cover
Contact Name
Fadli Kurnia
Contact Email
fadli.kurnia@univpancasila.ac.id
Phone
+6221-7864730
Journal Mail Official
Jurnal.artesis@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Department of Civil Engineering 3rd Floor at Faculty of Engineering Building Lenteng Agung Raya St, Srengseng Sawah, Jagakarsa, South Jakarta, DKI Jakarta 12640
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Artesis
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 28096231     EISSN : 28094441     DOI : https://doi.org/10.35814/artesis
Artesis Journal is scientific journal published periodically every 6 (six) months (in May and November) by Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering - Universitas Pancasila. It contains papers related to student or student-lecturer research activities. Artesis Journal has an area of expertise consisting of Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, and Transportation Engineering.
Articles 183 Documents
PENGARUH PERLINTASAN SEBIDANG KERETA API TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS Rahmad Jayanggi; A.R. Indra Tjahjani
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 1 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i1.5028

Abstract

Satu dari sekian banyak permasalahan transportasi, yaitu antrean panjang di sekitar pintu perlintasan kereta api. Keadaan pun pun dialami pula oleh Perlintasan Kereta Api di Jalan Kebon Pedes, Kota Bogor. Kapasitas kendaraan yang melintas mendekati perlintasan antara sebidang jalan raya dan rel kereta api cukup besar sehingga memunculkan penundaan maupun antrean kendaraan yang sangat besar pada saat jam puncak di pagi maupun sore hari. Selain itu resiko kemungkinan kecelakaan cukup besar. Dari hasil analisis wilayah pengamatam awal yakni ruas yang tidak terpengaruh hambatan rumble strips nilai kecepatan arus bebas Ūf 28,238 km per jam, nilai kerapatan macet Dj 32,720 smp per km dan volume maksimalnya 230,987 smp per jam dan pada wilayah pengamatam akhir yakni ruas yang terpengaruh hambatan rumble strips nilai kecepatan arus bebas Ūf 20,037 km per jam, nilai kerapatan macet Dj 39,134 smp per km dan volume maksimalnya 196,032 smp per jam. Terjadinya keadaan antrean dan tundaan maksimal selama rentang waktu 08:09:07 – 08:13:24 : menciptakan waktu untuk melepaskan ta = 1217 detik, waktu dalam memulihkan tb = 2692 detik, panjang antrean maksimal = 2924 meter, jumlah kendaraan antre N = 68 smp, dan rerata tundaan selama 162 detik.
ANALISA KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON FLY ASH DENGAN PENAMBAHAN SERAT POLYPROPYLENE Rivaldy Putra Pradana; Resti Nur Arini; Azaria Andreas
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 1 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i1.5029

Abstract

Pada penelitian ini serat Polypropylene di tambahkan pada beton fly ash. Penambahan serat Polypropylene ini di perkirakan dapat meningkatkan kuat tekan dan tarik belah pada beton fly ash. Serat Polypropylene merupakan bahan dasar yang umum digunakan dalam memproduksi bahan – bahan yang terbuat dari plastik. Pertama kali serat digunakan dalam industri tekstil karena harganya murah dan dapat menghasilkan produk yang berkualitas. Serat dalam beton ini berfungsi mencegah keretakan sehingga menjadikan beton tersebut lebih daktail dibandingkan beton tanpa serat. Penambahan serat pada adukan beton merupakan salah satu solusi untuk mengatasi retak-retak yang mungkin terjadi akibat tegangan tarik. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton fly ash dengan pesentase 12,5% dengan penambahan serat Polypropylene sebesar 0%, 0.5%, 0.75% dan 1%. Kemudian dilakukan pengetesan pada kuat tarik belah dan kuat tekan beton. Mutu beton yang direncakan adalah 25 MPa dan akan diuji pada umur 3, 7, 14 dan 28 hari. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai kuat tekan 91,92 % dari beton kontrol pada hari ke-28 dan pada kuat tarik belah diperoleh nilai kuat tarik belah
PENGGUNAAN HEC-RAS DAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK UNTUK ANALISIS DEBIT BANJIR Fadly Ahmad Ernas; Dwi Ariyani; Fadli Kurnia
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 1 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i1.5030

