cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 204 Documents
Mendengarkan Al-Quran Metode One Day One Juz Berpengaruh Terhadap Kecerdasan Intelektual Pada Mahasiswa Dan Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Rahman, Fathur
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.21000

Abstract

Abstrak: Metode ODOJ (One Day One Juz) merupakan program membaca Al-Qur‟an dengan target bacaan satu hari selesai satu juz. Membaca dan mendengarkan Al-Qur‟an berulang-ulang akan meningkatkan kerja otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendengarkan Al-Qur‟an metode ODOJ terhadap kecerdasan intelektual. Penelitian ini merupakan penelitian analitik komperatif dua kelompok tidak berpasangan dengan menggunakan rancangan kuasi experimental. Subjek penelitian berjumlah 38 orang yang diambil dengan metode konsekutif sampling, dimana subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok. Data analisis menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor intelektual responden yang mengikuti ODOJ dan mereka yang tidak mengikuti ODOJ (P = 0,003), diaman kecenderungan mereka yang ikut ODOJ memiliki skor IQ yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak ikut ODOJ. Mereka yang mengikuti program ODOJ memiliki skor IQ yang lebih tinggi, dimana perbedaan ini signifikan berdasarkan uji statistik.
Pemberian Seduhan Kayu Manis (Cinnamomum Burmanii) Efektif Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Febrianti, Lia Dwi; Chaniago, Lita Septina
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i1.26127

Abstract

Abstrak: Hiperglikemia dan perubahan dalam metabolisme lipid adalah ciri khas dari diabetes melitus, yang disebabkan oleh jumlah hormon insulin yang tidak mencukupi dalam sirkulasi atau penurunan aktivitas insulin. Menurut Perhimpunan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), kejadian diabetes melitus pada penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas meningkat dari 6,9% pada tahun 2013 menjadi 8,5% pada tahun 2018. Kayu manis (Cinnamomum burmanii) memiliki kandungan cinnamaldehyde dan kandungan Polyphenols yang memiliki efek antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas seduhan kayu manis terhadap kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2. Desain penelitian ini  Pre test and Post test group design with control group. Responden merupakan penderita diabetes melitus tipe 2 yang berjumlah 32 orang yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pasar merah. Responden diberikan seduhan kayu manis sebanyak 10gr dalam air panas sebanyak 200 ml. Waktu penelitian November-Desember 2023. Hasil rata – rata kadar glukosa darah puasa pada kelompok intervensi pada hari ke -1 adalah 233,13 mg/dL dan pada hari ke – 14 adalah 201,5 mg/dL, pada kelompok kontrol pada hari ke -1 adalah 203,13 mg/dL dan hari ke – 14 adalah 207,13 mg/dL. Terdapat pengaruh pemberian seduhan kayu manis (Cinnamomum Burmanii) terhadap penurunan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p – value 0,002 (p0,05). Terdapat pengaruh pemberian seduhan kayu manis (Cinnamomum Burmanii) terhadap penurunan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2.         
Panjang Telapak Kaki Berhubungan Positif Dengan Tinggi Badan Pada Suku Aceh Di Kota Medan Salsabilla, Natasya; Parinduri, Abdul Gafar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 2 (2026): (On Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i2.26506

Abstract

Abstrak: Identifikasi adalah penentuan dan pemastian identitas orang hidup maupun mati berdasarkan ciri khas yang terdapat pada orang tersebut dengan membandingkan data Antemortem dan Postmortem. Menurut standar Interpol, identifikasi identitas benar apabila berhasil diuji oleh  minimal satu pemeriksaan primer atau dua pemeriksaan sekunder. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan panjang telapak kaki terhadap tinggi badan pada suku Aceh di Kota Medan. Rancangan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional yang menggunakan metode random sampling (dipilih secara acak) dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 96 sampel. Responden laki-laki lebih tinggi dibandingkan responden perempuan. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna atau signifikan pada telapak kaki kiri dan kanan pada laki-laki maupun perempuan. Telapak kaki pada responden laki-laki lebih panjang daripada respon perempuan. Adanya korelasi positif dan signifikan terhadap peningkatan panjang telapak kaki kanan dan kiri, baik pada laki-laki maupun perempuan, maupun secara keseluruhan, maka tinggi badan akan semakin meningkat. Berdasarkan analisis regresi, hasil regresi forensik mengenai identifikasi antara panjang telapak kaki dengan tinggi badan pada suku Aceh di Kota Medan memiliki pengaruh yang signifikan. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara panjang telapak kaki dengan tinggi badan masyarakat suku Aceh di Kota Medan. Semakin panjang telapak kaki, tinggi badan semakin meningkat.
Late Onset Pre-eklampsia Pada Multigravida Harahap, Rudy Setiawan; Salsabilla, Natasya; Harahap, Sevani Ayu
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 2 (2026): (On Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i2.26463

Abstract

Abstrak: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara, jauh di atas target Millenium Development Goal (MDG). Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah preeklampsia, yang diperkirakan insidennya di Indonesia mencapai 5,3% per tahun. Preeklampsia merupakan kondisi kompleks yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria setelah usia kehamilan 20 minggu, dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius pada ibu dan janin, termasuk kerusakan organ dan gangguan pertumbuhan janin. Berdasarkan onsetnya, preeklampsia dibagi menjadi Preeklampsia Onset Dini (EO-PE) dan Preeklampsia Onset Lanjut (LO-PE). Laporan kasus ini membahas seorang pasien berusia 29 tahun hamil 35-36 minggu dengan riwayat preeklampsia yang datang dengan gejala preeklampsia berat. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan hasil penunjang, pasien didiagnosis menderita Preeklampsia Berat dan diberikan penanganan medis sesuai panduan, seperti pemberian MgSO4 dan antihipertensi. Meskipun etiologi preeklampsia belum sepenuhnya dipahami, diagnosis dini dan penanganan yang cepat sangat krusial. Literatur terbaru juga menekankan bahwa setiap kasus preeklampsia berpotensi berbahaya, sehingga klasifikasi 'ringan' tidak lagi digunakan. Edukasi pasien dan pemantauan ketat merupakan kunci untuk menurunkan morbiditas dan mortalitas.