cover
Contact Name
Abdur Rahman
Contact Email
aquaticmspulm@gmail.com
Phone
+6287741278430
Journal Mail Official
aquaticmspulm@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM, Gedung 1, Lantai 2 Jl. Jenderal A. Yani, Km.36,6, Simpang Empat Banjarbaru Postal Code: 70714 Tel/Fax. (0511) 4772124 Journal Website: aquaticmspulm@gmail.com Email: aquaticmspulm@gmail.com
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan
ISSN : -     EISSN : 30250218     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
AQUATIC adalah Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan yang memuat artikel-artikel Tugas Akhir Mahasiswa dengan ruang lingkup; Hewan air (baik vertebrata atau invertebrata yang hidup di air untuk sebagian atau seluruh hidupnya), Ekosistem Perairan (sistem lingkungan yang terletak di badan air), Tumbuhan Air (tanaman hydrophytic atau hydrophytes, yang telah beradaptasi dengan kehidupan di atau di lingkungan akuatik) dan Pemanfaatan Teknologi yang berhubungan dengan Manajemen Sumberdaya Perairan
Articles 100 Documents
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS KAWASAN MANGROVE DI DESA TANJUNG SAMALANTAKAN Rosmah Adelia; Mijani Rahman; Pathul Arifin
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove merupakan hutan bakau yang hidup di pengaruhi oleh pasang surut air laut. Dan makrozoobenthos adalah hewan yang distribusinya mempengaruhi keberadaan mangrove. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos kawasan mangrove di Desa tanjung Samalantakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 hingga Juni 2021 penentuan lokasi penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang ditentukan 3 lokasi yaitu lokasi I mewakili vegetasi mangrove bagian hilir ,lokasi II mewakili vegetasi mangrove bagian tengah, lokasi III mewakili vegetasi mangrove bagian hulu. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan dengan menggunakan transek dan plot kuadrat berukuran 1m x 1m, sebanyak 5 unit secara diagonal pada masing-masing plot. Hasil penelitian ini kepadatan yang tertinggi yaitu terdapat pada lokasi II berkisaran 450 ind/m2 dan yang terendah terdapat pada lokasi I dengan jumlah 345 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman (H’) pada berkisaran antara 1.41-2.23,nilai ini tergolong dalam kategori sedang, nilai indeks keseragaman (E) dengan nilai antara 0.64-0.90 tergolong kategori stabil, dan nilai dominansi (C) berkisaran antara 0.13-0.41 tergolong dalam kategori rendah. Mangroves are mangrove forest that live influenced by the tides of sea water. And macrozoobenthos are animals whose distribution is influenced by the presence of mangroves.the purpose of this study was to determine the structure of the makrozoobenthos community in the mangrove area in the village Tanjung Samalantakan. This research was conducted from August 2020 to June 2021.determination of the location of study using a purposive sampling technigue which determined 3 research locations,namely location I representing the downstream mangrove vegetation, location II representing the middle mangrove vegetation, location III representing the upstream mangrove vegetation. Macrozoobenthos sampling was carried out using a transect and a square plot measuring 1m x 1m, 5 units diagonally in each plot.the results of this study were the highest density was found at location II with a total of 450 ind/m2 and the lowest was found in location I with a total of 345 ind/m2. The value of the diversity index (H ') in the range between 1.41-2.23, this value belongs to the medium category, The uniformity index value (E) ranged from 0.64-0.90 classified in the stable category, and the dominance value (C) ranged from 0.13-0.41 belonging to the low category.
