cover
Contact Name
Fadli Kurnia
Contact Email
fadli.kurnia@univpancasila.ac.id
Phone
+6221-7864730
Journal Mail Official
Jurnal.artesis@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Department of Civil Engineering 3rd Floor at Faculty of Engineering Building Lenteng Agung Raya St, Srengseng Sawah, Jagakarsa, South Jakarta, DKI Jakarta 12640
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Artesis
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 28096231     EISSN : 28094441     DOI : https://doi.org/10.35814/artesis
Artesis Journal is scientific journal published periodically every 6 (six) months (in May and November) by Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering - Universitas Pancasila. It contains papers related to student or student-lecturer research activities. Artesis Journal has an area of expertise consisting of Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, and Transportation Engineering.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS" : 15 Documents clear
EVALUASI MANAJEMEN RISIKO PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN PERKERASAN SUBGRADE Dicky Ferryawan; Akhmad Dofir
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4291

Abstract

Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung merupakan salah satu proyek strategis nasional dengan skala yang cukup besar, sehingga tentunya akan sangat besar juga risiko proyek yang dapat memungkinkan terjadi. Pada penelitian kali ini, proyek yang akan dianalisis manajemen risikonya yaitu adalah proyek pekerjaan Subgrade Kereta Cepat Jakarta – Bandung pada Kota Karawang. Pada penelitian ini, metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner skala likert dan juga wawancara beserta tahapan penelitiannya yaitu identifikasi risiko, analisa risiko, hingga pengendalian/respon risiko proyek tersebut. Metode pengolahan data penelitian menggunakan severity index, lalu menggunakan matriks risiko untuk mengkategorikan jenis risiko yang didapat dari hasil perkalian data probabilitas dengan dampak pada kuesioner. Hasil penelitian ditemukan total ada 38 jenis risiko dengan kategori penerimaan risiko terdapat 1 risiko unacceptable, 14 risiko undesirable, 23 risiko acceptable, dan 0 risiko negligible. Penelitian ini mengambil 4 risiko dominan urutan tertinggi untuk dianalisis pengendalian risikonya yaitu pengaruh cuaca terhadap aktivitas konstruksi, perubahan spesifikasi material di lapangan antara owner dan kontraktor, terganggunya proses mobilisasi alat berat akibat sulitnya medan mobilisasi, dan kerusakan jalan akses proyek yang mengganggu pengiriman material.
ANALISIS TINGKAT KESELAMATAN LALU LINTAS PADA SIMPANG TIDAK BERSINYAL DENGAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (TCT) Dienda Sabrina; Nuryani Tinumbia; Irfan Ihsani
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4292

Abstract

Pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas sangat diperlukan agar angka kecelakaan lalu lintas di indonesia rendah. Salah satu lokasi penyebab terjadinya kecelakaan di Kota Depok ini terletak pada simpang tiga tidak bersinyal yang berada di Jalan Raya Tanah Baru - Jalan Raya Sawangan. Area persimpangan ini merupakan kawasan permukiman, kawasan pendidikan dan kawasan komersial yang memiliki arus tinggi pada saat jam tertentu karena lokasi persimpangan ini cukup strategis sehingga membutuhkan peningkatan keselamatan lalu lintas. Traffic Conflict Technique (TCT) merupakan suatu metode yang di desain untuk mengobservasi data kecelakaan yang hampir terjadi serta melihat jenis kecelakaan. Penelitian menggunakan survei manual counting yang dibantu dengan perekaman dari kamera Drone. Time to Accident (TA) adalah waktu yang tersisa sejak tindakan mengelak (evasive) dilakukan hingga pada saat terjadinya tabrakan jika pengguna jalan tidak merubah kecepatan kendaraannya serta tidak mengubah arah laju kendaraannya. Nilai TA dihitung berdasarkan perkiraan jarak (d) dan kecepatan kendaraan (v) yang diperoleh dari hasil survei. Setelah dilakukan penelitian, lokasi tersebut berpotensi untuk menyebabkan terjadinya kecelakaan. Dari hasil penelitian, dalam waktu 1 jam terdapat 10 konflik dimana ada 8 konflik berpotongan dan 2 konflik bergabung. Semua konflik yang terjadi masuk kedalam klasifikasi serious conflict. Kendaraan bermotor merupakan jenis kendaraan yang menyebabkan sering terjadinya konflik. Hasil yang diharapkan dari metode ini yaitu menuju “zero accident” dan dapat digunakan untuk meningkatkan keselamatan para pengguna jalan. Rambu lalu lintas dan marka jalan yang lengkap sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melewati persimpangan tersebut, selain itu juga kesadaran masyarakat harus ditingkatkan demi terciptanya keselamatan bagi pengendara.
ANALISIS FLOOD HAZARD MAP DAN PENGARUH KARAKTERISTIK DAS TERHADAP DEBIT BANJIR Revina Azzahra
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4293

