cover
Contact Name
Abdur Rahman
Contact Email
aquaticmspulm@gmail.com
Phone
+6287741278430
Journal Mail Official
aquaticmspulm@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM, Gedung 1, Lantai 2 Jl. Jenderal A. Yani, Km.36,6, Simpang Empat Banjarbaru Postal Code: 70714 Tel/Fax. (0511) 4772124 Journal Website: aquaticmspulm@gmail.com Email: aquaticmspulm@gmail.com
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan
ISSN : -     EISSN : 30250218     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
AQUATIC adalah Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan yang memuat artikel-artikel Tugas Akhir Mahasiswa dengan ruang lingkup; Hewan air (baik vertebrata atau invertebrata yang hidup di air untuk sebagian atau seluruh hidupnya), Ekosistem Perairan (sistem lingkungan yang terletak di badan air), Tumbuhan Air (tanaman hydrophytic atau hydrophytes, yang telah beradaptasi dengan kehidupan di atau di lingkungan akuatik) dan Pemanfaatan Teknologi yang berhubungan dengan Manajemen Sumberdaya Perairan
Articles 100 Documents
POLA SEBARAN ANGGUR LAUT (Caulerpa sp) DI PERAIRAN DESA TANJUNG KUNYIT KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Firlia, Iqma; Asmawi, Suhaili; Sofarini, Dini
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 1 (2024): Issue Juni 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i1.3134

Abstract

Perairan Tanjung Kunyit merupakan salah satu perairan yang memiliki potensi sumberdaya laut yang besar. Anggur laut (Caulerpa sp) merupakan jenis tumbuhan laut yang tergolong makroalga yang hidup melekat di dasar perairan. Data hasil pengamatan pada stasiun 1, 2, dan 3 ditemukan Anggur Laut (Caulerpa sp) jenis Caulerpa racemosa dengan jumlah individu 312. Kelimpahan Anggur Laut (Caulerpa racemosa) pada stasiun 1, 2 dan 3 ditemukan nilai yang beragam dimana untuk kelimpahan stasiun 1 yaitu 0,57 ind/m² jenis substratnya adalah pasir, stasiun 2 kelimpahan Anggur Laut (Caulerpa racemosa) yaitu 0,97 ind/m² dimana untuk substratnya pasir berbatu dan kelimpahan pada stasiun 3 dengan angka 1,58 ind/m². Nilai indeks dispersi morisita didapati Anggur Laut (Caulerpa racemosa) pada stasiun 1 dengan bobot 0,96 berkategori teratur, pada stasiun 2 dengan bobot 1 berkategori acak dan stasiun 3 dengan bobot 1,06 berkategori mengelompok. Hasil analisis data dengan menggunakan metode Storet serta mengacu pada standar baku mutu Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 tahun 2004 tentang baku mutu air laut untuk biota laut Tanjung Kunyit memperoleh total skor -9. Hal ini menunjukkan status mutu perairan Tanjung Kunyit tergolong dalam kategori baik
STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DI KAWASAN MANGROVE DESA PAGATAN BESAR KECAMATAN TAKISUNG KALIMANTAN SELATAN Ginting, Gidion Caraka Y.; Asmawi, Suhaili; Yunandar, Yunandar
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 1 (2024): Issue Juni 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i1.3135

Abstract

Kawasan mangrove di Desa iPagatan Besar iadalah isalah satu wilayah persebaran mangrove yang ada di iKalimantan Selatan dengan luas kawasan mangrove sekitar 10,69 hektare. Kawasan imangrove merupakan ilingkungan iyang isangat ikaya akan nutrisi yang imenjadi sumber ipertumbuhan plankton. iEkosistem imangrove imerupakan iekosistem ikompleks iyang iterdiri iatas iflora idan fauna idaerah ipantai. iRusaknya imangrove idapat imenyebabkan ihilangnya ihabitat iplankton iyang akan iberdampak ipada iterganggunya isiklus ihidup idalam iekosistem. iPenelitian ini dilakukan untuk imengetahui bagaimana istruktur ikomunitas plankton iyang ada idi kawasan mangrove. Terdapat 17 spesies fitoplankton yang ditemukan dan 5 jenis zooplankton. Fitoplankton yang ditemukan didominasi oleh Gonatozygon sp sedangkan untuk zooplankton didominasi oleh Dileptus sp. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, kelimpahan plankton yang ditemukan berkisar antara 686 sel/l – 2198 sel/l sedangkan indeks keanekaragaman berkisar antara 1,53-2,08. iDapat idisimpulkan ibahwa ikeanekaragaman ispesies iplankton ipada ikawasan imangrove Desa Pagatan Besar idalam ikategori sedang.
ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI BERDASARKAN PARAMETER FISIKA DAN KIMIA DI PERAIRAN SUNGAI JINGAH, KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN Bary, Fatchol; Yunandar, Yunandar; Sofarini, Dini
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 1 (2024): Issue Juni 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i1.3136

