cover
Contact Name
Nora Usrina
Contact Email
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260777585
Journal Mail Official
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Kab Aceh Besar Telp : +62 852-6077-7585
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah
ISSN : 1978631X     EISSN : 26556723     DOI : doi.org/10.30867/nasuwakes.v1i2
Core Subject : Health, Science,
Journal Nasuwakes was created and developed by Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This journal is published regularly 2 times a year in May and November which publishes research articles in the field of health in general. Articles submitted will be selected by editors and bestari partners. Nasuwakes in its next publication will receive all research articles, reviews, and case studies in the field of health science.
Articles 125 Documents
Pengaruh Campuran Tepung Jagung dan Kacang Tanah Terhadap Daya Terima dan Sifat Kimia Food Bar Sebagai Pangan Darurat Arizkha Raudiyami Putri; Erwandi
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.703

Abstract

Emergency food has good acceptability, high nutritional content, is easy to distribute, is practical to consume and has a long shelf life. Food bars can be used as an emergency food product because they have these requirements. Corn flour and peanuts are local foods that have many sources of nutrients so they can be used in making food bars. This research aims to determine the effect of a mixture of corn flour and peanuts on the acceptability and chemical properties of food bars as emergency food. The research was carried out in November 2023 - February 2024. The research design is an experiment using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD). Food bar formulation with a mixture of 120 gr, 100 gr, and 80 gr corn flour while 80 gr, 100 gr, and 120 gr peanuts. Organoleptic test and chemical test data were analyzed using the ANOVA test and Duncan's advanced test. Analysis of the selected food bar from test results by semi-trained panelists is F1 with a mixture of 120 grams of corn flour and 80 grams of peanuts. The mixture of corn flour and peanuts had no significant effect on color (p value 0.938), aroma (p value 0.944), taste (p value 0.944), texture (p value 0.976), and ash content (p value 0.435). However, it had a significant effect on water content (p value 0.000), protein content (p value 0.001), fat content (p value 0.012), and carbohydrate content (p value 0.015). The results of the chemical test analysis showed a water content of 27.94%, ash content of 1.13%, protein content of 12.29%, fat content of 9.41%, and carbohydrate content of 55.71%.
Hubungan Layanan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Tingkat Kepuasan Pasien di RSGM Prima Medan Tahun 2024 Nurhasanah, Fadillah; Suryani, Linda; Wirza, Wirza; Wilis, Ratna
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.709

Abstract

Patient satisfaction is achieved when patients receive services that are in accordance with their desires, needs and expectations. This study aims to determine the relationship between dental and oral health services and the level of patient satisfaction at RSGM Prima Medan in 2024. This research was carried out using analytical methods with a cross sectional design with the chi square test. The research was carried out on March 8-28 2024 with a sample size of 44 people by completing a questionnaire by patients to determine dental and oral health services and the level of patient satisfaction.The research results showed that dental and oral health services were in the good category for 37 (84.1%) respondents. And patient satisfaction was Pin the satisfied category as many as 35 (79.5%) respondents. Based on the research results, the value of ρ valeu = 0.002 < α 0.05. It can be concluded that there is a relationship between dental and oral health services and the level of patient satisfaction at RSGM Prima Medan. It is recommended that RSGM Prima Medan staff maintain the quality of dental and oral health services and conduct health service surveys on patient satisfaction periodically in an effort to improve the quality of health services.    
Hubungan Status Gizi Dengan Karies Menggunakan Kartu Indikator Pada Siswa Sdn 10 Kota Banda Aceh Safitra, Wirza; Riansyah, Ferdi
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.720

