cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
maryani@fish.upr.ac.id
Phone
+6285234531763
Journal Mail Official
maryani@fish.upr.ac.id
Editorial Address
urusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya Jl. H. Timang Palangka Raya Kalimantan Tengah 73111 Indonesia
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Journal of Tropical Fisheries
ISSN : 1907736X     EISSN : 29870151     DOI : https://doi.org/10.36873/jtf.v18i1
Ruang Lingkup dari Jurnal JTF adalah : hasil-hasil kajian ilmiah dan penelitian aspek-aspek perikanan tropis, meliputi bidang-bidang limnologi (ekologi perairan tawar) secara teoritis dan aplikasi, oseanologi (kelautan dan pesisir), manajemen sumberdaya perairan dan sosial ekonomi perikanan, budidaya perikanan, teknologi hasil perikanan dan isu-isu lingkungan perairan.
Articles 86 Documents
PENGARUH PEMBERIAN CACING KERING DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) Ivone Christiana; Astuti Hutahaean; Irawadi Gunawan
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 13 No. 2 (2018): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v13i2.1219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang diberi cacing kering dengan dosis yang berbeda. Untuk melihat pengaruh petumbuhan benih ikan lele dumbo dengan dosis yang berbeda digunakan analisis RAL (Rancangan Acak Lengkap). Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan dimulai dari bulan juli-agustus 2018 di Laboratorium Basah, Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangkaraya. hasil penelitian pertumbuhan berat mutlak dari bulan juli–agustus pada setiap perlakuan menunjukkan bahwa pertumbuhan berat mutlak tertingi terdapat perlakuan B berkisar antara 0,17%, pertumbuhan panjang mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan B berkisar antara 1,7cm, mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan C berkisar antara 18,0%, rasio konversi pakan teringgi terdapat pada perlakuan C 0,72gr, pengukuran kualitas air pada parameter suhu berkisar antara 28,00C, pH berkisar antara 5,88 ppm, DO berkisar 6,27 mg/l.hasil penelitian berdasarkan RAL (Rancangan Acak Lengkap) bahwa pemberian pakan cacing kering dengan dosis yang berbeda yang berpengaruh pada pertumbuhan berat mutlak, panjang mutlak, mortalitas terdapat pada perlakuan B dengan dosis pakan 5%.
PENETRALAN pH AIR KOLAM TANAH GAMBUT UNTUK BUDIDAYA IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) Yulintine; Swandy Ivan Alroy Simamora; Ricky Djauhari
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 13 No. 2 (2018): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v13i2.1220

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan gurami yang dipelihara di kolam dengan penambahan kapur dan tanpa penambahan kapur. Penelitian ini dilaksanakan selama 8 (delapan) minggu dimulai dari bulan Januari sampai Februari 2018 di dua kolam tanah yang terletak di Laboratorium D-III Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya. Tiga ratus ekor benih ikan gurami digunakan sebagai ikan uji dengan ukuran 3-5 cm. Kolam 1 digunakan untuk menetralkan derajat keasaman (pH) air dengan menggunakan kapur pertanian dengan dosis 0,53 g/liter, sedangkan kolam 2 tanpa perlakuan penetralan atau sebagai kontrol. Penelitian ini diulangi sebanyak 3 kali. Pemberian pakan ikan sebanyak 2 kali selama 2 (dua) bulan pengaatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup ikan yang dipelihara pada kolam yang diberi penambahan kapur lebih bagus jika di bandingkan dengan ikan yang dipelihara pada kolam tanpa penambahan kapur. Namun, pertumbuhan bobot dan panjang, laju pertumbuhan harian dan rasio konversi pakan lebih baik pada kolam kontrol.
PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIPUASAKAN SECARA PERIODIK
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 13 No. 2 (2018): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v13i2.1221

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan ikan nila yang diberikan pakan yang secara periodik dan untuk mengetahui efesiensi pemberian pakan secara periodik yang baik. Ikan yang digunakan berukuran 2-3 cm. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuannya adalah 1 hari dipuasakan 1 hari diberi makan (A), 1 hari dipuasakan 2 hari diberi makan (B), 1 hari dipuasakan 1 hari puasakan 3 hari diberi makan (C), 1 hari dipuasakan 4 hari diberi makan (D), dan pemberian pakan tanpa dipuasakan (K). Selama pemeliharaan ikan diberi pakan dengan frekuensi pemberikan pakan sebanyak tiga kali sehari pada pukul 08.00, 12.00 dan 17.00 WIB secara sekenyang-kenyangnya. Penelitian ini menunjukkan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan panjang dan mutlak adalah perlakuan C. Sedangkan untuk untuk efesiensi pakan perlakuan K. Tingkat kelangsungan hidup terbaik pada pelakuan A. Selama penelitian, kualitas air dalam kisaran optimal untuk ikan nila adalah suhu 26-28,50C, oksigen terlarut 4,6-4,73 mg.L-1, pH 6,1-7,32, dan amonia 1,5-2,5 mg.L-1.
