cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau. (Kampus STT Real Batam)
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 29632935     DOI : -
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Real Batam dengan ISSN: 2963-2935 (online). Jurnal Real Kiddos bermaksudkan untuk mempublikasikan karya-karya penelitian dosen, mahasiswa, dan alumni baik yang berada di lingkungan STT Real Batam maupun para pendidik anak usia dini yang berada di luar STT Real Batam. Jurnal ini memuat artikel-artikel penelitian yang berfokus pada pengembangan ilmu dan praktik pendidikan anak usia dini. Fokus Jurnal Real Kiddos adalah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sedangkan cakupannya adalah Desain Program PAUD, Strategi Pembelajaran PAUD, Kurikulum PAUD, Psikologi PAUD, Evaluasi PAUD, Manajemen PAUD, PAUD Berbasis Budaya Lokal dan Anak Berkebutuhan Khusus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2: Maret 2024" : 5 Documents clear
Pembelajaran Adaptif sebagai Inovasi Strategi Pembelajaran bagi Anak Usia Dini Boiliu, M.Pd., Esti Regina; Messakh, Jefrit Johanis
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v2i2.528

Abstract

Early childhood education plays a crucial role in shaping the developmental foundation of children. Adaptive learning emerges as a strategic innovation in enhancing the effectiveness of learning at this stage. This study aims to explore the concept and effectiveness of adaptive learning in early childhood through a qualitative approach with a literature review. By analyzing various relevant literature sources, this research seeks to understand the background of adaptive learning, its implementation objectives, and its impact on the learning outcomes of early childhood. The results indicate that adaptive learning can enhance the interest, motivation, and learning abilities of early childhood by providing tailored learning experiences to meet their individual needs. The implications of these findings support the need for integrating adaptive learning into early childhood learning practices to achieve optimal learning outcomes. Keywords: Adaptive learning; learning strategies; early childhoodAbstrakPendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam membentuk fondasi perkembangan anak. Pembelajaran adaptif menjadi inovasi strategis dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran pada tahap ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan efektivitas pembelajaran adaptif pada anak usia dini melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka. Dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, penelitian ini bertujuan untuk memahami latar belakang pembelajaran adaptif, tujuan penerapannya, dan dampaknya terhadap hasil pembelajaran anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran adaptif dapat meningkatkan minat, motivasi, dan kemampuan belajar anak usia dini dengan memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan individual mereka. Implikasi temuan ini mendukung perlunya integrasi pembelajaran adaptif dalam praktik pembelajaran anak usia dini untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal.Kata Kunci: Pembelajaran adaptif; strategi pembelajaran; anak usia dini.
Pendidikan dan Pembinaan Rohani Anak Usia Dini di Era Digital Berdasarkan 2 Timotius 3:15 Telaumbanua, Sozawato; Dakhi, Nella Novianti; Putri Ziliwu, Elmin Swarni
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v2i2.529

Abstract

Children's spiritual education and development must start from an early age. Introduction to Bible teachings from an early age is very necessary in the ever-growing digital era, so that children are not easily eroded by the influx of various values that conflict with the Bible.  Education and spiritual formation for early childhood must of course be adapted to the current context. The author will discuss the impact of fast access to information for children, the various challenges of implementing current spiritual values, the importance of using technology wisely, and the opportunities and risks associated with the use of digital technology. To answer this problem, in this research the author uses a qualitative method through literature study, which involves comparing various literature, be it books, articles or journals that are relevant to the topic of discussion. The main aim of this research is for parents and teachers to be able to introduce Bible teachings to children from an early age so that they are ready to face the challenges of today's digital era. The results of this research show that collaboration is needed from various parties, both parents and teachers, in providing education and spiritual formation for children in order to give birth to a generation of Christians who are strong and steadfast in Christian values amidst the ever-growing flow of digital technology. Keywords: Early Childhood; Digital Era; Coaching; Spiritual EducationAbstrakPendidikan dan pembinaan rohani anak harus dimulai sejak usia dini. Pengenalan ajaran Alkitab sejak dini sangat dibutuhkan di era digital yang terus berkembang, sehingga anak-anak tidak mudah tergerus dengan derasnya berbagai nilai yang bertentangan dengan Alkitab. Pendidikan dan pembinaan rohani anak usia dini tentunya harus disesuaikan dengan konteks saat ini. Penulis akan membahas mengenai dampak akses cepat terhadap informasi bagi anak-anak, berbagai tantangan menerapkan nilai-nilai rohani saat ini, pentingnya penggunaan teknologi secara bijaksana, dan peluang serta resiko yang terkait dengan penggunaan teknologi digital. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan, yang melibatkan perbandingan berbagai literatur, baik itu buku-buku, artikel, maupun jurnal yang relevan dengan topik pembahasan. Tujuan utama penelitian ini adalah agar orang tua dan guru mampu memperkenalkan ajaran Alkitab bagi anak sejak usia dini agar mereka siap menghadapi tantangan di era digital saat ini. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, baik orang tua maupun guru dalam memberikan pendidikan dan pembinaan rohani bagi anak guna melahirkan generasi Kristen yang kuat dan teguh pada nilai-nilai Kristiani di tengah arus teknologi digital yang terus berkembang.Kata Kunci: Anak Usia Dini; Era Digital; Pembinaan; Pendidikan Rohani 
Pengaruh Gerak dan Lagu Aku Tresno Yesus Pada Kecerdasan Anak Sekolah Minggu di GBI Apostolic Center Papua: Kajian Interaktif Prasetya, Didimus Sutanto B.; S, Dewi Lidya
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v2i2.533

