cover
Contact Name
Fadli Kurnia
Contact Email
fadli.kurnia@univpancasila.ac.id
Phone
+6221-7864730
Journal Mail Official
Jurnal.artesis@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Department of Civil Engineering 3rd Floor at Faculty of Engineering Building Lenteng Agung Raya St, Srengseng Sawah, Jagakarsa, South Jakarta, DKI Jakarta 12640
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Artesis
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 28096231     EISSN : 28094441     DOI : https://doi.org/10.35814/artesis
Artesis Journal is scientific journal published periodically every 6 (six) months (in May and November) by Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering - Universitas Pancasila. It contains papers related to student or student-lecturer research activities. Artesis Journal has an area of expertise consisting of Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, and Transportation Engineering.
Articles 183 Documents
EVALUASI STRUKTUR GEDUNG TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA BERDASARKAN SNI 1726-2019 DAN SNI 2847-2019 Muhammad Rifqi Daffa Musthofa; Fadli Kurnia
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5925

Abstract

Pada tahun 2019 telah diterbitkan SNI 1726-2019 tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non- gedung. Serta SNI 2847-2019 tentang persyaratan struktur beton untuk bangunan gedung. Gedung Kuliah Teknik Universitas Pancasila dibangun pada tahun 1988 yang didesain menggunakan Standar peraturan PBI–1971. Sejak Saat itu sudah banyak Perubahan pada Peraturan Standar yang ditetapkan pemerintah sehingga gedung ini perlu dievaluasi dari segi kekuatan ktrukturnya berdasarkan Standar Peraturan terbaru.Berdasarkan kajian diatas maka dalam penyusunan penelitian ini dilakukan evaluasi terhadap struktur Gedung Teknik Universitas Pancasila untuk mengetahui kekuatan dengan meninjau Sress Ratio Kolom,Lendutan balok, simpangan antai lantai, Stabilitas struktur dan kebutuhan Perkuatan pada kolom dengan kondisi kritis dengan menggunakan standar peraturan Gempa SNI 1726-2019 dan SNI 2847-2019. Berdasarkan hasil analisis Stress ratio Kolom K1,K2,K3,K4,K5 melebihi nilai 1. Setelah diperkuat dengan concrete Jacketing nilai stress ratio dibawah 1. Simpangan antar lantai Pada Lantai 2,3 dan 4 melebihi batas simpangan izin. Setelah diperkuat concrete Jacketing Lendutan balok masih memenuhi batas izin lendutan sesuai dengan SNI 2847-2019. Nilai koefisien Stabilitas θX θY masih memenuhi syarat izin sesuai SNI 1726-2019. Perkuatan Concrete Jacketing Berhasil memperkuat Struktur bangunan Gedung Teknik Universitas Pancasila.
ANALISIS PERBANDINGAN VOLUME DAN BIAYA PADA PEKERJAAN ARSITEKTUR Atika Agustin; Nicco Plamonia; Azaria Andreas
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5926

Abstract

Pembangunan sebuah proyek diperlukan perencanaan yang baik dengan mempertimbangkan waktu yang efisien, biaya yang efisien dan mutu yang berkualitas sehingga didapat suatu proyek konstruksi yang ekonomis, serta dapat diperhitungkan untuk melakukan sebuah pembangunan proyek agar tidak terjadi adanya perselisihan nilai estimasi yang signifikan dari anggaran yang disusun. Estimator dituntuti mempunyaii keahliani dalam perhitungani volume pekerjaan, penilaiani proyek konstruksi, dan keahliani spesifiki lainnya yang tidak lepas dari bantuan software yang berhubungan dengan perhitungan, pengolahan, dan penyajian data. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbandingan perhitungan volume dan total biaya pada pekerjaan arsitektur menggunakan Software Autocad dengan Software Planswift dan menganalisis pemilihan metode yang lebih efisien antara Software Autocad atau Software Planswift dari segi waktu,biaya dan user. Metode penelitian dengan melakukan perhitungan quantity pekerjaan pada software autocad dan software planswift pada studi kasus proyek Apartement The Spring Residences Ciputat ini berlokasi di Jl. Otista Raya No.23, Kecamatan Ciputat Kota Tanggerang Selatan, Banten 15311. Proyek ini terdiri dari 24 lantai sedangkan perhitungan sebanyak 10 lantai. Selisih hasil perhitungan volume antara software autocad dan software planswift sebesar 546,21 m2 atau 1,16% untuk pekerjaan dinding dan lantai sebesar 274,61 m2 atau 8,26 %, dan pekerjaan plafond 23,83 m2 atau 0,35%. Total selisih biaya pekerjaan arsitektur sebesar Rp.168.677.357 dimana biaya ini lebih besar software autocad dibandingkan software planswift.
ANALISIS PERBANDINGAN PERCEPATAN PEKERJAAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF, PENAMBAHAN SHIFT, DAN FAST TRACK Ario Sanjaya; Akhmad Dofir
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5927

