cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnaldzurriyat@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnaldzurriyat@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 30262909     EISSN : 2987128X     DOI : https://doi.org/10.61104/jd.v1i2
Core Subject : Education,
DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review, bertujuan untuk menukar hasil penelitian anak usia dini yang menganalisis masalah, tren, praktik, dan kebijakan sejak lahir hingga usia delapan tahun. Jurnal ini menerbitkan kebutuhan akademisi anak usia dini, teori dasar dan terkini terkait, dan untuk praktisi, metode pengajaran dan pembelajaran terkait, perkembangan anak usia dini, pola asuh anak usia dini, bermain dan permainan anak usia dini, media pembelajaran anak usia dini, manajemen pendidikan anak usia dini, inovasi pembelajaran anak usia dini, strategi pembelajaran anak usia dini, hasil belajar anak usia dini, dan penelitian yang relevan. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkati. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah anak usia dini, stimulasi, atau pendidikan keluarga dan lain sebagainya
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2026): 2026" : 10 Documents clear
Kemitraan Digital Guru dan Orang Tua dalam Penguatan Karakter melalui Program SARITUA di TKM NU 31 Pakis Siti Nadhifah; Alif Mudiono; Eny Nur Aisyah
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.5897

Abstract

Amalia, F., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2024). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak: Membangun Kolaborasi Efektif dengan Sekolah. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2217–2227. Armin Nurhartanto. (2022). Penerapan Pembelajaran Metode One Day One Ayat Dalam. Jurnal Ilmiah Pedagogy Penerapan, 20. Aisyah, E. N., Akbar, S. D., Samawi, A., Wahyuni, S., & Puspitasari, L. (2018). Pelatihan Penyusunan Program Penguatan Pendidikan Karakter Guru Paud Malang. Atiasih, A., Hadianti, A. N., & Hamid, L. (2023). Pendidikan Anak Usia Dini dan Tumbuh Kembang Anak serta Tantangan Era Super Smart Society 5.0. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 4(5), 622– 629. Bagea, I., Ririk, A. B., Kinasih, H., Meldayanti, K. N., Nelisa, M. A., Anuari, A. N., Tazyah, E., Mirzawati, W. O., & Juwita, K. (2025). Manajemen Perencanaan Pendidikan (M. Suardi (ed.)). CV. AZKA PUSTAKA Uluwiyah, A., Mudiono, A., & Aisyah, E. N. (2025). Pengembangan Puzzle Berbasis AR (Augmented Reality) Untuk Menumbuhkan Nilai Bermasyarakat Anak Usia Dini. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 224-240. Hurlock, E. B. (1980). Developmental Psychology: A Life-Span Approach (5th ed.). McGraw-Hill,. Idrus, P. Q. A., Akil Musi, M., & Yusri Bachtiar, M. (2022). Pengaruh Menghafal Al-Qur’an Metode One Day One Ayat Terhadap Peningkatan Daya Ingat Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Malimpung Patampanua Pinrang. AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 082. Maulina, I., Elvri, R., & Somantri, E. B. (2022). Pelaksanaan metode One Day One Ayat dalam pembelajaran Quran pada anak usia dini. Pena Kreatif: Jurnal Pendidikan, 11(1). Munawwarah, A. I., & Hakim, H. (2021). Penerapan Metode One Day One Ayat Untuk Mengembangkan Kemampuan Anak Dalam Menghafal Juz Amma Di Tk Fkip Unsyiah Banda Aceh. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 156–167. Nilapancuran, M., Ruspanah, N., Ratuhanrasa, J., Siahaya, C., & Kolatlena, E. P. (2025). Konsep Pembelajaran Anak Usia Dini di Era Digital dan Peran Orang Tua dalam Menghadapi Tantangannya. CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(2), 880–893 Pakiding, F. S., Ersa, E., Turu’Allo, B. S., Matandung, S., & Dannari, R. (2025). Kerjasama Orang Tua Dan Guru: Kunci Keefektifan Pendidikan Anak Di Era Digital. Adiba: Journal Of Education, 5(2), 193–203. Patkiyah, P., & Aladawiyah, S. (2025). Pemanfaat Teknologi Digital Dalam Manajemen Pembelajaran Tahfidz (Studi Pada Pondok Pesantren Al Hikmah Cirebon). EduMasa: Journal of Islamic Education, 3(2), 10–23. Puspita, Y., Muthmainah, M. P., & Hajar, S. (2025). Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini (F. Rezeki (ed.)). Alungcipta. Sevik, V. A., Musa, S., & Sutarjo, S. (2022). Penerapan Metode Pembelajaran Small Step System Dalam Meningkatkan Minat Baca Di Lembaga Bimba AIUEO (Studi Kasus di biMBA AIUEO Nagasari Kabupaten Karawang). Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 7(1). Shalliya, R. A., & Naldo, J. (2025). Implementasi Tahfiz Alquran Sebagai Media Pengembangan Kognitif dan Karakter Anak Usia Dini. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 27(2), 109–123. Slamet, S. S. (2020). Hubungan strategi umpan balik (feedback), motivasi berprestasi dan hasil belajar dalam pembelajaran PPKn di SMK. PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 5(2). Urbina, S., Ferrer-Ribot, M., & Moral, S. V. (2025). School-Family Communication in Early Childhood Education Through Digital Tools. International Journal of Early Childhood, 1–18 Wijayanto, B. P. (2025). Sinergi Keluarga Dan Sekolah Untuk Motivasi Belajar Anak (L. Nurlaili (ed.)). MEGA PRESS NUSANTARA. Zulfikar, M. Y., & Azzahro, S. (2024). Penerapan metode Talaqqi dalam program tahfidz anak usia dini di Rumah Tahfidz Desa Beji. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 1755–1766.
Penerapan Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD Terpadu Siti Padmirah Wati, Indra
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bermain peran dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4–5 tahun di PAUD Terpadu Siti Padmirah. Kemampuan bahasa merupakan aspek perkembangan yang krusial pada masa golden age, namun ditemukan bahwa sebagian besar anak di lembaga tersebut mengalami keterlambatan dalam kemampuan berbicara, menyimak, dan memahami instruksi verbal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 8 anak berusia 4–5 tahun yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi kegiatan, wawancara guru, dan catatan lapangan selama delapan minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan bahasa anak setelah penerapan metode bermain peran secara konsisten. Anak-anak menunjukkan peningkatan kosakata, kelancaran berbicara, kemampuan bercerita, dan keberanian berkomunikasi di depan teman sebaya. Metode bermain peran terbukti efektif karena memberikan konteks nyata, motivasi intrinsik, dan interaksi sosial yang mendukung perkembangan bahasa secara holistik.
Pengaruh Pemenuhan Tangki Cinta Anak Terhadap Regulasi Emosi Anak Usia Dini Di Ba Aisyiah Baleharjo Sucining Tyas, Kusroja; Tentiasih, Septyana
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6008

