cover
Contact Name
Halil
Contact Email
halil@poliwangi.ac.id
Phone
+6285230400799
Journal Mail Official
javanica@poliwangi.ac.id
Editorial Address
Jurnal Javanica, Program Studi Agribisnis, Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Phone: (0333) 636780 Email: javanica@poliwangi.ac.id
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Javanica: Jurnal Terapan Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 29638186     DOI : https://doi.org/10.57203/javanica
Jurnal Javanica (JNC) merupakan media publikasi artikel ilmiah (jurnal) yang dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan dipublikasikan oleh Politeknik Negeri Banyuwangi. Jurnal Javanica dipublikasikan secara cetak maupun elektronik sejak tahun 2022 dengan ISSN 2963-8186. Adapun fokus publikasi di bidang Pertanian dengan ruang lingkup Budidaya Tanaman, Peternakan, Perikanan, Manajemen Agribisnis, Teknologi Pertanian, Kehutanan, Perkebunan, dan Pertanian Berkelanjutan. Setiap tahun Jurnal Javanica menerbitkan 2 (dua) kali terbitan, adapun jadwal penerbitan pada bulan Juni dan Desember. Format artikel bisa di download di link Format Artikel. Panduan penulisan artikel silahkan di download di ling berikut Panduan Penulisan.
Articles 43 Documents
RESPON TANAMAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) WHITE BURLEY LUMAJANG VARIETAS TN 90 SETELAH APLIKASI PGPR Sagita, Radea Lover; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i1.2024.60-65

Abstract

Produksi tanaman tembakau memiliki kontribusi yang cukup besar sebagai pendapatan negara. Terdapat masalah khususnya pada proses budidaya tanaman tembakau tidak sedikit dari petani masih menggunakan bahan ataupun pupuk kimia (anorganik) yang menyebabkan kualitas tanah menjadi masam. Alternatif solusi dari penggunaan pupuk kimia salah satunya dengan pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) terhadap pertumbuhan tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.) White Burley Lumajang Varietas TN 90. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAKNF) dengan menggunakan 4 perlakuan, meliputi (kontrol menggunakan pupuk NPK, Za dan KNO3, PGPR konsentrasi 30 ml/l, PGPR konsentrasi 60 ml/l, PGPR konsentrasi 90 ml/l). Analisis data menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan uji lanjut BNT 5%. Pemberian PGPR dengan berbagai konsentrasi (30 ml/L, 60 ml/L dan 90 ml/L)  tidak memberikan pengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman dan diameter batang pada tembakau White Burley Lumajang varietas TN 90, sehingga disarankan ada penelitian lebih lanjut tentang penambahan konsentrasi pemberian PGPR yang akan diaplikasikan pada tembakau.
STRATEGI PEMASARAN MINUMAN HERBAL BERAS KENCUR INSTAN CAP DJAWAHIR DI CV. JAWAHIR MANDIRI SEJAHTERA KECAMATAN BANYUWANGI Setiadevi, Shinta; Utami, Sari Wiji; Nuryantiningrum, Anggy
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.66-76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal dari CV. Jawahir Mandiri Sejahtera untuk mengetahui beberapa alternatif strategi yang dapat digunakan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling (secara sengaja) dengan narasumber berjumlah 3 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah matriks Internal Strategic Factors Analysis Summary (IFAS), matriks External Strategic Factors Analysis Summary (EFAS), matriks IE dan matriks SWOT. Penelitian ini menghasilkan 10 faktor internal meliputi 5 kekuatan dan 5 kelemahan, serta 10 faktor eksternal meliputi 5 peluang dan 5 ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IFAS adalah 2,38 dan EFAS adalah 2,36. Total skor dari matriks IFAS dan EFAS yang dimiliki CV. Jawahir mandiri Sejahtera dapat dipetakan dalam matriks IE diperoleh sel V, pada kondisi Growth Strategy dan Stability Strategy. Analisis SWOT dari penelitian ini menghasilkan 10 alternatif strategi yang dapat direkomendasikan kepada CV. Jawahir Mandiri Sejahtera untuk strategi pemasaran produk minuman herbal beras kencur instan.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI TERHADAP KOMBINASI PUPUK ANORGANIK DAN POC KEONG MAS (Glycine max L.) Arij Nabila, Dini; Wahyu Widodo, Tirto; Dwi Soelaksini, Liliek; Wardana, Rudi
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.77-86

