cover
Contact Name
Miftakhuddin
Contact Email
tuplick110@gmail.com
Phone
+6281212900781
Journal Mail Official
untarajupisi@gmail.com
Editorial Address
Komp. Perumahan Sudirman Indah, Jl. Ki Mas Laeng Jl. Syeh Mubarok No. 25 Tigaraksa Kab. Tangerang – Banten
Location
Kab. tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Sains
ISSN : -     EISSN : 30251788     DOI : https://doi.org/10.63494/jupisi
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan dan Sains (JUPISI) terbit dua kali dalam setahun (November dan Mei) berisi kajian tentang pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Tulisan ilmiah yang diterbitkan JUPISI dapat berupa artikel hasil penelitian empiris, review, maupun kajian konseptual. Tim redaksi menerima tulisan yang belum pernah diterbitkan oleh media lain (baik cetak maupun elektronik). Naskah diketik sesuai template yang dapat diunduh di website JUPISI. Naskah yang masuk dievaluasi oleh editor. Editor dapat merubah tulisan yang hendak dimuat untuk kepentingan keseragaman format tanpa mengubah maksud dan konten tulisan.
Articles 55 Documents
Peran konsep diri siswa dalam membangun perilaku asertif Alifiah, Rizqi; Febrieta, Ditta
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 3 No 2 (2024): pendidikan dan pembelajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In principle, today's students have the ability to express opinions, dare to ask questions and provide critical opinions, but there are also students who, when giving opinions, prefer to remain silent because of various arguments such as: embarrassment, fear of incompetence, fear of being laughed at, and so on. Assertive behavior is the behavior of someone who is able to act according to their own wishes, defend themselves without feeling nervous, express their feelings, exercise their personal rights by saying what they are, without being hindered, and not exceeding other people's boundaries. Assertive behavior can be influenced by several factors, one of which is self-concept. The aim of this research is to understand the influence of self-concept on assertive behavior among students in Jakarta. The respondents of this research involved 132 students in Jakarta. This research uses the Simple Linear Regression Analysis method and finds the influence of self-concept related to assertive behavior. The results show that self-concept has an influence of 31.6%. These results also show that assertive behavior is higher for men than women, but there are no differences in self-concept based on gender.
Peran Guru Dalam Meingkatkan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Smart Syahida Denista Febriyanti, Adelina; Al Aqsa, Alda; Kamil, Nurdin
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 1 No 2 (2022): Pendidikan dan Bahan Ajar
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang berkualitas bergantung pada kreativitas pendidik dalam mengembangkan proses pembelajaran, sebab peserta didik yang memiliki motivasi tinggi akan membawa keberhasilan sesuai pencapaian target belajar. Target belajar dapat diukur melalui perubahan sikap dan kemampuan peserta didik melalui proses belajar. Desain pembelajaran yang baik, ditunjang oleh fasilitas yang memadai serta kreativitas pendidik yang akan berdampak pada peserta didik. kemandirian memiliki pengertian yang lebih luas dari kepercayaan diri, berkaitan dengan apa yang dilakukan. RPP itu adalah sebagai kewajiban pokok yang harus dilakukan oleh guru sebelum mengajar, karena RPP itu di dalamnya berisi tentang materi yang akan diajarkan pada saat guru masuk ke kelas atau ruangannya dimana tempat dia mengajar. Selanjutnya menurut Guru Kelas IV SD Negeri 143 Seluma Pada saat menjelang Tahun Ajaran Baru, ketentuan yang ada di SDIT SMART SYAHIDA Kabupaten. Kegiatan pembelajaran dilanjutkan dengan menyimpulkan hasil pembelajaran, guru melakukan tanya jawab kepada siswa dan mengajak semua siswa terlibat untuk menyimpulkan hasil pembelajaran. imi yaitu Kemandirian siswa SDIT SMART SYAHIDA, kemandirian belajar siswa mendengar penjelasan guru secara umum dikatakan sudah baik, siswa antusias mendengarkan penjelasan guru, saat guru memberi penjelasan memang ada sebagian siswa yang bebicara dengan temannya atau melakukan aktivitas yang lain, tetapi jumlahnya tidak banyak Upaya guru dalam membentuk kemandirian siswa SDIT SMART.