Abstract

Sungai adalah saluran terbuka dan terbentuk secara alami di permukaan tanah. Selain menampung air, sungai juga mampu membawa air dari hulu ke hilir, yang berakhir mengalir ke muara sungai. Sungai Jingah yang terletak di Kabupaten Tabalong merupakan salah satu sungai yang mempunyai potensi terkena pencemaran dari aktivitas manusia seperti kegiatan pertambangan, perkebunan, dan pemukiman. Tujuan dari penelitian ini yakni mengetahui perbandingan kualitas air disetiap stasiun serta mengetahui kandungan pencemar pada perairan sungai Jingah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Indeks Pencemaran (IP) dan Indeks Kualitas Air (IKA). Hasil perbandingan hasil ukur menggunakan One Way ANOVA didapat hasil tidak ada perbedaan yang signifikan hasil ukur pada setiap stasiun. Hasil analisis IP, sungai Jingah masuk ke dalam kondisi cemar ringan serta ada beberapa yang termasuk cemar sedang dan untuk IKA, perairan sungai Jingah masuk kedalam kategori Sedang.
KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE DESA PAGATAN BESAR KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN Sitorus, Estervina Juniasti; Sofarini, Dini; Rahman, Abdur
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 1 (2024): Issue Juni 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i1.3137

Abstract

Kawasan Ekowisata Mangrove di Desa Pagatan Besar merupakan kawasan mangrove yang terletak di Desa Pagatan Besar. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menentukan jenis gastropoda dan substrat dasar serta nilai kelimpahan dan indeks ekologis gastropoda di lokasi Ekowisata Mangrove Desa Pagatan Besar. Kajian dilaksanakan di dalam kawasan Mangrove di Desa Pagatan Besar. Kajian dilakukan pada tanggal 22 Juni dan 29 Juni 2022 dengan dua sampling. Identifikasi dilakukan dengan bantuan buku identitas gastropoda kemudian fakta yang diperoleh dihitung kelimpahan jenis indeks ekologis. Substrat yang diterima di lokasi penelitian kemudian dianalisis di laboratorium tanah dan diukur salinitasnya menggunakan refraktometer. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat variasi jumlah spesies yang ditemukan di setiap stasiun. Hal ini terlihat dari nilai Kelimpahan, iIndeks iKeanekaragaman, iIndeks iKeseragaman idan iIndeks iDominasi iyang imemiliki inilai ispesifik iuntuk isetiap istasiun.itu didorong oleh berbagai faktor seperti salinitas dan substrat dasar.
ANALISIS STATUS TROFIK DENGAN MENGGUNAKAN PERMODELAN AQUATOX DI SUB DAS RIAM KANAN Rahmawati, Anifa; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 1 (2024): Issue Juni 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i1.3138

Abstract

Sub DAS Riam Kanan merupakan salah satu daerah aliran sungai bagian dari DAS Barito yang secara adminstrasi terletak di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Masyarakat sekitar memanfaatkannya sebagai pendukung aktivitas sehari-hari dan kegiatan budidaya Keramba Jaring Apung (KJA), sehingga memungkinkan masuknya bahan organik maupun anorganik kedalam perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status trofik di perairan Sub DAS Riam Kanan dengan menggunakan permodelan aquatox serta mengetahui tingkat pencemaran berdasarkan indeks saprobik. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks kualitas Air dan Indeks Saprobik. Berdasarkan perhitungan status trofik dengan menggunakan permodelan aquatox menunjukkan bahwa kesuburan di perairan Sub DAS Riam Kanan termasuk dalam kesuburan sedang. Perhitungan tingkat pencemaran dengan metode indeks saprobik di dapatkan rata-rata 0,69-1,63 menunjukkan kategori perairan tercemar sedang-tidak tercemar.
PENENTUAN INDEKS KUALITAS AIR (IKA) SUNGAI BARITO MENGGUNAKAN SOFTWARE QUAL2KW DI KAWASAN PULAU CURIAK, KABUPATEN BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Kusumawardani, Nur Indah; Yunita, Rizmi; Rahman, Abdur
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 2 (2024): Issue Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i2.3139