Abstract

Sungai Cimanuk yang berada Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu sumber daya air yang sangat bermanfaat untuk masyarakat di sekitar Sungai Cimanuk, terkhususnya yang berada pada daerah DAS cimanuk Hulu yaitu Kota Garut. Penilitian ini ditujukan untuk mengetahui tinggi muka air dengan menggunkana program HEC-RAS dan hirdrograf satuan sintetik di Sungai Cimanuk Hulu. Dimana debit banjir rencana merupakan salah satu faktor utama dalam perencanaan bangunan air dan merupakan salah satu indikator kesehatan Daerah Aliran Sungai (DAS). Dengan perhitungan debit banjir rencana dapat membantu pembangunan sarana dan prasarana menjadi efektif dan mengurangi risiko kegagalan kontruksi akibat banjir rencana. Lokasi dalam penilitian ini yaitu sungai cimanuk hulu, Garut, Jawa Barat yang memiliki Panjang sungai yang ditinjau 182,535 km2 dengan Catment area 1186,250 km2 dengan metode empiris dengan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu, Gama 1 dan Snyder dengan mengambil data hujan dengan 10 tahun yang dari Pos curah hujan Bayongbong, Leuwingtiis dan Cikajang dari tahun 2009 sampai 2010 tahun yang bersumber dari Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung dan didukung dari sistem Informasi Geografis 10.3. hasil dari curah hujan terbesar penilitian ini dengan debit banjir rencana Snyder dengan kala ulang 2 tahun 232.981 m3/detik, 5 tahun 265.454 m3/detik, 10 tahun 286.951 m3/detik,25 tahun 314.122, 50 tahun 334.275 m3/detik, 100 tahun dan 354.280 m3/detik. Dan tinggi muka air paling tebesar dengan kala ulang 2 tahun 26 m, 5 tahun 26.4 m, 10 tahun 26.33 m ,25 Tahun, 50 tahun 26.61 m, dan 100 tahun 26.75 m.
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS Tomi Andriansyah; Fadli Kurnia
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 1 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i1.5031

Abstract

Populasi manusia saat ini yang semakin meningkat tiap tahunnya mengakibatkan meningkatnya jumlah kebutuhan pangan dan papan. Dua kebutuhan tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan dengan baik sebab hal tersebut sangat berkesinambungan. Pada umumnya semakin besar kebutuhan pangan, semakin banyak pula limbah yang terbuang dengan percuma. Salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan dengan baik salah satunya adalah limbah dari tebu yang merupakan bahan baku dari pembuatan gula tebu (Saccharumofficinarum). Selama ini pemanfaatan ampas tebu masih terbatas sebagai pakan ternak, bahan baku pembuatan pupuk, pulp, particle board. Pemanfaatan serat ampas tebu sebagai penguat beton akan mempunyai arti yang penting yaitu dari segi pemanfaatan limbah industri khususnya industri pembuatan gula di Indonesia yang belum dioptimalkan dari segi ekonomi dan pemanfaatan hasil olahannya. Dalam penelitian yang akan dilakukan akan menggunakan porsi serat tebu yaitu 1% : 2% : 3% dari berat semen. Penelitian yang akan dilakukan menggunakan Serat tebu berukuran 5-8 cm dan ketebalannya tidak lebih dari 0,5cm. Kemudian dilakukan pengujian terhadap sifat mekanis (kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur). Mutu beton yang akan direncanakan adalah 25 MPa dan akan diuji pada umur 7 dan 28 hari. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai kuat tekan terjadi peningkatan signifikan dari campuran serat tebu 1% yaitu sebesar 5% dari beton normal control pada umur 7 hari dan untuk 28 hari mengalami peningkatan sebesar 9% sedangkan pada beton campuran serat tebu 2% dan 3% mengalami penurunan, nilai kuat tarik terjadi peningkatan signifikan dari campuran serat tebu 1% yaitu sebesar 4% dari beton normal control umur 7 hari dan untuk umur 28 hari mengalami peningkatan 11% sedangkan pada beton campuran serat tebu 2% dan 3% mengalami penurunan, nilai kuat lentur terjadi peningkatan signifikan dari campuran serat tebu 1% yaitu sebesar 44% dari beton normal control umur 7 hari dan untuk umur 28 hari mengalami peningkatan 21% sedangkan pada beton campuran serat tebu 2% dan 3% mengalami penurunan. Persentase optimum penggunaan serat tebu terdapat pada persentase 1%.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENGEMBANGAN BISNIS KONSTRUKSI DENGAN PENDEKATAN LIFE CYCLE CONSTRUCTION Dhiya Ulfa Khairani; Azaria Andreas; Resti Nur Arini
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 1 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i1.5032

