cover
Contact Name
Adhyanti
Contact Email
adhymuna2@gmail.com
Phone
+6282348867406
Journal Mail Official
jurusangizipoltekkespalu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, No.19, Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Svasta Harena
ISSN : -     EISSN : 28075463     DOI : https://doi.org/10.33860/jpmsh
Core Subject : Health,
Focus Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues. Scope Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena receives articles from all public service activities in the field of health, food, and nutrition.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024): Februari 2024" : 4 Documents clear
Kampanye Zero Food Waste dan Isi Piringku di Sekolah Menengah Atas Kota Palu Sulawesi Tengah: Zero Food Waste and Isi Piringku Campaign in Senior High Schools in Palu City, Central Sulawesi Adhyanti; Sasmita, Hanum; Hartini, Diah Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena Vol. 3 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpmsh.v3i2.3213

Abstract

Indonesia adalah negara terbesar ke-2 di dunia sebagai penyumbang sampah/limbah makanan setelah Arab Saudi. Masalah sampah/limbah makanan yang terbuang turut berkontribusi pada timbulnya pemasalahan lain seperti isu lingkungan, ekonomi, isu etika serta kesehatan dan gizi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan terkait zero food waste dan isi piringku. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi masyarakat dengan metode penyuluhan, pembagian leaflet dan pemasangan media spanduk. Sasaran kegiatan adalah siswa, guru, dan para pengunjung kantin sekolah. Hasil kegiatan menunjukan ada peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan penyuluhan. Para pengunjung tampak antusias menerima dan menyimak pamphlet yang dibagikan. Media spanduk juga berhasil terpasang pada lokasi stategis di kantin sekolah. Diharapkan agar pihak sekolah tetap melakukan edukasi zero food waste dan isi piringku serta menjaga media kampanye yang telah terpasang. Pihak sekolah juga dapat menerapkan kawasan zero waste di lingkungan sekolah..
Program Pendampingan Keluarga Anak Baduta stunting: Implementasi Interprofesional Collaboration (IPC) di Desa Beka, Marawola, Kabupaten Sigi: Family Assistance Program for Stunted Children: Implementation of Interprofessional Collaboration (IPC) in Beka Village, Marawola, Sigi District Hafid, Fahmi; Adhyanti, Adhyanti; Eka Cahyani, Yayuk; Faisal, Iskandar; Nasrul, Nasrul; Ramadhan, Kadar; Taqwin, Taqwin; Taufiqurrahman, Taufiqurrahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena Vol. 3 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpmsh.v3i2.3804

Abstract

Stunting remains a serious public health issue in Indonesia. The Family Assistance Program for Stunted Children under two years old with the Implementation of Interprofessional Collaboration in Beka Village, Marawola, Sigi District aims to implement Family Assistance for Stunted Children within the context of Interprofessional Collaboration to reduce stunting prevalence in Beka Village, Sigi District. Partners in this community service initiative include the Beka Village Head, Posyandu Cadres, Midwives, Nutritionists, and Marawola Community Health Center Doctors. Community service methods involve collaboration among various healthcare professions Midwives, Nurses, Sanitarians, Nutritionists, Doctors and community members such as Cadres, PKK Mothers, and Village Officials. Implemented in Beka Village, Marawola District, Sigi District, from January 10-31, 2024. It began with a Focus Group Discussion between the Service Providers from the Health Polytechnic of the Ministry of Health in Palu and the Beka Village Head, followed by education for 20 mothers of stunted children and 10 Posyandu cadres, and a 15-day Family Assistance for Stunted Children. The Service Providers handed over 2 anthropometric measuring tools and healthy snack bars to the Beka Village Government. Results of community service showed increased knowledge and healthy behaviors among toddler families and a decrease in stunting rates in Sigi District. The conclusion of this program is that Interprofessional Collaboration can be an effective model in addressing stunting at the community level.
Edukasi Pola Makan Gizi Seimbang dan Pemberian PMT di Desa Lempe: Education on Balanced Nutrition Eating Patterns and Provision of Supplementary Feeding in Lempe Village Febrianti, Nuristha; Hardianti; Masufufah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena Vol. 3 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpmsh.v3i2.3852

Abstract

Praktik pemberian makanan yang tidak tepat dapat mengakibatkan malnutrisi. Jenis Malnutrisi pada balita di Indonesia adalah perawakan pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted). Dusun 5 Kambuno Desa Lempe Kabupaten Toli-Toli merupakan salah satu wilayah yang belum terbebas dari permasalahan balita stunting. Dari hasil observasi didapatkan beberapa pemicu terjadinya stunting ialah kurangnya pengetahuan ibu terkait pentingnya pola makan gizi seimbang serta jarangnya ibu membawa balitanya ke posyandu untuk memeriksakan kesehatan. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut tim pengabdian mengusulkan alternatif melalui kegiatan dengan topik edukasi pola makan gizi seimbang dan pemberian PMT. Tujuan pengabdian yaitu memberikan pengetahuan kepada ibu balita terkait pola makan gizi seimbang dan pentingnya pemberian PMT untuk pencegahan stunting. Metode pengabdian yaitu melalukan pretest, edukasi media leaflet, pos-test, dan pemberian PMT. Sasaran pengabdian adalah ibu yang memiliki balita. Dari hasil evaluasi didapatkan  didapatkan 9 ibu balita menjawab post-test dengan benar semua (100%).
Pengabdian Pendampingan Praktik Pemosisian Kepala Anak dalam Pengukuran Panjang Badan Anak Baduta di Kertajaya, Gubeng. Surabaya - Indonesia Hafid, Fahmi; Rusyadi, Luthfi; Taufiqurrahman; Mujayanto; Soesanti, Inne; Shofiya, Dian; Hatijah, Nur; Pengge, Nuning Marina; Hindaryani, Nurul; Intiyati, Ani; Nugroho, Riezky Faisal; Latifolia, Ergia; Ratnasari, Devi Eka; Halimah, Husnul; Wardana, Endra Tri Kusuma; Prionggo, Anang; Putri, Intan Maulina Alifia; Adhyanti; Sariman, Sarina
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena Vol. 3 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpmsh.v3i2.3895

Abstract

Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam pemosisian kepala dalam mengukur panjang badan anak di bawah dua tahun (baduta) di Posyandu Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Pengabdian dilakukan dengan menggabungkan teori dan praktik untuk meningkatkan akurasi pengukuran panjang badan. Kegiatan ini melibatkan 30 mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Surabaya dan 30 Kader Surabaya Hebat (KSH) posyandu. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pengabdian, kader belum semuanya tepat ketika memosisikan kepala anak dan menggunakan alat ukur Length Board Measuring dengan benar. Setelah mengikuti pengabdian, keterampilan kader memosisikan kepala anak dan menggunakan alat ukur Length Board Measuring lebih baik. Penggunaan panduan pengukuran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan demonstrasi langsung oleh dosen efektif dalam meningkatkan kompetensi kader. Temuan ini mendukung pentingnya pengabdian berkelanjutan untuk kader posyandu dalam rangka mendukung upaya penurunan prevalensi stunting dan peningkatan status gizi anak di Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 4