Abstract

Pertumbuhan pusat perbelanjaan modern merupakan fenomena perdagangan dan jasa yang biasa ditemukan di kota-kota kecil maupun di kota-kota besar di seluruh dunia. Sebuah pusat perbelanjaan modern yang dikenal sebagai "Mall" berkembang di kota-kota di Indonesia. Pada pelaksanaan konstruksi terkadang terjadi keterlambatan, bahkan bisa dikatakan hampir 80% mengalami keterlambatan. Jika proyek mengalami keterlambatan, dapat dipastikan proyek tersebut mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya sehingga dibutuhkan percepatan pelaksanaan proyek. Dengan hal tersebut, maka diperlukan penelitian untuk menganalisis perbandingan terhadap efektivitas biaya anggaran dan waktu pekerjaan proyek menggunakan metode Time Cost Trade Off, penambahan Shift pekerja, dan Fast Track. Dalam studi kasus Cibinong City Mall ini, pengembangan proyek mengalami hambatan di lapangan yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan. Dengan membandingkan ketiga metode tersebut dapat membantu manajemen proyek dalam penentuan alternatif yang baik dalam meminimalisir biaya dan waktu penyelesaian proyek, terutama pada situasi di mana pekerjaan kritis selesai secepat mungkin. Hasil durasi waktu percepatan pekerjaan arsitektur hotel menggunakan metode TCTO menghasilkan efisiensi waktu senilai 2.71% dari durasi normal, pada penambahan jam kerja menghasilkan total penambahan biaya 6,677%, sedangkan penambahan tenaga kerja menghasilkan total penambahan biaya 0,12%. Alternatif percepatan dengan metode Shift menghasilkan waktu efisiensi percepatan 18.605%, dengan total penambahan biaya sebesar 1.18%. Alternatif percepatan dengan metode Fast Track menghasilkan efisiensi percepatan 4.264%, dengan overhead senilai 1.852%.
ANALISA KINERJA RUAS JALAN YANG DIPENGARUHI OLEH HAMBATAN SAMPING PADA RUAS JALAN ALTERNATIF CIBUBUR Elvina Puspita Andani; A.R. Indra Tjahjani
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5928

Abstract

Kemacetan pada ruas jalan diakibatkan karena adanya hambatan samping, hambatan samping ini sangat mempengaruhi kelancaran arus lalu lintas. Jalan Alternatif Cibubur merupakan jalan utama yang menghubungkan Kota Jakarta Timur, Depok, Bogor, dan Bekasi. Jalan tersebut termasuk kedalam tipe 6/2 D dengan penggunaan samping kanan dan kiri jalan untuk pertokoan dan pusat perbelanjaan. Oleh karena itu, pada jalan tersebut sering terjadi kemacetan atau arus lalu lintas tidak lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja jalan, kelas hambatan samping, serta solusi yang dapat dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Berdasarkan analisis perhitungan yang dilakukan maka diperoleh nilai volume lalu lintas maksimum pada segmen 1 sebesar 4402.45 smp/jam, sedangkan untuk segmen 2 sebesar 4397.55 smp/jam. Kemudian diperoleh nilai hambatan samping pada segmen 1 sebesar 1095.9 dengan kelas hambatan samping sangat tinggi, sedangkan untuk segmen 2 sebesar 1092.5 dengan nilai kelas hambatan samping sangat tinggi. Selain itu diperoleh nilai kapasitas pada segmen 1 dan segmen 2 sebesar 4169.88 smp/jam. Berdasarkan hal tersebut maka diperoleh nilai derajat kejenuhan pada segmen 1 sebesar 1.06, sedangkan untuk segmen 2 sebesar 1.05. Sehingga pada Ruas Jalan Alternatif Cibubur memiliki tingkat pelayanan F yang artinya arus yang terhambat, kecepatan rendah, dan volume diatas kapasitas jalan. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan di wilayah studi, maka direkomendasikan untuk menerapkan solusi kondisi hambatan samping tanpa kendaraan berhenti / parkir, dimana kendaraan tidak boleh berhenti / parkir disepanjang jalur pengamatan.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX Syarifah Rafizma Saadah; Imam Hagni Puspito
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5929

