cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 204 Documents
Pengaruh Umpan Balik Menggunakan Video terhadap Refleksi Diri Mahasiswa pada Latihan OSCE di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Mutia Aryu Fitria; Ratih Yulistika Utami
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i2.4549

Abstract

Refleksi diri adalah proses metakognitif yang terjadi sebelum, setelah situasi tertentu mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang diri kita dan situasi yang dihadapi sehingga di masa depan lebih baik. Umpan balik perekaman video untuk meningkatkan pengembangan umum komunikasi spesifik dan keterampilan konsultasi.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan post test dengan desain kelompok kontrol. Sampel diambil dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2015, berjumlah 110 orang. Teknik penelitian ini menggunakan cluster sampling dan analisis data menggunakan uji mann whitney. Mengambil data melalui pengisian kuesioner SRIS (refleksi diri dan skala wawasan).Penelitian ini menunjukkan bahwa umpan balik perekaman video memiliki rata-rata lebih tinggi dari umpan balik lisan dengan 60,13 umpan balik perekaman video dan 50,87 umpan balik secara lisan. Selanjutnya, berdasarkan analisis hasil uji statistik man-whitney diperoleh p = 0,126 (p 0,05) angka tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan umpan balik perekaman video dengan secara verbal terhadap evaluasi LO.Tidak ada perbedaan siswa mendapat umpan balik perekaman video dan umpan balik secara lisan.
Autoantibodi Kell pada Myelodisplastic Syndrome Fani Ade Irma
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.8931

Abstract

Hemolytic Deseases of Fetus dan New born dan Hemolytic Transfusion Reactions (HTRs) dikaitkan dengan adanya antibodi Kell pada penderita, laporan kasus ini melaporkan adanya pasien wanita berumur 63 tahun terdiagnosis dengan myelodysplastic syndrome dengan diskrepansi golongan darah, forward golongan darah O sementara reverse golongan darah AB. Hasil pemeriksaan antibodi Kell dinyatakan positif dan akhirnya diberikan PRC sebanyak 2 unit. Kesimpulan dari laporan kasus ini adalah dibutuhkan skrining antibodi dan identifikasi antibodi pada pemeriksaan pre transfusi untuk mendapatkan donor yang benar-benar sesuai.
Efektivitas Daun Kemangi (Ocimum americanum) Terhadap Pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Menyusui Di Kelurahan Tanjung Gusta Putri Agni Panyya; Zaldi Zaldi; Cut Mourisa; Aidil Akbar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16300

Abstract

Abstrak : Air susu ibu (ASI) merupakan jenis makanan hasil produksi kelenjar payudara ibu yang berbentuk cairan dan diproduksi untuk menjadi sumber gizi utama bagi bayi yang belum bisa mencerna makanan padat. Menurut data Depkes pada tahun 2014 prevalensi tingkat pemberian ASI eksklusif di Indonesia berkisar 52,3% di mana angka ini belum mencapai target yang telah ditentukan oleh program Kemenkes 2014 sebesar 80%. Kemangi memiliki kandungan politenol dan steroid yang mampu merangsang produksi ASI dan dapat mengatasi nyeri pada payudara wanita. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Subjek pada penelitian ini adalah ibu post partum atau ibu menyusui di lingkungan Kelurahan Tanjung Gusta. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 40 orang di bagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Levene test, paired sample t test, uji independent T test, dan uji Man Withney. Hasil uji memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui. Pada hari ke lima rata – rata volume ASI yang didapatkan pada kelompok intervensi naik menjadi 65,05 ml dan pada hari ke sepuluh naik menjadi 88,40 ml. Hasil uji Wilcoxon test pada penelitian ini menunjukkan nilai signifikan pada hari kelima sampai hari kesepuluh sebesar 0,000 0,05 yang berarti H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki pengaruh terhadap pengeluaran ASI pada ibu menyusui.
Jenis dan Faktor Risiko Kanker Endometrium Di Rumah Sakit dr Pirngadi Kota Medan Tahun 2015-2018 Siti Mirhalina
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i3.4944

