cover
Contact Name
Kuntang Winangun
Contact Email
jtm@umpo.ac.id
Phone
+6282333966484
Journal Mail Official
jtm@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No. 10 Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : 28099397     DOI : https://doi.org/10.24269/jtm
AutoMech : Jurnal Teknik Teknik is a peer-reviewed academic journal published by Universitas Muhammadiyah Ponorogo to accommodate research in mechanical engineering. The main themes are energy, mechanics, materials, manufacturing and automotive, and other relevant themes. Manuscript submissions include original research, simulation/computation, and literature review.
Articles 112 Documents
ANALISA WOOD PLASTIC COMPOSITE SERBUK KAYU SENGON LAUT DAN PLASTIK HDPE TERHADAP UJI TARIK DAN UJI STRUKTUR MIKRO putra, wawan; Prianto, Agus; Arifin, Rizal
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 01 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i01.5306

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai kekuatan tarik dari pengaruh presentase serbuk kayu sengon laut dengan campuran plastik jenis HDPE (High Density Polyethtylene), dan diamati dengan uji struktur mikro. Bahan utama penelitian adalah plastik jenis HDPE (High Density Polyethtylene) dan serbuk kayu sengon laut, Xylene dan M.A. Komposit dibuat dengan Hot Plate Stirrer dan mesin suntik plastik. Presentase campuran HDPE (High Density Polyethtylene) adalah 60%, 65%, 70%, dan 80%. Pengujian yang dilakukan adalah uji tarik dengan mengacu pada standar ASTM D-638 Tipe II, dan uji struktur mikro. Hasil penelitian ini menunjukkan kekuatan tarik presentase campuran pertama yaitu HDPE (High Density Polyethtylene) 60% dengan nilai rata-rata tegangan sebesar 7,86 N/m2, dengan nilai regangan rata-rata 0,42%, dan nilai Modulus elastisitas sebesar 13,52 N/m2. Kemudian Campuran kedua yaitu HDPE 65% dengan nilai rata-rata tegangan sebesar 8,99 N/m2, dengan nilai regangan rata-rata 0,98%, dan nilai Modulus elastisitas sebesar 10,28 N/m2. Campuran ketiga yaitu HDPE 70% dengan nilai rata-rata tegangan sebesar 11,84 N/m2, dengan nilai regangan rata-rata 1,31%, dan nilai Modulus elastisitas sebesar 11,08 N/m2. Campuran keempat yaitu HDPE 80% dengan nilai rata-rata tegangan sebesar 14,57 N/m2, dengan nilai regangan rata-rata 1,93%, dan nilai Modulus elastisitas sebesar 8,51 N/m2. Uji struktur mikro pada spesimen campuran 4 yaitu HDPE 80% terlihat bahwa plastik HDPE mendominasi sebagian besar spesimen, maka dari itu spesimen campuran keempat ini adalah spesimen yang terbaik dan memiliki kekuatan tarik yang paling besar daripada spesimen sebelumnya.
CONTROL OF EGG HATCHER TEMPERATURE AND HUMIDITY WITH AIR AS A MATLAB-BASED CONTROL mukhtar, agus
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 01 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i01.5351

