cover
Contact Name
NANI IRMA SUSANTI
Contact Email
naniirma99@gmail.com
Phone
+628112957752
Journal Mail Official
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WASANA NYATA
Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis sampah
Articles 197 Documents
PENDAMPINGAN PENGELOAAN LIMBAH PLASTIK DI KELURAHAN NGADILUWIH KECAMATAN MATESIH KABUPATEN KARANGANYAR Endang Brotojoya; V. Titi Purwantini
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.522

Abstract

Kerajinan dari sampah plastik merupakan kerajinan yang bisa menjadi alternatif peluang usaha di sekeliling kita. Seperti diketahui plastik merupakan bahan kebutuhan yang banyak dipergunakan dalam kehidupan manusia modern. Penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari justru semakin meningkat sehinga problem semakin pelik. Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan bahan yang berasal dari plastik atau mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat. Sampah plastik bisa diolah menjadi aneka Kerajinan yang memiliki potensi ekonomi yang cukup baik. Peluang usaha Kerajinan sampah plastik ini disamping mendatangkan rezeki juga mengurangi polusi akibat sampah plastik. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa memberikan pendampingan dalam pengelolaan limbah plastik dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Qiyara Batik Anton Respati Pamungkas; Paryanta Paryanta
WASANA NYATA Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i2.1075

Abstract

UMKM berperanan penting bagi perekonomian di Negara kita yang tumbuh dan berkembang daerah UMKM berperanan penting bagi perekonomian di Negara kita yang tumbuh dan berkembang daerah perkotaan maupun pedesaan. Namun UMKM saat ini banyak yang mengalami masalah terutama dari segi manajemen dan pemasaran karena sebagian besar pemilik UMKM tingkat pendidikan masih rendah. Dari segi pemasaran hasil penjualan belum memenuhi target, hal ini dikarenakan sistem promosi belum memanfaat teknologi informasi yang berkembang saat ini. Berdasarkan data penjualan yang diperoleh dari UMKM Qiyara Batik menunjukkan penurunan dikarenakan dampak dari pandemi covid-19  yang  hingga saat ini belum selesai. Masalah lain yang dihadapi UMKM Qiyara Batik lemahnya manajemen dan sistem pemasaran selama ini masih menggunakan Whatsapp, gethok tular dari teman ke teman jadi belum memanfaatkan teknologi informasi saat ini seperti marketplace, fanspage, instagram dan website. permasalahan yang lain tidak tertibnya pencatatan transaksi penjualan belum adanya laporan keuangan yang baik sehingga tidak bisa diketahui dengan jelas pendapatan tiap harinya.Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi UMKM Qiyara Batik, yaitu dengan cara merubah mainset yaitu strategi pemasaran memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui pelatihan strategi pemasaran, penggunaan media sosial dan marketplace.Dengan terlaksananya kegiatan PKMS ini mitra dapat mengetahui tentang strategi pemasaran digital sehingga usahanya semakin berkembang dan dapat menciptakan usaha lapangan kerja baru
PILOT PROYEK PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK BUDIDAYA TANAMAN DALAM RANGKA UPAYA EFISIENSI BIAYA HIDUP KELUARGA DI DESA DENGGUNGAN BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI Dibyo Iskandar; Etty Indriani
WASANA NYATA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i1.243

