cover
Contact Name
NANI IRMA SUSANTI
Contact Email
naniirma99@gmail.com
Phone
+628112957752
Journal Mail Official
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WASANA NYATA
Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis sampah
Articles 197 Documents
PELATIHAN DASAR “MANAJEMEN ORGANISASI” BAGI PENGURUSKELOMPOK PENERIMA MANFAAT (DEBITUR) PINJAMAN DANA BERGULIR DANA AMANAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PDB DAPM) DI KECAMATAN KALIJAMBE KABUPATEN SRAGEN Etty Indriani; Adi Penawan; Tri Nurdyastuti
WASANA NYATA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i1.188

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar terbentuknya struktur organisasi yang tertata dan terciptanya budaya organisasi yang kondusif, tim kerja yang solid dalam kompak sehingga akan lebih mudah dalam mencapai tujuan organisasi serta tertib administrasi dalam pengelolaan organisasi dan mengelola keuangan kelompok.Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berbentuk pelatihan tentang manajemen organisasi bagi pengurus kelompok penerima manfaat (debitur) Pinjaman Dana Bergulir Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (PDB DAPM) di Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen.Dari hasil Pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman terhadap materi sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pada peserta kelompok I,sebelum pelatihan rata-rata pemahaman terhadap materi dari 51 orang peserta adalah sebesar 40,3, sementara setelah diberikan pelatihan rata-rata pemahaman peserta sebesar 90,6.Nilai thitung adalah sebesar -24.761 dengan sig 0.000 < 0.05, artinya rata-rata pemahaman sebelum dan sesudah pelatihan manajemen organisasi terhadap peserta terdapat perbedaan. Sedangkan untuk kelompok II menunjukkan bahwa sebelum pelatihan rata-rata pemahaman terhadap materi dari 32 orang peserta adalah sebesar 37,8, sementara setelah diberikan pelatihan rata-rata pemahaman peserta sebesar 93,1.Nilai thitung adalah sebesar -24.051 dengan sig 0.000 < 0.05, artinya rata-rata pemahaman sebelum dan sesudah pelatihan manajemen organisasi terhadap peserta terdapat perbedaan.Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penyampaian materi tentang manajemen organisasi sangat mempengaruhi terhadap pemahaman peserta pelatihan. Kata kunci: Manajemen Organisasi, Dana Bergulir
Inovasi Digital Marketing Strategies Bagi UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar Septiana Novita Dewi; Siti Fatonah; Aris Tri Haryanto
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1245

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan agar memberikan wawasan bagi UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar untuk dapat mengikuti perkembangan dunia usaha melalui pemanfaatan digital marketing. Upaya meningkatkan strategi penjualan perlu ditingkatkan kembali agar mampu mempertahankan usahanya bahkan meningkatkan penjualan bagi UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar. Dapat diketahui bahwa wilayah UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar adalah sebuah wilayah dengan banyak sekali UMKM yang menyajikan produk-produk lokal dari daerahnya, sehingga potensi daerah menjadi suatu modal utama untuk dapat mengembangkan bisnisnya. Kabupaten Karangayar adalah kabupaten dengan banyak sekali tempat wisata dan merupakan Kabupaten yang berkembang, sehingga potensi dasar ini menjadi modal bagi UMKM dapat mengembangkan inovasi-inovasi produk serta dapat memasarkan produknya dengan lebih efektif dan efisien. Strategy Digital Marketing ini dapat dilakukan dengan melakukan pemasaran dengan memanfaatkan media sosial seperti adanya pemasaran produk dengan menggunakan aplikasi market place, Instagram, facebook, story whatshap bahkan media iklan dengan memanfaatkan pihak ketiga yang memiliki pengikut dalam jumlah banyak dan nantinya semakin banyak orang yang mengetahui tentang produk yang ditawarkan. Dengan dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan UMKM dapat mengikuti dan memanfaatkan technology digital dalam proses penjualannya dan dapat melakukan penjualan secara online. Hasil dari kegiatan PKM ini mampu memberikan pemahaman bagi UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar tentang promosi online, sehingga mereka sudah berhasil membuat akun di media sosial untuk memasarkan produknya
Pengembangan Sentra Wisata Berbasis Potensi Lokal Melalui Program Pengembangan Desa Mitra Iin Purnamasari; Ikhwanudin Ikhwanudin; Ndaru Hario Sutaji; Ekasari Setianingsih
WASANA NYATA Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i2.363