Abstract

AbstractEgg incubator on the market consists of three systems, namely manual, semi-automatic and automatic. The three egg hatching systems use water as a medium to control temperature and humidity in the hatchery. The use of water in the hatchery is very troublesome because it must always monitor the availability of water due to evaporation. In addition, the presence of water in the hatchery can invite mosquitoes to nest. For this reason, the author uses air as a medium to control temperature and humidity in the hatchery so that these things do not happen. In this study, analysis and simulation was carried out using Matlab software to find the best rise time value for the distance between the heating element and the egg rack so that the temperature on the egg rack was 38oC. In addition, an analysis of heat propagation from the heat source (heating element) to the egg rack was carried out using Solidworks software. Furthermore, an analysis of the air flow rate in the hatchery was carried out in the ventilation holes below and above the hatchery using solidworks software. After all the simulation data is obtained, a prototype is made to test the hatch percentage value on the egg incubator made. From the simulation results of the Matlab software, the distance between the heater and the egg rack is 11 cm, which has the best rise time value of 2.8 minutes. The simulation results from the Matlab software then simulated heat propagation using the Solidworks software on the egg rack to obtain a temperature of around 50oC. The simulation results of several air ventilation holes in the hatchery against the air flow rate obtained an even air flow rate in the hatchery. From the observation of the egg incubator prototype, the temperature was 38oC and the humidity was between 56% - 72% and the average hatching percentage was 28%. Keywords: Temperature, Humidity, Egg Incubator, MATLAB
RANCANG BANGUN MESIN PERAJANG KERIPIK KAPASITAS 30KG/JAM PISAU HORIZONTAL Fadelan, Fadelan; Putra, Dandi Armana; Malyadi, Muh.
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 01 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i01.5396

Abstract

Pada bagian penggerak menggunakan motor listrik bekas pompa air (sanyo) sehingga bisa digunakan dengat watt yang rendah. Komponen bagian transmisi pada mesin perajang menggunakan gearbox dengan pulley V-belt type A-32 sehingga menghasilkan putaran poros pisau 299,72rpm. Cara kerja pada mesin perajang ini akan bergerak jika motor listrik dihidupkkan yang akan memutar gigi rasio (gearbox) yang diteruskan ke poros piringan pisau melalui pulley yang memutar sabuk V-belt ke pulley poros, dan piringan berputar untuk merajang singkong menjadi keripik. Dalam pengujian yang dihasilkan pada perajangan bulat, waktu 15 detik menghasilkan 229 gr rajangan dan uji kedua 850 gr singkong terajang dengan waktu 2,20 menit daya yang dibutuhkan yaitu 157,79 W. Pengujian selanjutnya perajangan model panjang, dengan waktu 15 detik menghasilkan 205 gr dan uji kedua berat singkong 1kg dengan waktu 1,45 menit daya yang dibutuhkan 201,14 W. Dikarenakan daya yang dibutuhkan lebih besar makan adanya pemasangan transmisi gearbox. Dan hasil bisa melebihi atau kurang dari kapasitas yang dirancang karena dimensi pada singkong yang berbeda-beda. Tetapi pada dasarnya alat yang saya rancang ini mampu mendekati kapasitas yang telah direncanakan pada awal perancangan.
Pengaruh Modifikasi Kampas Kopling terhadap Torsi, Daya dan Emisi Gas Buang pada Kendaraan Yamaha New v-ixion 150cc Sudarno, Sudarno; Winangun, Kuntang; Prastya, Anggit Maulana
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.5681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan torsi, daya dan emisi gas buang pada kendaraan Yamaha new v-ixion 150cc yang di hasilkan dari modifikasi kampas kopling. Penelitian ini menggunakan 3 jenis kampas kopling yaitu : kampas kopling standart new v-ixion 150cc, kampas kopling GL-pro dan kampas kopling Daytona racing. Metode yang di gunakan dalam penelitian menggunakan metode eksperimen dan Teknik Analisa data menggunakan analisis statistic dan deskriptif. Variable rpm yang di gunakan mulai dari 4000 rpm sampai 8500 rpm. Hasil penelitian menunjukan hasil torsi maksimal 11,4 Nm di putaran 7000 rpm pada variasi Gl : 1 R :4  dan daya maksimal 11,24 HP di putaran 7000 rpm pada modifikasi kampas kopling  dengan variasi Gl : 1 R : 4. Pada hasil data emisi gas buang hasil data modifikasi kampas kopling meningkatkan CO (%) sebesar 4,3 %, CO₂ (%) sebesar 5,8 %, HC (ppm) sebesar 525 ppm, data O₂ (%) hasil data maksimal di dapatkan dari semua variasi rpm kampas kopling standart. Dapat di simpulkan hasil modifikasi kampas kopling dapat meningkatkan hasil torsi, daya dan emisi gas buang torsi sebesar 1,03 Nm dan daya sebesar 1,3 HP dan peningkatan emisi gas buang CO (%) dan HC (ppm) yang di hasilkan berarti berdapak pada penambahan polusi udara dan berarti tidak baik, peningkatan data ini di hasilkan dari variasi kampas kopling dengan hasil torsi dan daya yang tidak maksimal. Dan pada putaran di atas 7000 Rpm hasil pengujian tidak menunjukan hasil data yang akurat di sebabkan karena pada putaran tinggi kinerja mesin sudah tidak maksimal atau dalam kondisi limit. Kata kunci : kampas kopling, modifikasi, yamaha new v-ixion 150cc, torsi dan daya, emisi gas buang ABSTRACT : This study aims to determine the difference in torque, power and exhaust emissions on the Yamaha new v-Ixion 150cc vehicle which is produced from the modification of the clutch lining. This study uses 3 types of clutch pads, namely: standard new v-Ixion 150cc clutch pads, GL-pro clutch pads and Daytona racing clutch pads. The method used in the study used experimental methods and data analysis techniques using statistical and descriptive analysis. The rpm variable used starts from 4000 rpm to 8500 rpm. The results showed a maximum torque of 11.4 Nm at 7000 rpm rotation at variations of Gl: 1 R:4 and a maximum power of 11.24 HP at 7000 rpm on the modification of the clutch lining with variations of Gl: 1 R: 4. In the emission data results exhaust gas results from modified clutch lining data increase CO (%) by 4.3%, CO₂ (%) by 5.8%, HC (ppm) by 525 ppm, data O₂ (%) maximum data results obtained from all variations of rpm standard clutch. It can be concluded that the results of the modification of the clutch lining can increase the results of torque, power and exhaust emissions of torque by 1.03 Nm and power of 1.3 HP and the increase in exhaust emissions of CO (%) and HC (ppm) which is produced means that it has an impact on the addition of air pollution and means that it is not good, this increase in data results from variations in the clutch lining with torque and power results that are not optimal. And at rounds above 7000 Rpm the test results do not show accurate data results because at high rpm the engine performance is not optimal or in limit conditions. Keywords : clutch pad, modification, yamaha new v-ixion 150cc, torque and power, exhaust emissions
Pengaruh perubahan remapping ecu terhadap torsi dan daya pada sepeda motor honda cb 150 r Widianto, Ary; Winardi, Yoyok; Malyadi, Muh.
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.5721

