cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 717 Documents
Implementasi Hukum Perlindungan Pekerja Perempuan Dalam Ketenagakerjaan M. Farid Al Zaki
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.1231

Abstract

Given the ongoing progress and changes regarding gender equality, protecting female employees in the workplace has become crucial. To ensure that women can work safely, free from discrimination, and with rights equal to those of men, adequate legal protection is essential. Various policies and procedures are incorporated into the legal framework for women in the labor market, aiming to uphold the rights of female employees, eliminate gender discrimination, and foster a safe and healthy work environment. The primary objective of these measures is to promote workplace gender equality and ensure fair and equal access to employment, social protection, professional growth, and well-being for women. Qualitative research is understood as a method utilizing descriptive data—specifically written or spoken language from observable individuals and participants. This qualitative approach is employed to explain and analyze phenomena concerning individuals or groups, events, social dynamics, attitudes, beliefs, and perceptions. Legal protection for workers is regulated under Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation.
Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Penjualan di PT Ulam Tiba Halim - Jakarta Gokmariana Barutu; Danang Aziz Akbarona; Darka
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1233

Abstract

This study aims to analyze the effect of Marketing Strategy on Sales at PT. Ulam Tiba Halim – Jakarta. The research method used is quantitative method with descriptive and associative approach. The population in this study amounted to 105 sales personnel. The sample size was determined using the Slovin formula with an error rate of 5%, resulting in a sample of 84 respondents. The sampling technique used was probability sampling. Data collection technique was carried out through distributing questionnaires. Data analysis techniques used include validity test, reliability test, Pearson correlation analysis, coefficient of determination, t-test, and simple linear regression analysis with the help of SPSS version 25 software. The results of the study indicate that Marketing Strategy has a positive and significant effect on Sales. This is evidenced by the t-count value of 2.337 and the significance value of 0.022 < 0.05. The Pearson correlation coefficient value of 0.250 indicates a low relationship. The R Square value of 0.062 or 6.2% indicates that Marketing Strategy contributes 6.2% to Sales, while the remaining 93.8% is influenced by other factors not examined in this study. Based on the results of descriptive analysis, Marketing Strategy is in the High category with an average of 82.93 and Sales is also in the High category with an average of 52.95. However, there is a statement item with the lowest score, namely item number 10 "The company's promo/special price program helps me achieve my target". This indicates that the Promotion aspect still needs to be improved in order to help achieve sales targets above 100%.
The Effect of Leadership on Digital Competence: The Moderating Role of Organizational Culture Bagas Windu Panji Nata; Ribhan Ribhan; Keumala Keumala
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v4i2.1238

Abstract

The rapid advancement of digital technology has increased the demand for employees with strongdigital competence, particularly in the banking industry. Leadership is often regarded as a keydriver of digital capability development; however, empirical evidence regarding its effectivenessremains inconsistent, especially when organizational culture is considered. This study examinesthe effect of leadership on employees' digital competence and investigates the mediating role oforganizational culture. A quantitative research design with a causal approach was employed usingsurvey data collected from 203 banking employees in Jakarta and Lampung, Indonesia. Data wereanalyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The findings reveal that leadership does nothave a significant direct effect on employees' digital competence. Nevertheless, leadership exerts asignificant indirect effect through organizational culture, indicating that an adaptive organizationalculture strengthens the influence of leadership on digital capability development. These resultssuggest that organizational culture functions as a crucial mechanism linking leadership withemployees' digital competence. Consequently, banking organizations should not rely solely onleadership development but should also cultivate a collaborative, innovative, and learning-orientedorganizational culture to accelerate digital transformation and improve workforce readiness. Thisstudy contributes to the digital leadership literature by demonstrating the strategic role oforganizational culture in enhancing digital competence within the Indonesian banking sector.
Kajian Eksperimental Kinerja Perkuatan Confined Masonry dengan Rasio Bukaan Besar I Made Krisnajnana Putra; Frando Simon Hukom; Billy Christ Mual
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.1245

Abstract

Confined Masonry (CM) yang dibangun dengan baik adalah struktur yang berkinerja baik saat menerima beban gempa. Sekolah merupakan contoh dari bangunan CM, tetapi masih banyak bangunan sekolah di Indonesia yang tidak aman dari beban rencara (beban gempa). Perkuatan sangat diperluakan untuk meningkatkan kinerja CM dengan metode yang sederhana, cepat, ketersediaan bahan kontruksi dan tentunya murah. Adanya rasio bukaan yang besar pada pasangan dinding bata sekolah merupakan hal yang juga perlu dilakukannya perkuatan karena rasio bukaan yang besar menjadi titik kritis CM saat menerima beban gempa. Sehingga perlunya kajian eksperimental mengenai kinerja perkuatan confined masonry with opening (CMO) dan juga analisis pengaruh rasio bukaan yang besar terdahap kinerja struktur dengan membandingkan antara perkuatan CMO dengan perkuatan CM tanpa bukaan. Dilakukan dua opsi metode perkuatan CMO pada penelitian ini. Dua benda uji CMO masing-masing diperkuat dengan metode ferrocement dan wingwall. Kedua benda uji diberi beban lateral siklik sejajar bidang. Pengujian material penyusun dinding bata juga dilakukan untuk mengetahui properti dari material terpasang yang kedepannya data tersebut dapat digunakan untuk pemodelan numerik. Hasil kinerja perkuatan CM tanpa bukaan sebagai pembanding CMO diambil dari penelitian sebelumnya yang dilakukan Firdaus, A. (2023). Rasio bukaan yang besar menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan dan kekakuan confined masonry yang diperkuat. Kekuatan lateral pada perkuatan ferrocement (CMO-FC dan CM-FC) lebih besar dibangkan dengan perkuatan wingwall (CMO-WW dan CM-WW). Kekakuan pada spesimen CMO-FC lebih besar 1,87 kali dibandingkan dengan spesimen CMO-WW. Sedangkan pada spesimen CM-FC lebih besar 1,12 kali dibandingkan dengan spesimen dengan spesimen CM-WW. Spesimen dengan perkuatan wingwall menunjukkan nilai energi input yang lebih tinggi dibandingkan dengan spesimen dengan perkuatan ferrocement, perbedaan ini terjadi karena pola keruntuhan spesimen CMO-FC dan CM-FC terbatas hanya pada area spesifik tertentu atau pada daerah kritis dan mekanisme keruntuhan tidak terdistribusi dengan baik ke seluruh sistem struktur.
Digitalisasi Jurnal Pembelajaran sebagai Instrumen Inovasi Manajerial Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kinerja Guru Abad 21: Studi Multi Situs di Tuban Taufi Nurdyastutik; Ahmad Thohiri; Suyitno Suyitno
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.1252