KOMPOSISI JENIS IKAN YANG ADA DI PASAR PATANAK KECAMATAN KAHAYAN HILIR, KABUPATEN PULANG PISAU, KALIMANTAN TENGAH Riska Septia Riestari; Suhaili Asmawi; Deddy Dharmaji
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang kaya dan potensial, baik dari perikanan laut, perairan umum dan perikanan budidaya. Melihat ikan sangat penting untuk kebutuhan manusia maka pengusahaannya pun semakin maksimal pula, guna memenuhi permintaan konsumen. Permintaan ikan di Kabupaten Pulang Pisau hingga saat ini juga semakin meningkat sehingga membuat pedagang ikan semakin meningkat pula dalam penyediaannya. Komposisi merupakan suatu variasi yang terdapat didalamnya berbagai macam komponen yang salah satunya termasuk dalam faktor alami dan biologis. Dalam penelitian ini ada empat karakteristik yang diteliti yaitu: Asal ikan, Asal perairan, Jenis ikan, dan Berat total ikan. Pasar yaitu tempat untuk jual-beli sehingga banyak hal yang dapat ditemui dan juga dipelajari disana hingga kita juga dapat mengetahui informasi tentang asal ikan dan juga mengetahui secara spesifik jenis stok ikan yang ada di Kabupaten Pulang Pisau. Indonesia has rich and potential fishery resources, both from marine fisheries, public waters and aquaculture. Seeing that fish is very important for human needs, it will be even more optimal in its exploitation, in order to meet consumer demand. Until now, the demand for fish in Pulang Pisau Regency has also increased, which has made fish traders increase their supply. Composition is a variation that contains various kinds of components, one of which includes natural and biological factors. In this study, four characteristics were examined, namely: fish origin, water origin, fish species, and fish total weight. The market is a place for buying and selling so that there are many things that can be found and studied there so that we can also find out information about the origin of fish and also know specifically the types of fish stocks in Pulang Pisau Regency.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN KADMIUM (Cd) PADA SEDIMEN DAN AIR DI MUARA SUNGAI BARITO KECAMATAN ALUH –ALUH KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Samgar Syahputra Hanura; Rizmi Yunita; Suhaili Asmawi
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status baku mutu air suatu perairan sangat penting dalam menunjang pertumbuhan organisme atau biota suatu perairan yang hidup didalamnya. Penentuan dan penilaian status mutu air sangat perlu dilakukan sebagai acuan pengamatan tingkat cemaran kualitas air. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan indeks pencemaran berdasarkan parameter fisika dan kimia yang meliputi diantaranya: pH, DO, Salinitas, Kecerahan, Suhu, Timbal dan Kadmium di perairan Muara Sungai Barito, Kecamatan Aluh-aluh,Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.Pengambilan sampel kualitas air dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan pada lima stasiun kemudian dilakuakn analisis data dengan mengunakan Indeks Pencemaran yang telah di tetapkan dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 115 Tahun 2003. Hasil penelitian memperlihatkan indeks pencemaran menunjukan bahwa perairan Muara Sungai Barito tergolong tercemar ringan dengan kisaran nilai rata - rata [Pij] sebesar (2.61-4.25). The status of the water quality standard in a waters is very important to support the growth of organisms or biota of a water that lives in it. Determination and evaluation of the status of water quality is very necessary as a reference to observe the level of water quality pollution. This study aims to look deeper into the quality status and determine the pollution index based on physical and chemical parameters including: pH, DO, Salinity, Brightness, Temperature, Lead (Pb) and Cadmium (Cd) in the waters of the Barito River, Aluh District -aluh, Banjar Regency, South Kalimantan Province. Water quality sampling was carried out three times with repetition at five stations and then analyzed the data using the Pollution Index that has been specified in Minister of Environment Decree No. 115 of 2003. Through the observation of the pollution index shows that the waters of the Barito River Estuary are in the category of mildly polluted with a range of average values ​​[Pij] of (2.61-4.25)
STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DAN PERUBAHAN KEBIASAAN MAKAN IKAN GABUS (Channa striata, Bloch.) DAN IKAN SEPAT SIAM (Trichogaster pectoralis, Regan.) DI RAWA DANAU BANGKAU, KALIMANTAN SELATAN Eka Noviani; Abdur Rahman; Dini Sofarini
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rawa Danau Bangkau termasuk jenis rawa gambut yang memiliki kandungan bahan organik yang tinggi dan menjadi salah satu perairan rawa yang mengandung potensi sumberdaya hayati dan keragaman jenis ikan yang tinggi. Perubahan pola makan ikan dari waktu ke waktu diyakini akan dipengaruhi oleh ketersediaan, kelimpahan, dan distribusi sumber makanan di perairan. Hasil indeks kesuburan plankton menunjukkan bahwa perairan Rawa Danau Bangkau termasuk kedalam kategori dengan tingkat kesuburan yang sedang. Kondisi kualitas air termasuk dalam kategori cemar sedang pada stasiun tengah dan stasiun outlet. Isi lambung ikan pada stasiun tengah dan outlet di Rawa Danau Bangkau, Ikan Gabus (Channa striata, Bloch.) didominasi jenis makanan zooplankton Spirostomum (65,95%) dan fitoplankton Microcystis (26,47%) sedangkan Ikan Sepat Siam (Trichogaster pectoralis, Regan.) didominasi oleh jenis fitoplankton Rhopalodia gibba (46,98%) dan Ulothrix sp. (36,84%). Kebiasaan makan ikan berubah karena berkurangnya ketersediaan makanan alami di alam. Indeks pilihan makanan menunjukkan bahwa ikan cenderung selektif terhadap makanan yang dimakannya. Danau Bangkau Swamp is a type of peat swamp that has a high organic matter content and is one of the swamp waters that contains potential for biological resources and high diversity of fish species. Changes in fish diet from time to time are thought to be influenced by the availability, abundance and distribution of food resources in these waters. The results of the plankton fertility index show that the waters of the Danau Bangkau Swamp are included in the category with moderate fertility. The condition of water quality is categorized as moderately polluted at the center station and outlet station. Stomach contents of fish at the center station and outlet in Danau Bangkau Swamp, the Snakehead Fish (Channa striata, Bloch.) dominated by zooplankton Spirostomum (65.95%) and phytoplankton Microcystis (26.47%) while the Snake-skin Gouramy (Trichogaster pectoralis, Regan.) was dominated by the phytoplankton species Rhopalodia gibba (46.98%) and Ulothrix sp. (36.84%) Fish eating habits change due to reduced availability of natural food in nature. The food choice index shows that fish tend to be selective about the food they eat.