Abstract

Lahan tidur di Indonesia, sangat luas baik lahan pertanian yang beralih fungsi yang untuk sementara waktu belum difungsikan sesuai peruntukkan dan lahan pekarangan yang dibiarkan menganggur tidak diolah  atau belum dimanfaatkan dengan baik. Padahal jika lahan tersebut dioptimalkan, pemanfaatannya  dapat memberikan banyak hal yang positif  misalnya mengurangi pengangguran,menambah supply bahan pangan dan lingkungan tidak terkesan kumuh dan sekaligus sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan peningkatan pendapatan keluarga. Yang berkaitan dengan kepemilkkan pribadi terutama lahan pekarangan jika diolah memiliki potensi dalam menyediakan bahan pangan keluarga, mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk pembelian pangan yang menjadi ironi.dan  permasalahan atau fenomena yang tidak disadari oleh sebagian besar masyarakat,yang ditandai masih banyak  dijumpai kurang optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan diantaranya belum membudaya budidaya pekarangan secara intensif, masih bersifat sambilan dan belum berorientasi pasar dan belum adanya program khusus dari petugas atau kader.Tujuan pengabdian ini adalah memberikan motivasi kepada masyarakat demgan cara memberikan bukti nyata melalui Pilot Proyek pemanfaatan lahan pekarangan seluas kurang lebih 1000 meter  dengan ditanami  empat jenis sayuran yaitu bayam cabut,   kangkung cabut kacang panjang dan terong setelah melihat bukti sehingga masyarakat bisa tertarik untuk memanfaatkan lahan miliknya untuk difungsikan  dengan baik..Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Denggungan  Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali.Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta yang hadir bersedia membentuk kelompok yang terdiri bapak dan Ibu – ibu berkenan sebagai penggiat pengoptimalan lahan pekarangan melalui kesediaannya menggarap lahan pilot proyek  secara suka rele dan bersedia membagikan hasil tanaman secara gratis kepada masyarakat pada awal pertama panen. Kata kunci: lahan pekarangan, pilot proyek,penggiat,hasil,ketertarikan.
“Wise” Dalam Masalah Isu Sampah: Zero Waste Anggota PKK Gambirsari Surakarta Saryanti, Endang; Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Sutanto, Yusuf; Haryanti, Haryanti; Sumaryanto, Sumaryanto
WASANA NYATA Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v7i1.1455

Abstract

Sampah masih menjadi isu utama lingkungan hingga saat ini. Pasca Pandemi tidak membuat gaya hidup masyarakat berubah dalam menangani sampah, yang seharusnya masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Lingkungan akan bersih bersumber dari kedisiplinan pribadi dan kepedulian diri terhadap lingkungan. Salah satunya adalah hal kecil dengan disiplin mengelola sampah rumah tangga. Memilih produk yang akan dikonsumsi dan mulai dapat memperlakukan sampah yang ditimbulkan dari hasil konsumsi. Membuang sampah, Memilah sampah, membuat sampah organic menjadi pupuk organic baik cair maupun padat. Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis sampah. Sampah organic diolah menjadi pupuk dengan menyimpannya dalam wadah tertutup atau lubang di tanah dan diberikan cairan EM4, cairan gula merah atau air tape. Dengan sedikit usaha sampah organic akan berkurang di tempat sampah. Tim PKM focus ke sampah organic karena untuk kegiatan kreatif selain itu dapat menimbulkan bau juga tidak sedap dipandang mata
PENGEMBANGAN PENINGKATAN KUALITAS PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA HOME INDUSTRY DI LINGKUNGAN KECAMATAN MATESIH KARANGANYAR Yosephine Angelina Yulia; Andri Octaviani; Hanif Safika
WASANA NYATA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i1.464

Abstract

Kabupaten Karanganyar merupakan tempat UMKM yang berkembang. Persebaran skala usaha UMKM di Kabupaten Karanganyar bervariasi dengan rata-rata usia usaha selama 11 tahun. Terdapat sekitar 37 persen UMKM berskala mikro, 32 persen berskala kecil dan 31 persen berskala menengah. Jika dilihat dari aspek pengembangan usaha, secara umum hanya sekitar 17 persen UMKM yang tidak memiliki hambatan berusaha. Beberapa jenis hambatan berusaha tersebut antara lain yaitu: hambatan persaingan (persaingan klaster, persaingan domestik dan persaingan luar negeri), penyelundupan, kebjakan ekonomi, kebijakan harga, penguasaan teknologi, permodalan dan manajerial. Pada kenyataanya praktek kegiatan UKM selalu berjalan tanpa mengandalkan informasi keuangan yang disusun secara tertib dan teratur. Banyak UMKM yang dapat berjalan normal tanpa dukungan informasi keuangan yang memadai. Pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana sangat penting sekali untuk dikuasai terutama sekali tentang cara perhitungannya. Apalagi jika UMKM membutuhkan modal dari Bank, jika UMKM sudah mempunyai laporan keuangan sederhana maka pihak Bank akan lebih mempermudah proses peminjaman dana untuk modal. Selain itu ada banyak kasus usaha kecil yang salah dalam membuat laporan keuangan secara sederhana. Karena seyogyanya dalam membangun usaha, penjual dituntut untuk mampu menghitung dan membuat laporan keuangan untuk usahanya sendiri guna mengetahui secara persis pendapatan yang diterima dan biaya yang dikeluarkan.Kata kunci: kewirausahaan, UMKM, laporan keuangan sederhana
Pendampingan dalam Meningkatkan Kepedulian Lingkungan dan Kemandirian Ekonomi melalui Bank Sampah di Kompleks Perumahan Banyuanyar Surakarta Endang Brotojoyo; V Titi Purwantini
WASANA NYATA Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i2.741