Abstract

Jalan Tol Gempol – Pasuruan yang terhitung 6 tahun lamanya beroperasi yang dimulai pada maret 2017 ini memiliki 2 jalur/arah, memiliki bentang panjang dengan jumlah keseluruhan sepanjang 34,50 kilometer, dengan kilometer awal pada KM 776 + 000, dan kilometer akhir pada KM 810 + 000. Berdasarkan data yang didapatkan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur – Bali terdapat 5 jenis kerusakan yaitu, lubang, retak, lubang L1 dan L2, retak melintang, retak memanjang. Dan menggunakan Alat Hawkeye menunjukkan bahwa pada Ruas Jalan Gempol-Pasuruan Jalu A KM 776+000 sampai dengan 810+000 sebesar 82,61% memiliki kondisi baik pada permukaan perkeraannya, memiliki 13,04% kondisi sedang pada permukaan dan memiliki sebesar 4,35% kondisi rusak ringan pada permukaan perkerasannya dan memiliki sebesar 0% kondisi rusak berat pada permukaan perkerasannya. Dengan demikian diperlukan cara lain untuk mendapatkan persentase hasil kerusakan jalan dengan cara perhitungan manual untuk mendapatkan perbandingan, dengan metode International Roughness Index (IRI) sehingga di dapatkan hasil untuk permukaan perkerasan sebesar 78,26 % memiliki kondisi baik pada permukaan perkeraannya, memiliki 17,39 % kondisi sedang pada permukaan dan memiliki sebesar 4,35 % kondisi rusak ringan pada permukaan perkerasannya dan memiliki sebesar 0 % kondisi rusak berat pada permukaan perkerasannya. Dari 2 hasil nilai IRI terdapat perbedaan yang selisihnya sangat kecil sehingga hasil IRI yang didapatkan dengan alat ada kemungkinan terdapat kesalahan karna tidak dilakukan pemeriksaan kalibrasi sedangkan hasil nilai IRI dari perhitungan manual kemungkinan tidak akuratnya disebabkan oleh hasil perhitungan dari nilai roughness yang masih keliru dalam membaca angkanya. Dimana rata-rata nilai kerusakan jalan menunjukan kepada kondisi baik, sehingga hanya di perlukan penangganan seperti pemeliharaan rutin saja.
ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN GEOGRID DAN BRONJONG Dimas Dedy Pratama1; Rini Trisno Lestari; Paksitya Purnama Putra
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5930

Abstract

Lokasi penelitian ini berada Purwakarta dimana lokasi konstruksi peternakan ini berada tepat di tepi lereng tebing. Kondisi stabilitas lereng pada lokasi penelitian ini tidak stabil, hal ini dikarenakan pada saat masa konstruksi tanah dan bangunan tersebut amblas dan terjadi kelongsoran. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan perkuatan lereng untuk meningkatkan daya dukungnya. Analisis yang pertama dilakukan yaitu dengan mengecek apakah lereng tersebut aman atau tidak dengan menggunakan software berbasis Limit Equilibrium Method (LEM) dimana dihasilkan nilai Safety Factor (SF) sebesar 1,06 yaitu kurang dari 1,5 dari SF rencana. Berdasarkan analisis tersebut diperlukan alternatif metode perkuatan lereng, metode perkuatan lereng yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan alternatif pertama dengan menggunakan material geogrid, alternatif kedua dengan material bronjong dan alternatif ketiga yaitu kombinasi keduanya. Alternatif pertama yaitu perencanaan geogrid dilakukan dengan menghitung kebutuhan yang akan dipasang dimana dihasilkan Tipe geogrid Biaxial Geogrid 200/50 F dengan nilai Ultimate Tensile Strength (MD/CM) sebesar 200/50 kN/m dengan jarak pemasangan 0,5 meter dengan nilai MR komulatif sebesar 2,512.820513 kN/m sebanyak empat lapisan dengan total panjang geogrid yang dibutuhkan sebesar 10,8791 m. Alternatif kedua yaitu dengan material bronjong yang dianalisis dengan software dihasilkan nilai safety factor sebesar 0,20 sehingga kurang aman. Alternatif yang ketiga yaitu dengan menggunakan kombinasi kedua nya dimodelkan dengan software dihasilkan deformasi sebesar 0,07127 meter. Pemilihan analisis perhitungan dari ketiga alternatif tersebut dihasilkan alternatif yang ketiga yaitu dengan kombinasi kedua material geogrid dan bronjong.
EVALUASI DESAIN STRUKTUR DENGAN SNI 1726:2019 DAN SNI 2847:2019 PADA GEDUNG 4 LANTAI Bagas Ardian Putra; Resti Nur Arini
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5931

