang menempuh pendidkan di pondok pesantren . Implementasi dakwah bil-hal melalui tindersebut. Sedangkan bentuk filantropi dalam pemberdayaan sosial santri di pondok pesantren enterpreneur al-Mawaddah Honggosoco, berupa kegiatan-kegiatan entrepreneur dan penerapan konsep kasih sayang. Para santri diikutsertakan dalam pengelolaan berbagai macam usaha yang dimiliki pesantren, sehingga mereka tidak hanya sekedar teori semata yang diperoleh, namun praktek dan honor yang sudah menjadi hak santripun diberikan. 
Memberdayakan Kesadaran Toleransi di Masyarakat Muslim Farida, Farida
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i2.20435

Abstract

Empowering Tolerance Awareness in Muslim Communities. This study aims to investigate empowering awareness of tolerance in Muslim communities. This research is a type of library research, namely, by recording all findings and combining all findings, both theory and new findings, both from books, websites, articles and newspapers about the role of civil society in the midst of a pandemic, analyzing all findings from various readings. and provide critical ideas about empowering tolerance awareness in Muslim societies. The results of the study show that tolerance awareness is accustomed to starting from the family, at school and in the community by fostering a sense of happiness and pride in being a Muslim human being in a Muslim society. Simultaneous habituation of tolerance awareness makes individuals ready to accept change and social adaptation. If this becomes a shared responsibility, empowerment of tolerance awareness can be carried out to live in harmony in Indonesia, where the majority of the people are Muslims.
Peran Masyarakat Sipil Keagamaan Di Tengah Pandemi: Analisis Peran Nahdlotul Ulama (NU) Dalam Menghadapi Pandemi Covid 19 Di Indonesia Hidayah, Sri Noor Mustaqimatul; Bastomi, Hasan
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 2 (2020): Community Development : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v4i2.8925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran masyarakat sipil di tengah pandemi: analisis peran Nahdlotul Ulama (NU) dalam menghadapi pandemi covid 19 di Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu, dengan mencatat semua temuan dan memadukan segala temuan baik teori atau temuan baru baik dari buku, website, artikel dan surat kabar tentang peran masyarakat sipil di tengah pandemi, menganalisis segala temuan dari berbagai bacaan dan memberikan gagasan kritis tentang peran Nahdlotul Ulama (NU) dalam menghadapi pandemi covid 19 di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kelompok masyarakat sipil keagamaan yang sudah mapan seperti Nahdlatul Ulama (NU) bergerak secara nyata di tengah masyarakat. Nahdlotul Ulama (NU) membentuk Satgas NU Peduli Covid 19, melalui Satgas tersebut melakukan berbagai kegiatan meliputi; kampanye pencegahan Covid 19 kepada masyarakat, optimalisasi peran Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (ARSINU), dalam bidag ekonomi PBNU melalui NU Peduli membantu menghidupkan usaha kecil, menengah, koperasi (UKMK) dan menyalurkan bantuan Sosial (BANSOS), dan NU juga membantu memberikan tuntunan mental dan spiritual bagi masyarakat dalam menghadapi Pandemi. Peran tersebut, tidak hanya dilakukan di dalam Negeri (Indonesia) tetapi juga dilakukan warga Nu yang berada di Luar negeri melalui PCINU. Kata Kunci: Masyarakat Sipil, Keagamaan, NU, Covid 19
Upaya Pengentasan Kriminalitas Remaja Melalui Pelayanan dan Pengelolaan Komitmen Beragama Novaili, Novaili
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i2.2586

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memperkenalkan upaya tentang pengentasankriminalitas remaja di masyarakat melalui pelayanan dan pengelolaankomitmen beragama didorong dengan manifestasi iman, islam dan ihsan.Adapun sasaran tulisan ini adalah lembaga-lembaga pendidikan dan paraorang tua, guru, masyarakat yang berkepentingan untuk memberikanpembinaan dalam membangun keseimbangan hidup agar bisa membentukkepribadian yang baik serta mental yang religius terhadap remaja. Secararingkas, dari tulisan ini dapat dipahami tentang konsep dasar kriminalitasremaja, dinamika remaja, komitmen beragama, konsep dasar komitmenbergama, iman dan islam perspektif islam, tahapan proses dan tujuandalam meningkatkan komitmen beragama terhadap prilaku kriminalitas,dan pengentasan kriminalitas remaja melalui pelayanan dan pengelolaankomitmen beragama. kemudian dengan adanya tulisan ini diharapkan paraorang tua, guru dan masyarakat yang bersangkutan bisa mendampingidan mengatasi perkembangan remaja menuju perilaku yang lebih baik,sesuai dengan norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakatdan sesuai dengan landasan pancasila sebagai pijakan dasar negaraIndonesia. Para pendidik bisa menggunakan sebuah model pelayanan danpengelolaan komitmen beragama ini, sebagai strategi upaya pengentasanperilaku bagi sebagian kalangan remaja yang masih cenderung bertindakkriminal di lingkungan formal, non formal maupun informal.

Page 3 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2025): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 9, No 1 (2025): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 2 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 2 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 1 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 2 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 1 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 2 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 1 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 2 (2020): Community Development : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 1 (2020): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 1 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 2, No 1 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam More Issue