cover
Contact Name
Rukhaini Fitri Rahmawati
Contact Email
comdev@iainkudus.ac.id
Phone
+6282231894437
Journal Mail Official
comdev@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Jl. Conge Ngembalrejo PO. Box. 51 Bae Kudus Jawa Tengah Indonesia 59322. Telp. 0291-441613
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
ISSN : 25410563     EISSN : 29856841     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/cdjpmi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (E-ISSN: 2985-6841/ P-ISSN: 2541-0563) merupakan jurnal terbitan berkala, yang diterbitkan 2 kali dalam setahun. Yakni di bulan Januari-Juni dan Juli- Desember. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam merupakan jurnal yang bernaung di IAIN Kudus yang berfokus pada Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Masyarakat Islam. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam menerima manuskrip dari para praktisi serta akademisi yang bergerak dalam bidang Pengambangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Keswadayaan Masyarakat, Sosiologi dan Antropologi, Manajemen Bencana, Ekologi Masyarakat, Analisis Dampak Lingkungan, Corporate social responsibility (CSR), Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Articles 100 Documents
Manifestasi Jaring Pengaman Sosial Atasi Masalah Sosial Ekonomi Akibat Covid-19 Pada Masyarakat Kabupaten Sleman Istriyani, Ratna; Rizal, Derry Ahmad; Bahri, Moh. Syaiful
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 2 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v6i2.16504

Abstract

Covid-19 yang muncul awal tahun 2020 membawa Indonesia pada situasi pandemi atau darurat kesehatan. Pasalnya virus tersebut membawa dampak kompleks tidak hanya pada sektor kesehatan melainkan juga sosial dan ekonomi. Physical distancing sebagai langkah darurat untuk mengantisipasi angka penularan justru berdampak pada mandegnya aktivitas sosial ekonomi sehingga berdampak pada produktivitas, tingginya angka pemutusan hubungan kerja, penurunan pendapatan, hingga kesejahteraan. Pada level makro menyumbang kondisi defisit sekaligus kemiskinan. Dampak yang kompleks tersebut sejatinya direspon pemerintah dengan membuat jaring pengaman sosial. Menariknya bahwa upaya pembuatan jaring pengaman juga dilakukan oleh masyarakat akar rumput (grass roots). Penelitian ini berupaya mengkaji mengenai jaring pengaman yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat pada masa pandemi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi, studi literatur, dan analisis data sekunder dari artikel, portal pemerintah, hingga media online. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jaring pengaman sosial untuk mengatasi krisis pasca pandemi tidak hanya diupayakan oleh pemerintah. Komunitas atau masyarakat akar rumput juga secara inisiatif melakukan gerakan spontanitas membantu kelompok rentan yaitu yang terdampak langsung pandemi. Bantuan yang diberikan adalah dengan menyuplai kebutuhan pokok masyarakat, yaitu pangan baik siap konsumsi maupun bahan olahan. Program jaring pengaman yang dilakukan masyarakat lebih bersifat spontanitas karena bersifat filantropi, yaitu menghimpun donasi dari masyarakat lalu menyalurkannya dalam bentuk bahan makanan (sembako) maupun makanan siap konsumsi.
AGAMA DAN BUDAYA: STUDI ATAS PRAKTIK KEBERAGAMAAN MASYARAKAT NAHDLIYIN DALAM MEMAKNAI TRADISI ZIARAH Sanusi, Sanusi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i2.6454