Abstract

Harga penawaran tender merupakan faktor terpenting yang akan menentukan pemberian kontrak pengadaan pekerjaan. Namun, nilai terbaik tersebut tidak selalu dicapai dengan menerima tawaran termurah, tetapi biaya tambahan akan dihasilkan oleh penggunaan bangunan tersebut. Life Cycle Cost merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisa biaya pada sebuah bangunan yang ditinjau mulai dari biaya awal perencanaan, biaya konstruksi, biaya operasional, biaya perawatan, hingga biaya pembongkaran bangunan. Life Cycle Cost dilakukan pada Pembangunan Kantor Cabang PT. XYZ untuk meninjau pengelolaan biaya dengan tujuan dapat pendekatan meminimalisasi biaya konstruksi dan menganalisa potensi manfaat yang dapat diperoleh dari pembukaan kantor cabang sehingga bisa digunakan sebagai pedoman dan gambaran ketika saat ekspansi kantor cabang selanjutnya.Hasil dari penelitian ini diperoleh total biaya analisis LCC sebesar Rp. 53.296.891.708, dengan manfaat yang diperoleh sebesar Rp. 80.528.234.030 dengan hasil analisis kelayakan NPV Rp. 28.101.258.943 > 1, IRR 46,8252713% > MARR 9,86%, BCR 1,72  1 dan PBP 4,1 tahun < 20 tahun. Secara keseluruhan hasil dari pembangunan kantor cabang PT. XYZ menghasilkan keuntungan dengan baik.
ANALISIS PENGENDALIAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE DAN EARNED SCHEDULE, SERTA MANAJEMEN MATERIAL Kesha Salsabilla; Azaria Andreas
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5918

Abstract

Dalam pelaksanaannya suatu proyek konstruksi memerlukan manajemen waktu dan biaya untuk mengendalikan proyek agar tercapainya pelaksanaan proyek yang memiliki nilai efisiensi, kinerja, dan yang lebih baik. Metode pengendalian pda penelitian ini ialah Metode Earned Value dan Earned Schedule. Metode Earned Value dapat memberikan peramalan durasi akhir proyek menggunakan ruang lingkup biaya dan waktu, sedangkan Metode Earned Schedule memiliki unsur utama dalam analisisnya menggunakan jadwal proyek sebagai alat ukur efisiensi kinerja proyek yang berbasis waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab Proyek Rancang Bangun Rumah Susun Stasiun Tanjung Barat mengalami keterlambatan, menganalisa pencapaian kinerja pelaksanaan proyek dengan peramalan durasi akhir proyek dapat terselesaikan dengan perbandingan dari dua metode pengendalian, dan penerapan manajemen material proyek. Hasil wawancara bersama dengan Manager Engineer dapat disimpulkan bahwa dari total 43 variabel faktor penyebab keterlambatan proyek ditemukan 31 variabel berpengaruh terhadap kinerja waktu proyek. Berdasarkan hasil perhitungan pada Metode Earned Value estimasi durasi akhir pelaksanaan proyek pada perhitungan EAC(t) di minggu ke-312 selesai di minggu ke-342 dimana sesuai dengan perencanaan. Sedangkan pada Metode Earned Schedule estimasi durasi akhir pelaksanaan proyek pada perhitungan IEAC(t) di minggu ke-312 selesai di minggu ke-340 dengan 2 minggu lebih cepat dari perencanaan. Tren grafik perhitungan SV dan SV(t) menghasilkan nilai positif menunjukkan durasi akhir pelaksanaan lebih cepat dari perencanaan, sedangkan tren grafik perhitungan SPI dan SPI(t) menghasilkan >1 menunjukkan durasi akhir pelaksanaan pada minggu kontrol lebih cepat dari perencanaannya. Sehingga Metode Earned Schedule dinilai lebih akurat dalam memberikan penilaian kinerja terhadat estimasi durasi Proyek.
ANALISIS PERENCANAAN SISTEM DRAINASE DALAM UPAYA PENANGGULANGAN BANJIR Dwi Ariyani; Aldi Ahmad Alghazali
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5919