Abstract

Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) secara khusus bertujuan untuk menghilirisasikan hasil riset unggulan Universitas PGRI Semarang antara lain penelitian kaji tindak di Fakultas Teknik seperti penataan kawasan permukiman untuk melakukan penataan desa Sepakung sebagai kawasan wisata berbasis potensi alam. Hasil penelitian lain adalah bidang pendidikan yang diterapkan untuk pendidikan wisata, serta pemberdayaan masyarakat menuju desa wisata mandiri. Metode PPDM dilakukan dengan tahap persiapan, tahap pemberdayaan masyarakat yang meliputi pembinaan, pendampingan, dan evaluasi dalam semua kegiatan serta tahap menuju desa wisata. Kegiatan dilaksanakan dalam waktu tiga (3) tahun, dengan fokus utama pada tahun ke-1 adalah pengembangan sentra usaha kecil berbahan ketela mangul bagi kelompok UKM, pembentukan Kelompok Guidance Tourism (GT) bagi kelompok Karang Taruna, dan pembuatan Site/Master Plan Kawasan wisata cagar alam Desa Sepakung bagi Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS).Kata Kunci: sentra wisata, potensi lokal, desa mitra
Penguatan Manajemen Usaha Digital Design Tri Purwani; Alexander Dharmawan; Yani Prihati
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.562

Abstract

AbstrakUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak perekonomian negara sekaligus sebagai tulang punggung penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.  Walaupun begitu,  UMKM cenderung rentan terhadap tekanan baik dari pihak internal maupun eksternal sehingga agar tetap bisa bertahan dan berkembang, dibutuhkan dukungan dari pemerintah terutama berkaitan dengan permodalan, akses pasar dan perijinan usaha. Sebagai salah satu UMKM, usaha disain dan konveksi WE Clothing menghadapi beberapa permasalahan yaitu bagaimana memperkuat usaha yang selama ini sudah berjalan dan bagaimana meningkatkan dan memperluas pangsa pasar. Permasalahan pertama disebabkan oleh belum lengkapnya peralatan produksi yang tersedia sehingga proses produksi yang membutuhkan peralatan tersebut tidak bisa ditangani sendiri dan harus diserahkan ke pihak lain. Untuk itu solusi yang ditawarkan adalah  meningkatkan pengelolaan pengembangan usaha melalui pelatihan dan pendampingan manajemen usaha dan meningkatkan kemandirian produksi dengan menyediakan alat tambahan. Masih terbatasnya pangsa pasar disebabkan oleh belum dilakukannya beberapa aktifitas dengan optimal dan masih kurangnya kepercayaan konsumen terhadap produk. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan web untuk memasarkan produk secara online.Hasil yang deperoleh dari solusi yang diberikan tersebut, membawa dampak positif bagi perkembangan usaha We Clothing yaitu a)ada perbaikan manajemen usaha, yaitu adanya laporan keuangan; b)adanya perbaikan kualitas produk yang lebih baik pada saat menggunakan mesin lama dibandingkan dengan pada saat menggunakan mesin baru, serta c) ada peningkatan order baik dari sisi kuantitas maupun dari sisi perluasan wilayah. Keywords: manajemen, digital, design
Capital Market sebagai Alternatif Kegiatan Ekstra Kulikuler di Sekolah Indriyana Widyastuti; Saptani Rahayu; Nugroho Wisnu Murti
WASANA NYATA Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i2.749

