cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 856 Documents
Strategi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Dan Eksistensi Sekolah Dasar Kitaman Hutapea; Merliana Putri Manafe; Hesty Ummi Wulandari
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1341

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan mempertahankan eksistensi sekolah di SD Negeri Makamhaji 04 dan SD Muhammadiyah PK Kota Barat Surakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS bersifat kontekstual. SDN Makamhaji 04 menerapkan strategi revitalisasi melalui supervisi ketat, pembiasaan literasi-religius, serta komunikasi aktif untuk memulihkan jumlah siswa dan kepercayaan publik. Sebaliknya, SD Muhammadiyah PK menggunakan strategi diferensiasi melalui kolaborasi klaster guru, integrasi kurikulum syariah, program internasional (ICD), dan pengembangan potensi peserta didik via 30 ekstrakurikuler. Secara sintesis, efektivitas MBS ditentukan oleh kepemimpinan kontekstual yang mengintegrasikan mutu pembelajaran internal, diferensiasi identitas sekolah, dan efektivitas kemitraan masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa MBS berfungsi sebagai mekanisme adaptasi dinamis dalam membangun keunggulan dan kepercayaan publik (parental school choice) demi keberlanjutan eksistensi sekolah.
Collaborative Governance Dalam Kebijakan Pemenuhan Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas: Studi Dinas Tenaga Kerja Dan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Windy Aprilia Dewi; Tukiman Tukiman
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1346

Abstract

Rendahnya penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Kabupaten Gresik menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan regulasi dan capaian implementasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses collaborative governance dalam pelaksanaan kebijakan pemenuhan kesamaan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, khususnya pada hubungan antara Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik dan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus; data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta dikaji melalui model collaborative governance Ansell dan Gash (2008) yang meliputi kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi tumbuh dari kebutuhan yang saling melengkapi: Dinas Tenaga Kerja memiliki kewenangan penempatan tetapi tidak mengenal kompetensi lulusan secara rinci, sedangkan SLB memahami kesiapan peserta didik namun tidak memiliki akses ke dunia kerja. Desain kelembagaan bertumpu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Peraturan Bupati Gresik Nomor 53 Tahun 2022, meskipun belum didukung oleh MoU, PKS, atau SOP khusus. Kepemimpinan fasilitatif Dinas Tenaga Kerja terwujud melalui koordinasi, pelibatan guru pendamping, pembekalan, dan mediasi. Kolaborasi telah berjalan cukup baik dan memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas, tetapi belum optimal karena keterbatasan kelembagaan formal dan masih rendahnya kesadaran perusahaan.
Pengaruh Bimbingan Karir Terhadap Peningkatan Perencanaan Karir Siswa MA Kelas XII Mubarroh Mubarroh; Imarotul Ulwiyah; Bennita Sukmawati
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1350

Abstract

Efikasi diri merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas, menghadapi tantangan, dan mencapai tujuan yang diharapkan. Tingkat efikasi diri yang rendah dapat memengaruhi motivasi belajar, kepercayaan diri, serta prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan teknik efikasi melalui layanan bimbingan klasikal terhadap efikasi diri siswa kelas XII dan mendeskripsikan perubahan tingkat efikasi diri siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII yang dipilih sebagai sampel penelitian sesuai dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan. Instrumen utama berupa skala efikasi diri dengan 20 item pernyataan menggunakan Skala Likert 4 pilihan yang disusun berdasarkan beberapa indikator, yaitu keyakinan terhadap kemampuan diri, kemampuan menghadapi tantangan, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, serta kemampuan mengatasi hambatan. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur penelitian terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang meliputi pemberian pretest, pelaksanaan layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik efikasi, dan pemberian posttest, serta tahap evaluasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik yang sesuai, seperti uji paired sample t-test atau uji Wilcoxon (sesuai hasil uji prasyarat), dengan membandingkan skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal dengan teknik efikasi, tingkat efikasi diri siswa mengalami peningkatan. Rata-rata skor posttest lebih tinggi dibandingkan rata-rata skor pretest, yang menunjukkan adanya perubahan positif pada keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tugas dan tantangan akademik. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti bahwa teknik efikasi melalui layanan bimbingan klasikal berpengaruh positif terhadap peningkatan efikasi diri siswa kelas XII.
Bertahan Dalam Hubungan Pacaran Yang Toxic : Sebuah Pendekatan Analisis Tematik Citra Anriani; Rizal Kurniawan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1354