Abstract

Produksi kedelai di Indonesia hingga saat ini belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia. Rerata kebutuhan kedelai secara nasional mencapai 3,4-3,6 juta ton pertahun, sedangkan produksinya hanya 20%-30% dari kebutuhan tersebut. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi tanaman kedelai yaitu dengan cara pemberian POC keong mas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian kombinasi pupuk anorganik dan POC keong mas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non faktorial yang terdiri atas 7 perlakuan yaitu tanpa POC (100% pupuk anorganik), konsentrasi POC 250 ml/l +50% anorganik, 300 ml/l+50% anorganik, 350 ml/l +50% anorganik, 400 ml/l +50% anorganik, 450 ml/l+50% anorganik dan 500 ml /l+50% anorganik. Sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC 500 ml/l+50% anorganik menunjukkan hasil tertinggi pada tinggi tanaman, jumah cabang produktif, berat biomassa tanaman kedelai, jumlah polong persampel, berat segar polong persampel, berat kering polong persampel dan berat kering biji persampel.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) TERHADAP APLIKASI POC LIMBAH TAHU Alvianak; Soelaksini, Liliek Dwi; Jumiatun, Jumiatun; Alif, Trisnani
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.87-96

Abstract

Peningkatan produksi kacang tanah dilakukan melalui aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tahu yang dapat memberikan unsur hara dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman kacang tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan hasil produksi kacang tanah melalui pengaplikasian POC Limbah Tahu. Penelitian dilaksanakan di lahan pertanian Desa Antirogo Kabupaten Jember pada bulan Agustus 2023 sampai bulan Desember 2023. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 6 taraf perlakuan: Pupuk anorganik 100% (kontrol), Pupuk anorganik 50%, POC 325 ml/liter dan Pupuk anorganik 50%, POC 350 ml/liter dan Pupuk anorganik 50%, POC 375 ml/liter dan Pupuk anorganik 50%, POC 400 ml/liter dan Pupuk anorganik 50%. Penelitian ini menunjukkan perlakuan POC limbah tahu konsentrasi 375 ml/liter pengaruh berbeda nyata pada jumlah polong cipo per sampel, jumlah polong bernas per sampel, berat polong basah beranas per sampel, berat polong kering bernas per sampel dan berat biji kering per sampel.
PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MELALUI APLIKASI BAHAN ORGANIK DENGAN BERBAGAI SISTEM OLAH TANAH Syaputra Wardana, Riko
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.97-102

Abstract

Jenis tanah Latosol mempunyai kandungan bahan organik dan unsur makro N, P, K yang rendah sehingga menyebabkan penurunan produksi jagung. Penambahan bahan organik dan penerapan sistem pengolahan tanah diperlukan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi perlakuan bahan organik dan sistem pengolahan tanah terhadap produksi jagung pada tanah latosol. Penelitian ini berada di Desa Patemon, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso. Penelitian dirancang menggunakan metode RAKF yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pengolahan tanah yang terdiri dari pengolahan tanah minimal 20 cm; pengolahan tanah minimal 30 cm; dan budidaya tanah yang sempurna. Faktor kedua adalah jenis bahan organik yang tidak mengandung bahan organik; kompos batang pisang; dan kompos jerami. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kompos jerami organik memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman (221,02 cm), diameter batang (2,82 cm), berat tongkol (456,16 g), berat tongkol tanpa sekam (363,23 g). , berat cangkang kering (247,88 g), dan berat 100 biji (46,96 g). Hal ini dikarenakan bahan organik kompos jerami padi mampu meningkatkan C organik tanah sehingga kemampuannya dalam mengikat unsur hara sangat besar dan berpengaruh langsung terhadap ketersediaan unsur hara pada daerah perakaran.
PEMANFAATAN TETES TEBU (MOLASE) DAN TIGA BAHAN ORGANIK DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea Mays L.) Fauzi, Achmad Rizal
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.103-109