Abstract

AbstrakFenomena ziarah makam merupakan tradisi turun-temurun yang sudah berakar kuat di kalangan umat Islam nusantara khususnya di kalangan nahdliyin sebagai representasi dari masyarakat nusantara yang masih berpegang teguh pada tradisi sebagai bentuk penghormatan kepada nenek moyang khususnya para wali atau penyebar agama Islam di wilayah nusantara. Fenomena ziarah yang dilakukan oleh warga nahdliyin memiliki corak keunikannya sendiri, selain karena dipengaruhi oleh faktor atas penghayatan doktrin agama juga dipengaruhi oleh budaya lokal yang begitu kental. Eksistensi tradisi lokal cukup mewarnai secara signifikan terhadap keberadaan Islam yang lahir di tengah masyarakat yang berpegang teguh pada nilai-nilai tradisi. Model ziarah yang menjadi amaliyah warga nahdliyin dibangun atas dasar kesadaran teologis sekaligus atas dasar kesadaran sosio-kultural yang sudah menjadi bagian dalam sistem budaya masyarakat nusantara. Pada titik ini, ziarah makam wali tidak lagi dipandang sebatas pengamalan nilai religiusitas atau sebatas pengamalan nilai budaya, melainkan sebagai satu kesatuan yang dibangun atas dasar nilai keduanya. Sebagai sebuah tradisi ziarah makam wali memiliki peran dan posisi strategis dalam pembentukan karakter masyarakat yang berpegang teguh pada prinsip nilai-nilai ajaran agama dan nilai-nilai lokalitas secara bersamaan. 
Filantropi dan Pembangunan Tamim, Imron Hadi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i1.2578

Abstract

Filantropi dan Pembangunan
PEMBINAAN MASYARAKAT PADA PEREMPUAN TULANG PUNGGUNG KELUARGA DENGAN STRATEGI KOPING MEKANISME DALAM UPAYA PENINGKATAN RESILIENSI Wahidah, Evita Yuliatul
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 1 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i1.5622

Abstract

AbstractCommunity Service is a medium to bridge the world of education with the community, where universities are faced with the problem of how citizens can face challenges further ahead in the era of globalization. To develop community service activities in a more productive, more structured manner and with more optimal results, there is guidance for women in the family backbone in Bojonegoro. This guidance is by implementing a coping mechanism program to increase resilience.This coaching is designed on the basis of prior research on the correlation of coping mechanism mechanism for resilience in women backbone families with motivation training, self management material and using several methods, including: classical methods with lecture delivery theory in consultation, variations in discussion in space (in door), game method and simulation (out door), and out bond. This guidance is supported by infrastructure facilities including classrooms, LCD projectors, laptops, equipment and supplies for games and simulations and out bonds. Empirically practical, fostering the backbone of women with the coping strategy of this mechanism has a significant impact on increasing resilience.Keywords:     : Community Development, Women's Family Backbone, Coping Strategy Mechanism and Resilience.
Pelatihan Baca Al Qur’an Anggota Eks Preman Solo Menggunakan Metode Al Bagdadi Di Surakarta Warsito, Warsito; Prakosa, Azis Pujo; Putra, Alvian Eka
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 1 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v7i1.18220

Abstract

Pelatihan ini berupa pelatihan membaca Al Qur’an metode Al Bagdadi mantan preman kelompok Eks Preman Solo yang disingkat dengan sebutan EKSPRESO selama 20 hari. Mantan Preman yang memiliki latar belakang Pendidikan yang kurang baik, mereka mudah jenuh dan tidak tahan dengan pelatihan yang waktu yang lama. Untuk itu, pelatihan hanya berlangsung selama 20 hari. Pelatihan ini bertujuan membantu mantan preman supaya bisa membaca Al Qur’an dengan cepat sehingga semangat hijrah mereka bertambah. Pelatihan ini menggunakan pendekatan Participatory action research. Pendabdian ini dilaksanakan di masjid Al Anshor Jagalan Jebres Surakarta dengan subject pelatihan para mantan preman yang berjumlah 13 orang. Dalam pelatihan ini dinyatakan bahwa metode Al Bagdadi metode yang tepat untuk pelatihan membaca Al Qur’an dengan cepat dimana para mantan preman yang mengikuti pelatihan ini berhasil mampu membaca Al Qur’an
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Budidaya Enceng Gondok Farika, Rina
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 1 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v5i1.10621

