cover
Contact Name
NANI IRMA SUSANTI
Contact Email
naniirma99@gmail.com
Phone
+628112957752
Journal Mail Official
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WASANA NYATA
Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis sampah
Articles 224 Documents
Dari Konvensional ke Digital: Edukasi dan Pendampingan Pemasaran UMKM Melalui Aplikasi PosPay di Kecamatan Masaran, Sragen Yenni Khristiana; Setyani Sri Haryanti; Endah Nawangsasi; Galih Wisnu Wardana; Anggoro Panji Nugroho
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2074

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Namun, masih banyak UMKM yang belum memanfaatkan platform digital secara optimal dalam memasarkan produknya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen melalui pelatihan digitalisasi pemasaran menggunakan aplikasi PosPay yang dikembangkan oleh PT Pos Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis instalasi dan registrasi aplikasi, serta pendampingan pengunggahan produk ke platform. Kegiatan dilaksanakan pada 1 September 2025 di Kantor Kecamatan Masaran dengan melibatkan 30 pelaku UMKM, 3 dosen Universitas Dharma Aub Surakarta, dan 2 pendamping dari PT Pos Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM tentang pemasaran digital sebesar 85%, dengan 27 dari 30 peserta berhasil mengunggah minimal satu produk ke aplikasi PosPay. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemasaran digital UMKM dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal Sragen.
Kemasan Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Anggota Pkk Gambirsari Banjarsari Surakarta Sumaryanto Sumaryanto; Nadia Adriane R; Nani Irma Susanti
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2062

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama kelompok PKK Gambirsari, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, yang memiliki potensi besar dalam pengolahan bahan pangan lokal seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Namun, rendahnya daya saing produk disebabkan oleh kemasan yang belum higienis, tidak menarik, dan belum memenuhi standar pasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota PKK dalam mendesain kemasan estetik dan menerapkan teknologi tepat guna guna memperkuat daya saing produk rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan desain kemasan digital menggunakan Canva, penerapan teknologi heat sealer, serta evaluasi hasil pelatihan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta: pemahaman bahan dan pelabelan kemasan meningkat dari 58% menjadi 94%, kemampuan penggunaan heat sealer dari 25% menjadi 88%, dan kemampuan desain label dari 30% menjadi 82%. Dampak kegiatan juga terlihat dari perubahan perilaku peserta yang lebih kreatif, terbentuknya kelompok kerja baru dalam PKK, serta peningkatan pendapatan keluarga rata-rata sebesar 25–30%. Penerapan teknologi sederhana terbukti mampu meningkatkan higienitas, memperpanjang umur simpan produk, dan memperkuat citra produk lokal. Kegiatan ini memberikan nilai tambah ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat, serta berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan berbasis kewirausahaan perempuan dan kemasan estetik ramah pasar.
Pengembangan Digiwisata Berbasis Potensi Lokal Menuju Kawasan Wisata Terintegrasi Desa Kerajinan Tembaga Cepogo, Boyolali Dewi Saptantinah Puji Astuti; Catur Sugiarto; Zainal Arifin; Edi Wibowo; Kharis Triyono
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2080

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata kerajinan tembaga di Desa Cepogo melalui pendekatan digitalisasi usaha dan inovasi lingkungan. Desa Cepogo memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, namun menghadapi tantangan dalam hal literasi digital, promosi daring, dan pengelolaan limbah wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap: sosialisasi, pelatihan teknologi, pendampingan lapangan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi keuangan mitra hingga 85%, adopsi sistem akuntansi digital oleh 75% pengrajin, peningkatan omzet 30%, dan kenaikan kunjungan wisata sebesar 25%. Program ini menghasilkan sistem reservasi digital, unit maggot edukatif, serta publikasi promosi wisata digital yang berkelanjutan. Integrasi antara teknologi dan kearifan lokal memperkuat Desa Cepogo sebagai model digiwisata berbasis budaya dan lingkungan berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas UMKM dalam Pemanfaatan Marketplace Digital melalui Pendekatan Partisipatif dan Pendampingan Langsung Saptani Rahayu; Nugroho Wisnu Murti; Indriyana Widyastuti; Edi Suhardi; Denny Mahendra
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2063