Abstract

Improving learning in Sunday school at the GBI Apostolic Center is hampered by limited methods, such as storytelling, question and answer activities, discussions and lectures, as well as limited media and teaching tools such as story books, hand puppets, simple musical instruments and television. Holistic intelligence, namely complete intelligence including intellectual intelligence (IQ), emotional intelligence (EQ), and spiritual intelligence (SQ), is intelligence that every child must have. This intelligence can be stimulated through choreographed movements and songs. This research aims to find and explain the impact of the movement and song Aku Tresno Jesus in stimulating the holistic intelligence of Sunday school children at the GBI Apostolic Center Papua. The research method uses interactive qualitative research with a case study approach. As a result, the use of movement and the song Aku Tresno Jesus can improve children's holistic intelligence. The resulting intellectual intelligence includes kinesthetic, linguistic, musical, intrapersonal and interpersonal. Emotional intelligence is related to children's ability to recognize and manage emotions, enrich their understanding of themselves and others, and foster empathy towards others. The resulting spiritual intelligence is having a relationship and deep love with God.Keywords: Holistic Intelligence; Choreography; Children's SongsAbstrakPeningkatan pembelajaran di sekolah minggu GBI Apostolic Center terkendala pada metode yang terbatas, seperti kegiatan bercerita, tanya jawab, diskusi, dan ceramah, serta keterbatasan media dan alat pengajaran seperti buku cerita, boneka tangan, alat musik sederhana, dan televisi. Kecerdasan holistik yaitu kecerdasan utuh meliputi kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosi (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) merupakan kecerdasan yang harus dimiliki oleh setiap anak. Kecerdasan ini dapat distimulasi melalui koreografi gerak dan lagu. Penelitian ini bertujuan menemukan dan menjelaskan tentang dampak gerak dan lagu Aku Tresno Yesus dalam menstimulasi kecerdasan holistik anak sekolah minggu di GBI Apostolic Center Papua. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif interaktif dengan pendekatan studi kasus. Hasilnya, penggunaan gerak dan lagu Aku Tresno Yesus dapat meningkatkan kecerdasan holistik anak. Kecerdasan intelektual yang dihasilkan meliputi kinestetik, linguistic, musical, intrapersonal, dan interpersonal. Kecerdasan emosional terkait dengan kemampuan anak mengenali dan mengelola emosi, memperkaya pemahaman diri dan orang lain, serta menumbuhkan empati terhadap sesama. Kecerdasan spiritual yang dihasilkan adalah memiliki hubungan dan adanya kecintaan yang mendalam dengan Tuhan.Kata Kunci: Kecerdasan Holistik; Koreografi; Lagu Anak
Menjinakkan Kenakalan: Strategi Guru PAK di Era Gadget Tumanggor, Folorisde Feriany; Lubis, Ricardo Pandapotan; Wangko, Cynthia Renita; Zega, Yunardi Kristian
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v2i2.534

