cover
Contact Name
Nora Usrina
Contact Email
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260777585
Journal Mail Official
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Kab Aceh Besar Telp : +62 852-6077-7585
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah
ISSN : 1978631X     EISSN : 26556723     DOI : doi.org/10.30867/nasuwakes.v1i2
Core Subject : Health, Science,
Journal Nasuwakes was created and developed by Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This journal is published regularly 2 times a year in May and November which publishes research articles in the field of health in general. Articles submitted will be selected by editors and bestari partners. Nasuwakes in its next publication will receive all research articles, reviews, and case studies in the field of health science.
Articles 124 Documents
Hubungan Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Penyakit Periodontitis Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Andriana, Rina; Reca, Reca; Aja Nurasikin, Cut
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 1 (2024): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i1.557

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus mempunyai perilaku yang buruk terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulutnya disebabkan sering mengalami kegoyangan gigi dan gusi berdarah saat menggosok gigi, dan kurang kesadaran dalam merawat kebersihan gigi dan mulutnya. Periodontitis merupakan komplikasi tertinggi di berbagai macam komplikasi oral pada penderita diabetes mellitus mencapai 75%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penyakit periodontitis pada pasien diabetes mellitus di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2023. Jenis metode penelitian analitik, dilaksanakan pada tanggal 11- 26 April 2023 di Aceh Barat. Sampel 70 orang pasien diabetes mellitus, dengan metode wawancara dan pemeriksaan melihat ada tidaknya penyakit periodontitis. Menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian 70 responden pasien Diabetes mellitus memiliki tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kategori baik dengan tidak ada mengalami penyakit periodontitis berjumlah 17 orang (65,4%). Sedangkan responden penderita diabetes mellitus yang memiliki tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik dengan mengalami penyakit periodontitis berjumlah 33 orang (75%). Berdasarkan hasil uji statistic menunjukkan bahwa ada hubungan antara tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penyakit periodontitis pada penderita diabetes mellitus (P= 0,002). Kesimpulan ada hubungan antara tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penyakit periodontitis pada pasien diabetes mellitus Aceh Barat. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk lebih sering memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada pasien diabetes mellitus dan menyikat gigi 2 kali sehari pagi setelah makan dan malam sebelum tidur, serta melakukan pemeriksaan gigi 2 kali dalam setahun.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Desa Lambaro Neujid Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Wahyuni, Srie; Erna, Erna; Nurhaliza, Nurhaliza
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 1 (2024): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i1.558

Abstract

Pengetahuan adalah hasil dari tahu, dan itu terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu obyek tertentu, Perilaku Hidup bersih dan sehat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku agar dapat menerapkan cara hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara, meningkatkan kesehatan, mencegah risiko terjadinya penyakit dan melindungi diri dari ancaman penyakit khususnya penyakit infeksi serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di lingkungan masyarakat. Penelitian ini memiliki pendekatan Deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lambaro Neujid Kecamatan Peukan Bada kabupaten Aceh Besar dengan jumlah sampel Adapun sebanyak 206 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan p value = 0.000. Diharapkan tenaga Kesehatan dapat memotivasi masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat PHBS.
Pengaruh Edukasi Media Sosial Instagram Dalam Peningkatkan Pengetahuan Siswa Terhadap Pencegahan Stain Gigi Siswa SMAN 1 Darul Imarah Farah Nafissa; Salfiyadi, Teuku; Nuraskin, Cut Aja; Reca, Reca
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.602

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut disebabkan adanya pewarnaan gigi (stain) pada mukosa rongga mulut serta bau mulut merupakan masalah yang paling umum dialami oleh masyarakat. Kebiasaan menyikat yang baik dan benar pada penduduk Indonesia hanya (2,8%) untuk daerah NAD, presentase masyarakat menyikat gigi 15 tahun keatas yang menyikat gigi pada waktu yang benar sebesar (3,3%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Media Sosial Instagram Dalam Peningkatkan Pengetahuan Siswa Terhadap Pencegahan Stain Gigi Siswa SMAN 1 Darul Imarah .Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test design. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan mean nilai pengetahuam siswa setelah dilakukan intervensi dengan edukasi media sosial Instagram 17,17 dari pretest 68 menjadi 85,17 pada saat posttest, pengolahan data menggunakan uji statistic, Paired Sample T-Test P=0,000 (P=<0,05). Kesimpulan ada pengaruh edukasi media sosial Instagram terhadap peningkatan pengetahuan dalam pencegahan stain gigi. Saran diharapkan kepada guru dan tenaga kesehatan gigi dapat bekerjasama dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan tentang kebersihan gigi dan mulut.
Pengaruh Penyuluhan Dengan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Terhadap Pasien Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Baiturrahman Nurhafni, As Armuna; Andriani, Andriani
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.659