Abstract

Abstrak: Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi yang diperlukan untuk metabolism tubuh. Karies gigi merupakan penyakit gigi dan mulut utama yang berhubungan dengan status gizi.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan karies menggunakan kartu indikator pada murid SDN 10 Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid kelas V SDN 10 Kota Banda Aceh yang berjumlah 42 murid. Sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pemeriksaan TB dan BB serta membagikan kartu indikator dan wawancara serta melakukan pemeriksaan DMF-T. Hasil analisis menggunakan uji chi-square mendapatkan nilai p=0,003<0,05. Dapat disimpulkan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan status gizi dengan karies menggunakan kartu indikator, disarankan kepada orang tua untuk dapat memperhatikan status gizi dan Kesehatan gigi dan mulut pada anak, bagi anak diharapkan untuk menjaga pola makan dan sikat gigi teratur
Efektifitas mengunyah tebu dan buah bengkuang terhadap perubahan skor plak pada murid SDN kelas V Blang bintang Mona, Mona dara fonna; Nuraskin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.721

Abstract

Tebu dan bengkuang adalah dua bahan alami yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut. Tebu, dengan kandungan serat kasarnya, serta bengkuang yang kaya akan air dan serat, memiliki potensi untuk mengurangi plak gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati efektivitas mengunyah tebu dan bengkuang dalam menurunkan indeks plak pada murid kelas V di SDN Blang Bintang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model kuasi-eksperimen tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian menggunakan Teknik Total Sampling yang mana seluruh murid kelas V di SDN Blang Bintang, berjumlah 41 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengunyah tebu, 43.9% murid berada dalam kategori sangat baik dan 56.1% dalam kategori baik. Sedangkan setelah mengunyah bengkuang, 95.1% murid berada dalam kategori baik dan 2.4% dalam kategori Sangat Baik. Analisis paired samples menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah mengunyah tebu (t = 18.025, p = 0.016) dan bengkuang (t = 18.634, p = 0.021), dapat perbedaan signifikan antara hasil pasca mengunyah tebu dan bengkuang (t = -5.595, p = 0.000), dengan nilai rata-rata yang lebih rendah untuk tebu. Korelasi antara sebelum dan sesudah mengunyah tebu (r = 0.256, p = 0.106) serta bengkuang (r = 0.267, p = 0.092) tidak signifikan, menunjukkan variasi individual dalam respons terhadap intervensi. Kesimpulannya, kedua metode mengunyah, baik tebu maupun bengkuang, efektif dalam menurunkan indeks plak, dengan tebu menunjukkan hasil yang lebih signifikan dalam meningkatkan kategori indeks plak menjadi sangat baik. Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang penggunaan bahan alami dalam meningkatkan kesehatan gigi pada anak-anak.
Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kesehatan Jaringan Periodontal Pada Penderita Diabetes Di Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Allysa Dara Humaira; Nuraskin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.723

Abstract

Merokok tidak hanya menimbulkan masalah secara sistemik namun dapat memberikan pengaruh langsung pada rongga mulut. Seseorang dengan kebiasaan merokok memiliki resiko menderita penyakit periodontal dua sampai tujuh kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Terdapat 7 dari 10 pasien Diabetes Mellitus dari beberapa desa memiliki kebiasaan merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita diabetes di Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah. Jenis penelitian yang digunakan analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian crosssectional. Populasi penelitian sebanyak 612 kasus dengan jumlah sampel 29 responden yang ditentukan menggunakan teori Lemeshow dengan teknik purposive sampling dan menggunakan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan indeks CPITN. Analisa menggunakan analisis uni variate dan bivariate. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi–Square. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan analisis bivariate dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara jumlah batang rokok yang dikonsumsi perhari dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita diabetes dengan p-value 0,000 dan terdapat hubungan antara lama merokok dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita diabetes dengan p-value 0,002. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hunungan kebiasaan merokok dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita diabetes di Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah dengan nilai p-value <0.05 yang berarti Ha diterima.
Hubungan Perilaku Menggosok Gigi Dengan Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Sd Negeri 16 Bay Pass Gampong Cot Bau Kota Sabang Rosalin, Rosalin; Wilis, Ratna
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.768