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi yang semakin pesat khususnya dibidang transportasi darat memicu para enginers berlomba lomba menemukan cara yang efektif dan efisien agar kendaraan tersebut khusunya kendaraan roda 2 berbasis EFI lebih bertenaga tanpa harus merubah komponen mesin yaitu dengan cara reset ulang ECU. Penelitian ini ditujukan untuk menyelidiki pengaruh remapping ECU pada sepeda motor Honda CB 150 R terhadap perubahan torsi dan daya. Variabel yang diteliti yaitu remapping RPM 11500 12000 12500. Pengujian torsi dan daya dilakukan menggunakan dynamometer dengan menggunakan bahan bakar pertalite pada percepatan gigi 4. Hasil dari penelitian yang telah dilakukanmenunjukan bahwa sepeda motor Honda CB 150 R menggunakan ECU standar menghasilkan daya tertinggi 14,7 HP pada putaran mesin 9500 RPMdan torsi tertinggi 13,21 NM pada putaran mesin 7000 RPM. Setelah ECU di remapping daya tertinggi 15,3 HP pada RPM 9500 dan torsi tertinggi 13,65 NM pada 7000 RPM pada variabel perubahan 1 yaitu 11500 RPM. Ada perbedaan kenaikan daya sebesar 0,6 HP dan torsi 0,41NM. Dapat disimpulkan dari penelitian remapping ECU Honda CB 150 R mengalami kenaikan dan berpengaruh pada torsi dan daya.
Kontrol Sistem Water Loop Untuk Pendingin Showcase Makanan dan Minuman Wilarso, Wilarso; Fitriaji, Abdul Azis; Saepudin, Asep; Dharmanto, Asep
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.5734