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus salah satu penyakit yang banyak berpengaruh dan berhubungan dengan kesehatan gigi dan mulut.  Komplikasi Diabetes Melitus di bidang kesehatan gigi adalah oral diabetic meliputi xerostomia, gingivitis, calculus, resorbsi tulang alveolaris, dan periodontitis. Periaku menjaga kesehatan gigi dan mulut seseorang dilandasi pengetahuan, maka dari itu pentingnya melakuan penyuluhan kesehatan terhadap pasien Diabetes Melitus untuk menambah pengetahuan pasin tentang keseahatn gigi dan mulut. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dengan media Leaflet terhadap pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada pasien penderita Diabetes Melitaus di Puskesmas Baiturrahman. Metode: Jenis Rancangan penelitian yang di gunakan adalah quasi eksperiment dengan rancangan pretest and posttest non equivalent control group design menggunakan kelompok intervensi dan Kontrol dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Hasil: Ada pengaruh dan peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada kedua kelompok dengan nilai (P<0,05), Namun peningkatan lebih tinggi pada kelompok intervensi. Kesimpulan: Ada pengaruh penyuluhan dengan media Leaflet terhadap pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada pasien penderita Diabetes Melitaus di Puskesmas Baiturrahman. Kata Kunci: penyuluhan media Leaflet, pengetahuan kesehatan gigi dan mulut, Diabetes Melitus.  
Hubungan Status Karies Gigi Dengan Kejadian Stunting Di Paud Al-Jannati Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh Salpiani, Salpiani; Cut Aja Nuraskin
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.673

Abstract

Karies gigi merupakan masalah utama kesehatan mulut yang banyak terjadi pada anak stunting. Skor karies gigi pada anak stunting lebih tinggi karena perkembangan kelenjar saliva mengalami atrofi sehingga menyebabkan aliran saliva menurun dan akhirnya dapat meningkatkan resiko terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status karies gigi dengan Kejadian stunting di Paud Al-Jannati Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian obervasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik Total Sampling yang berjumlah 50 orang. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik chi-square dengan α ≤ 0,05. Hasil: Hasil pengukuran stunting didapatkan bahwa 26 anak (52%) mengalami stunting. Pada anak stunting, terdapat 13 anak (59,1 %) yang memiliki status karies gigi kriteria sedang, 10 anak (100,0 %) memiliki status karies gigi kriteria tinggi , 4 anak (57,1 %) memiliki status karies gigi kriteria sangat tinggi. Hasil analisis bivariat didapatkan P value = 0, 003. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status karies gigi dengan Kejadian stunting di paud Al-Jannati Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh. Disarankan untuk ibu atau orang tua harus memperhatikan nutrisi anak agar terhindar dari stunting, dan memenuhi asupan nutrisinya.
Pengaruh Metode Mind Mapping Dalam Edukasi Kesehatan Gigi Dan Mulut Terhadap Pengetahuan Siswa Kelas V SDN 2 Lamcot Kabupaten Aceh Besar Mustafa, Nurul Ulya; Imran, Herry; Usrina, Nora
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.678

