cover
Contact Name
Fadli Kurnia
Contact Email
fadli.kurnia@univpancasila.ac.id
Phone
+6221-7864730
Journal Mail Official
Jurnal.artesis@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Department of Civil Engineering 3rd Floor at Faculty of Engineering Building Lenteng Agung Raya St, Srengseng Sawah, Jagakarsa, South Jakarta, DKI Jakarta 12640
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Artesis
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 28096231     EISSN : 28094441     DOI : https://doi.org/10.35814/artesis
Artesis Journal is scientific journal published periodically every 6 (six) months (in May and November) by Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering - Universitas Pancasila. It contains papers related to student or student-lecturer research activities. Artesis Journal has an area of expertise consisting of Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, and Transportation Engineering.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS" : 15 Documents clear
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023: Studi Kasus: Simpang Puntodewo Malang Wiharja, Sagraha Putra; Imam Hagni Puspito
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/q6292f93

Abstract

Perkembangan transportasi yang pesat di kawasan Polehan, Blimbing, Kota Malang, menyebabkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan, terutama pada Simpang Empat Puntodewo. Faktor seperti pertumbuhan jumlah kendaraan dan pertumbuhan penduduk menyebabkan kemacetan, terutama pada jam sibuk sore hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 guna mengevaluasi kondisi eksisting dan menentukan alternatif solusi yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder untuk menganalisis variabel-variabel seperti derajat kejenuhan (DJ), tundaan rata-rata, dan tingkat pelayanan melalui survei lapangan dan live traffic counting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting simpang berada pada tingkat pelayanan F, dengan tundaan rata-rata mencapai 177,4 detik/SMP. Pendekat selatan (Jalan Puntodewo) mengalami kondisi terburuk dengan DJ sebesar 1,76 dan tundaan ekstrem hingga 857,2 detik, yang menunjukkan bahwa jalan ini tidak mampu menampung volume kendaraan pada jam sibuk. Beberapa alternatif solusi diuji, termasuk pengurangan fase sinyal dari tiga menjadi dua fase, pelebaran jalan, serta kombinasi dari keduanya. Dari hasil analisis, alternatif terbaik adalah kombinasi dua fase sinyal dan pelebaran Jalan Ranugrati menjadi 3,5 meter, yang berhasil menurunkan tundaan rata-rata menjadi 27,6 detik/SMP dan meningkatkan tingkat pelayanan ke D. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi pengaturan sinyal dan perubahan geometrik jalan dapat meningkatkan efisiensi lalu lintas dan mengurangi kemacetan di Simpang Empat Puntodewo secara signifikan.
ANALISIS KINERJA PUTAR BALIK PADA JALAN TRANSYOGI CIBUBUR: Studi Kasus: Kasus Jalan Transyogi Cibubur KM 6 MUHAMMAD YUSRI RIZKI; NURYANI TINUMBIA
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/8mt6nd06

Abstract

Jalan Transyogi Cibubur merupakan salah satu jalur utama yang sering mengalami kemacetan akibat tingginya volume kendaraan, terutama pada titik putar balik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja area putar balik di Jalan Transyogi Cibubur KM 6 dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan simulasi lalu lintas menggunakan perangkat lunak PTV Vissim. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup data primer berupa volume lalu lintas, waktu tempuh kendaraan, panjang antrian pada titik putar balik, kondisi geometrik jalan, serta data sekunder seperti peta lokasi dan jumlah penduduk. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pelayanan pada ruas Jalan Transyogi Cibubur adalah “D” dan kinerja fasilitas putar balik saat ini berada dalam kategori kurang baik dengan rasio antrian (ρ) lebih dari 1.0, yang mengindikasikan kemacetan signifikan. Alternatif penanganan yang diusulkan mencakup pelebaran lajur dan penutupan di salah satu titik putar balik guna meningkatkan kapasitas jalan dan mengurangi antrian kendaraan. Berdasarkan hasil simulasi, skenario penutupan titik putar balik memberikan peningkatan signifikan terhadap tingkat pelayanan lalu lintas, dimana untuk tingkat pelayanan ruas jalan Transyogi Cibubur menjadi “C”. Dengan demikian, rekomendasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS PEKERJAAN DINDING PARTISI MENGGUNAKAN MATERIAL RANGKA METAL STUD DAN RANGKA HOLLOW Aulia, M. Hifzhil; Andreas, Azaria
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/4ap1ha82