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menganalisis dan mengeksplorasi secara mendalam pengalaman subjektif perempuan dewasa awal yang bertahan dalam hubungan pacaran yang toxic, faktor psikologis yang mendorong keputusan tersebut, serta dampaknya terhadap kehidupan. Penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis tematik ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria perempuan berusia 20–30 tahun di Kota Padang yang memiliki pengalaman bertahan dalam hubungan pacaran toxic minimal 1 tahun. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang perempuan dewasa awal berusia 21–22 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi penyidik dan member check. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama: awal menjalin hubungan yang diwarnai komunikasi intens dan pengalaman positif; pengalaman toxic relationship berupa kontrol berlebihan, tuduhan tak berdasar, perselingkuhan, hingga kekerasan verbal dan fisik; dampak multidimensional yang mencakup gangguan psikologis (stres, kecemasan, penurunan harga diri, hingga self-harm), masalah kesehatan fisik (sesak napas, gangguan pencernaan, penurunan berat badan, cedera), serta penurunan fungsi sosial dan prestasi akademik; serta alasan bertahan yang dipengaruhi oleh keterikatan emosional, ketergantungan, harapan akan perubahan pasangan, bujukan serta permintaan maaf, trauma bonding, besarnya investasi hubungan, dan ketakutan mengakhiri hubungan. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan bertahan merupakan proses psikologis kompleks yang saling berinteraksi, bukan sekadar didasari oleh rasa cinta semata.
Determinan Kontekstual Non-Teknis Dalam Kinerja Proyek Konstruksi Di Wilayah Kepulauan: Tinjauan Konseptual Giovianne Friensty Marantika; Yesia Tahapary
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1362

Abstract

Kinerja proyek konstruksi di wilayah kepulauan sering kali tidak dapat dijelaskan hanya melalui faktor teknis-manajerial konvensional. Sementara kajian mengenai determinan kontekstual non-teknis pada konteks kepulauan, khususnya Indonesia bagian Timur, masih sangat terbatas dibandingkan literatur global yang didominasi kasus negara kepulauan kecil (Small Island Developing States) di kawasan Karibia. Penelitian ini bertujuan menyusun kerangka konseptual determinan kontekstual non-teknis yang memengaruhi kinerja proyek konstruksi di wilayah kepulauan, berdasarkan tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) dengan pendekatan konseptual kualitatif mengacu pada pedoman PRISMA. Sebanyak 52 artikel jurnal terbitan 2021-2026 dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil tinjauan mengidentifikasi empat kategori determinan kontekstual non-teknis, yaitu ekonomi-finansial, institusional-regulasi, sosial-tenaga kerja, dan geogrefis-logistik. Determinan geografis-logistik terbukti menjadi kategori paling khas dan berpengaruh signifikan pada konteks kepulauan, sebagaimana dikonfirmasi oleh temuan empiris bahwa kondisi geografis merupakan prediktor pembengkakan biaya terkuat pada proyek pemerintah di Papua Barat Daya, melampaui faktor sosial dan risiko proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa determinan geografis-logistik berperan sebagai variabel kontingensi utama yang memoderasi ketiga determinan lainnya, sehingga mengusulkan perluasan kerangka contingency theory untuk konteks wilayah kepulauan. Kerangka konseptual yang dihasilkan diharapkan menjadi landasan bagi penelitian empiris lanjutan, khususnya pada konteks proyek konstruksi di Maluku.
Pengaruh Media Sosial Dan Citra Destinasi Terhadap Kepuasan Wisatawan Dengan Mediasi Keputusan Berkunjung Wisatawan Pantai Marina Lampung Selatan Pri Resati; Umar Sanusi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1368

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran media sosial dan citra destinasi dalam memengaruhi keputusan berkunjung serta kepuasan wisatawan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan citra destinasi terhadap kepuasan wisatawan dengan keputusan berkunjung sebagai variabel mediasi pada wisatawan Pantai Marina Lampung Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 140 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta uji Sobel dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung (t = 10,325; Sig. = 0,000) dan terhadap kepuasan wisatawan (t = 4,120; Sig. = 0,000). Citra destinasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung (t = 3,342; Sig. = 0,001), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wisatawan (t = 1,236; Sig. = 0,019). Keputusan berkunjung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan (t = 5,214; Sig. = 0,000), serta terbukti memediasi pengaruh media sosial (z = 3,8076) maupun citra destinasi (z = 2,5438) terhadap kepuasan wisatawan. Pengelola disarankan mengoptimalkan konten media sosial dan memperkuat keunikan citra destinasi guna meningkatkan keputusan berkunjung dan kepuasan wisatawan.
Peningkatan Hasil Belajar Murid Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva pada Murid Kelas V SDN 025 Tandung Citrawanti Citrawanti; Sri Hastati; Erwin Nurdiansyah; Supriadi Supriadi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1372