EFEK KUALITAS AIR PADA PERTUMBUHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) YANG DIBUDIDAYAKAN DALAM KOLAM TANAH MINERAL Adigna Pigafetta; Edison Harteman; Linda Wulandari
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 14 No. 2 (2019): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v14i2.7751

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui keterkaitan parameter fisika-kimia pada pertumbuhan, panjang, berat ikan mas dan mortalitas ikan mas (Cyprinus carpio L) yang dibudidayakan di kolam tanah mineral. Untuk melihat pengaruh nilai kualitas air terhadap pertumbuhan ikan mas dengan menggunakan analisis Principal Component Analysis (PCA) dengan XLstat. Penelitian ini dilaksanakan selama ± 9 (sembilan) bulan dimulai dari bulan Maret sampai bulan November 2017 di Kebun Sawit Kelompok Tani Desa Taringen, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil pengukuran kualitas air dari bulan April-Mei 2017 pada kolam penelitian menunjukkan bahwa parameter suhu air berkisar antara 28,9-31,9˚C, daya hantar listrik (DHL) berkisar antara 54,9-103,9 µmhos/cm, pH berkisar antara 6,69-7,7 dan oksigen terlarut (DO) berkisar antara 3,9-7,9 mg/l. Berdasarkan hasil analisis regresi menunjukan panjang-bobot ikan mas awal sebesar 74,4%, kedua 86,2%, ketiga 92,1%, dan keempat 85,5%. Berdasarkan hasil korelasi matriks dalam analisis PCA menunjukkan bahwa (Suhu = 0,970) dan (pH = 0,970) merupakan komponen utama yang berpengaruh terhadap pertumbuhan panjang, bobot dan mortalitas ikan mas (Cyprinus carpio L), sedangkan oksigen terlarut (DO) = 0,144) merupakan komponen kedua yang berpengaruh.
STRUKTUR KOMUNITAS IKAN YANG TERTANGKAP DI SUNGAI SEBANGAU KOTA PALANGKA RAYA Lisarut Sahayana Hutapea; Haryuni Haryuni; Kembarawati Kembarawati
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 14 No. 2 (2019): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v14i2.7753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas ikan (keanekaragaman jenis ikan, keseragaman, dan indeks dominasi) dan mengidentifikasi alat tangkap yang digunakan di sungai Sebangau. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) minggu, pada bulan Juli-Agustus 2017. Dengan 3 kali pengambilan sampel pada setiap stasiun 1, stasiun 2, stasiun 3, stasiun 4, stasiun 5, stasiun 6, stasiun 7, stasiun 8, dan stasiun 9 yang berada di daerah olles (bagian hilir). Tempat pelaksanaan di Sungai Sebangau Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis-jenis ikan yang tertangkap di Sungai Sebangau selama pengambilan sampel diperoleh 10 famili dengan 15 spesies dan 1 spesies yang tidak teridentifikasi yaitu udang. Dari hasil analisis diperoleh rata-rata dari ketiga stasiun yang berbeda yaitu. indeks keanekaragaman dalam 3 kali melakukan sampling dari setiap masing-masing stasiun pengamatan berkisar antara 0,6417, indeks keseragaman (E) ikan yang tertangkap di Sungai Sebangau dalam 3 kali melakukan sampling dari setiap masing-masing stasiun pengamatan berkisar antara 0,6217, indeks dominasi (D) ikan dalam 3 kali melakukan sampling dari setiap masing-masing stasiun pengamatan berkisar antara 0,5 jadi struktur komunitas jenis ikan yang tertangkap dan yang hidup di sungai Sebangau dilihat indeks keanekaragaman (H’), indeks keseragaman (E), indeks dominasi (D) ikan tergolong rendah. Jenis alat tangkap yang banyak digunakan masyarakat Sungai Sebangau untuk menangkap ikan sehari-harinya yaitu tampirai (Stage Traps), pangilar (Fike) dan jaring insang (Gill Net).