Abstract

Pendidikan kesehatan gigi dan mulut merupakan komponen esensial dalam mencegah masalah oral, terutama pada anak-anak sekolah dasar. Di UPTD Puskesmas Cot Ba’u Kota Sabang, tercatat 89% kunjungan karena masalah gigi, dengan pencabutan gigi sebagai tindakan utama karena karies. Pada SD Negeri 16 Bay Pass, 89% siswa mengalami karies dengan rata-rata tiga gigi terdampak. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara perilaku menggosok gigi dengankebersihan gigi dan mulut pada anak usia Sekolah Dasar Negeri 16 Bay Pass Gampong Cot Bau Kota Sabang. Penelitian menggunakan tehnik proporsional sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 51 orang, yang dilakukan pada tanggal 10 – 14 Juni 2024. Analisis data menggunakan Uji Chi-square dengan taraf nilai < 0.05. Hasil penelitian dari 51 responden diperoleh perilaku menggosok gigi dalam kategori baik sebanyak 32 siswa (62.7%), perilaku menggosok gigi dalam kategori kurang sebanyak 19 siswa (37,3%), sedangkan status kebersihan gigi dan mulut siswa dengan 12 siswa (23,5%) memiliki status baik, 26 siswa (51.0%) memiliki status sedang, dan 13 siswa (25,5%) memiliki status kurang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Bahwa ada hubungan yang signifikan antara perilaku menggosok gigi dengan kebersihan gigi dan mulut pada anak SD Negeri 16 Bay Pass dengan nilai p value = 0,001 (p<0,05). Untuk meningkatkan perilaku menggosok gigi maka dapat memberikan penyuluhan kepada anak usia sekolah dasar di SD Negeri 16 Bay pass Gampong Cot Bau Kota Sabang tentang kebersihan gigi dan mulut serta mengajak Anak usia sekolah dasar untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut supaya dapat mencegah dari masalah kesehatan gigi dan mulut.
Pengaruh Penambahan Pewarna Alami Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Penilaian Organoleptik Dan Analisis Proksimat Pada Kue Pie Sara, Quddusis; Abdul Hadi
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.772

Abstract

Buah naga merah mempunyai kandungan zat bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh yaitu antioksidan (asam askorbat, betakaroten, dan antosianin) dan serat pangan dalam bentuk pektin. Selain itu  juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami bahan pangan dan dijadikan pangan dan dijadikan sebagai alternatif pengganti pewarna sintetis yang aman bagi kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan pewarna alami buah naga merah terhadap penilaian organoleptik dan analisis proksimat pada kue pie.Metode penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan 3 perlakuan 3 pengulangan. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan ANOVA (Analisis Of Varians) dan Uji Lanjut Duncan. Hasil dari penelitian ini didapatkan uji organoleptik berpengaruh nyata terhadap warna(p=0,009), aroma(p=0,0015), rasa(p=0,001), dan tekstur(p=0,0023). Hasil uji proksimat berpengaruh nyata terhadap karbohidrat(p=0,001), protein(p=0,002), lemak (p=0,002), serat kasar(p=0,002), kadar air(p=0,032), dan kadar abu(p=0,047) sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan buah naga merah berpengaruh nyata terhadap karbohidrat, protein, lemak, serat kasar, kadar air dan kadar abu.
Analisis Kandungan Gizi Dan Daya Terima Puding Modisco III Dengan Penambahan Sari Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Salsabila, Haura; Junita, Dini
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modisco is a liquid food high in calories and protein. Some toddlers do not like Modisco because it tastes bad and the shape is less attractive, one of the efforts that can be done by modifying the pudding with the addition of mung bean juice. Mung beans contain nutrients including: protein, fiber, healthy fats, carbohydrates and are rich in vitamins that are beneficial for the growth and development of toddlers. The aim is to determine the effect of mung bean juice addition on the nutritional content and acceptability of Modisco III pudding. This research is experimental with a completely randomized design. Data processing used ANOVA and Duncan's further test. The variables studied were organoleptic test and chemical test on Modisco pudding. The result of this research are Modisco pudding with the addition of 40 g mung bean juice is preferred in terms of aroma (3.61), flavor (3.61), and texture (3.76). The results of chemical test analysis on water content, ash content, and fiber content were highest in the addition of 30 g mung bean juice, fat content, protein content, and carbohydrate content were highest in the addition of 50 g mung bean juice. Conclusion the addition of mung bean juice has a significant effect on organoleptic properties with a significant level (p value <0.05) on aroma and taste, but has no significant effect with a significant level (p value>0.05) on color and texture. In chemical tests that have a significant effect with a significant level (p value <0.05), there are water content, ash content, fat content, protein content, fiber content, and carbohydrate content.
Pengaruh Dental Health Education (DHE) Terhadap Keterampilan Menyikat Gigi Pada Anak Pra Sekolah Dina, Dina Ayunda
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.821

