cover
Contact Name
Rukhaini Fitri Rahmawati
Contact Email
comdev@iainkudus.ac.id
Phone
+6282231894437
Journal Mail Official
comdev@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Jl. Conge Ngembalrejo PO. Box. 51 Bae Kudus Jawa Tengah Indonesia 59322. Telp. 0291-441613
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
ISSN : 25410563     EISSN : 29856841     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/cdjpmi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (E-ISSN: 2985-6841/ P-ISSN: 2541-0563) merupakan jurnal terbitan berkala, yang diterbitkan 2 kali dalam setahun. Yakni di bulan Januari-Juni dan Juli- Desember. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam merupakan jurnal yang bernaung di IAIN Kudus yang berfokus pada Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Masyarakat Islam. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam menerima manuskrip dari para praktisi serta akademisi yang bergerak dalam bidang Pengambangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Keswadayaan Masyarakat, Sosiologi dan Antropologi, Manajemen Bencana, Ekologi Masyarakat, Analisis Dampak Lingkungan, Corporate social responsibility (CSR), Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Articles 100 Documents
Resolusi Konflik Ekologis Pada Masyarakat Muslim Rawa Pening Kab. Semarang Ridwan, Benny
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v2i2.3309

Abstract

The condition of Rawa Pening is currently worrying because ecological problems such as sedimentation, proliferation of water hyacinth sporadically, pollution by household waste, hotel, and restaurant, poor water quality, the establishment of cage, and fishing by the use of branjang klambu (nets), electrofishing and poison have led to conflicts. The foregoing is considered social, cultural, and economic resources to be solved and parsed academically. This study aims to clarify the role of the Muslim community of Rawa Pening in overcoming environmental conflict, the factors affecting the role of the community, the importance of awareness and social solidarity of the Muslim community for the preservation of the environment, and the relationship of understanding the teachings of the Muslim community of Rawa Pening to the development of environmental preservation culture. The data collection is done by observation, documentation and interview. The analyzed using the interpretative approach and heuristics. The role of Muslim community in addressing environmental conflict is to make the ban not to use electrofishing, not to do illegal fishing, and not to use poison, all of which abound in village regulations. Besides that, they also clean the swamp, fetch sedekah (alms) as a form of ngabekten (devotion), change the water hyacinth into a blessing, do excavation of the bottom of the swamp as well as maintain and remove Grass Carp fish. The factors that affect the role of the community are the spiritual consciousness, ethics, and social solidarity of the Muslim community. 
Implementasi Program Keluarga Harapan (Pkh) Dalam Menanggulangi Kemiskinan Di Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati Ihsan Zakariya Rizqi, Khoirul
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 1 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v5i1.9007

Abstract

The Implementation of Program Keluarga Harapan (PKH) in Eradicate Poverty In Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati. This research was conducted on the basis of the presence of poverty in Indonesia, especially in Pati province of Central Java. In on effort to overcome poverty, the government haz a wide range of intergrated poverty reduction programs. One of the programs is PKH in eradicate poverty. The research method uses descriptive qualitative research approach. The results showed implementation PKH implementation PKH in subdistrict Dukuhseti not succeeded. Not all of the contents of the policy in the PKH implemented well. The purpose of PKH is also yet to get maximum results. The persistence of the poverty, poor nutrition, mother died giving birth, and low public support to increased welfare. Suggestions that can be implemented namely evaluate the policies and giving awards to individuals.
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dampak Dari Pembakaran Genteng Di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus Wahyuni, Sinta
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 1 (2020): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v4i1.9536

Abstract

Industri pembuatan genteng merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Desa Ngembalrejo, hampir sebagian besar masyarakat di desa ini bekerja sebagai pembuat genteng. Hingga menjadi ciri khas bagi desa Ngembarejo sendiri yang terkenal dengan desa pembuat genteng dengan kualitas yang bagus. Pembuatan genteng ini sebenarnya sudah ada di daerah ini cukup lama, dapat di katakan warisan para leluhur. Para pembuat genteng ini selalu mengutamakan kualitas dari genteng yang mereka buat, hal ini terbukti dengan mereka masih menggunakan pembakaran secara manual meskipun saat ini perkembangan teknologi sudah sangat canggih. Tak lepas dari itu, ada pula dampak negatif yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar tempat pembuatan genteng. Asap dari pembakaran genteng yang sampai saat ini belum dapat diatasi, asap tebal hitam dan pekat menjadi pemandangan setiap hari bagi masyarakat desa Ngembalrejo. Keadaan ini menjadikan menurunnya kualitas udara di Desa Ngembalrejo, namun situasi ini belum juga dapat membuat masyarakat sadar akan pencemaran udara yang terjadi. Mereka tetap menjalankan kehidupan mereka dengan baik-baik saja, padahal tanpa sadar mereka menghirup udara yang tidak sehat setiap harinya.
PERAN MASYARAKAT MUSLIM KOTA MEMANFAATKAN MEDIA ONLINE UNTUK MENGANTISIPASI RADIKALISME Rosyid, Moh.
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 1 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v2i1.3289