Abstract

Sampah  atau waste (Inggris) memiliki banyak pengertian. Sampah merupakan sisa-sisa bahan yang tidak terpakai dari semua kegiatan  manusia yang dianggap sudah tidak memiliki nilai, dalam segala bentuknya bisa padat, cair ataupun gas. Setiap Lingkungan melalui Rukun Warga dan Rukun tetangga harus memperhatikan pembungan sampah semua warga masyarakan Seluruh Indonesia sampah yang dihasilkan adalah sampah basah 60% sampai 70%, Sampah yang dihasilkan berasal dari pasar dan tempat tinggal warga mencapai 95% sampah organik sedangjkan untuk pemukiman 75% sampah organik. Sampah terdiri dari sampah padat, cair dan gas. (Tim Penulis PS, 2008). Saat ini telah digiatkan Sistem Pengelolaan Sampah berdasar ukuran volume sampah (organik maupun anorganik) yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga tidak terjadi penumpukan sampah hanya di satu tempat saja. Sampah yang terbuang ini akan menyebabkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitarnya juga. Pemilahan sampah menurut jenis dan manfaatnya dapat memotivasi masyarakat hidup sehat dan pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan,.(Hebbie Ilma Adzim,2013). Bank sampah dapat dijadikan solusi untuk mencapai pemukiman yang bersih dan nyaman bagi warganya. Bank sampah berdiri karena adanya keprihatinan masyarakat akan lingkungan hidup yang semakin lama semakin dipenuhi dengan sampah baik organik maupun anorganik.Sampah yang semakin banyak tentu akan menimbulkan banyak masalah, sehingga memerlukan pengolahan seperti membuat sampah menjadi bahan yang berguna. Pengelolaan sampah dengan sistem bank sampah ini diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menangani sampah dan meningkatkan ekomoni masyarakat.
Pendampingan Peningkatan Ekonomi Kreatif Untuk Mengangkat Produk Toga Melalui Digital Marketing Dan Pengemasan Di Desa Sumber Bulu Karanganyar Yosephien Angelina Yulia; Andri Octaviani; Agus Utomo
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.910

Abstract

Tanaman obat keluarga (disingkat Toga) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga. Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah Mendampingi kelompok warga desa wisata Sumberbulu untuk pengelolaan pemasaran khususnya digital marketing. Mendampingi pengemasan pada produk toga agar mempunyai nilai jual yang maksimal. Pengabdian dilaksanakan pada tahun 2021. Metode pelaksanaan yaitu dengan cara ceramah dan presentasi serta diskusi. Target luaran yang akan dihasilkan dalam pengabdian ini adalah: Adanya peningkatan dalam pemasaran melalui digitalisasi marketing pada produk toga, Mampu mengembangkan pengemasan pada produk toga sehingga mempunyai nilai jual lebih, Adanya peningkatan pemahaman masyarakat akan arti pentingnya digitalisasi marketing pada masa digital saat ini
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMASARAN ONLINE BAGI MUSEUM KRATON KASUNANAN SURAKARTA BRM Suryo Triono; Cahyani Tunggal Sari
WASANA NYATA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i2.199