Abstract

Tanah latosol sering ditemukan di lahan-lahan jagung Kabupaten Bondowoso, dimana tanah tersebut merupakan tanah yang kurang subur. Di berbagai literatur, penambahan bahan organik terbukti dapat memperbaiki kesuburan tanah sehingga berpotensi baik untuk diaplikasikan di jenis tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengaplikasian tetes tebu dan bahan organik berupa kotoran sapi, kotoran ayam, dan kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di di Desa Patemon, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso pada Agustus-November 2023. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari dua faktor dan diulang sebanyak empat kali ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi tetes tebu yang terdiri atas tiga taraf: 5%, 10%, dan 15%. Faktor kedua adalah jenis bahan organik terdiri dari: kotoran sapi, kotoran ayam, dan kotoran kambing. Dosis untuk setiap jenis bahan organik yang digunakan adalah 15 ton/ha. Hasil dari penelitian menunjukkan tidak adanya signifikansi dari konsentrasi tetes tebu. Pada perlakuan jenis bahan organik, kotoran ayam memberikan hasil terbaik pada jumlah daun (14,64 helai), berat tongkol berkelobot (488,43 g), dan berat tongkol tanpa kelobot (396,00 g). Pada tinggi tanaman, diameter batang, diameter tongkol, panjang tongkol, berat pipilan, dan berat 100 biji, baik kotoran ayam maupun kotoran sapi menunjukkan hasil lebih baik dibandingkan kotoran kambing. Dapat disimpulkan pemberian bahan organik kotoran ayam dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi pada tanaman jagung di Kabupaten Bondowoso. Kandungan C organik dalam kotoran ayam yang lebih tinggi dibandingan kedua bahan lainnya diduga berperan dalam perbaikan sifat-sifat tanah yang pada akhirnya meningkatkan serapan hara dan penjagaan kelembapan yang lebih baik.
RESPONS APLIKASI PGPR DAN PUPUK KOTORAN KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI JAGUNG (Zea mays L.) Gunawan, Riski Ragil; Soelaksini, Liliek Dwi
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.110-120

Abstract

Kualitas lahan dengan kandungan nutrisi yang tidak seimbang mempengaruhi pertumbuhan tanaman khususnya jagung. PGPR dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman dengan mengoptimalkan kinerjanya. Kotoran kelinci merupakan bahan organik tambahan yang diperlukan untuk menunjang kinerja PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan pupuk PGPR dan kotoran kelinci dengan dosis tertentu terhadap perkembangan dan produksi tanaman jagung. Percobaan dirancang menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dua komponen, tiga ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi PGPR: 0, 5, dan 10 ml/L. Faktor kedua adalah jumlah pupuk kotoran kelinci: 0, 5, atau 10 ton/ha. Variabel yang dicatat adalah tinggi tanaman, lebar daun, berat pipilan per sampel, berat tongkol kering per sampel, dan berat tongkol kering per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi konsentrasi 5 ml/L dan dosis 5 ton/ha menimbulkan interaksi paling besar antara perlakuan PGPR dan pupuk kotoran kelinci terhadap variabel lebar daun. Konsentrasi PGPR mempengaruhi variabel tinggi tanaman sebesar 10 ml/L. Interaksi PGPR dan pupuk kotoran kelinci mempengaruhi variabel berat tongkol kering per sampel dan berat tongkol kering per plot. Pupuk berbahan kotoran kelinci yang dikombinasikan dengan PGPR dalam jumlah yang tepat akan membantu jagung tumbuh lebih cepat.
Respon Pertumbuhan Tanaman Jagung Hibrida (Zea mays L.) pada Kombinasi Pupuk Organik Blotong Tebu dan NPK Rahmat, Ahmad Basuki
Jurnal Javanica Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v4i1.2025.28-34