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut sering diabaikan oleh Sebagian orang, salah satu upaya peningkatan Kesehatan gigi dan mulut terutama pada anak-anak adalah dengan melakukan kegiatan edukasi dengan menggunakan metode Mind mapping karena belajar dengan metode tersebut merupakan salah satu cara yang mudah untuk siswa memahami suatu informasi tentang Kesehatan gigi dan mulut yang berupa gambar,symbol atau kata kunci agar menarik dan tidak membosankan siswa dalam menerima informasi. Berdasarkan data puskesmas Darul imarah Kabupaten Aceh Besar pada bulan Januari sampai bulan November 2023, kunjungan pasien anak umur 9-12 tahun ditemukan 38 orang anak yang mengalami kasus karies gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan metode mind mapping terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa kelas V SDN 2 Lamcot. Metode Penelitian adalah quasi eksperiment dengan rancangan pre dan post test with one grup design. Lokasi penelitian di SDN 2 Lamcot Aceh besar. Penelitian dilakukan pada populasi yaitu seluruh siswa kelas V yang berjumlah 40 orang. Analisa data menggunakan uji paired T-test. Hasil Penelitian menunjukan frekuensi pengetahuan responden dengan media mind mapping meningkat setelah diberikan edukasi sebanyak 90% sedangkan sebelum dilakukan edukasi mind mapping sebanyak 12,5%. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-vallue 0,001(<0,05) sehingga adanya pengaruh edukasi metode mind mapping terhadap pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut siswa SDN 2 Lamcot Kabupaten Aceh Besar. Kesimpulan Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi metode mind mapping terhadap pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut siswa. Disarankan kepada guru agar dapat meningkatkan minat dalam upaya promosi Kesehatan pada murid dengan cara meningkatkan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.
Hubungan Karies Gigi Dengan Status Gizi Pada Murid Sd Negeri Inpres 104222 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu Nanda Agita, Putri; Cut Aja Nuraskin
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.687

Abstract

Latar belakang masalah utama kesehatan gigi dan mulut adalah karies gigi. Karies gigi dapat mengganggu pengunyahan, sehingga kondisi ini dapat berdampak pada status gizi dan mempengaruhi kebutuhan nutrisi seseorang. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 sebesar 56,9% masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia dengan rata-rata DMF-T anak usia 10-14 tahun sebesar 1,5%, pada anak yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan sebesar 5,4%. Prevalensi status gizi di Provinsi Sumatera Utara, 4,2% anak kategori sangat kurus, 5,2% anak kategori kurus, 72,2% anak kategori gemuk dan 6,5% anak kategori sangat gemuk. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karies gigi dengan status gizi pada murid SD Negeri Inpres 104222 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu. Metode : Penelitian ini di lakukan dengan metode analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Inpres 104222 pada tanggal 27 Maret 2024. Populasi di SD Negeri Inpres 104222 adalah 86 murid, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan kriteria khusus. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square kemudian data di analisa menggunakan program SPSS. Hasil : Pada hasil penelitian ini status karies gigi yang paling banyak pada kategori tinggi sebanyak 12 anak (33,3%), status gizi yang paling banyak pada kategori normal sebanyak 24 anak (66,7%) dan uji statistik chi square (p<0,05) menyatakan, bahwa ada hubungan karies gigi dengan status gizi pada murid SD Negeri Inpres 104222 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu (p=0,038). Kesimpulan : dapat disimpulkan bahwa ada hubungan karies gigi dengan status gizi pada murid SD Negeri Inpres 104222 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu. Disarankan kepada masyarakat khususnya pada anak-anak yang masih dalam pengawasan untuk lebih memperhatikan tentang kondisi kesehatan gigi dan mulut dengan cara rajin memeriksakan gigi minimal setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi atau ke pelayanan kesehatan, serta makan-makanan yang bergizi seimbang seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.  
Pengaruh Penambahan Kurma Sukkari Terhadap Daya Terima Dan Kandungan Kalsium Pada Brownies Kukus Hadi, Abdul; Savira, Rifka
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.697