Abstract

Kecanggihan teknologi informasi melalui media online bermatra dua bagi penggunanya. Satu sisi bermanfaat untuk dinamika hidup sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Di sisi lain, bernilai negatif karena muatannya yang membahayakan kehidupan pengguna dan lingkungannya bila tak disadari. Aspek negatif ini perlu disikapi oleh masyarakat pengguna agar benih-benih radikalisme tertangani dengan baik. Kepedulian menyikapi benih radikalisme dilakukan oleh Republika.co.id, Kompas.com., Tempointeraktif.com., Detik.com, komunitas Online The Revert Muslims Association (RMA). Ada pula gerakan masal anti-hoax. Keberhasilan upaya tersebut perlu dievaluasi untuk perbaikan dan agar tetap lestari dalam upaya menangkal benih radikalisme di dunia online. Pemerintah telah berupaya dengan merevisi UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pemerintah pun membentuk Badan Siber Nasional (Basinas) bertugas untuk payung yang mengatur koordinasi antara institusi siber yang sudah ada seperti Kementerian Pertahanan dengan Cyber Defence (ancaman siber dari mancanegara), BIN dengan Cyber Intelligence, dan Polri dengan Cyber Security yang memberantas berita hoax (bohong), menghadapi cyber war (perang digital di dunia maya) atau perang antarperetas. Dinamika tersebut sebagai penanda bahwa sisi negatif media online memerlukan kewaspadaan bersama
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ISLAM MELALUI HOME INDUSTRY KERIPIK TEMPE GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DESA LANGSE, KECAMATAN MARGOREJO, KABUPATEN PATI) Purwati, Dwi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 2 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v5i2.16165

Abstract

The purpose of this study was to determine the empowerment of the Islamic community carried out by the tempe chips home industry in Langse Village, Margorejo District, Pati Regency and how the results obtained by the community after participating in the community empowerment program through the tempe chips home industry in Langse Village, Margorejo District, Pati Regency. carried out by researchers using descriptive research. The research approach used is a qualitative approach. In collecting data, researchers used several techniques, namely, interviews, observation, and documentation. Data analysis in this study includes, Data Reduction, Data Display, Conclusion Drawing/Verification.Based on the research results obtained by the researchers, the researchers stated that: 1) Community empowerment carried out by the tempe chip home industry in Langse Village, Margorejo District, Pati Regency used 3 stages in carrying out its empowerment program, namely the awareness stage, the coaching stage, and the independence stage. 2) The results obtained by the community after participating in the community empowerment program through the tempe chips home industry in Langse Village, Margorejo District, Pati Regency, namely an increase in welfare experienced by the community marked by the freedom of mobility, the ability to buy small commodities, the ability to buy large commodities, being involved in decisions household, the existence of economic security and contribution to the family.
FILOSOFI GUSJIGANG DALAM DAKWAH PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM KUDUS Bastomi, Hasan
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 1 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i1.5625

Abstract

AbstractGusjigang is an acronym of good (morality), Koran (demanding knowledge) and trade (business), which shows economic stability and at the same time has spiritual maturity. The gusjigang philosophy should be internalized in the implementation of community development da'wah, namely the implementation of da'wah in the Holy community in terms of inviting to do good (yad'uuna ila al-khair), telling people to do good and right or wise (makruf) (wayamuruuna bi al-ma ' ruf) and preventing evil deeds (wayanhauna anilmunkar) should be principled on good practices (morality issues, ahklak), then based on knowledge delivered by preachers who are good at recitation which means studying, diligently worshiping, and then cleverly trading, which invites kindness and prevents munkar can also be through the path of entrepreneurs (entrepreneurs).Keywords:       Philosophy, Gusjigang, Islamic Community Development
Pengaruh Masyarkat Islam Dalam Pertumbuhan Ekonomi (Analisis Industri Fesyen Muslim) Widiyawati, Ari
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i2.2582

Abstract

Industri kreatif berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.Salah satu industri kreatif yang berperan besar dalam peningkatanperekonomian Indonesia adalah industri fesyen muslim. Industri fesyenmuslim dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, tidak hanya didalam negeri saja namun fesyen muslim Indonesia telah dikenal hinggamanca negara dan menduduki pasar global. Berdasarkan data OrganisasiKonferensi Islam (OKI), di tahun 2016 ekspor fesyen muslim Indonesiaberada di peringkat ketiga setelah Bangladesh dan juga Turki. Selainitu Indonesia mentargetkan di tahun 2020 Indonesia akan menjadipusat fesyen muslim dunia. Perkembangan industri fesyen muslim yangsangat pesat tentu tak lepas dari partisipasi masyarakat Islam. Partisipasimasyarakat Islam dalam industri fesyen muslimtelah meningkatkanpertumbuhan ekonomi negara. Hal tersebut dapat dilihat darinilai ekspor.Selain itu industry fesyen muslim menyerap banyak tenaga kerja di tengahpengangguran yang kian meningkat, menciptakan lapangan kerja baru,menggerakkan sektor ekonomi lain, dan meningkatkan kesejahteraan dankualitas hidup.
Peran Masyarakat Sipil dalam Penguatan Demokrasi Politik Islam Di Indonesia Mundakir, Akhmad
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 1 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v7i1.20847