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan fase fundamental dalam pembentukan kemampuan regulasi emosi yang berkaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan emosional anak. Salah satu pendekatan yang relevan adalah konsep tangki cinta (love tank) yang menekankan pentingnya pemberian kasih sayang, perhatian, dan penerimaan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemenuhan tangki cinta terhadap regulasi emosi anak usia dini di BA Aisyiyah Baleharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 40 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, serta korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan tangki cinta berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 88,4, sementara regulasi emosi anak juga berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 86. Hasil analisis korelasi menunjukkan koefisien sebesar 0,72 yang mengindikasikan hubungan kuat. Uji signifikansi menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,98 lebih besar dari t tabel 2,02 sehingga terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Koefisien determinasi sebesar 79% menunjukkan bahwa pemenuhan tangki cinta memberikan kontribusi yang substansial terhadap regulasi emosi anak usia dini. Dengan demikian, pemenuhan tangki cinta merupakan faktor penting dalam mendukung optimalisasi perkembangan regulasi emosi anak usia dini.
Integrasi Neuroparenting Dalam Pendidikan Islam: Studi Literatur Terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini Pratiwi, Ramah; Ahmadi
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pendekatan neuroparenting dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebagai upaya meningkatkan kecerdasan emosional (KE) anak. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya angka defisit KE pada anak usia dini di Jawa Timur yang berkaitan dengan pola asuh autoriter. Metode mencakup tinjauan sistematis 30 artikel (2016–2025) dari Scopus, Google Scholar, dan Garuda, dianalisis tematik menggunakan Atlas.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 85% literatur mendukung integrasi neuroparenting dalam PIAUD, dengan potensi peningkatan kecerdasan emosional anak sebesar 25–30%, terutama pada aspek kesadaran diri, pengelolaan emosi, motivasi, dan empati. Integrasi ini efektif karena memadukan prinsip neurosains, seperti ko-regulasi emosi, dengan nilai-nilai keislaman yang kontekstual, seperti muhasabah, kesabaran, dan keteladanan kasih sayang. Meskipun demikian, keterbatasan penelitian terletak pada minimnya studi empiris di tingkat implementasi, khususnya di Jawa Timur. Oleh karena itu, penelitian lanjutan berbasis lapangan sangat diperlukan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan melalui integrasi kurikulum, pelatihan guru, serta pengembangan program parenting berbasis komunitas Islami guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
Peran Pola Asuh Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Oktaviana, Diah; Ismi Khusnul Khotimah; Titin Mardiansih; Dwi Andriani; Nurul Inayati; Aniyawati
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran pola asuh orang tua dalam membentuk karakter anak usia dini, dengan mengintegrasikan studi kasus yang umum terjadi di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif kualitatif terhadap berbagai sumber ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis secara konsisten menghasilkan karakter anak yang lebih positif dibandingkan pola asuh otoriter maupun permisif. Studi kasus di Indonesia mengungkap bahwa fenomena "tiger parenting", pola asuh berbasis gadget, serta tekanan akademik berlebihan menjadi tantangan nyata dalam pengasuhan modern. Faktor sosial-ekonomi, budaya lokal, dan tingkat pendidikan orang tua turut memengaruhi keberhasilan pola asuh. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya program parenting literacy dan kolaborasi antara keluarga, sekolah, serta masyarakat dalam membangun karakter anak sejak usia dini.
Menanamkan Karakter Disiplin Pada Santri Usia Dini Melalui Program POKSAN Di Pondok Pesantren Baiti Jannati Zaitun Nur Rizqi Ilahi; Alif Mudiono; Eny Nur Aisyah
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program Poin Kebaikan Santri dalam menanamkan karakter disiplin pada santri usia dini di Pondok Pesantren Baiti Jannati. Program ini diterapkan melalui sistem pemberian poin harian yang dihubungkan dengan pelaksanaan kegiatan santri, meliputi sholat berjamaah lima waktu, halaqah, kegiatan belajar, dan aktivitas harian lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangluasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Poin Kebaikan Santri membantu santri dalam membiasakan diri mengikuti aturan dan jadwal kegiatan pesantren secara tertib. Sistem poin yang ditampilkan pada papan nama santri mendorong mereka untuk lebih disiplin karena adanya motivasi untuk memperoleh hadiah setiap minggu. Selain itu, peran ustadzah yang memberikan apresiasi secara hangat dan komunikatif turut memperkuat proses pembentukan disiplin pada santri. Dengan demikian, program Poin Kebaikan Santri berperan sebagai sarana pembiasaan karakter disiplin santri melalui pendekatan yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai dengan dunia anak usia dini
Kolase Edukatif: Strategi Pemanfaatan Media Kolase Dalam Mengembangkan Minat Belajar Anak Meilina Rusmiati
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6097

