cover
Contact Name
Rukhaini Fitri Rahmawati
Contact Email
comdev@iainkudus.ac.id
Phone
+6282231894437
Journal Mail Official
comdev@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Jl. Conge Ngembalrejo PO. Box. 51 Bae Kudus Jawa Tengah Indonesia 59322. Telp. 0291-441613
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
ISSN : 25410563     EISSN : 29856841     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/cdjpmi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (E-ISSN: 2985-6841/ P-ISSN: 2541-0563) merupakan jurnal terbitan berkala, yang diterbitkan 2 kali dalam setahun. Yakni di bulan Januari-Juni dan Juli- Desember. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam merupakan jurnal yang bernaung di IAIN Kudus yang berfokus pada Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Masyarakat Islam. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam menerima manuskrip dari para praktisi serta akademisi yang bergerak dalam bidang Pengambangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Keswadayaan Masyarakat, Sosiologi dan Antropologi, Manajemen Bencana, Ekologi Masyarakat, Analisis Dampak Lingkungan, Corporate social responsibility (CSR), Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Articles 102 Documents
Memberdayakan Anak Autis Sebagai Amanah Tuhan : Kajian Psikologi Lintas Budaya dengan Metode Client Centered Saliyo, Saliyo
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i2.7899

Abstract

This article was written aims to determine the proper empower method in children with autism. A surrogate child of God. Every child was born nothing is the same. No child is born with perfect physically, mentally. The other hand also children born to experience abnormality or disability. Whatever the situation of children who are born in the world, parents are obliged to maintain and empower. The goal as the provision of the future life of the child as an adult. Abnormality across studies in cross-cultural psychology studies. There is a difference of meaning in a place or state defines the abnormality. The basis of the difference gives meaning to the abnormality is due to cultural background. One part of abnormality or disability is a child with autism. An autistic child have outstanding advantages. Among these advantages is his intelligence. The other hand of autistic children also who experienced below-average intelligence. To achieve the a happy life of autistic children need education. One method is right for empowering children with autism are client centered method.
Kehidupan Bermakna yang Integrasi di Masyarakat Madani Farida, Farida
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i1.2577

Abstract

Membahas tentang masyarakat madani memiliki keunikan yang beragamdi setiap daerah, karena terdapat unsur subyektifitas. Setiap anggotamasyarakat, memiliki keragaman kebutuhan dan tuntutan kenormalansosial yang berdasarkan norma (sosial dan agama). Sehingga perasaanmampu memenuhi kebutuhan dan tuntutan sosial di lingkunganmasyarakat yang kondusif sehingga para anggota masyarakat merasasejahtera, menjadi salah satu ciri dari keberadaan masyarakat madani.Masyarakat madani dapat diwujudkan di Indonesia dengan semboyanBhineka Tungga Ika melalui berbagai upaya, meskipun tuntutan zaman diera globalisasi yang serba praktis/cepat dan kecanggihan iptek. Namun,dengan tetap mengutamakan aspek kemanusiaan yaitu saling berkasihsayang dan ber-amar ma’ruf nahi munkar, maka individu dapat merasakankehidupan yang lebih bermakna, tidak hanya mandiri dan bertanggungjawab secara pribadi tetapi juga memiliki tujuan hidup bersama secarasosial dalam meraih kebahagiaan dunia akherat dengan berpedomanpada nilai-nilai agama untuk menjadi manusia sempurna sebagaikhalifatullah dan abdillah. Oleh karenanya, tuntutan zaman dengan iptekyang canggih tidak akan merubah aspek “integrasi” kasih sayang diantarasesama manusia dan semua makhluk ciptaan Allah, tetapi membantumemudahkan aktivitas manusia dalam mengelola alam semesta sertatuntutan perubahan sosial untuk mewujudkan kesejahteraan manusiaserta harmonis di lingkungan masyarakat.
Meberdayakan Anak Autis Melalui Pendidikan Sebagai Amanah Tuhan : Kajian Lintas Budaya dengan Metode Client Centered Saliyo, Saliyo
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v2i2.3391