STOK IKAN KAKAPAR (Belontia hasselti) YANG TERTANGKAP ALAT TANGKAP TEMPIRAI DI DANAU BAGANTUNG Anggi Ardianto; Ardianor Ardianor; Haryuni Haryuni
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 14 No. 2 (2019): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v14i2.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui stok ikan kakapar yang tertangkap didanau Bagantun menggunakan temprai. Metode yang digunakan adalah deskriptif survei, survei lapangan untuk mendapatkan informasi stok ikan kakapar yang tertangkap tempirai pendataan distribusi frekuensi, hubungan panjang berat, komposisi hasil tangkapan dan kurva ogif seleksi. Penelitian dilaksanakan di Danau Bagantung Kelurahan Tanjung Taruna Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau. Sedangkan penelitian dilaksanakan dari tanggal 3 sampai 16 Desember 2017. Hasil penelitian menunjukan persamaan distribusi frekuensi observasi dan teoritis memiliki nilai minimum dan maksimum yang sama dengan rata-rata 7,23 cm dan modus 6,9 cm. Sedangkan hubungan panjang-berat berdasarkan data panjang dan berat ikan kakapar mempunyai sebaran panjang 3,4 cm sampai 10,6 cm dan sebaran berat 3 gram sampai 43 gram. Selama penelitian ikan yang tertangkap sebanyak 391 ekor yang terdiri dari 11 jenis ikan. komposisi untuk ikan kakapar yaitu sebesar 254 ekor ( 65%), ikan patung sebesar 66 ekor (16.9%), ikan lele sebesar 53 ekor (13.6%), ikan lais sebesar 4 ekor (1.02%), ikan kihung/mihung, baung, biawan yang masing- masing berjumlah 3 ekor dengan persentase (0.76%), selanjutnya diikuti ikan karandang sebesar 2 ekor (0.51%), dan yang terakhir adalah ikan pundung, buruk, kelabau/kalawau dengan masing-masing berjumlah 1 ekor (0.25%).
KAJIAN PENAMBAHAN TEPUNG TAPIOKA DAN TEPUNG TERIGU TERHADAP KUALITAS SEMPOL IKAN TOMAN (Channa micropeltes) Amelia Safitri; Natallo Bugar; Ida Ratnasari
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 14 No. 2 (2019): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v14i2.7755

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh penambahan persentase tepung tapioka dengan tepung terigu yang berbeda, pada uji kimia,organoleptik sempol ikan toman. Penulisan ini menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Pada perlakuan A (penambahan tepung tapioka 250 gram dan tanpa tepung terigu dari berat daging ikan 500 gram), perlakuan B (penambahan tepung tapioka 200 gram dan tepung terigu 50 gram dari berat daging ikan 500 gram), perlakuan C (penambahan tepung tapioka 150 gram dan tepung terigu 100 gram dari berat daging ikan 500 gram), dan perlakuan D (penambahan tepung tapioka 100 gram dan tepung terigu 150 gram dari berat daging ikan 500 gram). Kegiatan penelitian dilaksanakan di di Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya untuk uji organoleptik dan untuk uji kimia dilakukan di Badan Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Kota Palangka Raya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian tepung tapioka dan tapung terigu dengan persentase yang berbeda berpengaruh nyata terhadap mutu kimia dan organoleptik disebabkan karena kadar protein, air, abu, lemak dan karbohidrat dari masing-masing perlakuan memiliki nilai yang berbeda. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan yang terbaik dari ke empat perlakuan adalah perlakuan D dengan penambahan tepung tapioka 100 gram dan tepung terigu 150 gram dengan nilai 0,596. Berdasarkan hasil dari uji organoleptik nilai rata-rata tertinggi untuk rasa, warna, aroma dan tekstur adalah perlakuan C. Untuk rata-rata uji statistik menggunakan SPSS 17.0 didapat bahwa nilai Fhitung pada kadar protein, lemak, air, abu, dan karbohidrat lebih besar dari Ftabel (Fhit > Ftab 5%) yang berarti penambahan tepung tapioka dan tepung terigu dengan persentase yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kualitas sempol ikan toman.