Abstract

Dalam artikel ini, sistem pendingin pada bagian pengubah zat refrigerant berbentuk gas ke bentuk cair telah dimodifikasi yang dimana siklus tersebut terjadi pada unit PHE (Plate Heat Exchanger) dengan dilakukanya proses putaran air. Sistem water loop ini merupakan perubahan dari sistem pada umumnya. Dimana siklus air digabungkan dengan sistem pendingin menggunakan kompresor berkecepatan variabel. Untuk unit PHE (Plate Heat Exchanger) memiliki fungsi dimana fluida gas yang bertekanan tinggi akan mengalami proses pertukaran kalor oleh putaran air secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan terhadap 2 unit showcase yang berbeda tipe secara observasi, dengan mengamati pada saat uji coba tes running di PT.XYZ. Selanjutnya dilakukan perbandingan hasil dari penelitian yang menggunakan sistem water loop dengan sistem pendingin pada umumnya melalui data. Berdasarkan dari hasil penelitian bahwa penggunaan sistem water loop, unit menjadi lebih terdistribusi, penggunaan pipa tembaga lebih sederhana, menghemat zat refrigeran, dan mengurangi kebisingan. Lalu pada hasil uji tes running didapat hasil suhu mencapai target yaitu -0,1 dengan daya 1,0255 KW pada showcase pertama, dan nilai suhu mencapai -21dengan daya 1,3695 Kw pada showcase kedua, dengan waktu yang berbeda
Effect of Friction Stir Welding Process Parameters on Depth of Surface Defect on Aluminum Material AA6061-T651 Ardhiansyah, Mohammad; Mulyadi, Mulyadi; Iswanto, Iswanto
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.5782

Abstract

Aluminum is widely used in the industrial world, usually, the connection of aluminum often uses the rivet method and Tungsten Inert Gas (TIG) welding. Many welding methods can be used for joining aluminum, but the Friction Stir Welding method is the most recommended method because the process is simple and does not pose a health hazard. This research was conducted to determine the contribution of the Friction Stir Welding (FSW) process parameter to the depth of surface defects using a hexagonal pin geometric tool. Welding material uses AA6061-T651 aluminum and uses 4 parameters: tool speed, welding speed, concave shoulder angle, and tool tilt angle. In this process, the Taguchi method is used to study the effect of parameters with a predetermined process variation. From the results of ANOVA with signal to noise, more minor is better, we get a significant factor in the depth of surface defects. The results obtained are surface defects close to 0 mm or parallel to the specimen surface, in specimen 16 with a tool slope parameter of 2°, a tool rotation speed of 3022 rpm, welding speed of 60 mm/m, and a concave shoulder angle of 11°.
Rancang Bangun dan Pengujian Instalasi Pompa Air Type Centrifugal Untuk Alat Praktikum Mesin Fluida STTI Bontang Yani, Ahmad; Istiqomah, Nurul; Armiyanto, Eko; Raharjo, Dwi; Hariyadi, Hanif
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.5798