Abstract

Artikel ini ditulis bertujuan untuk mengetahui metode pendidikan yang tepat pada anak autis. Anak merupakan titipan Tuhan. Setiap anak terlahir tidak ada yang sama. Ada anak yang terlahir dengan sempurna secara fisik, mental. Sisi lain juga anak yang terlahir mengalami ketidaknormalan atau disabilitas. Apapun keadaan anak yang terlahir di dunia, orang tua wajib memelihara dan mendidiknya. Tujuannya sebagai bekal hidup anak tersebut kelak ketika dewasa. Abnormalitas melintasi kajian dalam kajian lintas budaya. Ada perbedaan makna dalam suatu tempat atau Negara mendefinisikan tentang abnormalitas. Hal yang mendasari perbedaan memberikan makna pada abnormalitas adalah karena latar belakang budaya. Salah satu bagian dari abnormalitas atau disabilitas adalah anak autis. Anak autis memiliki kelebihan yang luar biasa. Diantara kelebihan tersebut adalah kecerdasannya. Sisi lain anak autis juga ada yang mengalami kecerdasan dibawah rata-rata. Untuk mencapai kehidupan yang bahagia anak autis diperlukan pendidikan. Salah satu metode yang tepat untuk mendidik anak autis adalah metode client centered.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Implementasi Program Kerajinan Bordir di Desa Karang Malang, Gebog Kabupaten Kudus Isti Sutoyo, Ria
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 1 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v5i1.10620

Abstract

Bordir menjadi bagian yang di minati masyarakat sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat dewasa ini, khususnya dalam lingkup pemberdayaan perempuan. Sehingga, berbagai sektor ekonomi UMKM masyarakat sebagian besar menggunakan kerajinan ini sebagai media pendongkrak ekonomi masyarakat.  meskipun menjanjikan prospek yang cukup mumpuni guna meningkatkan sector ekonomi masyarakat, akan tetapi implementasi kerajinan ini sebagai bagian dari penggerak ekonomi masyarakat cenderung masih belum sepenuhnya mampu memberdayakan masyarakat. maka, tujuan dari penelitian ini yakni mengetahui deskripsi yang lebih eksploratif tentang implementasi dari kerajinan border untuk pemberdayaan perempuan, khususnya di desa Karang Malang Kudus. Untuk mengetahui gambaran tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi non partisipasi aktif sebagai alat pengumpulan data. Sehingga, didapatkan hasil bahwa melalui implementasi program kerajinan bdordir yang dilakukan di desa karangmalang ini, mampu memberikan peningkatan dalam sector pengembangan ekonomi keuarga, meskipun belum maksimal dalam pengembangannya, khususnya terkait dengan pemberdayaan perempuan. Akan tetapi dalam kegiatannya, program yang dilakukan bisa memberikan dampak yang nyata sebagai bagian dari pemberdayaan perempuan, khususnya ibu rumah tangga.
Strategi Komunikasi Kesiapsiagaan Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Menghadapi Covid-19 Di Desa Tubanan Dita, Nurrahma; Khoirul Afrokhi, Muhammad
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 1 (2020): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v4i1.9521

Abstract

kajian ini bertujuan untuk menganalisis bagaiamana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat Desa untuk menghadapi covid-19.   Memang saat ini penyebaran covid-19 sangatlah cepat. Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa ini sudah menjadi bencana non-alam.jadi mau tidak mau kita harus bergerak cepat dalam memutus rantai penyebaran covid-19. Perlu adanya gotong royong dalam memutus rantai penyebarannya. Tak hanya itu pemerintah juga ikut andil dalam hal seperti ini. Pelaksanaan komunikasi organisasi sangat diperlukan untuk melancarkan tugas-tugas. Keberhasilan pemerintah desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya akan sangat berpengaruh pada tingkat pemerintah diatasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis komunikasi organisasi pemerintahan desa dalam meningkatkan pelayanan publik di Desa Tubanan  kecamatan Kembang   Kabupaten Jepara. bahwa Komunikasi organisasi Pemerintahan Desa Tubanan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik belum dengan baik.
DINAMIKA PERTUMBUHAN PONDOK PESANTREN DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Mas'udi, Mas'udi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 1 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v2i1.3300