Abstract

Kota semarang sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia terus melakukan pembangunan rumah susun mahasiswa guna mengakomodir fasilitas mahasiswa salah satunya Rusun XYZ Semarang yang dibangun pada tahun 2022 namun perencanaanya pada tahun 2017 sehingga belum menggunakan SNI 1726: 2019 dan SNI 2847: 2019 meskipun pelaksanaan nya tahun 2022. Dalam proses mendapatkan kepastian kelayakan keamanan struktur yang terbangun perlu dilakukan evaluasi menggunakan SNI terbaru. Evaluasi dilakukan guna mendapatkan mengetahui kelayakan struktur akibat gempa, menganalisis dimensi struktur, menganalisis penulangan struktur, serta menganalisis tinjauan perkuatan struktur yang diperlukan akibat penerapan SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019. Metode yang digunakan ialah melakukan re-modelling pada SAP2000 yang bedasarkan gambar kerja yang didapatkan dari konsultan pengawas dan menghitung ulang mengikuti beberapa tinjuan sesuai dengan SNI 1726: 2019 dan SNI 2847: 2019. Hasil yang didapatkan berupa kelayakan struktur terhadap beberapa resiko keruntuhan akibat gempa dan tabel cross check hitungan antara kuat rencana struktur dengan gaya dalam yang terjadi pada proses permodelan menggunakan SAP2000. Dari hasil yang diperoleh masih dalam kondisi struktur kolom, balok serta pelat masih memiliki kelayakannya setelah ditinjau menggunakan SNI 2847:2019, serta pengecekan desain existing masih dalam kategori layak ketahanan gempa yang ditinjau terhadap penskalaan gempa diatas 85%, ketidakberaturan horizontal dan vertikal, simpangan antar lantai dan P-delta. Serta pada review terhadap performance level rumah susun XYZ Semarang dalam kategori kinerja Immediate Occupancy dikarenakan hasil perhitungan yang didapatkan terhadap drift ratio > 1% yaitu tidak ada kerusakan pada komponen struktur, hanya kerusakan minor pada komponen non struktur. Sehingga bangunan masih aman untuk difungsikan.
ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL (AC-WC) DENGAN LIMBAH PLASTIK LOW DENSITY POLYETHYLENE Yoga Pranata Siregar; Prima Jiwa Osly
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5932

Abstract

Seiring perkembangan dalam campuran aspal beberapa penelitian telah mengembangkan penggunaan limbah plastik sebagai upaya mengurangi sampah plastik yang sulit didaur ulang. Penggunaan plastik sebagai bahan campuran dapat mengoptimalkan karakteristik aspal dengan memperoleh sifat–sifat plastik yang diinginkan. Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas perkerasan dan memanfaatkan limbah plastik, maka penulis ingin melakukan penelitian dengan tujuan menganalisis kadar optimum campuran beraspal AC-WC tanpa dan dengan tambahan limbah Low Density Poly Ethylene (LDPE), serta mendapatkan pengaruh dari kombinasi jenis aspal tersebut. Terdapat 15 benda uji tanpa penambahan LDPE dan 15 benda uji dengan penambahan LDPE 7%. Benda uji tersebut selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan alat marshall untuk mengetahui nilai parameter-parameter aspal dan bisa menghasilkan nilai kadar aspal optimum. Dari hasil pengujian aspal menggunakan alat tes Marshall didapat nilai MQ campuran aspal plastik cenderung mengalami peningkatan pada campuran aspal dengan penambahan limbah plastik LDPE. Hal ini berarti nilai kekakuan campuran dengan penambahan limbah plastik LDPE semakin tinggi dan lebih getas. Berdasarkan hasil pengecekan di atas, nilai kadar aspal optimum pada campuran tanpa penambahan limbah plastik LDPE yaitu 6,5% dan pada campuran dengan penambahan limbah plastik LDPE 7% yaitu 6,8%.
ANALISIS HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA JALAN PADA RUAS JALAN CIAWI - PUNCAK Rayvaldy; Nuryani Tinumbia
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5933