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih menghadapi keterbatasan dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan omzet penjualan akibat rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Salah satu solusi yang potensial adalah pemanfaatan marketplace digital, meskipun implementasinya di kalangan UMKM belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan marketplace digital secara efektif melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan langsung. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dengan melibatkan 46 pelaku UMKM. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan dan wawancara awal, pelatihan teknis pemanfaatan marketplace, pendampingan implementasi, serta penyusunan laporan dan rekomendasi. Materi pelatihan mencakup pengelolaan toko digital, strategi promosi daring, penentuan harga, serta optimalisasi konten produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola pemasaran daring secara lebih sistematis. Temuan ini mengindikasikan bahwa kendala utama UMKM terletak pada literasi digital dan konsistensi pengelolaan toko daring, bukan pada akses platform. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, penguatan strategi konten digital, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
Implementasi Komplementer Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga (IRT) Dalam Pencegahan, Penanganan Batuk Pilek Balita Di Malinau Kalimantan Utara Ika Yulianti; Andi Sri Hastuti Handayani Usman; Sri Wahyuni; Nurmasitah Nurmasitah; Yuliani Yuliani
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2088

Abstract

Batuk pilek merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada balita di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Kondisi iklim yang lembab, kebiasaan pola asuh, dan keterbatasan pengetahuan mengenai pencegahan serta penanganan awal menjadi faktor risiko utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan Ibu Rumah Tangga (IRT) melalui implementasi metode komplementer berbasis bahan alami dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dalam pencegahan dan penanganan batuk pilek balita. Metode yang digunakan adalah tutorial praktik selama 60 menit, mencakup pembukaan, penyampaian materi interaktif, demonstrasi langsung pembuatan ramuan herbal sederhana (wedang jahe madu dan inhalasi uap daun sirih), praktik penggunaan teknik pijat bayi untuk melegakan pernapasan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan IRT sebesar 85% dan keterampilan praktik sebesar 80% berdasarkan pre-post test dan observasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi edukasi dan praktik langsung dapat meningkatkan kemandirian IRT dalam menjaga kesehatan balita secara aman dan terjangkau.
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) Pada Pelaku Umkm Makanan Ringan Di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Yofhi Septian Panglipurningrum; Endang Saryanti; Andri Octaviani; Agus Utomo
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2064

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha ekonomi produktif yang lahir sebagai salah satu kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selain itu, UMKM juga menjadi penopang perekonomian masyarakat dan daerah. UMKM dituntut harus dapat bersaing di era pasar bebas. Adapun untuk dapat bersaing di era pasar bebas ini salah satu syaratnya adalah terpenuhinya legalitas usaha. Namun pengurusan legalitas usaha masih kurang diketahui oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Legalitas usaha merupakan informasi bagi masyarakat, terutama bagi pihak yang berkepentingan terhadap identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha dan perusahaan yang didirikan Usaha merupakan unsur penting sebagai penunjuk jati diri bahwa suatu badan usaha tersebut legal dan sah secara hukum sehingga diakui oleh masyarakat. Salah satu legalitas usaha dalam sebuah usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan tanda pengenal bagi para pelaku usaha, baik usaha perseorangan maupun non perseorangan. Dengan adanya NIB dapat membantu para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.Pelaku  usaha di desa karanganyar kecamatan plipuh kabupaten karanganyar mempunyai sebanyak 46 pelaku usaha makanan ringan yang masih peru membutuhkan pendampingan usaha khusunya pendampingan pembuatan NIB bagi usahanya.
Penguatan Layanan Kesehatan Mental Berbasis Recovery-Oriented di RS Menur dan Suku Tengger Kamilah Sa'diah; Nor Balkish Zakaria; Asna Manullang; Yustiana Wardhani; Ridha Azahra
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2183

Abstract

Peningkatan kasus gangguan kesehatan mental dan penyalahgunaan zat, termasuk kecanduan judi daring, menjadi tantangan serius bagi sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. RS Menur Surabaya sebagai rumah sakit rujukan Provinsi Jawa Timur mencatat tingkat keterisian tempat tidur (BOR) yang tinggi. Di sisi lain, komunitas adat Suku Tengger di Desa Ngadiasari juga menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan mental dengan pendekatan budaya yang khas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis penguatan layanan kesehatan mental berbasis recovery-oriented melalui pendekatan psikososial pada dua konteks berbeda, yaitu rumah sakit dan komunitas adat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semi-empiris melalui observasi respons psikososial dan instrumen sederhana berupa indikator partisipasi, ekspresi emosional, dan keterbukaan komunikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan respons sosial-emosional pasien serta penerimaan positif masyarakat adat terhadap pendekatan berbasis budaya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat menjadi model intervensi sosial komplementer dalam sistem layanan kesehatan mental berbasis komunitas.
Literasi Kepatuhan 5.0 Mengoptimalkan Notifikasi Dan Edukasi Mandiri Pada Dashboard Coretax Bagi Pelaku Usaha UKM Tangan Terampil Kota Semarang Citra Andriani Kusumawati; Asih Niati; Tri Rinawati; Naini Rizka Amalia
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2197