Abstract

Hakikat Pendidikan anak usia dini Adalah memberikan motivasi kepada anak agar potensinya dapat berkembang secara optimal. Pembelajaran tidak hanya bertujuan untuk menguasai pengetahuan dan ketrampilan dasar, tetapi juga untuk menumbuhkan ekspresi, sikap, dan minat anak dalam belajar. Minat belajar anak dapat dipengaruhi oleh factor internal dan eskternal.seperti dorongan dari dalam diri anak dan lingkungan sekitarnya. Salah satu permasalahan dalam pembelajaran anak usia dini Adalah kurangnya minat belajar,yang dapat disebabkan oleh factor internal dan eksternal. Minat belajar sebagai kecenderungan seseorang terhadap sesuatu yang diinginkan, memiliki pengaruh yang besar terhadap pencapaian belajar anak. Oleh karena itu pentingnya menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan memicu minat anak. Media Kolase merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kreativitas dan minat belajar anak. Kegiatan kolase ,memungkinkan anak untuk berekspresi secara kreatif dengan menggabungkan berbagai bahan, seperti potongan kertas, biji-bijian ,warna, dan bentuk. Kreatifitas anak dapat dikembangkan sejak dini, dan kreatifitas tersebut dapat membantu merekan mengatasi permasalahan dalam hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan subject penelitian berjumlah 25 anak TK A BA ‘Aisyiyah Baleharjo Pacitan. Melalui Tindakan berkelanjutan, penggunaan media kolase berhasil meningkatkan minat belajar anak secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak menunjukkan respon positif terhadap kegiatan kolase, dan minat belajar mereka meningkat secara signifikan setelah penerapan tindakan.
Dampak Penggunaan Teknologi Dalam Pembelajaran Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Di Kb Yoga Kedaton II Oktaviani, Ike; Tentiasih, Septyana
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6105