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas Rendah di Pelajaran Bahasa Indonesia Wulandari, Fatsi; Silvia, Inez; Miftakhuddin
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 1 No 2 (2022): Pendidikan dan Bahan Ajar
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

— Kemampuan adalah kapasitas individu untuk melaksanakan berbagai tugas dalam pekerjaan tertentu. Greenberg dan Baron dalam Buyung (2007:38) mendefinisikan kemampuan sebagai kapabilitas mental dan fisik untuk mengerjakan berbagai tugas. Membaca merupakan kegiatan melihat tulisan bacaan dan proses memahami isi teks dengan bersuara atau dalam hati. Membaca adalah mengungkapkan suatu imajinasi terhadap suatu pembaca yang disukai khalayak ramai dan juga dimengerti oleh seseorang yang dicintai. Berdasarkan pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa Tujuan dari membaca permulaan agar siswa mengetahui lambanglambang huruf, suku kata serta teks bacaan sederhana. Siswa mampu Membaca secara tepat dan jelas dalam penyampaian bacaannya, Kemudian memudahkan siswa dalam kegiatan belajar untuk Memperoleh pengetahuan yang disampaikan dalam bentuk tulisan dan Dapat diterima dengan baik. Tanpa adanya kemampuan membaca seseorang tidak akan mengetahui maksud dan tujuan informasi yang Tersirat pada suatu teks. Tahap paling awal seseorang belajar membaca perlu memiliki kemampuan membaca permulaan. Membaca permulaan merupakan urutan paling dasar agar seseorang dapat membaca. Menurut Wartini et al., (2015:3) membaca permulaan memiliki indikator kemampuan dalam mengenal bentuk huruf-huruf, mengetahui unsur-unsur linguistik, mengetahui hubungan pola dari ejaan serta cara berbunyi dan kecepatan ketika membaca yang berkapasitas lambat. Adanya kemampuan membaca permulaan seseorang diharapkan dapat mengenal serta menghafalkan hurufhuruf abjad, dapat melafalkan bunyi huruf dengan tepat dan memiliki kemampuan dalam menyusun huruf-huruf menjadi suku kata maupun kalimat dengan tepat. Hal tersebut akan menunjang seseorang untuk mampu membaca kalimat pendek dan bisa dilatih lebih mendalam mengenai membaca kalimat lengkap.
Pengaruh Media Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas 3 SDN Carenang 1 Fitriyah , Nur; Putri , Merinda; Darmansyah, Ady
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 1 (2022): Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk “membantu proses pembelajaran dan memperjelas penyampaian pesan yang ingin disampaikan oleh guru kepada murid agar tercapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan”. Sadiman (2008: 7) menjelaskan media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan. Sadiman (2008: 7) menjelaskan media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan. Hal ini berarti bahwa media mempunyai peranan yang penting dalam proses pembelajaran dikelas maupun diluar kelas. Oleh karena itu, sudah sepatutnya penggunaan media didalam kelas maupun luar kelas harus diterapkan khususnya oleh guru. Namun, dari hasil observasi di SDN Carenang 1, penerapan media pembelajaran belum dilaksanakan secara maksimal dan efisien. Hal ini terlihat saat guru mengajar dan menyampaikan materi pembelajaran cenderung menggunakan buku paket dan papan tulis saja dan murid tentu hanya akan membaca dan mengerjakan soal-soal didalamnya, jika beri tugas oleh guru. Seorang guru diharapkan mampu memiliki keterampilan menggunakan media dalam proses pembelajaran sehingga penyampaian pesan akan mudah ditransfer dari guru kepada murid sebab peranan media tidak akan terlihat apabila penggunaannya tidak maksimal dan tidak sesuai dengan isi dan tujuan pembelajaran.