Abstract

Transformasi digital administrasi perpajakan melalui implementasi Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan kepatuhan wajib pajak. Namun, masih terdapat pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang belum memanfaatkan fitur-fitur Coretax secara optimal karena rendahnya literasi digital perpajakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi notifikasi dan edukasi mandiri pada dashboard Coretax terhadap peningkatan literasi kepatuhan pajak pelaku UKM Terampil di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UKM yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menggunakan Coretax. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antara optimalisasi notifikasi, edukasi mandiri, literasi kepatuhan, dan kepatuhan formal wajib pajak. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pemanfaatan notifikasi digital dan fitur edukasi mandiri pada dashboard Coretax berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi perpajakan serta kepatuhan formal pelaku UKM. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam mengembangkan layanan edukasi digital yang lebih adaptif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan wajib pajak, sehingga mampu mendukung peningkatan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.
Pendampingan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi sebagai Kreativitas Ramah Lingkungan pada Masyarakat Desa Pilangrejo, Kabupaten Sragen Andri Octaviani; Rina Ani Sapariyah; Siti Fatonah; Eko Meiningsih Susilowati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2184

Abstract

Desa Pilangrejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen merupakan desa agraris yang sebagian besar penduduknya menggantungkan penghasilan pada sektor pertanian dan pekerjaan informal, sehingga rentan terhadap fluktuasi cuaca dan harga komoditas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pemuda desa, melalui pendampingan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan alami (soy wax dan beeswax) sebagai bentuk kreativitas ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on learning), edukasi bahan ramah lingkungan, pendampingan produksi dan pengemasan, serta pengenalan pemasaran digital sederhana melalui media sosial. Keberhasilan program dievaluasi secara kuantitatif dan kualitatif melalui pre-test dan post-test, kuesioner kepuasan berskala Likert, serta wawancara dengan peserta dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dari rata-rata 35% pada pre-test menjadi 92% pada post-test. Peserta berhasil memproduksi lilin aromaterapi dengan berbagai varian aroma dan kemasan yang layak jual, serta membentuk empat kelompok usaha mikro berbasis komunitas. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan program mencapai skor rata-rata 4,8 dari skala 5. Program pendampingan ini terbukti efektif mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan keterampilan berbasis kreativitas dan kesadaran lingkungan, serta berpotensi direplikasi pada wilayah pedesaan lain yang berkarakteristik serupa guna memperkuat UMKM berbasis desa.
Optimalisasi Manajemen Produksi, Keuangan dan Pemasaran Digital Pada UMKM Kripik Tempe Dapoer Amy Di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Estrelita Nasya Aisyah; Nila Irsada; Maula Rizal Pamungkas; Nia Nur Ainiyah; Erna Sudarmawanti
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2198

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen produksi, pengelolaan keuangan, dan pemasaran digital pada UMKM Keripik Tempe Dapoer Amy di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. UMKM berbasis produk pangan lokal memiliki potensi ekonomi yang besar, namun masih menghadapi keterbatasan dalam perencanaan produksi, pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif melalui tahap observasi, wawancara, perencanaan program, implementasi, monitoring, dan evaluasi yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari. Program pendampingan meliputi pengaturan alur kerja produksi dan penjadwalan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), penerapan pencatatan keuangan sederhana, serta pengembangan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perbaikan perencanaan produksi serta rekomendasi penambahan satu hingga dua tenaga kerja mampu meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi. Pendampingan keuangan membantu pelaku usaha dalam menghitung biaya produksi secara lebih akurat dan melakukan pencatatan transaksi secara teratur. Selain itu, penerapan pemasaran digital mampu memperluas jangkauan promosi produk. Secara keseluruhan, program pendampingan ini berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi usaha, daya saing, dan keberlanjutan UMKM.