Abstract

Berdasarkan data Ikatan Konservasi Gigi Indonesia (2021), sekitar 60% anak mengalami masalah kesehatan gigi, sehingga edukasi sejak dini sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dental Health Education (DHE) terhadap keterampilan menyikat gigi siswa TK Anugrah Gampong Sapik. Penelitian menggunakan desain Quasi Experiment dengan pre-test dan post-test non-equivalent control group pada 35 siswa yang dipilih dengan total sampling. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan hasil uji paired t-test menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,000; p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan keterampilan menyikat gigi sebelum dan sesudah edukasi. DHE dengan metode ceramah efektif meningkatkan keterampilan menyikat gigi siswa. Disarankan agar orang tua lebih memotivasi anak untuk rutin menyikat gigi.
Prevalensi Obesitas Dan Determinannya Pada Kalangan Prajurit TNI di Kota Banda Aceh Rizkini CD, Kiki
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.833

Abstract

Obesitas saat ini menjadi ancaman masalah kesehatan masyarakat yang semakin terlihat di seluruh dunia, dengan meningkatnya prevalensi obesitas di seluruh dunia, dan telah menjadi epidemi gobal, yang mempengaruhi semua populasi dan kelompok umur. Obesitas tidak hanya terjadi pada masyarakat sipil tetapi juga dapat terjadi pada prajurit TNI, hal ini sangat mempengaruhi kesehatan dan kesiapan prajurit TNI serta merupakan ancaman bagi keamanan nasional. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor penyebab obesitas pada kalangan prajurit TNI di Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh TNI yang bekerja di Kota Banda Aceh sebanyak 3.536 prajurit TNI. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dari tanggal 28 juli sampai dengan 10 Agustus 2018, terhadap 130 responden yang dipilih  dengan teknik accidental sampling, Uji stastistik yang digunakan yaitu Regresi Logistik chi-square dan multivariat menggunakan Stata versi 14. Hasil penelitian diperoleh empat variabel yang secara signifikan terkait dengan kejadian obesitas yaitu genetik p=0.001 (OR = 4.7 dan CI = 2.00-11.1), Aktivitas fisik sedang p=0.002 (OR=4.5 dan 95% CI = 1.75-12.0), Status Merokok Aktif p=0.002 (OR=4.4 dan 95% CI =1.42-6.90, P ) dan kualitas tidur p=0.01 (OR=3.4 dan 95% CI =1.29-9.26) yang merupakan faktor yang dominan terhadap kejadian obesitas pada prajurit TNI di Kota Banda Aceh. Diharapkan kepada prajurit TNI agar dapat melakukan aktivitas fisik rutin dan menerapkan pola hidup sehat pada prajurit TNI  sebagai upaya pencegahan obesitas dan ancaman penyakit degeneratif sebagai upaya kelancaran karir bagi prajurit TNI

Page 11 of 13 | Total Record : 125