Abstract

Banjir kerap terjadi di Perumahan Villa Mutiara Cibitung, yang mana pada tahun 2016 peristiwa banjir terparah pernah terjadi di lokasi ini dengan ketinggian mencapai 80 cm. Banjir tersebut telah menyebabkan kerugian yang signifikan bagi warga yang tinggal di perumahan ini. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya banjir pada lokasi ini dan menemukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Analisis yang dilakukan berupa Analisa Hidrologi meliputi Uji Konsistensi menggunakan metode RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums), Analisa Curah Hujan dengan menggunakan Metode Distribusi Gumbel, Analisa Intensitas Hujan menggunakan hujan harian rencana atau Metode Mononobe dengan kala ulang 5 tahun, Analisa Debit Banjir Rencana menggunakan Metode Rasional dan Intensitas Hujan yang digunakan sesuai dengan Waktu Konsentrasi. Debit rencana yang didapat dari analisa memiliki nilai yang berbeda disetiap saluran, dimana rentang nilai dari terkecil berada pada Kuarter 34 dengan nilai sebesar 0,1378 m3/detik dan 1,1371 m3/detik pada Sekunder 1. Setelah dilakukan perbandingan antara debit banjir rencana dengan debit saluran didapat 14 saluran drainase yang tidak mampu mengatasi angka Debit Banjir yang tinggi. Maka diperlukan desain baru pada saluran-saluran tersebut dengan merubah tinggi saluran (h) dengan metode trial and error agar mampu menampung debit hujan rancangan, rentang tinggi perubahan saluran pada setiap saluran yang tidak sesuai adalah 0,05 m pada Kuarter 50 hingga 0,30 m pada Sekunder 1. Setelah mendapatkan desain saluran yang baru diharapkan akan dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan banjir di Perumahan Villa Mutiara Cibitung.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR – FAKTOR PENENTU KONTRAKTOR UNTUK KEMENANGAN TENDER Alfian Pratama; Nicco Plamonia
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5921

Abstract

Proses lelang atau tender ialah suatu prosedur untuk pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan secara terbuka dan diikuti oleh seluruh penyedia barang/jasa yang telah memenuhi syarat oleh panitia tender. Permasalahan utama yang sering terjadi yaitu kurang lengkapnya berkas tender ditambah dengan faktor lain seperti kenaikan harga, pengalaman kontraktor dan lain sebagainya yang dapat mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan kontraktor mendapatkan keuntungan karena faktor – faktor ini tidak bisa diprediksi dengan pasti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi kemenangan tender online dan mengetahui faktor yang pengaruhnya paling dominan saat melakukan tender online. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas dan analisis faktor. Faktor yang mempengaruhi kemenangan kontraktor saat melakukan tender di Provinsi DKI Jakarta terdiri dari 4 identifikasi faktor yaitu: Administrasi, Teknis, Harga dan Lainnya serta 6 faktor baru dari hasil ekstraksi faktor, yaitu: Faktor I terbentuk dari 7 variabel (X1, X3, X7, X9, X15 dan X18); Faktor II terbentuk dari 6 variabel (X2, X5, X11, X14, X16 dan X17); Faktor III terbentuk dari 4 variabel (X4, X10, X19 dan X21); Faktor IV terbentuk dari 4 variabel (X8, X12, X13 dan X20); Faktor V terbentuk dari 2 variabel (X23 dan X25); & Faktor VI terbentuk dari 2 variabel (X22 dan X24). Faktor yang pengaruhnya paling menentukan adalah faktor 1 dengan nilai eigenvalues 7,831 karena dapat menjelaskan 31,322% variabilitas seluruh variabel dan memiliki kemampuan paling besar/sangat tinggi pengaruhnya terhadap kemenangan kontraktor saat melakukan tender online di Provinsi DKI Jakarta.
ANALISIS SISTEM VENTILASI DAN PENGKONDISIAN UDARA PADA KONSEP GREEN BUILDING DI GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN Nur Airunnisa Virginia; Ayu Herzanita
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5923