STATUS TROFIK DAN TINGKAT PENCEMARAN PERAIRAN RAWA “DANAU BANGKAU” DITINJAU DARI KANDUNGAN NITRAT (NO3-) FOSFAT (PO4-), KECERAHAN DAN VARIASI TUMBUHAN AIR Adinda Ainun Mardiah; Dini Sofarini; Deddy Dharmaji
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan rawa “Danau Bangkau” terletak di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan. Masyarakat setempat memanfaatkan Rawa Danau Bangkau sebagai tempat untuk menangkap ikan. Kegiatan tersebut dapat menyumbang kualitas suatu perairan, sehingga peneliti ingin mendapatkan informasi tentang status trofik, pencemaran perairan dan hubungan status trofik dengan tumbuhan air. Hasil pengukuran di lapangan sampai pada tahap intepretasi menyebutkan bahwa tingkat status trofik rawa danau bangkau termasuk golongan eutrofik untuk kandungan nitrat dengan nilai rerata sebesar 0,96 mg/l pada titik tengah dan 1,03 mg/l pada titik outlet, golongan hipereutrofik untuk kandungan fosfat dan kecerahan dengan nilai rerata fosfat sebesar 0,64 mg/l pada titik tengah dan 0,67 mg/l pada titik outlet dan rerata kecerahan sebesar 85 cm pada titik tengah dan 84 cm pada titik outlet. Tingkat pencemaran menunjukkan perairan rawa danau bangkau ke dalam tingkatan cemar ringan. Berdasarkan data dilapangan nilai fosfat yang tinggi diperairan berpengaruh terhadap keberadaan tumbuhan air sehingga variasi tumbuhan air berhubungan dengan status trofik. The waters of the swamp lake bangkau located in Kecamatan Kandangan, South Hulu Sungai Regency, South Kalimantan Province. Community setemoat utilizing Swamp Lake Bangkau as a place to catch a fish. The work can be accounted for the quality of the waters, so the researchers want to get information about the status of trophic, pollution of the waters and the relationship status of the trophic with water plants. The results of measurements in the field until at the stage of interpretation mention that the level of the status of the trophic swamp lake bangkau include group eutrofik for the content of nitrates with the value of the mean by 0,96 mg/l at the midway point and 1,03 mg/l at outlet, group hipereutrofik for the content of phosphate and brightness with the value of the mean phosphate by 0.64 mg/l at the midway point and 0,67 mg/l at outlet. The average brightness of 85 cm at the midway point and 84 cm at outlet. The level of pollution of the show swamp waters of the lake bangkau into levels impure light. Based on the field data value of the phosphate high waters affect the existence of the plant water so that the variation of plant water associated with the status of trophic.