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini mengangkat tema memasyarakatkan budaya Investasi pada Instrumen Investasi jenis Pasar Saham. Urgensi pelaksanaan tersebut adalah fakta bahwa investasi pada saham belum menjadi pilihan favorit di Indonesia. Terkait dengan kondisi tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki program khusus dengan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan ketertarikan terhadap investasi di pasar modal melalui media pendidikan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi Semester Genap 2018/2019. Secara konsisisten, tema PKM yang diselenggaran adalah Capital Market. Konsistensi tim PKM dalam menjadlankan tema ini berdasar kerja sama Perguruan Tinggi STIE AUB Surakarta dengan Bursa Efek Indonesia dalam bidang Pasar Modal baik dalam proses pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Sekolah Menengan Kejuruan Negeri 1 Surakarta, dengan peserta Guru Kelas SMK N 1 Surakarta sebanyak 21 orang, dan siswa sebanyak 4 orang. Kegiatan ini diselenggaran pada tanggal 9 Mei 2019 di Laboratorium Komputer, yang dilaksanakan dalam bentuk workshop dengan melibatkan semua peserta dalam praktek jual beli saham secara riil pada Pasar Modal Indonesia. Pada awal pelaksanaan PKM, peserta diminta mngerjakan soal dalam bentuk pihan ganda sebagai pre test. Tahap berikutnya dilakukan ceramah dan diskusi tentang Mekanisme dan Pengetahuan tentang Efek serta praktik real trading. Pelatihan ini diakhiri dengan laksanaan post test yang menjadi salah satau indokator efektifitas kegiatan PKM. Peningkatan pengetahuan peserta kegiatan rata-rata sebesar 48,89% dan terbukti meningkat signifikan.Indikator capaikan kegiatan diukur dari nilai pretest dan post test oleh peserta kegiatan. Pre Test dan Post Test tersebut dilakukan secara online dengan link yang di bagikan kepada semua peserta kegiatan workshop. Nilai rata-rata pretest peserta adalah 5,85 dan meningkat menjadi 8.71 dapat sesi post test. Hasil tersebut memberikan penjelasan bahwa pengetahuan tentang pasar modal peserta yang menerima materi workshop yang disertai dengan praktik transaksi investasi saham meningkat sebesar 48,89%. Peningkatan tersebut juga signifikan pada p-value < 0,01. Tim PKM memberikan penghargaan kepada dua peserta dengan peningkatan nilai terbesar berupa rekening dana investasi (RDI) masing-masing senilai 100 ribu rupiah. Capaian ini menjadi awal untuk mendiskusikan rumusan kegiatan ekstrakulikuler di SMK N 1 Surakarta. Kesepakatan tersebut secara rinci akan dibahan kembali pada semester Gasal 2019/2020 yang membahas secara detail tentang rincian materi dan capaian pembelajaran pada peserta kegiatan ekstrakulikuler. 
Peningkatan Kreatifitas Sumber Daya Manusia (SDM) Modal Dasar Usaha-Usaha Kecil Menengah (UKM) Di Desa Grogol Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo Setyani Sri Haryanti; Endah Nawangsasi; Denny Mahendra
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1220

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Grogol Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo bertujuan untuk membekali keterampilan guna meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat sekitar khususnya di Desa Grogol Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dilakukan setiap 6 bulan sekali, bulan pertama digunakan untuk survei dan mempersiapkan proposal, bulan berikutnya digunakan untuk memberikan pengabdian, dan bulan terakhir digunakan untuk pelaporan dan pertanggungjawaban.Dalam kegiatan pengabdian ini, pesertanya adalah kelompok usaha kecil menengah yang terdiri dari ibu-ibu yang muda di PKK di Desa Grogol. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kehidupan finansial, tetapi juga mengisi waktu di masa pandemi, yang sangat membantu ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK untuk mengisi waktu luang 
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN BISNIS RITEL BAGI MASYARAKAT JOYONTAKAN SERENGAN SURAKARTA UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT YANG MANDIRI DAN MEMPUNYAI DAYA SAING KOMPETITIF
WASANA NYATA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i1.261