Abstract

Kondisi suhu yang panas membuat ruangan tidak nyaman sehingga memanfaatkan air conditioner (AC) namun tentunya hal ini berdampak pada lingkungan antara lain pemanasan global (Global Warming) dan penipisan lapisan ozon. Oleh karena itu pengaruh ini dapat dikurangi semaksimal mungkin dengan menggunakan sumber daya alam yang efisien sehingga tercipta bangunan yang sehat, hemat energi dan ramah lingkungan. Pada bangunan dengan konsep green building, pengkondisian suhu udara agar nyaman dapat dilakukan dengan membuka ruang terbuka, ventilasi, tanaman hijau dan masih banyak lagi yang akan dianalisis dalam penelitian ini. Gedung Fakultas Teknik Universitas Pancasila yang berlokasi di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan berdiri sejak 1988. Gedung ini belum temasuk green building yang tersertifikasi, sertifikasi untuk green building di Indonesia dinamakan greenship. Salah satu aspek green building adalah kenyamanan dengan kriteria tata suhu ruangan. Sesuai dengan standar nasional Indonesia suhu 25 - 27° C sebagai setting suhu ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem ventilasi dan pengkondisian udara untuk retrofitting green building di gedung Fakultas Teknik Universitas Pancasila. Metode kuantitatif eksplanatif yang dilakukan pada penelitian ini berkaitan dengan tata suhu pada gedung Fakultas Teknik Universitas Pancasila. Variabel yang ditinjau pada penelitian ini adalah sistem ventilasi, sistem pengkondisian udara dan kenyamanan, benchmarking dilakukan pada Universitas Multimedia Nusantara. Berdasarkan variabel tersebur dilakukan pengamatan kondisi eksisting di gedung Fakultas Teknik Universitas Pancasila, diperoleh hasil pada area lobby bersuhu 29,8°, koridor bersuhu 30,1°, ruang kelas bersuhu 28,3°, area tangga bersuhu 29,1°. Untuk memaksimalkan peran ventilasi dan pengkondisian udara pada ruangan, direkomendasikan penggunaan roster, penerapan double skin, pengukuran aliran udara, penggunaan teknologi untuk pengukuran suhu, kelembaban dan penerapan smart room, Untuk penerapan green building di gedung Fakultas Teknik Universitas Pancasila maka diperlukan pengubahsuaian (retrofitting) yaitu salah satu bidang ilmu konstruksi yang mengacu pada metode atau teknik yang digunakan untuk membawa bangunan ke potensi penuh dengan memodifikasi, memulihkan, atau menambahkan komponen atau peralatan baru yang dianggap penting karena tidak tersedia pada saat pembuatan.
KEPUASAN PEJALAN KAKI DALAM MENGGUNAKAN JEMBATAN PENYEBRANGAN ORANG Wita Meutia; Prima Jiwa Osly; Isfan Dino Wichaksana
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5924

Abstract

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Stasiun Bogor merpukan jembatan yang menghubungkan antara Stasiun Bogor ke arah Jl. Kapten Muslihat. Pada JPO di Stasiun Bogor terdapat banyak sekali fasilitas dan hambatan pada landasan JPO yang membuat para pengguna JPO teganggu ketika melintasi JPO Stasiun Bogor. Adanya hambatan ini dapat mengurangi keinginan pejalan kaki dalam menggunakan JPO tersebut. Oleh karena itu perlu dianalisis persepsi pengguna JPO agar nantinya adanya beberapa perbaikan di JPO tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis persepsi pejalan kaki terhadap fasilitas penyebrangan tepatnya di JPO Stasiun Bogor serta menilai efektivitas dari penggunaan JPO. Metode penelitian yang digunakan dengan survei lalu lintas pejalan kaki yang menggunakan JPO dan penyebaran kuesioner. Responden dari penelitian ini adalah pejalan kaki yang menggunakan JPO di Stasiun Bogor. Data volume yang diperoleh dianalisis untuk menilai efektivitas penggunaan JPO. Kemudian data persepsi responden diolah dengan menggunakan Index Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui variabel yang perlu mendapat perhatian untuk diperbaiki. Hasil kajian memperlihatkan bahwa untuk persentase efektivitas dengan rata rata di atas 80% persen yang berarti JPO ini sangat efektif. Kemudian hasil analisis IPA dari persepsi pengguna memperlihatkan terdapat 5 variabel yang harus di perbaiki yaitu variabel 1 (JPO aman dari aksi kejahatan), 2 (JPO aman dilalui anak-anak), 3 (Landasan JPO tidak licin dan berlubang), 4 (Pegangan anak tangga JPO dalam kondisi baik), dan 16 (Tersedianya fasilitas penyandang disabilitas).

Page 8 of 19 | Total Record : 183