Abstract

Penelitian ini yang bertujuan untuk suatu pemberdayaan masyarakat melalui budidaya enceng gondok. Salah satu cara untuk mensukseskan pembangunan yang ada di Desa Sumberejo, yaitu dengan cara meningkatkan pendapatan desa. Besar kecilnya pendapatan oleh desa tergantung strategi yang dilakukan oleh desa dalam mengelola. Tingkat perekonomian yang rendah masyarakat yang membuat pemerintah desa tergerak untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui budidaya enceng gondok. Rumusan masalah dalam penelitian adalah bagaimana proses dari pemberdayaan masyarakat dengan cara pemanfaatn enceng gondok yang dilakukan oleh kelompok masyarakat desa sumberejo. Serta bagaimana faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh kelompok masyarakat melalui pemanfaatan enceng gondok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan subjek penelitian yaitu, pengelola, tenaga kerja, dan masyarakat desa. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan proses pemberdayaan masyarakat melalui pemanfatan enceng gondok yang dilakukan oleh kelompok masyarakat desa dengan beberapa tahap, penyadaran terhadap lingkungan, pengkapasitasan, dan evaluasi. Faktor pendukung yang dilakukan oleh masyarakat adalah banyaknya enceng gondok, pemasaran yang mudah, meningkatkan perekonomian masyarakat. Sedangkan faktor penghambat adalah faktor cuaca, kurangnya sarana dan prasarana yang kurang memadai, serta pembuatan yang sulit sehingga membutuhkan waktu yang lama.
Menumbuhkan Literasi Anak Di Era Digital Berbasis Komunitas Di Komunitas Peduli Membaca (KOMPIM) Melalui Lomba Dedongengan Desa Ngemplak Kidul Kec. Margoyoso Kab. Pati Khoiriyah, Nur; Kurniawan, Fajar Adhi; Setiawan, Aris; Shofiyullah, Shofiyullah
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 2 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v6i2.17262

Abstract

Child literacy is a big challenge for the world of education today. This is influenced by various reasons including the increasingly widespread negative effects of digital, and the effects of online learning during Covid-19. The school environment, family and the surrounding community have a big contribution in improving children's literacy. The Dedongengan Competition activity is one of the efforts to foster community-based children's literacy in Ngemplak Kidul Village, Margoyoso District, Pati Regency. This activity was carried out using the PLA (Participatory Learning and Action) method. by using the PLA method various parties can participate in the implementation of this activity. With this method the participation of various parties was successfully carried out. Various partners include KOMPIM, local village government, local educational institutions, PMII Mutamakin Commissariat, KPI Study Program, and PIAUD Study Program. This dedongengan contest was successfully carried out with 11 children participating, and enthusiastically from partner institutions. Contest participants convey local wisdom fairy tales using attractive costumes. It is hoped that this activity can be continued continuously by the local community
PEMBERDAYAAN ANAK YATIM PIATU DAN DLUAFA’ MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI PANTI ASUHAN GUNA MENINGKATKAN LIFE SKILL PADA ANAK ASUH Hardiyanti, Hardiyanti; Zakiyah, Siti Alfiyatuz; Wafa, Muhammad Siril
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v3i2.6459

Abstract

ABSTRAK             Artikel ini membahas tentang pemberdayaan anak yatim piatu dan dluafa’ yang sering dianggap lemah dalam konstruk masyarakat secara umum. Tulisan ini di fokuskan pada proses pemberdayaan yang dilakukan melalui lembaga sosial, yaitu panti asuhan khusus anak yatim piatu dan dluafa’. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pemberdayaan anak yatim piatu dan dluafa’ melalaui pelatihan kewirausahaan serta bagaimana dampaknya terhadap kualitas life skill yang dimiliki oleh anak asuh.            Penulisan artikel ini menggunakan metode literatur, yaitu serangkain kegiatan dengan cara pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat, kemudian melakukan pengolahan sebagai bahan data, lalu menyajikannya dalam bentuk karya tulis ilmiah. Hasil dari pembahasan artikel ini menunjukkan bahwa proses pemberdayaan anak yatim piatu dan dan dluafa’ melalui pelatihan kewirausahaan dapat dilakukan panti asuhan dengan cara menerapkan beberapa progam kegiatan yang berbasis kewirausahaan yaitu pelatihan  pelatihan kewirausahaan tersebut dapat meningkatkan life skill yang dimiliki oleh anak asuh yang kelak menjadi bekal ketika mereka hidup di tenga masyarakat
Kegiatan Religiusitas Masyarkat Marginal di Argopuro Rahmawati, Heny Kristiana
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i2.2584