ANALISIS USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP RAMBAT DI KELURAHAN KERENG BANGKIRAI Martin Sumarau; Berkat Th. Djanang; Kembarawati Kembarawati
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 14 No. 2 (2019): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v14i2.7756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya, keuntungan dan tingkat kelayakan dari usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap ikan rambat yang dioperasikan di Sungai Sabangau, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bersifat survei dengan cara melakukan wawancara terstruktur secara langsung dengan responden. Wawancara menggunakan daftar pertanyaan (quisioner) kepada nelayan pengguna alat tangkap rambat. Hasil analisis finansial diperoleh bahwa modal usaha yang dikeluarkan dalam kegiatan usaha perikanan rambat di Kelurahan Kereng Bangkirai berkisar Rp.8.741.000,- – Rp.12.688.857,- per tahun dengan keuntungan rata-rata Rp.42.552.512,- per tahun atau Rp. 3.546.043,- per bulan dengan menjual hasil tangkapan ke pengepul ikan. Analisis kelayakan usaha diketahui dengan nilai rasio R/C sebesar 4,30 dan nilai PP (payback period) sebesar 0,31 tahun. Selanjutnya, nilai rata-rata BEP produksi perikanan dan BEP harga masing-masing sebesar 332 kg dan Rp. 9.185 lebih kecil dibandingkan dengan nilai rata-rata BEP produksi dan BEP harga dari hasil alat tangkap rambat masing-masing sebesar 1.402,29 kg dan Rp. 39.286. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan perikanan rambat di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya layak untuk diteruskan dan dikembangkan.
STRUKTUR KOMUNITAS JENIS TUMBUHAN AIR DANAU HANJALUTUNG Novita Dugayati Simanjuntak; Ummi Suraya; Tariono Buchar
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 15 No. 1 (2020): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v15i1.7757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan air di Danau Hanjalutung dan struktur komunitas tumbuhan air. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan mulai dari 8 Desember 2017 sampai dengan 7 Januari 2018. Alat yang digunakan untuk mengetahui struktur jenis tumbuhan air adalah dengan menggunakan transek berukuran 1x1 m2 kemudian dihitung dengan menggunakan rumus. Jenis tumbuhan air yang dapat ditemukan di perairan Danau Hanjalutung adalah kiambang (salvinia molesta), rumput ekor kucing (utricularia aurea), rumput para (Cyperus platystulis) dan gerigit (leersia hexandra). Nilai struktur komunitas keanekaragaman tersebut rendah karena nilai keanekaragaman mendekati nol. Nilai keseragaman tumbuhan di danau Hanjalutung termasuk relatif sama karena nilainya mendekati satu. Nilai dominan tumbuhan air termasuk kecil karena nilai dominasinya mendekati nol. Perbedaan struktur komunitas tumbuhan air dipengaruhi oleh kualitas airnya. Kualitas air memiliki peran dalam tanaman air dan organisme sekitarnya.
KAJIAN MUTU DAWET RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) Sanggup Togatorop; Hermansyah Hermansyah; Norhayani Norhayani
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 15 No. 1 (2020): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v15i1.7758

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji mutu dawet rumput laut (Eucheuma cottonii) meliputi uji kimia (kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu, dan kadar karbohidrat) dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan dari bulan Januari-Februari 2020. Kegiatan penelitian meliputi uji kimiawi (uji kadar Protein, Karbohidrat, Air, Abu dan Lemak) yang dilaksanakan di Badan Pengujian Sertifikasi Mutu Barang sedangkan uji organanoleptik dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan Universitas Palangkaraya. Berdasarkan uji kimia yang diperoleh, nilai rata-rata tertinggi untuk kadar air pada perlakuan A dengan nilai 80,87% sedangkan nilai rata-rata tertinggi untuk kadar protein pada perlakuan A dengan nilai 1.93%, nilai rata-rata tertinggi untuk kadar lemak pada perlakuan D dengan nilai 0.15%. Nilai rata-rata tertinggi untuk kadar abu pada perlakuan D dengan nilai 0.13% dan nilai rata-rata tertinggi untuk kadar karbohidrat pada perlakuan A dengan nilai 16.36%. Berdasarkan hasil uji organoleptik pada tingkat kesukaan konsumen perlakuan yang terbaik pada rasa adalah perlakuan A dengan nilai 5,8, warna pada perlakuan A dengan nilai 6,3, sedangkan aroma pada perlakuan B dan C dengan nilai 6,5 dan Tekstur pada perlakuan A dan B dengan nilai 6.0 dengan spesifikasi agak suka sampai suka