Abstract

 Pertumbuhan sosial kemasyarakatan yang berjalan di tengah-tengah masyarakat tidak dapat dinafikkan dari kemunculan dinamika sosial yang berjalan di tengah-tengah mereka. Kehadiran pondok pesantren dalam realitas kehidupan masyarakat, hal tersebut telah memberikan format sosial baru sehingga keberadaannya menginfiltrasi realitas sosial yang cukup berarti bagi pembentukan masyarakat yang berjalan. Berbekal analisis literasi atas kajian ini, eksplorasi tentang pertumbuhan sosial di masyarakat sebagai dampak dari adanya pondok pesantren menjadi sebuah paradigma yang pada akhirnya data tersebut jamak menjadi keutuhan eksplorasi dalam kajian ini. Secara seksama dapat dijumpai dalam realitas kehidupan sosial di masyarakat bahwa pertumbuhan sosial di tengah-tengah mereka banyak terinfiltrasi oleh pola-pola kehidupan di pondok pesantren. Sebagai bukti data yang bisa dilihat dalam kerangka ini adalah terjadinya keguyuban sosial yang berjalan. Meskipun secara konseptual dalam kajian antropologi, keguyuban sosial lebih diidentikkan dengan eksklusivitas sosial dari kelompok kecil di masyarakat, namun secara faktual dapat dicermati bahwa pertumbuhan mereka memberikan warna tersendiri bagi eksistensi masyarakat yang berjalan.
Penyuluhan Orangtua dan Kader Masyarakat dalam Pencegahan Stunting di Kecamatan Donorojo Asiyah, Siti; Kurniasari, Zunnita Rizki; Abidin, Mohammad Khoirul
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 2 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v6i2.17325

Abstract

Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi kepada orangtua dan kader masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kecamatan Donorojo dilaksanakan dalam upaya memberikan pemahaman dan pengertian kepada orangtua dan kader masyarakat untuk mengenali stunting, upaya mencegah balita stunting serta memahami akan makanan pendamping ASI yang memiliki gizi seimbang. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini dilakukan pra kegiatan dengan observasi mencari permasalahn yang ada di Kecamatan Donorojo, kemudian untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui tiga tahap yakni penimbangan balita dan pemberian makanan tambahan (PMT), melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada orangtua dan kader masyarakat terkait pencegahan stunting, dan pemberian buku modul pendamping ASI dan gizi seimbang. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa setelah orangtua dan kader masyarakat mengetahui dan memahami tentang upaya pencegahan stunting, keduanya melakukan pendampingan pada balita dengan memberikan makanan pendamping ASI selama sembilan puluh hari serta melalkukan penimbangan ulang dan hasilnya kondisi gizi dan kesehatan balita stunting menjadi lebih baik
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Dalam Bidang Pertanian Melalui Sistem Hidroponik (Di Desa Besito Kauman Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus) Sari, Mega Anjar; Mufattihah, Laily; Ula, Fina Jamilatul
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i2.6458

Abstract

ABSTRAKUsaha yang dilakukan seseorang dalam mengembangkan masyarakat. Salah satu usaha yang dilakukann adalah dengan cara memanfaatkan teknologi tepat guna dalam bidang pertanian dengan sistem tanam hidroponik. Bentuk-bentuk pengembangan masyarakat yang yang sesuai pada saat ini adalah tentang suatu hal yang disukai oleh remaja. Remaja sangatlah berpengaruh dalam proses pengembangan masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat yang tepat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dalam bidang pertanian dengan sistem hidroponikdi desa Besito Kauman kecamatan Gebog kabupaten Kudus dan untuk mengetahui strategi pemberdayaan masyarakat yang tepat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dalam bidang pertanian melaui sistem hidroponik di desa Besito Kauman kecamatan Gebog kabupaten Kudus.Metode penelitian yang dilakukan adalah melalui prosedur penelitian, perencanaan, tindakan, observasi (wawancara), evaluasi, analisis, dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan teknologi tepat guna dalam bidang pertanian dengan sistem hidroponik didesa Besito Kauman Kudus sangat berpengaruh untuk pengembangan ekonomi warga sekitar. Sistem pengembangannya berupa pembuatan desa wisata, ;pembukaan lahan pekerjaan bagi warga. Selain bagi warga juga sangat meningkatkan ekonomi pemilik usaha tersebut dimana yang awalnya mendapat penghasilan 200.000 perhari sekarang meningkat jadi 800.000 perhari, jadi peningkatannya 75% dari usaha awal.
Representasi Air “Salamun” Keselamatan Masjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang Terhadap Pembentukan Keberagamaan Masyarakat Kastoro, Widiarsih; Mas'udi, Mas'udi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i2.2583