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penggunaan teknologi dalam pembelajaran terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di KB Yoga Kedaton II Pacitan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 10 anak didik berusia 3–5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 20% Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 30% Mulai Berkembang (MB). Penggunaan media digital secara terstruktur dan terbimbing terbukti mampu meningkatkan kemampuan pengenalan angka, bentuk, warna, pemecahan masalah, serta daya ingat jangka pendek anak. Penelitian ini merekomendasikan integrasi teknologi secara proporsional dalam kurikulum PAUD dengan pengawasan penuh dari pendidik dan orang tua.
Kolaborasi Orang Tua Dan Guru Paud Untuk Membentuk Kemandirian Anak Dalam Aktivitas Sehari-Hari Di Kb Baleharjo Ceria Kintan Uswatun Chasanah; Yusroh Alquriyah
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6133

Abstract

Kemandirian anak usia dini adalah salah satu kebutuhan terpenting anak untuk mempersiapkan mereka memasuki pendidikan tinggi. Kemandirian harus dikembangkan untuk mempersiapkan anak menghadapi kehidupan yang semakin kompleks, namun faktanya masih banyak anak yang kemandiriannya belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dan tindakan apa sajakah yang diberikan dan terjadi pada anak yang dapat membentuk kemandirian anak, bagaimana kemandirian anak usia dini, dan hambatan apa sajakah yang dapat menghambat kemandirian anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengamati di KB Baleharjo Ceria. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bagaiamana guru memiliki pandangan bahwa kemandirian anak itu penting dikembangkan karena dengan itu anak dapat melakukan segala sesuatunya sendiri dan tidak tergantung pada orang lain serta guru berpandangan kemandirian anak dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor pendorong meliputi adik, kekompakan orang tua, konsistensi dan teman akan membentuk kemandirian anak, sedangkan nenek yang telalu memanjakan cucunya, lingkungan keluarga yang tidak mandiri serta telepon genggam merupakan faktor yang dapat menghambat kemandirian anak. Rekomendasi ditujukan kepada guru dan orang tua agar dapat bekerjasama dalam membentuk kemandirian anak dengan memberikan banyak kegiatan yang positif agar anak dapat terbentuk kemandiriannya. Subjek penelitian meliputi guru dan orang tua peserta didik di KB Baleharjo Ceria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif antara orang tua dan guru dilakukan melalui komunikasi intensif, penyamaan pola asuh, serta pemberian stimulasi yang berkesinambungan. Bentuk kegiatan yang mendukung kemandirian anak antara lain pembiasaan makan sendiri, merapikan mainan, menggunakan toilet secara mandiri, dan bertanggung jawab terhadap barang pribadi. Faktor pendukung kolaborasi meliputi keterbukaan komunikasi dan kesadaran bersama akan pentingnya kemandirian anak, sedangkan hambatan yang ditemukan adalah perbedaan pola asuh dan keterbatasan waktu orang tua. Dengan demikian, sinergi antara orang tua dan guru sangat berperan dalam mengoptimalkan perkembangan kemandirian anak usia dini. Kata Kunci : Kemandirian,Guru PAUD,dan Aktivitas sehari-hari
Pengaruh Metode Bermain Peran Terhadap Kepercayan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Prisilia, Viga; Hanifa Nasution, Riskha
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6374

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini yang perlu dikembangkan sejak awal. Namun, masih ditemukan anak usia 5–6 tahun yang menunjukkan sikap malu, takut tampil, dan kurang berani mengungkapkan pendapat dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian adalah anak usia 5–6 tahun pada salah satu lembaga pendidikan anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik untuk melihat pengaruh penerapan metode bermain peran terhadap tingkat kepercayaan diri anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kepercayaan diri anak. Anak menjadi lebih berani tampil di depan kelas, mampu berinteraksi dengan teman sebaya, aktif dalam kegiatan pembelajaran, serta lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Selain itu, suasana pembelajaran yang menyenangkan melalui bermain peran mampu meningkatkan partisipasi dan antusiasme anak selama proses belajar berlangsung. Peningkatan kepercayaan diri terlihat dari perubahan perilaku anak sebelum dan sesudah penerapan metode bermain peran. Dengan demikian, metode bermain peran dapat dijadikan salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini.

Page 1 of 1 | Total Record : 10