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada kawasan Pulau Curiak, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk mengetahui standar mutu air berdasarkan indeks kualitas air, serta mengetahui kualitas air sungai barito berdasarkan kondisi eksitingnya. Metode yang dipakai metode Indeks Kualitas Air dan menggunakan proram Qual2Kw. Standar mutu air Sungai Barito berada dalam kategori sedang dengan nilai Indeks Pencemaran (IP) antara 1,115 hingga 3,935. Setelah ditransformasikan menjadi Indeks Kualitas Air (IKA), evaluasi menunjukkan nilai antara 50 hingga kurang dari 70. Kualitas air Sungai Barito dalam kondisi eksisting memenuhi standar mutu kelas II untuk suhu, TSS, dan Nitrat (NO3). Namun, hanya beberapa segmen yang memenuhi standar mutu kelas II untuk pH, DO, BOD, Fosfat (PO4), dan Amoniak (NH3).
ANALISIS KADAR NITRAT, FOSFAT, DAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON SEBAGAI INDIKATOR TINGKAT PENCEMARAN DAN KESUBURAN PERAIRAN DI SUB DAS MARTAPURA (STUDI KASUS IRIGASI KARANG INTAN, KALIMANTAN SELATAN) Rosa, Rosa; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 2 (2024): Issue Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i2.3140

Abstract

Sub DAS Martapura, Irigasi Karang Intan terindikasi adanya pencemaran perairan yang disebabkan oleh peternakan sapi pada stasiun 2. Indikasi tersebut akan berpotensi menyebabkan tercemarnya perairan terhadap kualitas air sehingga tingkat kesuburan menjadi rendah. untuk menghindari hal tersebut perlu adanya pengukuran kadar nitrat, fosfat, dan kelimpahan fitoplankton sehingga mendapatkan hasil yang akurat mengenai tercemar atau tidaknya perairan tersebut. Lokasi penelitian dilakukan secara survei lapangan, dengan titik pengambilan sampel ditetapkan secara purposive sampling. Parameter yang diujikan meliputi suhu, pH, DO, kecerahan, nitrat, fosfat, dan kelimpahan fitoplankton. Standar baku mutu mengacu pada peraturan pemerintah No. 22 Tahun 2021 kelas II, dengan metode indeks pencemaran, indeks kualitas air, kelimpahan fitoplankton, indeks saprobitas, dan uji regresi linear sederhana. Parameter yang tidak memenuhi baku mutu yakni oksigen terlarut dan fosfat. Perhitungan tingkat pencemaran menggunakan indeks pencemaran didapatkan range nilai 1,0-5,0 dan indeks kualitas air didapatkan hasil 50. Perhitungan tingkat kesuburan menggunakan kelimpahan fitoplankton didapatkan range nilai 100-40.000 sel/l dan indeks saprobitas didapatkan range nilai -2-1,5. Hasil korelasi hubungan fitoplakton dengan variabel kualitas air dari korelasi sangat lemah hingga kuat. Kesimpulan pada tingkat pencemaran menggunakan indeks pencemaran menunjukkan kategori tercemar ringan dan indeks kualitas air menunjukkan kategori sedang. Tingkat kesuburan menggunakan kelimpahan fitoplankton tergolong kesuburan sedang dan indeks saprobitas pada sampling pertama kategori kesuburan rendah dan sampling kedua kategori kesuburan sedang. Korelasi hubungan kelimpahan fitoplankton dengan oksigen terlarut korelasi sangat lemah dan hubungan kelimpahan fitoplankton dan pH korelasi kuat.
WILLINGNESS TO PAY PENGUNJUNG DALAM UPAYA PELESTARIAN EKOWISATA RIAM BIDADARI DI KABUPATEN TABALONG KALIMANTAN SELATAN Sapitri, Putri Nanda; Rahman, Mijani; Yunandar, Yunandar
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 2 (2024): Issue Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i2.3141