Abstract

Banjir adalah bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama didaerah yang padat penduduknya seperti didaerah perkotaan. Penyebab banjir bisa terjadi karena ulah manusia atau peristiwa alam seperti curah hujan dalam jangka waktu yang lama. Sungai Sam – sam ialah sungai yang berada di daerah kabupaten bengkalis dan salah satu sungai yang menyumbang bencana banjir. Sehingga dibutuhkan nya penelitian yang bertujuan untuk pemetaan khusus untuk titik – titik daerah rawan banjir di wilayah tersebut. Karakteristik DAS merupakan Salah satu penyebab terjadinya banjir. Pada penelitian ini karakteristik yang ditinjau yaitu kemiringan lereng, jarak aman sungai, ketinggian elevasi, tata guna lahan, jenis tanah dan curah hujan untuk menghasilkan debit banjir dan membentuk peta kerawanan banjir. Metode yang digunakan didalam penelitian ini menggunakan perangkat software QGIS (Quantum Geological Information System) untuk pembuatan peta kerawanan banjir. Berdasarkan hasil perhitungan yang sudah dilakukan diketahui bahwa DAS Sam- sam memiliki Luas sebesar 48349 Ha tergolong DAS kecil, ketinggian DAS Sam-sam berada di antara 10 – 70 m, kemiringan lereng pada DAS Sam-sam berada di antara 8 – 15% sebesar 32,32% dari luas DAS Sam-sam yang memiliki bentuk lereng cekung, DAS Sam-sam memiliki 2 (dua) jenis tanah. Curah hujan tahunan pada DAS Sam-sam tergolong rendah sebesar 1824,9 mm/tahun. Debit puncak banjir pada Das Sam-sam kala ulang 25 dengan metode Gama I sebesar 282,78 m3/detik, sedangkan dengan metode SCS-CN sebesar 473,77 m3/detik.
PERENCANAAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM INTERNASIONAL INDONESIA Diyanti; Fani Yayuk S; Catra
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4294

Abstract

Tenaga kerja merupakan faktor utama dalam pelaksanaan suatu pembangunan konstruksi. Produktivitas tenaga kerja adalah salah satu kunci agar proyek dapat berjalan sesuai rencana. Pembangunan Gedung Perpustakaan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) mengalami kendala karena terdampak pandemi covid 19 yang menyebabkan proyek menjadi terlambat. Perhitungan nilai produktivitas tenaga kerja dapat membantu proses pembangunan untuk mengetahui kemampuan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaan. Pekerjaan yang ditinjau adalah pekerjaan struktur lantai 1, karena berada pada lintasan kritis. Nilai produktivitas yang dihitung adalah nilai produktivitas waktu normal dan lembur. Skenario kerja lembur adalah dengan menambah 1 sampai 3 jam kerja. Nilai produktivitas pada pekerjaan bekisting tie beam lantai 1 untuk waktu normal adalah 30,171 m2/hari dan nilai produktivitas terbesar adalah dengan penambahan 3 jam waktu kerja dengan nilai 38,091 m2/hari.
PERBANDINGAN BETON NORMAL DENGAN BETON SERAT BATANG PISANG MENGGUNAKAN JOB MIX PROYEK TOL CIJAGO SEKSI III A Ageng Setiawan; Resti Nur Arini
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4295