Abstract

In this day and age, deviant behavior in elementary school children is increasingly occurring, so strategies are really needed by Christian religious education teachers in shaping the spirituality of elementary school children because elementary school children's delinquency is also influenced by the use of gadgets. Therefore, this research focuses on analyzing the strategies of PAK teachers in shaping the spirituality of elementary school children in accordance with the Christian faith. The stages carried out in the process of writing this article include: first, spirituality of elementary school children, secoun, strategies of PAK teachers, third strategies of PAK teachers to shape the spirituality of elementary school children. By having a good strategy, Christian religious education teachers can form spirituality which is the foundation for elementary school children and can minimize delinquency in elementary school children. Keywords: PAK Teachers; Elementary School; Spirituality; StrategyAbstrakDi zaman sekarang ini, perilaku menyimpang anak sekolah dasar semakin banyak terjadi maka Strategi sangat diperlukan guru pendidikan agama Kristen dalam membentuk spiritualitas anak sekolah dasar karena kenakalan anak sekolah dasar juga dipengaruhi oleh penggunaan gadget. Oleh sebab itu, penelitian ini berfokus untuk menganalisis bagaimana strategi guru PAK dalam membentuk spiritualitas anak Sekolah Dasar yang sesuai dengan iman Kristen. Adapun tahapan yang dilakukan dalam proses penulisan artikel ini, antara lain: pertama, spiritualitas anak sekolah dasar, kedua, strategi guru PAK, ketiga, strategi guru PAK membentuk spiritualitas anak sekolah dasar. Dengan memiliki strategi yang baik maka guru pendidikan agama Kristen dapat membentuk spiritualitas yang adalah landasan untuk anak sekolah dasar dan dapat meminimalisir kenakalan anak sekolah dasar.Kata Kunci: Guru PAK; Sekolah Dasar; Spiritualitas; Strategi
Pendekatan Alkitabiah dalam Membantu Anak Usia 2-5 Tahun Mengembangkan Kemampuan Berbicara Duha, Sang Putra Immanuel; Tulus, Jekson; Marpaung, Nona Beta; Hendi, Hendi; Marlianus, David
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v2i2.536

Abstract

Speech delays in children aged 2-5 years are a common problem that hinders their language development. In this context, a Biblical approach can be a valuable source of guidance for parents and educators in helping children aged 2-5 years develop their speaking skills. However, there has not been much literature review regarding the use of a Biblical approach in this context. This literature review aims to explore the use of a Biblical approach in helping children aged 2-5 years develop their speaking skills. The objectives of this research include identifying relevant Biblical principles, developing methods for Biblical approaches, and evaluating the results achieved through the application of these methods. The research approach method uses a qualitative approach by examining relevant Biblical principles through a Biblical text approach, consulting with theologians through literature study and research from related journals. Based on these principles, a Biblical approach method was developed, including the use of Bible stories, spiritual songs, prayers, and positive affirmations in children's daily activities. In the end, the results of applying this Biblical approach showed positive results in developing the speaking abilities of children aged 2-5 years. Children show improved speaking ability through recognizing words from Bible stories, using hymns to practice language skills, and using prayers involving simple words and phrases. Apart from that, positive affirmations based on Bible teachings also help build children's confidence in communicating.Keywords: Biblical Approach; Children 2-5 years; Speaking ability.AbstrakKeterlambatan bicara pada anak usia 2-5 tahun merupakan masalah umum yang menghambat perkembangan bahasa mereka. Dalam konteks ini, pendekatan Alkitabiah dapat menjadi sumber bimbingan yang berharga bagi orang tua dan pendidik dalam membantu anak-anak usia 2-5 tahun mengembangkan kemampuan berbicara mereka. Namun, tinjauan literatur terkait penggunaan pendekatan Alkitabiah dalam konteks ini belum banyak dilakukan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan pendekatan Alkitabiah dalam membantu anak usia 2-5 tahun mengembangkan kemampuan berbicara mereka. Tujuan penelitian ini mencakup identifikasi prinsip-prinsip Alkitab yang relevan, pengembangan metode pendekatan Alkitabiah, dan evaluasi hasil yang dicapai melalui penerapan metode tersebut. Adapun metode pendekatan pada penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan meneliti prinsip-prinsip Alkitab yang relevan melalui pendekatan teks Alkitab, konsultasi dengan ahli teologi melalui studi kepustakaan dan penelitian dari jurnal yang terkait. Berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, metode pendekatan Alkitabiah dikembangkan, termasuk penggunaan cerita-cerita Alkitab, lagu-lagu rohani, doa, dan afirmasi positif dalam kegiatan sehari-hari anak-anak. Pada akhirnya hasil dari penerapan pendekatan Alkitabiah ini menunjukkan hasil yang positif dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak usia 2-5 tahun. Anak-anak menunjukkan peningkatan kemampuan berbicara melalui pengenalan kata-kata dari cerita-cerita Alkitab, penggunaan lagu-lagu rohani untuk melatih kemampuan bahasa, dan penggunaan doa yang melibatkan kata-kata dan frasa-frasa sederhana. Selain itu, afirmasi positif berdasarkan ajaran Alkitab juga membantu membangun kepercayaan diri anak-anak dalam berkomunikasi.Kata Kunci: Pendekatan Alkitabiah; Anak 2-5 tahun; Kemampuan berbicara.

Page 1 of 1 | Total Record : 5