Abstract

Pompa sentrifugal adalah suatu alat atau mesin untuk memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan gaya sentrifugal yang diakibatkan gerak impeller dan sekaligus mengubah tenaga kinetik fluida menjadi tenaga tekan pada cairan yang dipindahkan dan berlangsung secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa prototype instalasi pompa sentrifugal yang dapat digunakan untuk alat praktikum mahasiswa STTI Bontang sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berpikir ilmiah mahasiswa dalam pembelajaran matakulaih mesin-mesin fluida. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimental dengan merangcang alat, membuat alat dan  melakukan pengujian langsung terhadap alat yang telah dibuat. Hasil rancang bangun instalasi pompa air type centrifugal bekerja secara normal. Hasil pengujian tersebut didapatkan nilai head dikoreksi (H) sebesar 10,4563 m. sedangkan nilai debit  (Q) sebesar  5,320621 m3/jam, untuk nilai daya poros pompa (PS) sebesar 0,4527 hp, nilai daya hidrolis (PH) sebesar 0.2019 hp, dan nilai effisiensi pompa (ηp) sebesar 42,90%.
Studi Eksperimental Variasi Tekanan Keluar (Discharger) Terhadap Kinerja Pompa Air Sentrifugal: Pada Alat Praktikum Mesin Fluida STTI Bontang Yani, Ahmad; Istiqomah, Nurul; Junaini, Junaini; Hariyadi, Hanif; Raharjo, Dwi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.5992

Abstract

Pompa sentrifugal adalah suatu alat atau mesin untuk memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan gaya sentrifugal yang diakibatkan gerak impeller dan sekaligus mengubah tenaga kinetik fluida menjadi tenaga tekan pada cairan yang dipindahkan dan berlangsung secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa prototype instalasi pompa sentrifugal yang dapat digunakan untuk alat praktikum mahasiswa STTI Bontang sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berpikir ilmiah mahasiswa dalam pembelajaran matakulaih mesin-mesin fluida. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimental dengan merangcang alat, membuat alat dan  melakukan pengujian langsung terhadap alat yang telah dibuat. Hasil rancang bangun instalasi pompa air type centrifugal bekerja secara normal. Hasil pengujian tersebut didapatkan nilai head dikoreksi (H) sebesar 10,4563 m. sedangkan nilai debit  (Q) sebesar  5,320621 m3/jam, untuk nilai daya poros pompa (PS) sebesar 0,4527 hp, nilai daya hidrolis (PH) sebesar 0.2019 hp, dan nilai effisiensi pompa (ηp) sebesar 42,90%.Kata Kunci: Rancang bangun, pengujian, pompa sentrifugal, alat praktikum.
Pengaruh Knalpot Standar dan Knalpot Modifikasi Terhadap Performa Mesin Sepeda Motor Ninja SS 150 cc Pangestu, Robi Etdji; Sudarno, Sudarno; Winangun, Kuntang
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.6132

Abstract

Sepeda motor selain sebagai alat transportasi, sepeda motor juga digunakan untuk kepentingan kompetisi performance. Untuk menghasilkan sepeda motor dengan performa yang tinggi banyak cara yang dapat ditempuh, salah satunya yang paling penting adalah dengan melakukan modifikasi. Dengan adanya teknologi-teknologi baru tersebut akan semakin mempermudah mekanis melakukan pekerjaannya karena tuntutan dari konsumen atau keinginan dan mekanik sendiri yang terus berkembang. Mengetahui pengaruh knalpot standar dan modifikasi terhadap performa mesin Ninja SS 150 cc, pengujian ini dilakukan menggunakan alat dynotest, sound level meter. pengaruh knalpot standar dan knalpot modifikasi lubang saringan 23 mm, 24 mm, 26 mm, dan 27 mm. Torsi tertinggi 6,64 Nm, daya 8,16 HP di 9000 rpm pada knalpot modifikasi 27 mm, dibandingkan knalpot standar 25 mm torsi 5,44 Nm, daya 6,92 HP di 9000 rpm. Konsumsi bahan bakar paling tinggi pada knalpot modifikasi 27 mm 1,807 kg/jam di 9000 rpm, dibandingkan dengan knalpot standar 25 mm yaitu 1,734 kg/jam di 9000 rpm. Tingkat kebisingan terendah 93,6 Db di 6000 rpm pada knalpot modifikasi 23 mm, dibandingkan pada knalpot standar 25 mm 94,8 Db pada 6000 rpm. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa memodifkasi pipa saringan secara benar dapat meningkatkan torsi da daya tapi konsumsi bahan bakar dan tingkat kebisingan akan naik.

Page 7 of 12 | Total Record : 112