Abstract

Salah satu penyakit malignansi terbanyak pada wanita adalah kanker endometrium yang memiliki dua tipe secara histopatologi. Teori unopposed estrogen yang mendasarinya bermanifestasi menjadi berbagai macam faktor resiko yang dialami oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jenis dan faktor resiko kanker endometrium di Rumah Sakit Umum Daerah dr Pirngadi Medan tahun 2015-2018. Menggunakan data sekunder status pasien yang terdiagnosa kanker endometrium dari tahun 2015-2018 yang melibatkan 32 subjek yang masuk dalam kriteria inklusi dengan menilai faktor resiko berupa usia,paritas, riwayat hipertensi,indeks masa tubuh, menarke dan infertilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor usia dewasa dan dewasa tua, jumlah paritas yang kecil, adanya riwayat hipertensi,berat badan lebih, usia menarke yang lebih awal dan adanya infertilitas pada pasien menjadi faktor resiko kanker endometrium di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi Medan tahun 2015-2018.
Kolitis Amoeba Rini Syahrani Harahap
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i1.14532

Abstract

Abstrak: Kolitis amoeba adalah infeksi pada intestinal yang disebabkan parasit Entamoeba histolytica (E. histolytica). Penyakit ini sering terjadi pada negara-negara dengan sanitasi yang jelek. Kami laporkan sebuah kasus dari kolitis amoeba dari sediaan kolon yang didiagnosis secara klinis sebagai kolitis amoeba dengan Adenocarcinoma paru. Biopsi kolon menunjukkan adanya kolitis yang aktif, pada level yang lebih dalam tampak granuloma-granuloma secara kebetulan yang mirip dengan amoeba. 
Perubahan Sikap Dan Pengetahuan Anggota Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Terhadap Tindakan Resusitasi Jantung Paru Otak (RJPO) Setelah Dilakukan Pelatihan RJPO Ummi Hani Lubis; Muhammad Jalaluddin Assuyuthi Chalil
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i1.5358

Abstract

Resusitasi adalah tindakan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan berupa tindakan menyegarkan kembali kesadaran seseorang yang tampak sudah mati, dengan cara pemberian napas buatan dan pemijatan jantung. Kematian terjadi biasanya karena ketidakmampuan masyarakat untuk menangani penderita pada fase gawat darurat. Oleh karena itu dubutuhkan orang-orang disekitar mampu melakukan tindakan penanganan RJPO sehingga masyarakat perlu memiliki sikap dan pengetahuan tentang RJPO. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan sikap dan pengetahuan tindakan RJPO pada anggota Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) sebelum dan setelah pelatihan. Penelitian ini menggunakan pra-eksperimen dan jenis rancangan yang digunakan one group pretest-posttest, yang dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 29 responden.Berdasarkan uji Wilcoxon sign rank test pada pengetahuan pretest dan posttest diperoleh p=0,000. Dari hasil tersebut nilai p value 0,05 yang berarti ada perbedaan bermakna terhadap variabel. Diketahui dari uji statistik yang digunakan sikap dan pengetahuan anggota BKPRMI setelah dilakukan pelatihan didapatkan berkategori baik. Pelatihan RJPO dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan.
Pengaruh Pemberian Jintan Hitam (Nigella Sativa) Terhadap Keterkendalian Glikemik Pada Pasien DIabetes Tipe 2 DI RUmah Sakit Umum Deli Serdang Deby Maharani; Lita Septina Chaniago
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i1.3873