Abstract

Beton adaIah saIah satu materiaI yang banyak digunakan daIam konstruksi struktur dan jembatan. Beton terdiri dari campuran agregat haIus, agregat kasar, air, dan semen. SeIain bahan tersebut, beton biasanya dicampur dengan materiaI Iain. Pada peneIitian ini, serat batang pisang yang digunakan sebagai bahan tambahan daIam campuran beton. Serat batang pisang merupakan serat aIami yang diperoIeh dari batang pohon pisang. Penambahan serat batang pisang bertujuan untuk mengetahui komposisi campuran serat batang pisang pada beton serta, mengetahui periIaku keretakan beton saat di uji seteIah adanya tambahan serat batang pisang pada beton. PeneIitian ini diIakukan untuk menganaIisis kuat tekan dan kuat Ientur beton serat dengan bahan tambah serat batang pisang dengan presentase 0%, 1%, 1,5%, 2,5%, dan 3%. Pengujian menggunakan beton siIinder dan BaIok. Pengujian kuat tekan dan kuat Ientur diIakukan pada usia beton 7 hari dan 28 hari. Berdasarkan hasiI pengujian, niali kuat tekan maksimaI terdapat pada presentase 1% sebesar 18,47 MPa diumur 28 hari sedangkan untuk niIai kuat Ientur maksimum terdapat pada presentase 1% sebesar 70,86 Kg/cm diumur 28 hari.
ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS U-TURN TERHADAP KINERJA LALU LINTAS JALAN RAYA BOGOR KM.19 KOTA JAKARTA TIMUR Ahmad Syahril; Imam Hagni Puspito
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4296

Abstract

Seiring bertambahnya jumlah penduduk serta volume kendaraan tidak sesuai dengan peningkatan ruas jalan di kota Jakarta Timur menyebabkan jalan rentan dengan kemacetan, pada kasus ini jalan Raya Bogor. Ditambah adanya beberapa fasilitas putaran balik (u-turn) disepanjang jalan Raya Bogor Km.19, tepatnya di depan akses masuk Mall Lippo Plaza Kramat Jati. Penelitian menggunakan data survey geometrik ruas jalan Raya Bogor Km.19, volume kendaraan yang melintas pada jam sibuk dihari Rabu tanggal 08 Juni 2022 pukul 06.00 – 09.00 dan pukul 16.00 - 19.00. Data jumlah penduduk didapat dari BPS kota Jakarta Timur. Analisis kinerja ruas jalan Raya Bogor berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil analisis menunjukkan pada jam sibuk nilai arus lalulintas (Q) Yang melalui Jalan Raya Bogor Km.19 Arah ke Cililitan sebesar 2516 smp/jam Dan arah Ke Bogor Sebesar 2584 smp/jam, Kecepatan arus bebas (FV) arah Ke Cililitan Maupun arah ke Bogor sebesar 47,59 km/jam, kapasitas (C) arah Ke Cililitan Maupun ke Bogor Sebesar 2767,56 smp/jam, derajat kejenuhan (DS) arah ke Cililitan sebesar 0,91 dan Arah ke Bogor sebesar 0,93, untuk Nilai DS Sesuai syarat HCM 1994 > 0,85 Masuk klasifikasi Tingkat pelayanan/ LoS E, hal Ini menunjukkan Ruas Jalan Raya Bogor Km.19 mempunyai kinerja yang belum optimal, maka diperlukan evaluasi. Berdasarakan hasil uji coba analisis solusi dilakukan dengan rekayasa lalu-lintas penerapan ganjil genap, didapatkan hasil nilai derajat kejenuhan ruas jalan arah ke Cililitan sebesar 0,74 dan arah ke Bogor sebesar 0,75.
ANALISIS BIAYA, MUTU, WAKTU PADA BEKISTING MULTIPLEKS DENGAN PHENOLIC UNTUK PEKERJAAN KOLOM DAN BALOK Fransmeisa Putra; Azaria Andreas; Nicco Plamonia
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4297