Abstract

Pertumbuhan kebudayaan yang ada di tengah-tengah masyarakat DesaJepang Mejobo Kudus memberikan bukti autentik bahwa peninggalanSunan Kudus di tengah-tengah mereka hidup subur dan menyejarahsampai saat ini. Sebagaimana diketahui oleh khalayak umum bahwa RadenJa’far Shodiq yang lebih dikenal dengan Sunan Kudus memiliki peransignifkan dalam lintasan sejarah Islam di Kudus. Untuk memasyarakatkanIslam ke seluruh pelosok Kudus, sentralitas penyiaran agama tidak hanyaditempatkan di kawasan Kauman tempat berdirinya Masjid al-Aqshaatau Masjid Menara Kudus. Salah satu tempat didirikannya masjid luardari kawasan Kauman adalah Masjid Wali Desa Jepang KecamatanMejobo Kabupaten Kudus. Pengukuhan masjid ini sebagai kesatuangenealogis dari Masjid Menara Kudus adalah arkeologi bangunannyayang bersinambungan. Penelitian ini termasuk penelitian sejarah sosialyang bersifat kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan secaraheuristik, interpretasi, kritik sumber, dan historiograf. Sumber datayang digunakan adalah sumber tertulis, material, dan lisan. Sumbertertulis yang berkenaan dengan tulisan-tulisan baik yang telah diterbitkanmaupun belum diterbitkan, naskah-naskah yang menjelaskan tentangsejarah Masjid Wali dan masyarakat sekelilingnya. Sumber materialberupa arsitektur bangunan masjid dan benda-benda lain yang dapatdijadikan sebagai sumber. Sedangkan sumber lisan berasal dari ceritacerita (oral) para sesepuh desa, para kyai, dan informan lainnya. Penelitianini dilangsungkan mulai Februari 2012 sampai Juli 2012. Penelitian ini menemukan bahwa keberadaan salah satu peninggalan Sunan Kudus diMasjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang memiliki keterhubungan erat denganMasjid Al-Aqsa atau Al-Manar atau disebut juga Masjid Menara Kudusyang pembangunannya bertarikh tahun 956 H (1549 M). Penyimpulandata ini sepenuhnya berjalan di atas rentetan sejarah peninggalan sumursumur bersejarah yang sama saat ini, air yang ada di sumur-sumur tersebutdimanfaatkan oleh masyarakat untuk konsumsi dan sebagian obat bagimereka orang-orang yang tertimpa penyakit. Air keselamatan “salamun”diyakini oleh masyarakat bisa menjadi media atau instrumen merekaberobat atas sakit yang diderita atau musibah yang mereka alami.
METODE PEMBERDAYAAN ANGGOTA GERAKAN PEMUDA ANSOR ANAK CABANG PUCAKWANGI MELALUI SEKOLAH PEMBERDAYAAN DESA Nurwiyanti, Ike
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 2 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v5i2.16166

Abstract

This study aims to determine the method of empowering members of the Youth Movement (GP) Ansor Youth Leaders Pucakwangi Branch through village empowerment schools as well as the driving factors and inhibiting factors in empowering the Youth Movement Members (GP) Ansor Youth Leadership Branch (PAC) Pucakwangi through village empowerment schools ( case study of Pucakwangi Branch Sub-branch) in 2021. The type of research used by the researcher is field research, where the researcher seeks information directly by going to the Pucakwangi Branch Office (PAC). This study uses a qualitative approach. The data collection technique used by the researcher is to use observation, interviews and documentation. While the data analysis used by the researcher is descriptive analysis with the steps of collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of the research obtained by researchers when conducting research are (1) methods of empowering members of the Pucakwangi branch of Ansor Youth Movement members through village empowerment schools, namely participatory training methods, and the results of using participatory training methods are podcats, village empowerment schools (2) The driving factors and inhibiting factors in implementing the empowerment of members of the Pucakwangi Branch Youth Ansor Youth Movement through village empowerment schools. The driving factors are the high level of education of the management, the majority of the PAC board are former activists, the readiness of members of the Ansor Youth Movement to enter the community in empowering human resources and high ability to empower. the inhibiting factors are the lack of self-awareness of members to participate in empowerment activities, economic limitations, the low level of education of members of the Ansor Youth Movement, and the long distance that members of the Ansor Youth Movement have to travel to the PAC office.

Page 6 of 11 | Total Record : 102