Abstract

Rendahnya hasil belajar murid pada materi sistem bilangan desimal dan bilangan bulat merupakansalah satu permasalahan pembelajaran di kelas V SDN 025 Tandung. Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan hasil belajar murid melalui penggunaan media pembelajaran interaktif berbasisCanva. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewinyang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 10 murid kelas V SDN 025Tandung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Datadianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan nilai hasil belajar dan persentaseketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar murid padasetiap siklus. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 40% pada prasiklus menjadi 70% padasiklus I dan mencapai 90% pada siklus II, dengan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 87,0. Hasiltersebut telah melampaui indikator ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Dengan demikian, dapatdisimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Canva efektif dalammeningkatkan hasil belajar murid kelas V SDN 025 Tandung.
Pengaruh Work Life Balance Dan Stres Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Dengan Kepuasan Sebagai Variabel Intervening Pada PT. PLN (Persero) ULP Limboto Rakhmat Zainuddin Putra; Jannati Tangngisalu; Syamsul Alam
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Work Life Balance dan stress kerja terhadap produktivitas karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Limboto. Desain penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian melibatkan 120 karyawan ULP Limboto, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 4.1.1.4. Hasil penelitian penerapan Work Life Balance berpengaruh positif pada produktivitas karyawan dan kepuasan kerja. Sedangkan Stres kerja berpengaruh negatif pada Kepuasan Kerja dan Produktivitas karyawan. Mediasi kepuasan kerja bersifat penuh terhadap kepuasan kerja dan produktivitas karyawan. Begitu pula dengan mediasi stress kerja juga bersifat penuh terhadap hubungan antara stress kerja dan produktivitas karyawan. Ini menegaskan bahwa pentingnya aspek kepuasan kerja dalam menentukan produktivitas karyawan. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya penguatan budaya organisasi melalui keteladanan pimpinan, komunikasi terbuka, dan kolaborasi; peningkatan employee engagement melalui apresiasi dan pelibatan pegawai; serta pengembangan jalur karir yang jelas, transparan, dan berbasis kompetensi. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan manajemen sumber daya manusia, khususnya di sektor ketenagalistrikan.
Meningkatkan Kerja Sama, Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Siswa Kelas IV Pendidikan Pancasila Melalui Model PENTAS Di SDN Sungai Miai 11 Hikmah Safira; Yogi Prihandoko
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.973

Abstract

Rendahnya keterampilan kerja sama, kemampuan berpikir kritis, serta minat belajar siswa kelas IV SDN Sungai Miai 11 pada muatan Pendidikan Pancasila merupakan fokus utama dalam penelitian ini. Masalah tersebut disebabkan oleh dominasi metode satu arah, kurangnya stimulus masalah nyata, dan diskusi kelompok yang tidak produktif karena hanya dikuasai oleh siswa tertentu. Solusi yang diterapkan adalah model PENTAS yang menggabungkan model Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Talking Stick. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan kerja sama, kemampuan berpikir kritis, dan minat belajar siswa. Penelitian melibatkan 20 siswa sebagai subjek dan dilaksanakan sepanjang empat pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi proses yang dinilai secara objektif. Hasil penelitian membuktikan bahwa model PENTAS efektif merekonstruksi ketiga variabel tersebut secara signifikan. Keterampilan kerja sama siswa secara klasikal meningkat dari 60% menjadi 90% berkat sistem pertukaran peran nomor kepala. Kemampuan berpikir kritis melonjak dari 55% menjadi 90%, ditandai oleh kemandirian siswa dalam mengurai hubungan sebab-akibat. Minat belajar siswa juga meningkat drastis dari 50% hingga menyentuh angka 95% didorong oleh suasana permainan tongkat yang menyenangkan. Berdasarkan data empiris tersebut, disimpulkan bahwa kombinasi model PENTAS berhasil memecahkan hambatan kelas dasar serta mewujudkan iklim belajar yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan.
Kajian Pendekatan Lokalitas Ruang Publik Hotel Horison Sukabumi Dalam Meningkatkan Pengalaman Tamu Galih Mahfuzh Zain; Ully Irma Maulina Hanafiah; Ganesha Puspa Nabila
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1044

Abstract

Ruang publik hotel memiliki peran penting dalam membentuk identitas ruang sekaligus pengalaman tamu. Di tengah pesatnya perkembangan globalisasi dan modernisasi, banyak hotel cenderung menghadirkan desain ruang publik yang seragam, generik, dan kurang merepresentasikan karakter lokal. Kondisi ini menjadikan lokalitas sebagai aspek yang semakin penting untuk dihadirkan kembali, khususnya pada ruang publik hotel di Sukabumi yang memiliki kekayaan kearifan lokal dan potensi identitas daerah yang kuat. Sayangnya, kearifan lokal sering kali hanya dimaknai sebagai elemen dekoratif, padahal sejatinya dapat menjadi bagian dari pembentuk suasana, kenyamanan, dan pengalaman ruang yang lebih bermakna bagi tamu. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan pendekatan lokalitas pada ruang publik Hotel Horison Sukabumi dalam meningkatkan pengalaman tamu. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui observasi visual, analisis spasial, dan kajian teori pengalaman ruang, penelitian ini menemukan bahwa ruang publik hotel telah memenuhi kebutuhan fungsional, namun belum sepenuhnya menghadirkan pengalaman ruang yang kontekstual dan berkarakter lokal. Berdasarkan temuan tersebut, pendekatan kritik regionalisme dipilih sebagai solusi untuk mengintegrasikan nilai-nilai lokal Sukabumi secara interpretatif ke dalam material, elemen visual, tata ruang, dan atmosfer ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lokalitas yang kritis dan kontekstual berpotensi memperkuat identitas ruang dan kualitas pengalaman tamu tanpa menghilangkan citra modern hotel.