Abstract

Pekerjaan dinding partisi merupakan komponen penting dalam konstruksi bangunan yang memerlukan pemilihan material yang tepat untuk efisiensi waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan produktivitas pemasangan dinding partisi menggunakan dua jenis material rangka, yaitu metal stud dan hollow. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan mengamati waktu pelaksanaan, jumlah tenaga kerja, dan biaya pemasangan masing-masing jenis rangka. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dianalisis secara komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor utama yang mempengaruhi produktivitas di lapangan adalah keterbatasan tenaga kerja, keterlambatan material akibat proses approval, ketidaktersediaan lahan kerja, peralatan yang tidak lengkap, serta keterlambatan pengecekan dari konsultan pengawas. Faktor-faktor ini berdampak pada penurunan produktivitas. Dari segi waktu, rangka metal stud menunjukkan keunggulan dengan deviasi 158,61 menit (sekitar 2 jam 36 menit) lebih cepat dibanding rangka hollow. Dari sisi biaya, metal stud juga lebih efisien dengan selisih Rp520,00 per m². Namun, dalam hal produktivitas pekerja per satuan m², rangka hollow lebih unggul dengan deviasi 0,931 m²/pekerja. Simpulannya, terdapat perbedaan signifikan dalam produktivitas antara kedua material. Rangka metal stud unggul dalam efisiensi waktu dan biaya, sementara rangka hollow lebih produktif dalam output pekerja. Kedua jenis material memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pemilihan material rangka yang optimal untuk proyek konstruksi.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN PEMASANGAN PIPA DENGAN METODE HORIZONTAL DIRECTIONAL DRILLING (HDD) PADA PEMBANGUNAN SPAM Simanjuntak, Fransisca Ruthriana; Azaria Andreas
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/xtpxe382

Abstract

Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Indonesia, sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 27 Tahun 2016, bertujuan untuk menyediakan air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Karena padatnya penduduk perkotaan, metode konstruksi seperti Horizontal Directional Drilling (HDD) diperlukan untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Namun, metode pemasangan pipa dengan penggunaan semi teknologi yang banyak menggunakan alat-alat bantu ini juga tidak lepas dari risiko kecelakaan kerja yang dapat mengganggu pencapaian tujuan baik itu dalam hal biaya, waktu, maupun mutu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi selama pemasangan pipa dengan metode HDD pada proyek pembangunan SPAM di Bekasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup data primer dengan pendekatan tabel Identifikasi Bahaya Risiko dan Penilaian Risiko Proyek (IBPRP) sesuai dengan PerMen PUPR No. 10 Tahun 2021, ditemukan bahwa terdapat 21 risiko awal yang terdiri dari 4 risiko tinggi, 13 risiko sedang, dan 4 risiko rendah. Sehingga ditentukan strategi mitigasi dengan menggunakan hirarki pengendalian dimana diharapkan dapat menurunkan nilai risiko tinggi menjadi risiko sedang atau rendah. Hasil analisis dan mitigasi risiko tersebut juga telah divalidasi oleh 3 orang ahli/pakar K3 yang telah bersedia menjadi responden pada penelitian ini. Sehingga penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategi mitigasi untuk meminimalkan kecelakaan kerja, sehingga dapat meningkatkan keselamatan kerja dalam proyek konstruksi.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB VARIATION ORDER DAN DAMPAKNYA DARI ASPEK BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK KONSTRUKSI: Studi Kasus: Gedung Perpustakaan Umum Nurul Hidayah; Herzanita, Ayu
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/ewbxcd09

Abstract

Pembangunan Gedung Perpustakaan umum bertujuan untuk pembudayaan gemar membaca tingkat daerah Kabupaten/ Kota. Pada proses konstruksi proyek Gedung Perpustakaan Umum ditemukan pekerjaan tambah kurang atau Variation Order pada pekerjaan Arsitektur dan Struktur. Pekerjaan Variation Order diajukan oleh kontraktor untuk kemudian disetujui oleh konsultan pengawas. Kemudian dikeluarkan Berita Acara terhadap pekerjaan Variation Order yang berisikan informasi item pekerjaan yang terkena pengaruh Variation Order. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor dan akibat pekerjaan Variation Order terhadap kinerja biaya dan durasi pelaksanaan pada proyek Gedung Perpustakaan Umum. Pengumpulan data primer diperoleh dari kuesioner dengan pihak yang terlibat dalam proyek Gedung Perpustakaan Umum dan data sekunder diambil dari perusahaan yang terlibat pada proyek Gedung Perpustakaan Umum dan diolah menjadi sebuah Variation Order yang mempengaruhi kinerja biaya dan waktu pekerjaan pada proyek. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa faktor penyebab Variation order adalah Kesalahan planning/estimasi volume dan Desain yang tidak sempurna. Hasil analisis Variation Order proyek Gedung Perpustakaan Umum untuk pekerjaan arsitektur dan struktur didapat penambahan nilai pekerjaan senilai Rp. 2.550.351.602,47 dengan nilai deviasi dari pekerjaan sebelum dan sesudah terjadinya Variation Order sebesar 72,22 %. Pekerjaan Variation Order menyebabkan penambahan waktu pelaksanaan selama 83 hari. Berdasarkan hasil analisis data terdapat perubahan terhadap biaya pekerjaan dan penambahan durasi pelaksanaan proyek akibat terjadinya Pekerjaan Variation Order. Studi kelayakan dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui layak atau tidak nya pekerjaan Variation Order tersebut.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH SERBUK BUBUK BESI TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON Adika daffa; Kurnia, Fadli
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/hy7z0s82