Abstract

Menurunnya kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan merupakan salah satu faktor penyebab menurunnya hasil jagung. Pupuk organik berbahan dasar limbah tebu atau blotong dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pupuk organik blotong tebu dan NPK terhadap pertumbuhan dan produksi jagung. Penelitian ini dilakukan di desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk blotong dengan tiga taraf yakni kontrol (tanpa pupuk blotong), 10 ton/ha, dan 20 ton/ha. Faktor kedua adalah dosis NPK yang terdiri dari tiga taraf yaitu 150 kg/ha, 200 kg/ha, dan 250 kg/ha. Secara statistik tidak terdapat interaksi antara pupuk organik limbah tebu dengan NPK pada semua parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik tebu 200 kg/ha jauh lebih unggul dibandingkan kontrol dalam hal tinggi tanaman. Namun tidak terdapat perbedaan antara pemberian pupuk organik limbah tebu 20ton/ha dengan kontrol pada jumlah daun. Sementara itu, antara NPK 250 kg/ha dan NPK 200 kg/ha memberikan hasil terbaik pada diameter batang
PENGARUH PERENDAMAN ENTRES KOPI ROBUSTA (Coffea Canephora Pierre ex A. Froehner) DAN ARABIKA (Coffea Arabica L.) TERHADAP RESPON PERTUMBUHAN SETEK Wafa, Ali; Luri Asmono, Sedian; Rosdiana, Eva; Kusumaningtyas, Rizky Nirmala
Jurnal Javanica Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v4i1.2025.12-19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa jenis zat pengatur tumbuh alami terhadap pertumbuhan setek tanaman kopi pada media floral foam. Penelitian ini dilakukan pada bulan maret hingga juni 2023 di Laboratorium Lapang Politeknik Negeri Jember. Penelitian dilakukan menggunakan RAK faktorial dengan faktor pertama adalah Zat Pengatur Tumbuh Alami yaitu C0 (Kontrol), B1 (Ekstrak Bawang Merah), T1 (Ekstrak Taoge), K1 (Air Kelapa) yang diaplikasikan dengan cara perendaman, dan faktor kedua penggunaan jenis kopi yaitu Ro (Kopi Robusta) dan Ar (Kopi Arabika). Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu persentase setek hidup, persentase setek tumbuh tunas, rerata saat tumbuh tunas, panjang tunas, panjang daun. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Anova taraf 5% apabila menunjukkan hasil yang berbeda sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengaplikasian air kelapa memberikan pengaruh terbaik pada semua parameter dan penggunaan jenis kopi arabika memiliki pengaruh terbaik pada persentase setek hidup dan rerata saat tumbuh tunas.
PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL WAKTU APLIKASI POC DAUN LAMTORO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG TANAH Pradias, Annesya
Jurnal Javanica Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v4i1.2025.20-27

Abstract

Salah satu alternatif dalam mengurangi penggunaan pupuk kimia pada produksi kacang tanah yaitu dengan pemanfaatan pupuk organik cair (POC) daun lamtoro. Penggunaan konsentrasi dan interval waktu yang berbeda dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi kacang tanah, maka aplikasi POC daun lamtoro harus mempertimbangkan kedua faktor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsentrasi dan interval waktu aplikasi POC Daun Lamtoro yang tepat untuk pertumbuhan dan produksi kacang tanah. Penelitian dilaksanakan di Desa Antirogo, Kec. Sumbersari, Kab. Jember, Jawa Timur pada bulan Oktober hingga Desember 2023. Metode penelitian menggunakan RAK Faktorial dengan dua faktor. Pertama yaitu POC Daun Lamtoro konsentrasi K0 (0 ml/L), K1 (100 ml/L), K2 (150 ml/L), dan K3 (200 ml/L). Kemudian faktor kedua, interval waktu yaitu W1 (1 minggu sekali), W2 (2 minggu sekali), serta W3 (3 minggu sekali). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh konsentrasi terbaik yaitu 100 ml/L pada paremeter jumlah polong dan berat polong kering sedangkan untuk interval waktu tidak terdapat pengaruh pada seluruh parameter. Namun terdapat interaksi antara kedua faktor pada parameter berat biomassa kering dan tinggi tanaman.