cover
Contact Name
Hamid
Contact Email
numera@uinsaizu.ac.id
Phone
+628818762897
Journal Mail Official
numera@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani No. 40 Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia Telp. 0281-635624 Fax. 0281-636553
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Nusantara Raya
ISSN : -     EISSN : 29634970     DOI : 10.24090/jnr
Jurnal Nusantara Raya publishes articles with aim and scope: 1. Language teaching 2. Literature teaching 3. Learning Indonesian Language and Literature 4. Study of Indonesian, Archipelago, and Malay Languages 5. Study of Indonesian literature 6. Comparative Literature Study 7. Comparative Linguistics
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2025)" : 7 Documents clear
Nilai Aksiologis Babad Pasir Luhur Sebagai Media Pembelajaran Budaya Banyumasan Nurngaeni, Siti; Sarah, Siti
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i3.15492

Abstract

Cerita rakyat merupakan salah satu kekayaan intelektual suatu bangsa. Salah satu daerah yang mempunyai tradisi tulis berupa babad yakni di daerah Banyumas, Jawa Tengah. Banyumas memiliki cerita rakyat tulis dalam babad Pasir Luhur yang menceritakan legenda dan asal usul leluhur masyarakat Banyumas. Dalam babad Pasir Luhur terkandung amanat dan nilai-nilai secara ekspisit dalam teks. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kalimat dalam Babad Pasir Luhur yang terdapat dalam materi budaya Banyumasan beserta sumber informasi dari hasil penelitian yang menunjukkan nilai-nilai dalam cerita Babad Pasir Luhur. Hasil penelitian menunjukkan Babad Pasir Luhur memiliki nilai-nilai aksiologis yang sangat penting untuk ditanamkan dalam pembelajaran budaya lokal. Cerita ini bukan hanya legenda sejarah tentang tokoh Kamandaka, tetapi juga sarana edukatif yang sarat dengan nilai moral, etika, estetika, dan karakter seperti tanggung jawab, kerja keras, kecerdasan, dan keteguhan hati.
Membangun Karakter Epistemik Siswa SD Melalui Pendekatan Filsafat Ilmu: Studi Kasus Maharyati, Usri
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i3.15527

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam menilai keabsahan informasi masih lemah, terlihat dari kecenderungan menerima informasi tanpa verifikasi, ketidakmampuan membedakan fakta dan opini, serta rendahnya kesadaran akan dasar pembenaran suatu pengetahuan. Kondisi tersebut menunjukkan karakter epistemik yang belum terbentuk secara memadai. Penelitian ini bertujuan menjelaskan secara rinci bagaimana pendekatan Filsafat Ilmu dapat digunakan untuk membangun karakter epistemik siswa melalui studi kasus pada satu kelas IV di SD Negeri 2 Wlahar, Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran untuk menangkap praktik epistemik yang muncul di kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa untuk menelusuri proses refleksi dan perubahan pemahaman, serta analisis dokumen hasil kerja siswa guna memeriksa konsistensi pola penalaran mereka. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik melalui proses reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan secara berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi konsep-konsep dasar Filsafat Ilmu dalam kegiatan inkuiri terbimbing mendorong perubahan konkret pada perilaku epistemik siswa. Temuan utama meliputi: peningkatan kemampuan melakukan verifikasi informasi sederhana; munculnya kebiasaan bertanya reflektif yang lebih terarah; kemampuan mengidentifikasi kesalahan penalaran pada contoh kasus; serta kesiapan merevisi keyakinan setelah menimbang bukti baru. Perubahan ini konsisten setelah guru menerapkan strategi pembelajaran berbasis argumen, dialog, dan refleksi. Implikasi penelitian menegaskan perlunya pelatihan guru untuk menguasai integrasi Filsafat Ilmu dalam pembelajaran, serta pentingnya memasukkan pengembangan karakter epistemik sebagai komponen eksplisit dalam kurikulum sekolah dasar.
Menumbuhkan Generasi Beradab: Sebuah Tinjauan Filosofis Terhadap Madrasah Ibtidaiyah Rodiyatun
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i3.15540

Abstract

Pada abad ke-21, arus digitalisasi yang semakin masif, dominasi nilai individualistik, dan meningkatnya polarisasi sosial telah memicu krisis moral yang mengancam fondasi kehidupan sosial dan lembaga pendidikan. Madrasah Ibtidaiyah (MI), sebagai institusi pendidikan dasar berbasis nilai Islam, menghadapi tantangan dalam memenuhi misi filosofisnya untuk membentuk Generasi Beradab yang berlandaskan Adab, Akhlak Karimah, dan Rabbaniyah. Penelitian ini bertujuan mengkaji landasan filosofis pendidikan Islam di MI sekaligus menelaah kesenjangan antara idealitas konseptual dan praktik pendidikan yang berlangsung di lapangan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini menganalisis sumber primer dan sekunder terkait filsafat pendidikan Islam, integrasi kurikulum, peran guru, dan pembinaan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa dualisme kurikulum, dominasi pembelajaran kognitif, kurangnya pembinaan filosofis-spiritual guru, serta sistem evaluasi yang lebih menekankan aspek akademik telah menghambat internalisasi nilai moral dalam pendidikan MI. Temuan tersebut menegaskan perlunya model transformatif yang mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Adab, pembaruan filosofis dan profesionalitas guru, serta pembentukan Ekosistem Pendidikan Beradab yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa MI hanya dapat menunaikan mandat ilahinya apabila pendidikan moral dan spiritual menjadi orientasi utama yang dipraktikkan secara konsisten dalam seluruh aspek kurikulum, pedagogi, dan budaya kelembagaannya sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, berintegritas secara moral, dan tercerahkan secara spiritual.
Implementasi Filsafat Pendidikan dalam Pembentukan Karakter Murid di Sekolah Dasar: Studi Kualitatif di Kabupaten Purbalingga Nurlinawati, Wahyu
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i3.15544