Abstract

Jalan Ciawi-Puncak termasuk kedalam kategori jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, Pada Jalan Ciawi-Puncak ini terkenal dengan banyaknya wisata yang menjadi destinasi andalan bagi masyarakat jabodetabek selain itu jalur ini setiap tahunnya menjadi jalur mudik lebaran, sehingga jalur ini merupakan jalur yang cukup padat serta sering terjadi kemacetan lalu lintas. Peyebab yang turut memperburuk kondisi lalu lintas salah satunya adalah masalah hambatan samping. Hambatan samping merupakan dampak dari kinerja lalu lintas akibat aktifitas samping segmen jalan seperti kendaraan parkir/kendaraan berhenti di bahu jalan, pejalan kaki menyebrang/pejalan kaki yang tidak berjalan pada trotoar, kendaraan keluar masuk dari sisi jalan/menlintas, dan kendaraan lambat seperti sepeda atau becak. Penelitian ini dilakukan di Jalan Ciawi-Puncak dimana ruas jalan ini memiliki tipe jalan 2/2 UD. Menurut analisa hasil perhitungan dengan metode MKJI 1997 nilai volume lalu lintas maksimum yang didapatkan untuk kedua arah yaitu senilai 3592,4 smp/jam dengan kapasitas jalan senilai 2714,4 smp/jam. Maka kedua arah lalu lintas mempunyai nilai derajat kejenuhan senilai 1,323. Melainkan, ruas ini memiliki tingkat pelayanan F. Analisis hambatan samping yang dilakukan memperoleh hasil hambatan samping tertinggi sebesar 576 dengan nilai kelas hambatan samping High (H). Solusi penangan yang dapat dilakukan untuk mengurangi hambatan samping di ruas jalan tersebut yaitu dengan penambahan rambu lalu lintas dilarang berhenti, membuat trotoar untuk aktivitas pejalan kaki, dan menambah tempat khusus naik turunya penumpang angkutan.
ANALISIS PERCEPATAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN ASTON CILOTO HOTEL DAN RESORTS DENGAN CRITICAL PATH METHOD Diyanti; Fani Yayuk Supomo; Muhamad Rizky Amirulloh
Jurnal ARTESIS Vol 3 No 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5939

Abstract

Pembangunan Aston Ciloto Hotel dan Resorts berlokasi di Jalan Raya Puncak No. 54 Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Perencanaan proyek konstruksi yang baik dari segi waktu, biaya, dan lingkup proyek merupakan hal penting dalam menyelesaikan suatu pembangunan proyek konstruksi. Pada pelaksanaan proyek konstruksi secara nyata, sering terjadi keterlambatan pelaksanaan dari waktu yang telah direncanakan. Keterlambatan proyek dapat terjadi akibat adanya perbedaan kondisi lokasi, perubahan desain, pengaruh cuaca, penggunaan metode yang tidak tepat, dan kesalahan dalam perencanaan. Alternatif mengatasi keterlambatan proyek dengan melakukan percepatan waktu pengerjaan ataupun biaya. Pertambahan biaya yang dikeluarkan harus dapat seminimum mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pekerjaan yang masuk kedalam lintasan kritis, mendapatkan total durasi dan biaya setelah dilakukan percepatan dan mendapatkan biaya optimal dari skenario percepatan yang direncanakan sebagai upaya untuk melakukan percepatan dengan menggunakan critical path method yang mengalami keterlambatan dari waktu perencanaan awal. Alternatif yang akan digunakan untuk percepatan proyek ini dengan penambahan jam kerja selama 2 jam dan 3 jam yang akan berpengaruh pada biaya total proyek dan durasi pelaksanaan proyek. hasil analisis crashing pada perhitungan waktu dan biaya, diperoleh biaya dan waktu setelah dipercepat dengan kerja lembur 2 jam yaitu total biaya Rp. 31.250.538.769 dengan durasi 554 hari, kemudian penambahan kerja lembur 3 jam yaitu Rp. 31.445.884.117 dengan durasi 516 hari.

Page 9 of 19 | Total Record : 183