Abstract

Tabalong adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki luas hutan sebesar 396.000 Ha dengan sumberdaya hutan seluas 237.610,8 Ha. Hutan Tabalong yang cukup luas menjadikannya memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan ekowisata. Hal tersebut diperkuat dengan adanya 35 objek wisata di Kabupaten Tabalong yang terdiri dari wisata pemandian, wisata alam, wisata buatan dan wisata budaya. Riam Bidadari adalah sebuah objek wisata yang dikelola oleh masyarakat setempat Desa Lumbang Kecamatan Muara Uya dengan mendayagunakan potensi sumberdaya alam berupa sungai yang bersumber dari Pegunungan Purui yang berada di ujung Kecamatan Jaro dengan jarak ± 20 km. Willingness to Pay (WTP) merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengetahui kesediaan membayar individu dalam upaya pelestarian atau perbaikan kualitas lingkungan. Metode WTP bertujuan untuk mengajak pengunjung agar bisa lebih menghargai lingkungan dengan cara menikmati alam sekaligus berperan aktif dalam menjaga kelestarian sungai Riam Bidadari. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sosial ekonomi pengunjung Riam Bidadari, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar (Willingness to Pay) pengunjung sebagai upaya pelestarian Riam Bidadari, dan mengestimasi besarnya nilai kesediaan membayar (Willingness to Pay) pengunjung sebagai upaya pelestarian Riam Bidadari. Nilai WTP pengunjung didapatkan melalui pendekatan Contingent Valuation Method (CVM). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengunjung Riam Bidadari didominasi oleh pengunjung dari Dalam Tabalong 89%, jenis kelamin perempuan 70%, usia 21-30 tahun 56%, pendidikan SMA/SLTA 57%, belum berpendapatan 35%, tidak memiliki biaya travelling 68%, frekuensi kunjungan 1 kali 58%, dan tidak memiliki tanggungan keluarga 76%. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesediaan pengunjung dalam membayar adalah asal tempat tinggal, jenis kelamin, usia, pendidikan, pendapatan, frekuensi kunjungan, dan tanggungan keluarga. Nilai WTP yang bersedia pengunjung berikan berada pada rata-rata Rp 7.918,60 (Rp 8.000,00).
PEMODELAN QUAL2Kw UNTUK ANALISIS DAYA TAMPUNG BEBAN PENCEMAR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI BARITO (SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI ALALAK) KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Alviani, Vina; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 2 (2024): Issue Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i2.3142

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada DAS Barito (Sub DAS Alalak) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk melihat status mutu air, serta memahami daya tampung beban pencemarnya. Metode yang dipakai metode Indeks Pencemaran (IP) dan Neraca Massa. Mutu air di Sub DAS Sungai Alalak dikategorikan tercemar ringan hingga sedang berdasarkan hasil hitung Indeks Pencemaran (IP). Pada stasiun I, IP berkisar antara 4,42 - 4,65. Stasiun II, IP berkisar antara 2,954 - 6,039. Pada stasiun III, IP berkisar antara 3,338 - 4,651. Selanjutnya, IP diubah menjadi Indeks Kualitas Air (IKA). Stasiun I, IKA berkisar antara 50 - 60. Stasiun II, IKA berkisar antara 45 - 60. Stasiun III, IKA berkisar antara 54 - 62,5. Hasil hitung daya tampung beban pencemar Sungai Alalak menunjukkan beberapa parameter memenuhi standar mutu air, seperti TSS, pH, DO, dan nitrat. Akan tetapi, ada beberapa parameter yang melebihi standar mutu air, seperti BOD, fosfat, dan amonia.
TINGKAT PENCEMARAN PERAIRAN MENGGUNAKAN METODE INDEKS PENCEMARAN (IP) DI DANAU TAMIYANG, KECAMATAN KARANG INTAN, KABUPATEN BANJAR, KALIMANTAN SELATAN Wati, Mastika; Asmawi, Suhaili; Sofarini, Dini
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 7 No 2 (2024): Issue Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/aquatic.v7i2.3143

Abstract

Danau Tamiyang memiliki inlet berasal dari aliran Sungai Riam Kanan dan memiliki outlet yang berada di bendungan karang intan. Informasi terkait tingkat pencemaran perairan di Danau Tamiyang masih sangat minim dengan adanya berbagai aktivitas masyarakat yang diperkirakan menyebabkan penurunan kualitas air. Penelitian berlandaskan pada parameter kualitas air secara fisika dan kimia menggunakan tujuh parameter seperti suhu, TSS, pH, DO, BOD, COD, dan nitrat. Tingkat pencemaran perairan Danau Tamiyang berdasarkan metode indeks pencemaran (IP) pada semua stasiun termasuk kategori cemar ringan dengan nilai indeks berkisar antara 3,03-4,37, yang diketahui bahwa parameter BOD adalah yang paling dominan menyebabkan pencemaran air. Hasil analisa menggunakan uji t pada taraf signifikan 0,05 terdapat parameter BOD yang menunjukkan nilai thitung>ttabel, yang artinya terdapat perbedaan antara stasiun 1 dan 2, sedangkan di taraf signifikan 0,01 perbandingan nilai semua parameter pada kedua stasiun tidak berbeda nyata.

Page 10 of 10 | Total Record : 100