HUBUNGAN PANJANG DAN BERAT IKAN BELIDA (Chitala lopis) YANG TERTANGKAP DI WADUK RIAM KANAN (PM. NOOR) KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Muhammad Yusuf; Suhaili Asmawi; Rizmi Yunita
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Riam Kanan (PM. Noor) adalah salah satu ekosistem perairan buatan yang terletak di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Waduk Riam Kanan juga berfungsi sebagai pengendali banjir, sumber irigasi pertanian dan berbagai kegiatan perikanan. Ikan belida merupakan iikan iair tawarr yang hidup di sungai,i namuni hanyai terdapati di daerah tertentu di Indonesia. Penelitian Ikan Belida di Waduk PM. Noor dirancang untuk menentukan hubungan antara xpanjangx dan beratx ikan dan pola pertumbuhan. Datai yangi idigunakan ialah data pengukuran dari hasil tangkapan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang dan berat ikan memiliki hubungan yang bersifat alometrik negatif dengan persamaan W= -1.902 L2.873 dimana pertambahan panjangi lebih cepati dibandingi dengani pertambahan berat sehingga ikan dikategorikan kurus. Riam Kanan (PM. Noor) Resevoir is one of the artificial aquatic ecosystems located in Banjar Regency, South Kalimantan Province. Riam Kanan Resevoir also functions as a flood control, a source of agricultural irrigation and various fishing activities. Belida fish is a type of freshwater fish that lives in rivers, but is only found in some areas in Indonesia. Belida Fish Research in PM.Noor Reservoir aims to identify relationship between length and weight and growth patterns of fish. The data used in sampling data of fisherman’s catch meansurenments. The result showed that the relationship between length and weight was negative allometric with the equation W= -1.902 L2.873. length gain is faster than weight gain and fish are categorized as thin.
HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN-IKAN YANG UMUM TERTANGKAP DI RAWA DESA TUNGKARAN, KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Wa Ode Virdayanti; Suhaili Asmawi; Deddy Dharmaji
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tungkaran terdapat rawa yang merupakan salah satu ekosistem alam yang terletak di Kecamatan Matapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang berat dan pola pertumbuhan ikan yang umum tertangkap di perairan Rawa Desa Tungkaran. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2021 dengan menggunakan metode observasi atau pengamatan langsung di lapangan. Ikan yang umum tertangkap di perairan rawa tersebut yaitu ikan papuyu (Anabas testudineus), ikan gabus (Chana striata) dan ikan sepat siam (Trichogaster pectralis). Hasil penelitian terhadap ikan-ikan yang biasa ditangkap di rawa berbeda-beda, ada yang sama panjang dan ada pula yang pertumbuhan alometrik, tetapi modus pertumbuhan alometrik negatif mendominasi, di mana pertambahan panjang lebih cepat daripada pertambahan bobot. The Tungkaran Village Swamp is one of the natural ecosystems located in Martapura District, Banjar Regency, South Kalimantan Province, Indonesia. This study aims to determine the relationship between length and weight and growth patterns of fish that are commonly caught in the swamp waters of Tungkaran Village. Data collection was carried out in May 2021 using the observation method or direct observation in the field. The fish commonly caught in the swampy waters are papuyu fish (Anabas testudineus), Haruan fish (Chana striata) and Siamese sepat fish (Trichogaster pectralis). The results of the study of the common fish caught in the swamp varied, some were isometric and some were allometric but were more dominant with a negative allometric growth pattern where length gain was faster than weight gain.
KERAGAAN KOMUNITAS BIOTA PERAIRAN DI BADAN AIR PADA LUBANG SISA BUKAAN AKHIR TAMBANG BATUBARA PT ARUTMIN INDONESIA DI ATA SELATAN KECAMATAN MENTEWE KABUPATEN TANAH BUMBU Fathurrahman Fathurrahman; Pathul Arifin; Suhaili Asmawi
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di badan air lubang sisa bukaan akhir tambang batubara bertujuan untuk mengetahui keberadaan biota air pada perairan lubang sisa bukaan akhir tambang batubara (void). Pada hasil penelitian didapatkan nilai kelimpahan plankton menunjukan kesuburan perairan sedang, struktur komunitas cukup stabil, penyebaran jenis sangat merata tidak terjadi dominasi jenis. Nilai kelimpahan biota benthos menunjukan kesuburan perairan sedang, struktur komunitas tidak stabil, penyebaran jenis lebih merata, adanya dominasi jenis pada lokasi penelitian . Biota nekton kelimpahan jenis rendah, kelimpahan individu melimpah, struktur komunitas cukup stabil, penyebaran jenis sangat merata, terjadi dominasi jenis. frekuensi kemunculan makrofita tertinggi pada jenis Alternanthera philoxeroides. Pada tingkat penutupan relatif makrofita tertinggi pada jenis Learsia hexandra. This research was carried out in the water body of the last opening of the coal mine with the aim of knowing the presence of aquatic biota in the waters of the void. The results showed that the abundance of plankton showed moderate water fertility, the community structure was quite stable, the species distribution was very even, there was no species dominance. The abundance value of benthos biota shows moderate water fertility, unstable community structure, more even distribution of species, and species dominance at the study site. Biota nekton species abundance is low, individual abundance is abundant, community structure is quite stable, species distribution is very even, species dominance occurs. the highest frequency of occurrence of macrophytes was in the Alternanthera philoxeroides species. The highest macrophyte relative cover level was in the Learsia hexaandra species.