Abstract

Diabetes melitus type 2 is one of disease that frequently happen and the prevalensirate in a society tend to increase and this is an annual disease for the rest of our life. The purpose of this research is to find out the effect of glicemic in addition of black cumin oil to HbA1c (%) diabetes melitus type 2s content. This research is an experimental research with pretest post test control group design. The subject in this research is diabetes melitus patient type 2 in Deli Serdang Region Hospital based on the inclution and exclution criteria in October2018 with total of 22 person which grouped into standart and control group. Each group (n=11) had been checked for their HbA1c (%) at the beginning and at the end research for 8 weeks. In control groups patients had been given 500mg black cumin oil once a day as the addition of metformin. This research technique using purposive sampling and analyzing the data with paired sample t test with normality test using Shapiro-Wilk test. The result from this research that is we can see the HbA1c (%) average (last inspection) on patient with treatment (8,0889) is lower than the average HbA1c last inspection) on patient without treatment (8,4778). The result pairedsample t test P value = 0,017. There is a significant derivation with the diabetes melitus type 2 patients that had been treat with black cumin oil.Keywords: Black cumin oil, Diabetes, Poor glycemic control, Glycated hemoglobin (HbA1C)
Gambaran Faktor Risiko Lanjut Usia Terhadap Kematian Pasien COVID-19 Yoga Eko Saputra; Kartika Prahasanti; Afrita Amalia Laitupa; Detti Nur Irawati
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i2.6402

Abstract

Dunia saat ini dikejutkan dengan wabah virus baru COVID-19 yang bermulai dari Wuhan, Provinsi Hubei yang menyebar dengan cepat hingga berbagai negara. Menanggapi masalah ini WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi global. Virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia dan telah menyebar secara luas di China dan lebih dari 190 negara dan teritori lainnya. Sampai tanggal 29 Maret 2020, terdapat 634.835 kasus dan 33.106 jumlah kematian di seluruh dunia. Sementara di Indonesia dilaporkan ditemukan sejumlah 2 kasus pada tanggal 2 Maret 2020 dan merupakan tingkat kematian tertinggi di Asia Tenggara. Kematian akibat COVID-19 dapat terjadi pada bayi hingga lanjut usia. Lanjut usia tetap menjadi faktor risiko kematian utama dibandingkan dengan usia yang lain dikarenakan beberapa faktor seperti gangguan kognitif, gangguan perilaku, dan sebagainya. Lanjut usia juga sering dikaitkan dengan penyakit komorbid seperti hipertensi dan diabetes. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui gambaran faktor risiko lanjut usia terhadap kematian pasien dengan COVID-19 .
Edukasi Kelompok Prolanis Dalam Pencegahan Covid 19 Shahrul Rahman; Elman Boy
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i3.4943

Abstract

Lansia merupakan satu kelompok prioritas dalam upaya pencegahan Covid 19, karena kelompok pada umumnya memiliki komorbid pernyakit seperti hipertensi dan diabetes melitus. Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang umumnya merupakan lansia yang telah terdaftar di fasilitas kesehatan layanan primer (Fasyankes) seperti Puskesmas dan klinik. Klinik Iman di Martubung merupakan salah satu Fasyankes yang mengelola peserta Prolanis. Upaya pencegahan Covid 19 diperlukan bagi kelompok lansia yang tergabung dalam Prolanis. Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah (PKPM) yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran UMSU. Strategi pelaksanaan PKPM ini terdiri dari 3 langkah yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi pencegahan Covid 19 pada lansia sangat diperlukan.
Retinopati Diabetik Proliferatif : Faktor Risiko dan Penatalaksanaan Nabila Hana Syaqila; Aileen Wilhelmina Hakim
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i1.14304

Abstract

Abstrak : Diabetes Melitus Tipe I dan Tipe II bersifat progresif, apabila tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan komplikasi makro vaskular dan mikro vaskular. Retinopati diabetik merupakan komplikasi mikro vaskular dari penyakit DM. Retinopati diabetik juga merupakan salah satu penyebab utama kebutaan di dunia. Oleh karena itu deteksi dini dan penanganan  yang tepat harus  dilakukan  pada penderita DM  untuk mencegah   kebutaan. Terapi pada retinopati diabetik meliputi terapi farmakologis dan juga  non farmakologis yakni pemberian  anti VEGF  intra vitreal dan Pan Retinal Photocoagulation Laser. Penatalaksanaan yang tepat pada pasien retinopati diabetik merupakan hal yang utama, namun pasien juga harus menghindari faktor risiko yang menyertai meski telah mendapat terapi untuk mencegah perburukkan prognosis.

Page 5 of 21 | Total Record : 204