Abstract

Dari segi istilah religiusitas mempunyai makna yang berbeda denganreligi atau agama. Kalau agama menunjuk pada aspek formal yangberkaitan dengan aturan-aturan dan kewajiban-kewajiban, religiusitasmenunjuk pada aspek religi yang telah dihayati oleh individu didalam hati. Religiusitas diartikan sebagai seberapa jauh pengetahuan,seberapa kokoh keyakinan, seberapa pelaksanaan ibadah dan kaidahdan seberapa dalam penghayatan atas agama yang dianutnya. Ada duafaktor yang mempengaruhi religiusitas diantaranya adalah faktor interndan ekstern. Faktor intern meliputi (keturunan), usia, kepribadiandan kondisi kejiwaan. Sedangkan faktor ekstern meliputi lingkungankeluarga, sekolah dan masyarakat. Fungsi dari kegiatan religiusitas adalahedukatif, penyelamatan, pengawasan sosial, memupuk persaudaraan,dan transformatif. Pengamatan yang dilakukan dengan observasi danwawancara langsung dalam penelitian kegiatan religiusitas ini difokuskankepada masyarakat marginal di Dukuh Argopuro RT 06 RW 02 DesaHadipolo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, yang merupakanmasyarakat yang mayoritas bekerja sebagai pemulung, pengamen,tukang parkir, dan buruh. Tujuannya agar masyarakat secara umummenyadari bahwa pendidikan tentang sikap religiusitas sangat pentinguntuk menuntut tingkah laku dan perbuatan kita sehari-hari. Kegiatanreligiusitas di Dukuh Argopuro RT 06 RW 02 antara lain: sholatberjamaah di masjid, pengajian malam jum’at bapak-bapak dan pengajianmalam selasa ibu-ibu, TPQ ibu-ibu, TPQ anak-anak, siraman rohani,jaulah keliling.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ISLAM BERBASIS KELOMPOK TERNAK (STUDI PENGOLAHAN PUPUK DOTUMAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA TUBANAN JEPARA) Afidah, Rizki Ainun
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 2 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v5i2.16167

Abstract

This study aims to determine firsthand how the process of empowering livestock groups in developing Dotuman organic fertilizer in order to improve the welfare of both Mantra 1 livestock business actors as well as for the people of Tubanan Village. This research uses case study research in the field with a qualitative research approach. Data collection was taken from interviews, observations and documentation. The research informants were 4 people which included companions for the livestock group of the Tanjung Jati B PLTU Corporate Social Responsibility (CSR) program, the Head of the Mantra 1 Group, Members of the Mantra 1 Livestock Group, and the Tubanan Village Community who were involved in managing organic agriculture in Mantra 1 cages.The results of this study indicate that: First, the process of empowering livestock groups in developing Dotuman organic fertilizer has implemented an empowerment process through mentoring activities for empowering livestock groups by forming group organizations, training on modern livestock management and training on livestock waste management. Second, the result of empowering livestock groups in improving community welfare is the application of empowerment through direct action da'wah (bil hal) by providing assistance to underprivileged communities and creating independence, economic sustainability, and fostering welfare in the social and non-formal education fields. Third, constraints in organic management, namely in the field of production to meet market demands that continue to increase but the waste raw materials are limited.

Page 7 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2025): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 9, No 1 (2025): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 2 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 2 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 1 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 2 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 1 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 2 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 5, No 1 (2021): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 2 (2020): Community Development : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 1 (2020): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 2 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 3, No 1 (2019): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 2, No 1 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press) Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam More Issue