STUKTUR KOMUNITAS IKAN KARANG DI PERAIRAN TIMUR PULAU MARADAPAN KECAMATAN PULAU SEMBILAN KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Busman Busman; Suhailii Asmawi; Deddy Dharmaji
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas daya tampung settling pond terhadap limbah galian batubara, mengetahui efektifitas daya tampung setiap kolam pada settling pond 02 terhadap beban pencemar TSS dari hasil limbah batubara yang ada di PT. Anugerah Lumbung Energi Site Kintap. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode Grab Sampling yang dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan dengan 15 titik dengan interval waktu ± 21 hari. Analisis hasil dilakukan dengan menggunakan rumus perhitungan Daya Tampung Beban Pencemar (DTBP). Analisis tersebut digunakan untuk mengetahui daya tampung beban pencemar pada setiap kolam di settling pond 02. Berdasarkan hasil perhitungan DTBP pada pengukuran pertama, kedua, dan ketiga, hanya terdapat beberapa hasil yang positif yaitu pada titik 3, titik 5, titik 14 dan titik 15 pada pengukuran kedua, serta titik 2, titik 6, titik 8, titik 11, titik 13, titik, 14 dan titik 15 pada pengukuran ketiga. This study aims to determine the effectiveness of carrying capacity of settling pond for coal mining wastewater, determine the effectiveness carrying capacity of each pond from settling pond 02 for pollution load of total suspended solids of mine wastewater in PT. Anugerah Lumbung Energi Site Kintap. The data collection method used is the grab sampling method which done 3 times in 15 points with time interval ± 21 days. The analysis was done using the calculation formula of the pollution load carrying capacity (DTBP). The analysis is used to determine pollution load carrying capacity in each pond in settling pond 02. Based on the pollution load carrying capacity calculation results on the first, second, and third measurements, there are only a few positive results on the second measurement that is at point 3, point 5, point 14 and point 15 and on the third measurement that is at point 2, point 6, point 8, point 11, point 13, point, 14 and point 15.
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS KAWASAN MANGROVE DI DESA TANJUNG SAMALANTAKAN Rosmah Adelia; Mijani Rahman; Pathul Arifin
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove merupakan hutan bakau yang hidup di pengaruhi oleh pasang surut air laut. Dan makrozoobenthos adalah hewan yang distribusinya mempengaruhi keberadaan mangrove. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos kawasan mangrove di Desa tanjung Samalantakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 hingga Juni 2021 penentuan lokasi penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang ditentukan 3 lokasi yaitu lokasi I mewakili vegetasi mangrove bagian hilir ,lokasi II mewakili vegetasi mangrove bagian tengah, lokasi III mewakili vegetasi mangrove bagian hulu. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan dengan menggunakan transek dan plot kuadrat berukuran 1m x 1m, sebanyak 5 unit secara diagonal pada masing-masing plot. Hasil penelitian ini kepadatan yang tertinggi yaitu terdapat pada lokasi II berkisaran 450 ind/m2 dan yang terendah terdapat pada lokasi I dengan jumlah 345 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman (H’) pada berkisaran antara 1.41-2.23,nilai ini tergolong dalam kategori sedang, nilai indeks keseragaman (E) dengan nilai antara 0.64-0.90 tergolong kategori stabil, dan nilai dominansi (C) berkisaran antara 0.13-0.41 tergolong dalam kategori rendah. Mangroves are mangrove forest that live influenced by the tides of sea water. And macrozoobenthos are animals whose distribution is influenced by the presence of mangroves.the purpose of this study was to determine the structure of the makrozoobenthos community in the mangrove area in the village Tanjung Samalantakan. This research was conducted from August 2020 to June 2021.determination of the location of study using a purposive sampling technigue which determined 3 research locations,namely location I representing the downstream mangrove vegetation, location II representing the middle mangrove vegetation, location III representing the upstream mangrove vegetation. Macrozoobenthos sampling was carried out using a transect and a square plot measuring 1m x 1m, 5 units diagonally in each plot.the results of this study were the highest density was found at location II with a total of 450 ind/m2 and the lowest was found in location I with a total of 345 ind/m2. The value of the diversity index (H ') in the range between 1.41-2.23, this value belongs to the medium category, The uniformity index value (E) ranged from 0.64-0.90 classified in the stable category, and the dominance value (C) ranged from 0.13-0.41 belonging to the low category.

Page 5 of 10 | Total Record : 100