Abstract

Di Indonesia, masih ditemukan penggunaan beton yang belum memenuhi standar, untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan beton, berbagai inovasi dilakukan, termasuk penambahan bahan aditif. Industri konstruksi juga perlu memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan. Di dalam penelitian ini serbuk besi dipilih karena ketersediaannya yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai optimum dari campuran beton dengan memproduksi sampel beton menggunakan variasi persentase penambahan limbah serbuk besi. Metode penelitian ini dimulai dengan identifikasi masalah, studi literatur, serta melakukan studi lapangan, persiapan material seperti semen, agregat kasar dan halus, air, serta limbah serbuk besi sebagai bahan penambah. Variasi serbuk besi yang digunakan adalah 0%, 1%, 2%, dan 3%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan 1% serbuk besi memberikan hasil paling optimal. Pada pengujian kuat tarik, variasi 1% menghasilkan 1,745 MPa di umur 14 hari dan 2,972 MPa di umur 28 hari, lebih tinggi dibanding variasi lainnya. Untuk kuat tekan, variasi 1% menghasilkan 14,15 MPa di umur 14 hari dan 22,64 MPa di umur 28 hari, juga lebih unggul. Pada pengujian kuat lentur, variasi 1% memperoleh hasil 39,14 kg/cm² di umur 14 hari dan 44,58 kg/cm² di umur 28 hari, menunjukkan peningkatan yang signifikan dibanding variasi 0%, 2%, dan 3%. Dari keseluruhan hasil, dapat disimpulkan bahwa penggunaan limbah serbuk besi sebanyak 1% dalam campuran beton mampu meningkatkan performa beton secara optimal, baik dari segi kuat tarik, tekan, maupun lentur, sekaligus memberikan solusi ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah industri.
MODEL MATEMATIS KESELAMATAN DAN KEAMANAN PENUMPANG OJEK ONLINE DI SUKABUMI Muhammad Refly; A.R. Indra Tjahjani
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/pe6z3w49

Abstract

Transportasi berbasis aplikasi seperti ojek online telah menjadi pilihan utama masyarakat, termasuk di Sukabumi. Namun, perilaku pengemudi yang tidak sesuai standar keselamatan meningkatkan risiko kecelakaan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya angka kecelakaan yang melibatkan pengendara ojek online di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel perilaku pengemudi (X1), variabel pengalaman berkendara (X2), dan variabel kepatuhan terhadap aturan lalu lintas (X3) terhadap variabel persepsi keselamatan dan keamanan penumpang ojek online (Y). Metode kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada pengguna layanan ojek online. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel pengalaman pengemudi (p < 0.001) dan variabel kepatuhan terhadap aturan lalu lintas (p < 0.001) berpengaruh signifikan terhadap persepsi keselamatan penumpang, sedangkan variabel perilaku pengemudi tidak signifikan. Nilai prediksi keselamatan penumpang berada dalam rentang 2.27 hingga 6.01, dengan contoh nilai sebesar 5.1954, mencerminkan kategori tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi peningkatan keselamatan layanan transportasi berbasis aplikasi.
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PENATAAN KAWASAN KUMUH: Studi Kasus: di Kawasan Karang Mumus Kota Samarinda Rahim, Dzulfajrie; Akbardin, Juang
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/qpp7gh53