Abstract

Pada usaha mikro kecil dan menengah terkadang  manajemennya belum dikelola dengan baik dan secara maksimal. Hal ini dikarenakan dalam mengelola usaha tersebut, pemilik usaha terkesan hanya berjalan apa adanya. Oleh karena itu pemerintah seharusnya ikut bertanggung jawab dalam pembinaan terhadap masyarakatnya untuk bisa mandiri dalam hal pemberdayaan ekonomi mengembangkan jiwa berwirausaha sehingga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebagai implementasi dari program tersebut masyarakat perlu di lakukan pembinaan dan pelatihan dalam berwirausaha sehingga mampu menjadi wirausahawan yang mandiri dan berkarakter, salah satu usaha yang dilakukan yaitu usaha perdagangan melalui bisnis ritel yang dikelola secara profesional dan memiliki daya saing.Selain mengelola usaha yang dimiliki agar lebih professional dan berkarakter para pengusaha juga harus bisa mengelola permodalan dengan baik. Dimulai dengan membangun karakter pribadi yang baik dan disiplin tinggi dalam mengelola usahanya. Dalam berhubungan dengan investor dalam hal ini adalah perbankan untuk mencari tambahan modal hal yang dinilai adalah 5C yaitu character, capacity, collateral, capital, dan condition.Pengabdian ini telah dilaksanakan pada hari Sabtu 03 Maret 2018 diwilayah Joyontakan RW 03 Serengan Surakarta. Peserta pelatihan diikuti sebanyak 44 peserta yaitu masyarakat wilayah Joyontakan Serengan Surakarta yang sudah memiliki usaha kecil menengah ataupun masyarakat yang telah atau akan menjadi pengusaha. Pelaksanaan ini dilaksanakan selama 1 hari. Luaran yang diharapkan dari pengabdian ini setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan memiliki jiwa berwirausaha yang mandiri, mampu mengaplikasi ilmu dan ketrampilan yang diperoleh untuk bisa mempunyai usaha ritel yang dikelola secara professional serta mempunyai daya saing di bisnis serupa. Selain itu para peserta juga dapat mendapatkan modal dari pihak ketiga yaitu bank dengan memahani konsep 5 C. Kata kunci : Kewirausahaan, Manjemen Ritel, modal
Pelatihan Akuntansi Dan Penyusunan Laporan Keuangan Bagi Pengurus Koperasi Sejahtera Di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo Ifah Lathifah; Lilis Sulistyani; Shandy Marsono
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.521

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan bagi pengurus dan pegawai koperasi  Sejahtera Di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan pelatihan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan ini dilakukan dengan cara presentasi, diskusi dan simulasi. Sasaran dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pengurus dan pegawai  koperasi Sejahtera di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten  Sukoharjo. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian kepada masyarakat STIE-AUB-Surakarta untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh pengurus dan pegawai koperasi Sejahtera yaitu Tim PKM STIE-AUB-Surakarta akan mengadakan pelatihan akuntansi dan penyusunanlaporan keuangan koperasi sesuai dengan standar akuntansi Keuangan (SAK) untuk perkoperasian di Indonesia. Tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu akan dilakukan binaan dan pendampingan berkelanjutan, sehinggapeserta pendampingan khususnya pegawai koperasi Sejahtera Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo dapat menjalankan praktik akuntansi sederhana untuk koperasi sampai dengan penyusunan laporan keuangan koperasi sesuai dengan standar akuntansi keuangan (SAK). Harapan lebih jauh ke depan, koperasi ini akan semakin berkembang dan benar-benar menjadi soko guru perekonomian bagi masyarakat Desa Luwang khususnya  dan masyarakat kecamatan Gatak pada umumnya.
Peningkatan Produksi Aneka Camilan Dan Pengenalan Pencatatan Akuntansi (Program Pengabdian Masyarakat Pada UMKM “Dua Bersaudara”-Pembuatan Produk dan Pencatatan Akuntansi) Nur Suci IMM; Djuwari Djuwari; Dewi Murdiawati
WASANA NYATA Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i2.1074