Peningkatan Minat Baca Siswa Kelas 5 SDQ Al Muwaffaq Melalui Metode Kaca (Kamis Baca) Aulia, Indah; Khoirunnisa, Zahra; Hardiansyah, Hadi
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat seseorang terhadap suatu objek akan lebih kelihatan apabila objek tersebut sesuai sasaran dan berkaitan dengan keinginan dan kebutuhan seseorang yang bersangkutan (Sardiman, 2012). Menurut (Benediktus, 2017) mengatakan bahwa minat adalah suatu perpaduan keinginan dan kemauan yang dapat berkembang jika ada motivasi. Sedangkan menurut (Maharani et al., 2017) bahwa minat pada dasarnya merupakan penerimaan akan sesuatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Minat baca merupakan suatu keinginan atau kecendrungan yang tinggi (gairah) untuk membaca (Siregar,2004). Definisi itu sejalan dengan pendapat Darmono yang menyatakan bahwa minat baca bahwa kecendrungan minat baca yang mendorong seseorang berbuat sesuatu terhadap membaca (Darmono, 2001; 182) minat baca tumbuh dari diri siswa masing-masing sehingga untuk meningkatkan minat baca perlu kesadaran setiap individu. Minat membaca ditunjukkan dengan keinginan yang kuat untuk mengikuti kegiatan membaca. Siswa yang tertarik membaca selalu bersedia membaca, berbeda dengan siswa yang tidak terlalu tertarik membaca. Disini peran guru juga sangat penting untuk meningkatkan minat baca siswa. Minat membaca siswa tidak akan berkembang jika guru tidak menggunakan metode pembelajaran dengan baik. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode penelitian tindakan kelas ini berfokus dalam pembelajaran dalam kelas dengan tujuan untuk memungkinkan penyesuaian strategi yang tepat berdasarkan hasil-hasil yang diperoleh pada setiap tahapan penelitian.
Analisis Prilaku Menyimpang Pada Siswa SD Quran Al Muwaffaq Vadila, Nila; Vadila, Nita; Sumiati As, Umi
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab (Undang-undang No. 20 Tahun 2003 pasal 3). Menurut KBBI Pendidikan adalah proses mengubah sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengejaran dan latihan, proses, perbuatan, dan cara mendidik. Sistem pendidikan nasional dirumuskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 bahwa. Pendidikan adalah usaha sadar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Berdasarkan banyaknya perilaku menyimpang yang dilakukan anak usia sekolah dasar di SD Quran Al Muwaffaq, penulis terdorong untuk mengetahui dan meneliti lebih jauh mengenai bagaimana bentuk perilaku menyimpang yang terdapat di SD Quran Al Muwaffaq.
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas Rendah di Pelajaran Bahasa Indonesia Imellisa, Nurpani; Valensia, Shania; Sumiati As, Umi
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 3 No 1 (2023): pendidikan dan pengajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting diajarkan kepada anak sekolah guna menumbuhkan rasa sikap yang bertanggung jawab. Pengembangan pendidikan karakter di Indonesia sangat memerlukan SDM (Sumber daya manusia) yang berkualitas dan bermutu tinggi untuk mencapai tujuan yang sudah dirancang untuk program pembengunan dengan baik. Melalui pendidikan karakterlah dapat membentuk manusia-manusia yang berkualitas dalam mendukung tercapainya cita-cita bangsa serta hubungannya dengan pendidikan. Dengan menerapkan pendidikan karakter di Indonesia secara tidak langsung dapat membantu seseorang untuk peduli, memahami, dan melaksanakan berdasarkan etika atau norma yang berlaku untuk mendukung perkembangan sosial, etis, dan emosional siswa. Penerapan pendidikan karakter merupakan hal positif yang dapat dilaksanakan oleh guru untuk mempengaruhi karakter siswa agar memiliki nilai budi pekerti, moral, watak yang nantinya akan mencapai tujuan dalam mengembangkan kemampuan peserta didik untuk mengambil keputusan baik buruknya dalam kehidupan bersosial di masyarakat.