Abstract

Urbanisasi menjadi fenomena tak terhindarkan dan semakin meningkatkan tekanan bagi para pengelola kota untuk menyediakan insfrastruktur dan pelayanan dasar yang merata. Disamping itu urbanisasi justru merupakan peluang dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan kota tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan kota seperti perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Isu penanganan kawasan kumuh pada kawasan perkotaan yang adat penduduk memerlukan strategi dan analisis finansial yang tepat, guna memberikan solusi dalam penanganannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan finansial suatu bentuk penanganan permukiman kumuh melalui pola permukiman kembali di sempadan sungai dan menerapkan perbaikan kualitas lingkungan eksisting yang merupakan bagian dari sistem drainase primer kota dengan revitalisasi sungai dan penyediaan ruang terbuka hijau di sempadan sungai. Komponen infrastruktur yang direncanakan ialah Kampung Susun/Rumah Susun dan Revitalisasi Sungai beserta Pembangunan RTH Sempadan Sungai. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi lapang disamping dengan mengumpulkan data-data sekunder lainnya. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa rencana pembangunan dengan biaya investasi sebesar Rp 186.309.354.000 ini dianggap layak dengan kriteria perhitungan NPV sebesar Rp 104.607.284.080 lebih besar dari 0, IRR sebesar 9% lebih besar dari MARR (6,5%), BCR sebesar 1,15 lebih besar dari 1, PP selama 36,373 tahun lebih kecil dari umur ekonomis bangunan selama 50 tahun, dan peningkatan kualitas kawasan kumuh (intangible benefit) berupa pengurangan luasan kumuh sebesar 0,84 Ha.
KRITERIA PEMILIHAN SISTEM PERANCAH UNTUK PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT: STUDI LITERATUR Harits, Mu'adz Abdur Rahman; Fauzan, Sayed Ahmad; Saputra, Pungky Dharma
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/z4hfyt10

Abstract

Sistem perancah merupakan elemen penting dalam proyek konstruksi gedung bertingkat, yang berfungsi sebagai struktur sementara untuk mendukung pekerja, material, dan peralatan selama proses pembangunan. Pemilihan sistem perancah yang tepat dapat meningkatkan efisiensi, keselamatan, serta mengoptimalkan biaya dan waktu pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria utama dalam pemilihan sistem perancah yang sesuai untuk proyek konstruksi gedung bertingkat berdasarkan studi literatur dari berbagai sumber akademik dan praktik industri. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur dari jurnal, buku, dan standar industri terkait sistem perancah. Hasil studi menunjukkan bahwa faktor utama dalam pemilihan sistem perancah mencakup aspek keselamatan, efisiensi biaya, kemudahan pemasangan dan pembongkaran, fleksibilitas penggunaan, serta dampak lingkungan. Selain itu, perkembangan teknologi dalam sistem perancah, seperti penggunaan material inovatif dan integrasi dengan Building Information Modeling (BIM), semakin berperan dalam meningkatkan efektivitas perancah di proyek konstruksi gedung bertingkat. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para praktisi konstruksi dalam menentukan sistem perancah yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek, sehingga mendukung keberhasilan konstruksi secara keseluruhan.
ANALISIS LOSS OF PRESTRESS PCI GIRDER AKIBAT METODE POST TENSION SINGLE STRESSING PADA PROYEK JEMBATAN DAN JALAN X KARAWANG STA 0+225 – 0+300 Fi Ardhi, Robbi; Suprayogi; Putra, Okri Asfino
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/9tzwan67

Abstract

Kehilangan gaya prategang (loss of prestress) pada PCI girder merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja jangka panjang struktur jembatan, sehingga perlu dianalisis secara menyeluruh untuk menjamin keamanan dan efisiensi desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode post-tension single stressing terhadap kehilangan gaya prategang pada PCI girder bentang 30,8 meter, dengan mengacu pada standar NAASRA (1976). Analisis mencakup faktor-faktor seperti gesekan angkur, pemendekan elastis, relaksasi tendon, dan gesekan sepanjang saluran kabel. Hasil menunjukkan bahwa kehilangan tegangan total mencapai 12% dari gaya awal, masih berada dalam batas toleransi standar (maksimal 15%). Kehilangan akibat gesekan angkur sebesar 3% dan relaksasi tendon menjadi penyumbang terbesar. Selain itu, gaya prategang menurun dari 9000 kN menjadi 8125 kN di tengah bentang akibat gesekan kabel. Pemendekan elastis juga menyumbang kehilangan signifikan sebesar 307,766 kN. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian kualitas dalam pelaksanaan stressing, optimalisasi desain, serta pemilihan material tendon dengan relaksasi rendah. Rekomendasi strategis meliputi peningkatan teknik grouting, penggunaan tendon baja berkarakteristik stabil, dan monitoring berkala. Penelitian ini memberikan kontribusi awal dalam pengembangan sistem prategang yang andal dan tahan lama, serta mendorong perlunya validasi eksperimental dan numerik untuk memperkuat temuan.

Page 1 of 2 | Total Record : 15