Abstract

Bekisting yang sering digunakan pada konstruksi di Indonesia adalah multipleks. Multipleks merupakan bekisting yang efisien karena mudah untuk diproduksi, harga terjangkau dan flexible. Namun dengan seiring perkembangan teknologi, saat ini telah muncul inovasi baru dalam material bekisting yaitu Phenolic/Phenofilm. Penelitian ini akan membahas analisis biaya, mutu dan waktu untuk pekerjaan pemasangan bekisting kolom dan balok. Untuk studi kasus yang akan dianalisis adalah proyek Rumah Kost Palmerah. Tujuan dilakukannya analisis ini adalah untuk dapat mengetahui material mana yang lebih layak digunakan dari segi biaya, mutu dan waktu, sehingga dari hasil tersebut nantinya dapat mengontrol dan menghemat biaya yang dikeluarkan untuk pekerjaan konstruksi yang akan datang. Metode yang digunakan dalam melakukan analisis ini adalah dengan melakukan perhitungan volume berdasarkan gambar rencana, menganalisis biaya, mutu, durasi waktu dan data-data lainnya seperti data primer dan data sekunder yang dibutuhkan. Dari hasil studi analisis yang telah dilakukan pada proyek Rumah Kost Palmerah, diperoleh bahwa material multipleks lebih baik digunakan dibandingkan dengan material phenolic. Hal tersebut dikarenakan biaya multipleks lebih murah, namun untuk kualitas permukaan beton tidak halus/rata, sehingga perlu dilakukan pekerjaan tambahan seperti pekerjaan plester/acian. Untuk waktu pelaksanaan tidak ada perbedaan antara material mutipleks dengan phenolic.
ANALISIS NILAI KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA Gilang Aditya; Achmad Hermanto Dardak; Azaria Andreas
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4298

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat penggunaan kendaraan bermotor tertinggi di dunia, diperkirakan sekitar 85% setiap rumah tangga memiliki setidaknya kendaraan bermotor. Dengan kondisi jalan yang baik akan memudahkan masyarakat dalam mengadakan kegiatan sosial lainnya. Jalan Serpong-Parung ini merupakan jalan provinsi, jalan ini berada pada kabupaten bogor yang menghubungkan kabupaten bogor dengan kota tangerang selatan. Dengan jalan yang menghubungkan antar kota tersebut sebagai jalan penghubung masyarakat untuk melakukan aktivitas. Titik lokasi Ruko Wijaya – Masjid Al-Ittihad dengan sepanjang 1 km merupakan segmen jalan yang mengalami cukup banyak kerusakan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui tingkat kerusakan jalan dan perbaikan jalan dengan metode yang digunakan yaitu metode Bina Marga. Metode Bina Marga adalah metode yang menggabungkan nilai yang diperoleh dari survei LHR (Lalu Lintas Harian Rata-Rata) serta survei visual yaitu jenis kerusakan jalan yang selanjutnya diperoleh nilai kodisi jalan. Berdasarkan hasil yang diteliti didapat hasil nilai Kelas LHR Jalan yaitu kategori 4, untuk nilai kerusakan pada ruas jalan yang diteliti sebesar 2,5. Didapat nilai urutan prioritas yaitu 10,5, maka Tindakan yang diambil untuk perbaikan jalan yaitu program pemeliharaan rutin. Metode perawatan dan perbaikan untuk kerusakan jalan seperti lubang, tambalan dan retak kotak dilakukan dengan penambalan aspal dan pemadatan. Lalu untuk kerusakan retak dapat dilakukan pengisian celah retak (crack sealing) dan perbaikan tepi kerusakan. Adapun kerusakan kegemukan dilakukan dengan dipanaskan alat pemanas khusus ditabur material halus atau pasir atau dihanguskan kemudian pemadatan. Dikarenakan pada jalan ini tingkat kerusakannya sedikit maka hanya dilakukan perawatan dengan pengaspalan ulang, sehingga tidak mengganti jenis material perkerasan jalan.
ANALISIS EFEKTIVITAS PELICAN CROSSING SEBAGAI MEDIA PENYEBERANGAN Rangga Dewa Setra; A.R. Indra Tjahjani
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4299