Abstract

Masyarakat Madani merupakan suatu konsep sosial politik yang memposisikan Islam dan Negara dalam keadaan saling membutuhkan, yakni; Islam sebagai panduan moral bagi pengelolaan negara disatu sisi, dan negara sebagai sarana pembumian nilai-nilai Islam pada sisi yang lain. Konsepsi ini merujuk pada nilai subtansial yang mewakili kecenderungan masyarakat Madinah yang dibangun oleh nabi Muhammad saw dan khulafaurrasyidin yang mencakup lima pilar utama, yakni; tauhid, humanisme, musyawarah, keadilan, dan persaudaraan. Artikel ini bertujuan mengkaji bagaimana korelasi Masyarakat Madani dengan pembangunan demokrasi politik di Indonesia. Dalam artikel ini, penulis menggunakan metode kualitatif deskriftif, dengan menelaah data primer yang diperoleh melalui studi pustaka (library research). Data tersebut diolah dengan teknik analisis wacana (discourse analysis) dan teknik analisis hermeneutic (harmeneutic analisys). Selanjutnya dalam proses interpretasi, penulis menggunakan pendekatan historis, sosiologis, filosofis, dan teologis konvergensi. Hasilnya  menunjukkan bahwa proses konsolidasi dan penguatan demokrasi politik Islam di Indonesia sejauh ini masih sebatas prosedural dan belum sepenuhnya mencerminkan karakteristik Masyarakat Madani
DAKWAH KONTEMPORER MASYARAKAT PERKOTAAN (Analisis Sibernitas Teknologi terhadap Pembentukan Agama Masyarakat Islam Perkotaan) Mas'udi, Mas'udi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v2i2.3305

Abstract

 Kehidupan masyarakat perkotaan memiliki keunikan tersendiri untuk dikaji dan dirumuskan dalam dimensi kajian dakwah atas pengembangan masyarakat Islam. Dinamika kehidupan masyarakat perkotaan yang terdiri dari beraneka macam suku, ras, bahasa, agama, budaya, dan sosial, keberadaan tersebut menjadi aspek pelik untuk disatukan dalam satu bingkai sosial yang utuh dan sepakat dalam perbedaan. Kesatuan masyarakat perkotaan akan tampak terlihat ketika menganalisis mereka dalam kesatuan sikap sebagai insan yang menyatu dalam satu landasan teknologi informasi. Perjumpaan yang ada di tengah-tengah mereka bisa dilihat dalam bingkai kesatuan sikap sosial yang dibentuk oleh sibernitas teknologi. Masyarakat perkotaan dapat dilihat kebersatuan mereka sebagai pengguna dan katalisator hidup dalam teknologi. Berbekal kajian budaya sosial atas kehidupan masyarakat perkotaan, kajian ini menemukan bahwa masyarakat perkotaan dalam lintasan pengembangan masyarakat Islam dapat didudukkan sebagai pengguna teknologi guna menyatukan mereka dalam satu sikap budaya yang beraneka ragam. Kesatuan sikap ini tampak dari kesadaran mereka bahwa kota merupakan melting pot tempat bertemu dan menyatu dalam keanekaragaman sosial. 
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Psikologi Islam Melalui Implementasi Terapi Dzikir Dalam Pengembangan Kesehatan Mental Masyarakat Eks Pasien Covid-19 Andriani, Faricha
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 1 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v5i1.9463

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan berbagai upaya yang dilakukan oleh individu atau kelompok suatu masyarakat dalam mengatasi kelemahan yang ada. Salah satu kelemahan yang ada dalam masyarakat dewasa ini yakni terjadinya stress psikososial yang terjadi pada eks pasien covid-19. Stress psikososial yang ada pada eks pasien covid-19 diantaranya yakni kecemasan, ketakutan, perilaku agresif, serta psikosomatik. Sehingga perlu pemberdayaan yang menyentuh aspek psikis agar memunculkan perilaku penyesuaian diri yang lebih positif, yakni dengan pendekatan terapi dzikir. Pada penelitian ini menggunkan metode PAR dengan melibatkan eks pasien covid-19 sebagai partisipan aktif dalam pemberdayaan. yang bertujuan memberikan gambaran terkait dengan pemberdayaan masyarakat eks pasien covid-19 terkait dengan pengembangan kesehatan mental melalui implementasi terapi dzikir. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa melalui pemberdayaan dengan mengimplementasikan terapi dzikir maka para eks pasien covid-19 mampu 1) mendapatkan ketenangan batin; 2) membantu mengurangi perilaku maladaptive (histeris dan agresif); 3) membantu mengurangi gejala kondisi psikosomatis.

Page 4 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2025): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 9, No 1 (2025): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 2 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 2 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 1 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 2 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 1 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 2 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 1 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 2 (2020): Community Development : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 1 (2020): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 1 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 2, No 1 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam More Issue