Abstract

Kurma Sukkari memiliki kandungan Kalsium paling tinggi yaitu 186,55 mg kalsium /100 gr. pemanfaatan Kurma Sukkari di kalangan masyarakat masih rendah dan masih jarang ditemukan ditambahkan dalam makanan sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tambahan pada Brownies kukus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Kurma Sukkari terhadap daya terima Brownies kukus sebagai sumber Kalsium. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian bersifat eksperimental dengan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil dari penelitian ini yaitu penambahan Kurma Sukkari berpengaruh tidak nyata terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan Kalsium. Yang paling disukai terhadap aspek warna adalah pada penambahan 60 gr, yang paling disukai terhadap aspek aroma adalah pada penambahan 20 gr, yang paling disukai terhadap aspek rasa dan tekstur adalah pada penambaha 40 gr. Hasil analisis Kalsium dengan nilai tertinggi terdapat pada penambahan 60 gr. Kesimpulan Brownies Kukus dengan penambahan Kurma Sukkari berpengaruh tidak nyata terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan Kalsium. Saran diharapkan dilakukannya penelitian lebih lanjut terhadap hubungan lamanya penyimpanan dengan kadar Kalsium yang ada pada Brownies Kukus.
Pengaruh Metode Peer Education Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Tindakan Murid Dalam Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Murid Sd Negeri 2 Lamcot Mahira, Alya; Wirza, Wirza
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.698

Abstract

Mulut dan gigi kita sangat penting untuk kesehatan kita secara keseluruhan karena selain berfungsi sebagai jalan menuju makanan dan minuman. Pengetahuan kognitif memainkan peran penting dalam menentukan tindakan individu. Tindakan adalah tingkat informasi yang dipadukan dengan sikap yang berada di bawah kendali seseorang. Peer Education merupakan strategi yang digunakan oleh teman sebaya untuk memberikan arahan mengenai kesehatan gigi dan mulut.Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada  pengaruh metode Peer Education terhadap peningkatan pengetahuan dan tindakan murid dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada murid SD negeri 2 lamcot. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode Quasi Experimen Desain one group pretest – posttest design. Polulasi seluruh siswa kelas V SDN 2 Lamcot. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner dan melakukan pemeriksaan. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 murid. Hasil Penelitian : Hasil analisis menggunakan Uji statistic wilcoxon mendapakan nilai P=0.00. Kesimpulan dan Saran: Simpulan penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh metode Peer Education terhadap peningkatan pengetahuan dan tindakan anak dalan menjaga kesehatan gigi dan mulut murid.Saran penulis , kepada sekolah SD Negeri 2 Lamcot untuk lebih bisa dapat lebih menambah nilai mutu siswa dalam menjaga Kesehatan gigi dan mulut serta mampu memberikan pengetahuan dan Tindakan dalam menjaga Kesehatan gigi dan mulut.    
Pengaruh Media Boneka Tangan Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Murid Sdn 70 Kota Banda Aceh Fadila, Farah; Suryani, Linda
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.699

Abstract

Salah satu alasan mengapa anak-anak tidak memperdulikan masalah kesehatan gigi dan mulut mereka adalah dikarenakan mereka tidak tahu bagaimana merawat kebersihan gigi dan mulut mereka. erdasarkan hasil pemeriksaan gigi dan mulut UKGS pada anak kelompok umur 6-14 tahun di Banda Aceh 34% anak menderita karies gigi. Sementara hasil pemeriksaan awal kesehatan gigi dan mulut yang telah dilakukan pada 10 murid, dengan rincian nilai rata-rata OHI-S (3,2) dengan katagori buruk. Tujuan pada penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dengan media boneka tangan terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut  pada murid SDN 70 Kota Banda Aceh di Tahun 2024. Metode Penelitian ini Quasy Experimental, dengan rancangan pretest posttest design with control grup. Popolasi berjumlah 58 murid dengan mengunakan Teknik Total Sampling. Yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi berjumlah 29 murid dan kontrol berjumlah 29 murid, penelitian dilakukan pada tanggal 29 april sampai 6 mei 2024 dengan menggunakan uji statistik Paired T-Test. Hasil Penelitian Uji Paired T-Test pada kelompok intervensi p value yaitu 0.00 sedangkan kelompok kontrol p value yaitu 0.06 dimana kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan pretest dan posttest. Kesimpulan ada pengaruh media boneka tangan dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada murid SDN 70 Kota Banda Aceh. Disarankan kepada murid SDN 70 Kota Banda Aceh terkhusus kelas V mampu memahami tentang kesehatan gigi dan mulut dan disarankan kepada sekolah dan insitusi Kesehatan untuk menggunakan media boneka tangan dalam melakukan penyuluhan agar meningkatkan pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut murid.  

Page 10 of 13 | Total Record : 124