Abstract

Penelitian ini mengkaji digitalisasi jurnal pembelajaran sebagai inovasi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru abad ke-21 di UPT SMP Negeri 2 Tuban dan UPT SMP Negeri 6 Tuban. Penelitian dilatarbelakangi oleh keterbatasan supervisi akademik konvensional yang cenderung administratif dan kurang memberikan umpan balik secara cepat. Fokus penelitian meliputi model inovasi manajemen, faktor implementasi, dan implikasinya terhadap kinerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap 22 informan yang dipilih secara purposif. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi jurnal pembelajaran diterapkan melalui siklus POACE berbasis platform digital yang mendukung supervisi secara real-time. Keberhasilannya dipengaruhi kepemimpinan digital, kompetensi guru, budaya kolaboratif, dan infrastruktur. Digitalisasi jurnal meningkatkan akuntabilitas, refleksi, efektivitas supervisi, serta kompetensi guru yang adaptif, kreatif, dan kolaboratif.
Ketika Likes Menentukan Harga Diri: Eksplorasi Kualitatif Tentang Validitas Eksternal Di Instagram Pada Generasi Z Rizkiqa Tria Fanesha; Rizal Kurniawan; Amin Akbar; Aflah Zakinov Irta
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1260

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu membangun identitas diri dan memperoleh pengakuan sosial. Pada Generasi Z, fitur likes di Instagram tidak lagi dipandang sebagai sekadar bentuk apresiasi terhadap unggahan, tetapi juga sebagai simbol penerimaan sosial yang berpotensi memengaruhi harga diri. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana Generasi Z memaknai likes sebagai bentuk validasi eksternal serta bagaimana pengalaman tersebut berhubungan dengan dinamika harga diri mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Thematic Analysis. Data diperoleh melalui kuesioner terbuka yang disebarkan kepada 336 responden Generasi Z pengguna aktif Instagram. Analisis dilakukan mengikuti enam dari tahapan Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman memperoleh likes menghasilkan berbagai respons psikologis, mulai dari munculnya emosi positif, meningkatnya rasa percaya diri, perasaan dihargai, hingga munculnya persepsi bahwa diri mereka diterima oleh lingkungan sosial digital. Sebaliknya, tidak memperoleh likes memunculkan pengalaman emosional berupa kekecewaan, keraguan terhadap diri sendiri, kecemasan sosial, serta kecenderungan melakukan evaluasi terhadap kualitas diri maupun konten yang diunggah. Hasil ini menunjukkan bahwa likes memiliki fungsi sebagai bentuk validasi eksternal yang dapat memperkuat maupun melemahkan evaluasi diri individu. Meskipun demikian, tingkat pengaruhnya dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam membangun sumber harga diri yang berasal dari dalam diri.
Kontribusi Moral Disengagement Terhadap Cyber Aggression Pada Remaja Minangkabau Salsabila Az-Zahra Rizal; Mardianto Mardianto; Rahamadianti Aulia; Nazarlin Nazarlin
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1275

Abstract

Cyber aggression merupakan salah satu bentuk perilaku agresif yang dapat muncul dalam interaksi di media sosial, termasuk melalui penggunaan bahasa kasar, penghinaan, dan perilaku provokatif. Salah satu faktor psikologis yang dapat berperan dalam munculnya perilaku tersebut adalah moral disengagement, yaitu proses kognitif yang memungkinkan individu melepaskan standar moral ketika melakukan perilaku yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi moral disengagement terhadap cyber aggression pada remaja Minangkabau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 404 remaja Minangkabau. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Moral Disengagement Scale (MDS) dan Cyber Aggression Scale For Indonesian Adolescent (CASIA). Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moral disengagement berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan cyber aggression berada pada kategori tinggi. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa moral disengagement berkontribusi secara signifikan terhadap cyber aggression dengan nilai R sebesar 0,750 dan R Square sebesar 0,563 (p < 0,001). Dengan demikian, moral disengagement memberikan kontribusi sebesar 56,3% terhadap cyber aggression pada remaja Minangkabau, sedangkan 43,7% lainnya berkaitan dengan faktor lain di luar model penelitian.