Abstract

Museum Kraton Kasunanan Surakarta merupakan salah satu tujuan wisata di Kota Surakarta. Pemasaran sangat dibutuhkan bagi sebuah obyek tujuan wisata. Saat ini, pemasaran tidak hanya bisa dilakukan melalui media cetak seperti brosur, Koran, dan majalah, tetapi juga dapat dilakukan melalui pemasaran online melalui internet dan sosial media. Karyawan Museum Kraton Kasunanan Surakarta perlu meningkatkan pengetahuan dalam pemasaran online karena sampai saat ini, pemasaran online yang dilakukan sebatas informasi lokasi di internet. Harapannya, dengan semakin banyak karyawan yang menguasai pemasaran online khususnya sosial media, mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Museum Kraton Kasunanan Surakarta. Pelatihan penguasaan sosial media untuk karyawan Museum Kraton Kasunanan Surakarta ini bertujuan untuk memberikan kinerja yang lebih baik sehingga tercermin pada kualitas layanan Museum Kraton Kasunanan Surakarta sebagai salah satu tujuan wisata. Pemasaran melalui sosial media yang diajarkan antara lain facebook dan instagram. Kegiatan pelatihan sosial media pada pengabdian masyarakat ini telah terselenggara dengan baik sesuai dengan jadwal. Respon dari peserta sangat baik, tercermin dalam kehadiran seluruh karyawan Museum Kraton Kasunanan Surakarta yang berjumlah 25 orang. Seluruh peserta, baik staf maupun pihak pengurus Museum Kraton Kasunanan Surakarta bertahan sampai dengan acara usai.Kata Kunci : pemasaran online, social media, Museum Kraton Kasunanan Surakarta
Pemanfaatan Lahan Tepi Jalan dan Pekarangan dengan Penanaman Tanaman Buah di Desa Temon, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri Sangrani Annisa Dewi; Srie Juli Rahmawatie; Umi Nur Solikah; Tri Rahayu
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1304

Abstract

Laju pertambahan penduduk di Indonesia yang semakin tinggi menyebabkan semakin berkurangnya kawasan hijau. Hal ini tidak hanya terjadi di kawasan perkotaan. Sebagian wilayah pedesaan telah mengalami alih fungsi lahan sebagai kawasan industri atau perumahan. Kawasan hijau perlu dilestarikan sebagai upaya mempertahankan keseimbangan ekosistem. Selain itu, kesadaran masyarakat juga perlu ditumbuhkan melalui pendekatan dan edukasi secara personal untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.Salah satu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Pertanian, Universitas Islam Batik Surakarta mengangkat tema tentang pentingnya penghijauan melalui penanaman tanaman buah-buahan tahunan di tepi jalan dan pekarangan Desa Temon, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri. Sasaran program pengabdian ini adalah tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga desa. Edukasi pentingnya penghijauan diberikan melalui presentasi. Peserta juga diajarkan teknik budidaya tanaman buah tahunan dan cara perawatannya. Program pengabdian ini memfasilitasi warga dengan 500 bibit tanaman buah yaitu bibit durian, nangka, sirsak, alpukat, dan jambu mete.Evaluasi dilakukan dengan terus melakukan pendampingan kepada masyarakat sampai tanaman buah-buahan bisa tumbuh dengan baik. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat turut serta dalam memperbaiki lingkungan dengan kegiatan penghijauan karena manfaat yang diperoleh cukup signifikan. Selain sebagai kanopi alami, juga dapat menyimpan air, menurunkan kadar polusi udara, dan dapat memperbaiki sifat kimia fisika tanah
Pendampingan Tentang Pengelolaan Pembiayaan Produk-Produk Syariah Di Koperasi Serba Usaha” Karya Sembada” PERUSDA PPK Pedaringan Surakarta
WASANA NYATA Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i2.416

Abstract

Koperasi  Serba Usaha“Karya sembada” sebagai koperasi serba usaha sebagaimana Koperasi pada umumnya mempunyai tujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Koperasi serba usaha Karya sembada yang selama ini masih dikelola secara konvensional, mempunyai wacana untuk memgembankan ke arah unit usaha  syariah dengan pengelolaan melalui  pembiayaan dengan prinsip syariah.dan menerapkan produk-produk syariah Dalam hal ini dimaksudkan untuk memenuhi tuntutan paradigma baru dalam pengeloalan maupun pengembangan  kegiatan usahaKoperasi Karya Sembada. Untuk itu tim pengabdiaan pada kegiatan awal sebelumnya sudah mengadakan pelatihan tentang  bagaimana pengelolaan lembaga syariah yang  berpedoman pada syariah islam. Untuk kedua kalinya tim mengadakan pendampingan yang lebih mengarah langkah menuju proses persiapan terbentuknya usaha unit syariah dengan memberikan gambaran mekanisme pembentukan, pendirian yaitu sosialisasi untuk kesepatan kepada pengurus dan semua anggota, membentuk susunan pengurus yang akan mengelola, permodalannya  serta persiapan  kelengkapan administrasi sesuai ketentuan.

Page 9 of 20 | Total Record : 197