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar menjadi salah satu fokus utama dalam upaya membentuk generasi yang berakhlak dan berintegritas. Di Kabupaten Purbalingga, implementasi filsafat pendidikan sebagai landasan dalam pembentukan karakter murid sangat penting untuk diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana filsafat pendidikan diimplementasikan dalam pembentukan karakter murid di sekolah dasar di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi filsafat pendidikan dalam pembentukan karakter murid di lima sekolah dasar di Kabupaten Purbalingga. Lima sekolah yang diteliti adalah SDN 1 Bajong, SDN 2 Bajong, SDN 3 Bajong, SDN 1 Majasem, dan SD Alam Perwira Purbalingga. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap sekolah memiliki pendekatan yang berbeda dalam menerapkan filsafat pendidikan, tetapi secara umum berfokus pada nilai-nilai karakter seperti disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab. Data menunjukkan bahwa 85% siswa di SDN 1,2 dan 3 Bajong menunjukkan peningkatan dalam sikap disiplin setelah penerapan program karakter. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan kurikulum dan strategi pendidikan di sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, dan orang tua murid, serta observasi langsung di beberapa sekolah dasar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa nilai-nilai filsafat pendidikan yang diterapkan, seperti nilai-nilai moral, etika, dan kebudayaan lokal yang berpengaruh terhadap karakter murid. Implementasi filsafat pendidikan dalam pembentukan karakter murid di sekolah dasar di Kabupaten Purbalingga menunjukkan hasil yang positif, meskipun masih terdapat tantangan dalam penerapannya.
Penerapan Filsafat Pendidikan untuk Mengurangi Perilaku Bullying di Sekolah Dasar Ima Putra, Ade
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i3.15561

Abstract

Perilaku bullying di sekolah dasar terus menjadi persoalan krusial yang mengganggu proses tumbuh kembang sosial-emosional anak dan menghambat terciptanya iklim pembelajaran yang sehat. Fenomena ini menunjukkan bahwa pendekatan disipliner konvensional belum memadai untuk menangani akar persoalan yang bersifat relasional dan kultural. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana penerapan filsafat pendidikan khususnya humanisme, konstruktivisme, dan pragmatism dapat digunakan sebagai kerangka konseptual dan praksis untuk mengurangi perilaku bullying di sekolah dasar. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa sekolah dasar negeri dan swasta di Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi proses pembelajaran, serta analisis dokumen kebijakan sekolah. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip humanism melalui penguatan empati dan relasi guru dan siswa mampu menurunkan eskalasi perilaku agresif. Pendekatan konstruktivisme terbukti efektif membangun kesadaran sosial siswa melalui pembelajaran kolaboratif, sedangkan pragmatisme mendorong penerapan aturan sekolah yang adaptif dan berbasis pengalaman nyata siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan filsafat pendidikan secara konsisten dapat mengubah kultur sekolah menjadi lebih inklusif, dialogis, dan responsif terhadap perbedaan. Implikasi penelitian menekankan pentingnya pelatihan guru berbasis filsafat pendidikan, desain kurikulum yang menumbuhkan kepekaan moral, serta penguatan kebijakan sekolah yang mendukung pencegahan bullying secara berkelanjutan.
NU Online as a Space for the Production of Contemporary Religious Knowledge: A Study of Literacy, Education, and Harmony Among Ummah Based on Digital Media Imam Hidayat; Hamid Samiaji, Mukhamad; Hafidz, Nur
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i3.15563

Abstract

The development of digital technology has changed the way people access and produce religious knowledge. In the midst of a fast and complex flow of information, NU Online is present as a digital media platform that represents the moderate Islamic tradition based on Ahlussunnah wal Jamaah. This research aims to analyze how NU Online plays a role as a space for the production of contemporary religious knowledge through three main focuses: religious literacy, Islamic education (formal and non-formal), and the promotion of harmony between religious communities. This study uses a descriptive qualitative approach with a content analysis method for NU Online articles published in the 2020–2024 period. The data were analyzed thematically to identify the representation of values, religious discourse, and communication strategies used. The results of the study show that NU Online not only functions as a medium for disseminating information, but also as a cultural institution that maintains the heritage of traditional Islamic literacy, strengthens pesantren education in digital format, and mainstreams the narrative of tolerance and inclusivity between religions. These findings show that digital media based on Islamic organizations has strategic potential in preserving, modernizing, and democratizing religious knowledge. The implication is that NU Online can be used as a model for the development of moderate religious media in the digital era that is full of disruption.
Integrasi Nilai-Nilai Filosofis dalam Pembelajaran bermakna : Menuju Pendidikan yang Humanis dan Transformatif Auwla Rahma, Annisa
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i3.15569

Abstract

Pembelajaran bermakna merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan keterkaitan antara pengetahuan baru dengan pengalaman atau pengetahuan yang telah dimiliki peserta didik. Dalam perspektif filsafat pendidikan, pembelajaran bermakna tidak hanya dipahami sebagai proses transfer informasi, tetapi sebagai upaya pembentukan pribadi yang utuh dan reflektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pembelajaran bermakna melalui pendekatan filsafat pendidikan, khususnya dari aliran pragmatism, konstruktivisme, eksistensialisme, humanism. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan studi Pustaka yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian. Ditekankan bahwa proses belajar harus memberikan ruang bagi peserta didik untuk berpikir kritis, membangun makna secara personal, serta mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Kajian ini menyimpulkan bahwa filsafat pendidikan memberikan fondasi konseptual yang kuat untuk merancang praktik pembelajaran yang holistik dan transformatif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7