Abstract

Sebuah desa yang bernama Tambak Oso berada di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo merupakan daerah tambak. Di sebelah utaranya, daerah ini merupakan perbatasan dengan Kota Surabaya. Di desa ini pula, terdapat sebuah UMKM yang cukup besar yaitu UMKM “Dua Bersaudara” yang merupakan UMKM pindahan dari daerah Mojokerto. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembuatan snack stick krispi/kering dengan bahan baku dasar berupa tepung, dan pelatihan pencatatan akuntansi secara sederhana berbasis Pernyataan Standard Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (PSAK EMKM). Metode  pengabdian yang dilakukan berupa pelatihan dan  memberikan sharing knowledge terkait pencatatan akuntansi secara sederhana. Ringkasan hasil dari kegiatan abdimas ini adalah : memberikan pelatihan pembuatan snack stick kering dengan bantuan seorang Pelatih dan dilakukan pendampingan sehingga bisa proses sendiri dengan menggunakan cetakan yang diberikan oleh tim abdimas. Selain itu memberikan sharing knowledge yaitu memberikan siklus atau sistematika pencatatan akuntansi secara sederhana dan menggunakannya secara manual dalam pencatatan transaksi. Sebagai saran yang diusulkan, bahwa program abdimas ini masih bisa dilanjutkan untuk program berikutnya, terutama terkait dengan pencatatan akuntansi khususnya pencatatan akuntansi antara kantor pusat dan kantor cabang. Hal ini dikarenakan, Mitra telah membuka cabang di Banyuwangi dan Jember
PENDAMPINGAN PENDIRIAN KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH SEBAGAI UPAYA MENANGGULANGI RENTENIR PADA MASYARAKAT DESA WURYANTORO LOR, KECAMATAN WURYANTORO, WONOGIRI Mulyadi Mulyadi; Bambang Kusdiasmo; P Haryoso
WASANA NYATA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i1.242

Abstract

Kemiskinan  memberikan dampak negatif yang begitu banyak,  kompleks dan sistemik, seperti sulitnya memperoleh  pendidikan sehingga akan menyebabkan pengangguran, dengan adanya penggangguran tentu akan berdampak terhadap kriminalitas dan kekerasan, baik kekerasan di luar rumah maupun kekerasan dalam rumah tangga. Yang paling berbahaya adalah dampak terhadap aqidah umat Islam.Kondisi ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti rentenir.  Mereka memanfaatkan kemiskinan dengan memberikan pinjaman dengan mudah dan cepat tanpa agunan  dengan konsekuensi bunga yang tinggi. Praktek rentenir yang menjerat hingga saat ini masih terjadi baik di desa maupun di kota. Meskipun kegiatan ini dengan tegas dilarang dalam agama Islam, dan juga tidak dibernarkan oleh pemerintah melalui undang-undang perbankan No. 10 tahun 2008 yang mengatur siapa saja yang boleh memberikan  pinjaman kepada masyarakat,  namun mereka masih tetap bergeriliya dimana-mana.Di Wuryantoro Lor Kecamatan Wuryantoro Kabupaten, keberadaan  rentenir dianggap sudah meresahkan  masyarakat, disatu sisi warga sudah terjerat akan dengan utang berbunga tinggi. Meskipun demikian keberadaan rentenir di daerah tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun, karena  para rentenir memanfaatkan kemiskinan warga untuk menawarkan kemudahan pinjaman tanpa agunan dengan bunga tinggi.  Dengan adanya workshop mengenai pendirian  Koperasi Jasa Keuangan Sariah  (KJKS) masyarakat sangat antosias untuk segera membentuk, karena sebelumnya Koperasi di masyarakat bisa dikalahkan oleh para rentenir. Maka tujuan didirikannya Koperasi Jasa Keuangan Sariah  (KJKS)  tidak  hanya bersifat materialistis semata tetapi juga mempunyai tujuan yang sangat mendasar yaitu mengamalkan Al-Quran melalui ekonomi Islam dalam memberantas kemiskinan, memajukan ekonomi mikro, mendidik umat agar giat bekerja, jujur, memakmurkan masyarakat sekitar. Disamping itu dengan adanya Koperasi Jasa Keuangan Sariah  (KJKS) diharapkan dapat menjalin kerjasama, saling menolong antara masyarakat yang kelebihan dana dengan yang kekurangan dana.Kata Kunci:  pengabdian kepada masyarakat, Rentenir, Koperasi Jasa Keuangan Syariah  (KJKS)

Page 5 of 20 | Total Record : 197