Peningkatan Literasi Digital Guru SDN 1 Jalupang Tigaraksa Melalui Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis ICT Darmansyah, Ady; Amaliah Sholihah, Siti; Saadah
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 1 (2022): Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital literacy is crucial in facing the current digital era, especially for elementary school teachers. This research aims to enhance the digital literacy of teachers at SDN 1 Jalupang Tigaraksaa through training on Information and Communication Technology (ICT)-based learning media. The activity's partner is SDN 1 Jalupang Tigaraksa with a total of 10 teacher participants. The implementation method involves conducting intensive training covering basic ICT concepts, strategies for developing ICT-based learning media, and practical implementation within the context of elementary school education. The training is tailored to the needs and level of digital technology understanding of the teachers. The results of this training show a significant improvement in the digital literacy of teachers at SDN 1 Jalupang Tigaraksaa. They are better able to understand basic ICT concepts and effectively integrate them into classroom learning. Additionally, participants are capable of developing various ICT-based learning media that align with curriculum requirements and student characteristics. Consequently, this ICT-based learning media training successfully enhances the digital literacy of teachers at SDN 1 Jalupang Tigaraksaa. It is hoped that this training will have a positive impact on improving the quality of education and student achievement in the future.
A journal Pengembangan LKPD Interaktif Untuk Desain Pembelajaran Berdiferensiasi Hardiansyah, Hadi; Denista Febriyanti, Adelina; Saadah, Saadah
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 1 (2022): Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep LKPD konvensional yang saat ini marak digunakan disekolah dasar, nyata nya tidak banyak memberikan dampak positif terhadap hasil belajar IPA dikelas. Terlebih jika digunakan dalam pembelajaran berdifrensiasi yang menggunakan lebih dari satu metode pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti bertujuan mengembangkan LKPD Digital Interaktif berbasis Liveworksheet yang bisa digunakan dalam pembelajaran berdiferensiasi secara digital melalui PC maupun Smartphone. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian dan pengembangan dengan model yang dipopulerkan oleh Dick and Carey. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, angket dan tes. Hasil dari penelitian ini adalah LKPD Interaktif pada pembelajaran IPA berbasis Liveworksheet. Berdasarkan hasil analisis pre-test dan post-test, peneliti mendapati perbedaan hasil belajar yang cukup signifikan antara tahapan pre-test dan post-test dengan hasil akhir yang memuaskan. Maka dapat disimpulkan bahwa LKPD Interaktif berbasis Liveworksheet  mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA di sekolah dasar
Analisis Perkembangan Sosial Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri Belendung Tengah 1 Kota Tangerang Sumiati As, Umi; Agmisa Raharjani, Tin; Putri, Merinda
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 1 (2022): Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam aspek perkembangan yang paling perlu diperhatikan dalam menentukan kesuksesan Peserta Didik Yaitu perkembangan sosial. Pada hakikatnya saat ini beberapa Sekolah Dasar masih belum merata dalam memahami pola perkembangan peserta didiknya. Adanya pendapat bahwasannya guru belum sepenuhnya memahami solusi dalam mengatasi kekurangan peserta didiknya. Hal tersebut juga dirasakan SDN Belendung Tengah 1 Kota Tangerang, guru belum mampu memahami pola perkembangan sosial pada anak sehingga menghambat proses pembelajaran bagi peserta didik. Penulis melakukan penelitian ini yakni pendekatan deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu SDN Belendung Tengah 1 Kota Tangerang. Dari jumlah populasi yang ada, peneliti mengambil sampel yakni menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian yang dilakukan adalah Peserta Didik kelas V sejumlah 40 siswa. Berdasarkan dari hasil pengamatan yang telah diperoleh, hasil dari penelitian adanya beberapa permasalahan sosial pada anak, yaitu: 1) Peserta Didik kurang bersemangat dalam melakukan  kegiatan kerja kelompok, 2) Peserta didik masih memiliki geng dalam berteman (kurang berbaur), 3) Peserta didik masih ada yang dikucilkan, 4) Peserta didik memilih-milih dalam berteman, hanya yang dekat saja, 5) peserta didik belum bisa mengungkapkan perasaanya kepada teman sebanyanya, 6) Peserta didik belum bisa bertanggung jawab dengan kewajibannya. Masih rendahnya aspek sosial terhadap Peserta didik tersebut sangat ditekankan peningkatan perhatian dari segala aspek. Kata Kunci: Peserta didik, Sekolah Dasar, Perkembangan Sosial