Abstract

Sebagai kota metropolitan, Jakarta Pusat padat akan aktivitas. Menurut Badan Pusat Statistik Kota Jakarta Pusat, kepadatan penduduk di kota ini pada tahun 2021 mencapai 21.959 jiwa/km2. Menurut Kepolisian RI, tahun 2020 jumlah kendaraan bermotor di DKI Jakarta mencapai 20 juta. Hal ini memungkinkan terjadinya lonjakan volume penduduk dan kendaraan bermotor di tahun berikutnya. Perlu dilakukan penelitian terhadap eksistensi penyeberangan sebidang menurut jenis dan efektivititasnya di tengah situasi padat lalu lintas. Direktorat Jenderal Bina Marga membagi kriteria fasilitas penyeberangan sebidang kedalam zebra cross dan pelican cross, baik dengan lapak tunggu ataupun tidak. Penelitian dilakukan di pelican crossing Halte Bundaran HI. Data primer diperoleh dari pengamatan selama 1 hari kerja dan 2 hari akhir pekan pada jam puncak selama 2 jam. Jumlah kendaraan dan penyeberang jalan dihitung volume dan kecepatan setempatnya. Sehingga kemudian dapat ditentukan kriteria penyeberangan jalan yang sesuai dengan Pedoman Perencanaan Jalur Pejalan Kaki Pada Jalan Umum dan efektivitasnya.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PEKERJAAN BOX GIRDER CAST IN – SITU Sisi Isnaeni; Ayu Herzanita
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4300

Abstract

Pada proses pembangunan proyek konstruksi seringkali ditemukan ketidakpastian yang terkadang sulit untuk diprediksi sehingga, dibutuhkannya sebuah analisis risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor risiko yang sesuai dengan lingkup penelitian dan menganalisis tingkat/ranking risiko pada proses pelaksanaan pekerjaan box girder cast in – situ pada struktur jembatan (elevated). Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan tahapan identifikasi risiko – risiko yang mungkin terjadi, melakukan penilaian risiko, dan risk maping agar dapat diketahui kategori risiko – risiko yang termasuk dalam high risk, moderate risk, dan low risk. Pembuatan Risk Map dan penentuan kategori risiko merupakan acuan dalam perencanaan pengendalian risiko. Pengendalian risiko dilakukan terhadap variabel risiko yang signifikan terhadap aspek waktu. Potensi risiko yang terdapat pada identifikasi awal adalah sebanyak 60 risiko dan tereduksi menjadi 43 risiko yang relevan setelah dilakukan validasi oleh pakar penelitian. Sampel penelitian yang digunakan untuk kuesioner adalah setiap staff atau karyawan proyek yang merupakan orang – orang yang mengamati, mempelajari, dan ikut terlibat dalam pekerjaan box girder cast in – situ di proyek kereta cepat Jakarta – Bandung Stasiun Halim sebanyak 37 orang. Data hasil dari kuesioner kemudian dilakukan uji data berupa uji validitas, uji reliabilitas, dan uji homogenitas. Data yang sudah dinyatakan valid, reliabel, dan homogen kemudian dianalisa menggunakan metode severity index untuk menentukan nilai tingkat risiko dan kategori risiko. Hasil dari analisa menunjukan bahawa dari 43 risiko relevan terdapat 7 risiko yang tergolong high risk, 31 risiko yang tergolong moderate risk, dan 5 risiko yang tergolong low risk. Pengendalian risiko terhadap risiko yang tergolong tinggi terbagi menjadi pengendalian proaktif dan pengendalian reaktif berdasarkan hasil wawancara pakar dan didukung dengan jurnal ilmiah terkait. Pengendalian risiko secara proaktif dapat dilakukan dengan melakukan persiapan baik di awal berupa optimalisasi persiapan, pengawasan, dan efisiensi. Pengendalian risiko secara reaktif dilakukan dengan melakukan investigasi lapangan, peningkatan mutu K3 dan melakukan evaluasi Kembali.

Page 1 of 2 | Total Record : 15